Anda di halaman 1dari 1

Pernafasan 22x/menit Disebabkan karena terjadi elevasi ventrikel kiri atau tekanan atrium kiri yang menyebabkan peningkatan

kapiler pulmonal sehingga mengakibatkan edem paru. Edem paru menyebabkan penurunan oksigen karena ketidak sesuai pada perfusi ventilasi. Menurunnya tekanan oksigen menstimulasi kemoreseptor perifer. Kemudian, mengirimkan impuls ke pusat pernapasan di medula oblongata dan terjadi peningkatan usaha respirasi tetapi gagal karena adanya obstruksi cairan akibat udem paru. menurunnya suplai oksigen ke miokard dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : 1. Faktor pembuluh darah Hal ini berkaitan dengan kepatenan pembuluh darah sebagai jalan mencapai sel-sel jantung. Beberapa hal yang bisa mengganggu kepatenan pembuluh darah diantaranya: aterosklerosis, spasme, dan arteritis. Spasme pembuluh darah bisa juga terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya. Dan bisa dihubungkan dengan beberapa hal diantaranya mengkonsumsi obata-obatan tertentu, stres emosional atau nyeri, terpapar suhu dingin yang ekstrim, dan merokok. 2. Faktor sirkulasi Sirkulasi berkaitan dengan kelancaran peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh sampai kembali lagi ke jantung. Sehingga, hal ini tidak akan lepas dari faktor pemompaan dan volume darah yang dipompakan. Kondisi yang menyebabkan gangguan pada sirkulasi diantaranya kondisi hipotensi. Stenosis maupun insufiensi yang terjadi pada katub-katub jantung yang menyebabkan penurunan siirkulasi menyebabkan beberapa bagian tubuh tidak disupai darah dengan adekuat, termasuk dalam hal ini otot jantung. 3. Faktor darah Darah merupakan pengangkut oksigen menuju seluruh bagian tubuh. Jika daya angkut darah berkurang maka sebagus apapun jalan (pembuluh darah) dan pemompaan jantunghal tersebut tidak cukup membantu. Dan menyebabkan anemia dan hipoksemia.

Nadi 115x/menit Pada orang normal meningkatnya kebutuhan oksigen mampu dikompensasi diantaranya dengan meningkatkan denyut jantung untuk meningkatkan COP. Akan tetapi, jika orang tersebut telah mengidap penyakit jantung. Mekanisme kompensasi justru pada akhirnya semakin memperberat kondisi karena kebutuhan oksigen semakin meningkat, sedangkan suplai oksigen tidak bertambah. semakin cepat kita menghirup oksigen semakin cepat aliran darah di dalam tubuh. Dan semakin banyak karbondioksida yang dikeluarkan.