Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PENDAHULUAN Diagnosa medis : Abortus in complete 1. Kasus masala!

utama Nyeri Keluhan utama : Klien mengeluh nyeri atau mulas dan perdarahan pervaginam ". Proses ter#adin$a masala! . Abortus adalah lepas sebagian atau seluruh jaringan plasenta yang menyebabkan perdarahan sehingga janin kekurangan O2, bagian yang terlepas dianggap benda asing, sehingga rahim berusaha untuk mengeluarkannya dengan kontraksi. Pengeluaran tersebut dapat terjadi spontan seluruh atau sebagian masih tertinggal yang menyebabkan berbagai penyulit, oleh karena itu keguguran memberikan gejala umum : sakit perut / mulas karena kontraksi uterus, terjadi perdarahan disertai pengeluaran sebagian / seluruh hasil konsepsi. Klien sedang hamil ! bln "2 P# AO $ #%/## mg, $& !# '

%()%2 mengalami perdarahan pervaginam sejak * hari yang lalu , sejak 2 hari yang lalu disertai mules &+ ##%/,% mm$g N -- ./mt / 2%./mt 0 !(1 2 klien tampak meringis menahan rasa nyerinya . 0kala nyeri ( 3/ating s4ale % ) #%5 ren4ana akan dilakukan 4urettage dan klien merasa 4emas

%. Po!on masala!

Cemas Rencana Curetage 6edrest Pendarahan pervaginam &ra'id 1( 11 minggu ). *asala! Kepera+atan dan data $ang perlu di,a#i a. Nyeri +ata yang perlu dikaji +0 : Klien mengeluh nyeri / mules diperut bagian ba7ah +O: ) &+ ##%/,% mm$g ) Nadi #%% . / menit ) 8enunjukan skala nyeri ( 3 reting s4ale # ' #% 5 ) 8uka tampak meringis b. 2emas +ata yang perlu dikaji +0 : Klien menyatakan rasa takut +O : ) Klien sering bertanya tentang tindakan 4urettage Diagnosa ,epera+atan Nyeri b.d adanya kontraksi uterus 0kala nyeri %)! -

Nyeri Kontraksi uterus

Klien tampak murung dan mimik muka tegang

-. Rencana tinda,an ,epera+atan


.u#uan Nyeri berkurang Kriteria !asil Klien nyeri mengeluh Ajarkan klien tehnik relaksasi tidak Kaji tingkat nyeri. /nter'ensi tingkat nyeri dapat mengukur rasa nyeri yang dialami klien Rasional

&idak

tampak Anjurkan klien untuk mengali h n terhada p nyeri Observasi &&9 kan perhatia

&ehnik relaksasi akan membant u meregang kan otot an stimulus terhadap nyeri otot) dan

meringis

menurunk