Anda di halaman 1dari 5

KONSTRUKSI PESAWAT TERBANG

BAB VIII PNEUMATIK DAN BLEED AIR SYSTEM

SUSUNAN TANGKI PADA FUEL SYSTEM PESAWAT ANGKUT BERMESIN EMPAT

a. b. c. d. e. f. g.

UNLOADING VALVE RELIEF VALVE PRESSURE REDUCING VALVE RESTRICTOR VALVE SHUTTLE VALVE ISOLATION VALVE GROUND CHARGING VALVE

a. PADA SAAT PESAWAT BERADA DI BAWAH DAN DALAM POSISI ENGINE MATI UDARA DIAMBIL DARI APU ( AUXILLIARRY POWER UNIT ) DENGAN KEMAMPUAN 155 PPM ( POUND PERMENIT) 400 F, TEKANAN 40PSIG b. PADA SAAT ENGINE HIDUP UDARA DIAMBIL DARI ENGINE COMPRESSOR MELALUI COMPRESSOR BLEED AIR. UDARA YANG DI ALIRKAN OLEH MASINGMASING ENGINE DAPAT MEMBERIKAN SEKITAR 158 PPM ALIRAN UDARA PADA TEMPERATURE 635 F DAN TEKANANNYA 125 PSIG c. SUMBER UDARA LAINNYA DARI BISA DIAMBIL DARI MOBILE GROUND AIR COMPRESSOR

a. SISTEM STARTING ENGINE. b. ENGINE INLET AIR DUCT ANTI-ICING SYSTEM c. SISTEM PEMANAS LANTAI d. WING AND EMPENAGE ANTI ICING e. RADOME ANTI-ICING SYSTEM f. SISTEM AC PADA FLIHT STATION g. SISTEM AC PADA RUANG CARGO h. SISTEM TEKANAN CABIN

i. ANTI ES PADA DRAIN URINE


PENYALURAN UDARA PANAS KE SISTEM MELALUI DUCT BAJA STAINLESS YANG DIBUNGKUS DENGAN ISOLASI AGAR PANAS TIDAK BANYAK YANG BERPINDAH