Anda di halaman 1dari 4

ADVOKASI PADA SUKU SASAK Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Promosi Kesehatan

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES YOGYAKARTA JURUSAN KEPERAWATAN 2013

A. ADVOKASI PADA SUKU SASAK 1. Masalah yang harus diselesaikan a. Isu utama yang perlu diadvokasikan : Kurang pengetahuan dari warga suku sasak dalam masalah kesehatan atau keperawatan bayi. b. Prioritas masalah : Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurang terpaparnya informasi mengenai pelayanan kesehatan. Keterbatasan ekonomi warga suku sasa sehingga memilih untuk membawa bayinya ke dukun. Belum adanya penyuluhan kesehatan dari tenaga kesehatan setempat kepada warga suku sasak. 2. Penetapan tujuan advokasi Setelah diberikan penkes selama 4 x 45 menit selama 2 minggu masyarakat dapat memahami dan mengaplikasikan perawatan bayi yang tepat. 3. Sasaran advokasi a. Orangtua yang mempunyai bayi b. Dukun bayi c. Tokoh masyarakat d. Tenaga kesehatan 4. Media advokasi a. Lisan b. Demonstrasi c. Ceramah 5. Koalisi advokasi a. Tokoh masyarakat b. Tenaga kesehatan 6. Strategi advokasi promosi kesehatan a. Melakukan penyuluhan kepada warga suku sasak mengenai masalah kesehatan pada bayi, perawatan pada bayi dan penanganan yang tepat ketika bayi sakit. b. Melakukan pemeriksaan kesehatan setiap satu minggu sekali kepada warga suku sasak yang mempunyai bayi.

B. Rencana pembelajaran masyarakat

1. Topik 2. Sasaran

: Pengkaderan posyandu dan pelaksanaan posyandu 1 bulan sekali : : Warga suku sasak : Kepada tenaga kesehatan setempat sekaligus tokoh

a. Sasaran penyuluhan b. Sasaran program

masyarakat,khususnya ibu dan bayinya. 3. Tujuan a. Tujuan Umum: setelah diberikan penyuluhan selama 3x30 menit,masyarakat dapat memahami dan mengaplikasikan tentang pengkaderan posyandu dan pengadaan posyandu setiap sebulan sekali. b. Tujuan khusus : Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit warga desa mampu: 1. Mengetahui pengertian posyandu 2. Mengetahui tujuan diadakannya posyandu 3. Mampu mengetahui pengelolaan dan pengaplikasian kegiatan posyandu 4. Mampu membentuk kader dan melaksanakan kegiatan posyandu 4. 5. 6. 7. Materi Metode Media Waktu a. Hari, tanggal b. Tempat : Minggu, 7 Oktober 2013, pukul 10.00-10.30 WIB (30 menit) : Rumah Ketua Suku : Terlampir : Ceramah dan tanya jawab : poster, leaflet

c. Alokasi waktu : No Kegiatan 1 2 3 4 Salam dan perkenalan Penjelasan tujuan Kontrak waktu dan penjelasan topic Pemaparan materi a. Pengertian Posyandu b. Tujuan Posyandu c. Pengelolaan Posyandu d. Kegiatan e. Pembentukan kader f. Pelaksanaan Posyandu Waktu 3 menit 2 menit 2 menit 13 menit

5 6 7 8 9

Pemberian kesempatan bertanya Merangkum materi Evaluasi penyuluhan Menyimpulkan hasil penyuluhan Penutup dan Pembagian leaflet Jumlah waktu

7 menit 3 menit 5 menit 3 menit 2 menit 40 menit

8.

Evaluasi a. Evaluasi Proses 1) Kegiatan penyuluhan dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan 2) Peserta penyuluhan berpartisipasi aktif dalam proses pendidikan kesehatn. b. Evaluasi Hasil Dilakukan oleh penyuluh dengan mengajukan pertanyaan : 1) Apakah posyandu itu? 2) Apa saja tujuan posyandu? 3) Bagaimana pengelolaan posyandu? 4) Apa saja kegiatan pokok posyandu? 5) Bagaimana pembentukan kader posyandu? 6) Bagaimana pelaksanaan kegiatan posyandu? Kriteria : 1. Proses pendidikan kesehatan berhasil (mencapai tujuan) jika peserta penyuluhan mampu menjawab 4 dari 6 pertanyaan yang diajukan penyuluh 2. Proses pendidikan kesehatan mencapai tujuan sebagian jika peserta penyuluhan mampu menjawab 3 dari 6 pertanyaan yang diajukan penyuluh 3. Proses penyuluhan kesehatan tidak berhasil jika peserta penyuluhan mampu kurang dari < 2 dari 6 pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh