Anda di halaman 1dari 5

5.

1 LTE Data Rates Perencanaan kapasitas LTE adalah bagian penting dari proses perencanaan dan memerlukan pemahaman rinci tentang kemampuan dan pilihan yang tersedia. Karena dirancang untuk memberikan kapasitas site yang lebih tinggi dan throughputs pengguna penting untuk mengidentifikasi dampak berbagai pilihan yang dimiliki. Sebenarnya LTE data rate(s) bervariasi tergantung pada berbagai pilihan dan konfigurasi. Ini termasuk: Channel Bandwidth - ini bisa menjadi 1,4, 3, 5, 10, 15 atau 20MHz. Cyclic Prefix Size - ini dikonfigurasi sebagai Normal atau Extended. Scheduling Options - vendor akan memiliki metode penjadwalan yang berbeda, ini akan berdampak pada kecepatan data dalam cell. Physical Channel Overhead - sistem LTE meliputi berbagai saluran fisik, sinyal dan fitur. Ini mengurangi kinerja secara keseluruhan. MIMO/Diversity Configuration - tergantung pada mode transmisi, serta fitur dari UE dan eNB kinerja dapat berubah secara drastis. UE Capabilities - ada lima kategori UE. Sebagian besar penyebaran mulai dengan kategori 3. Selain itu, faktor lain seperti perencanaan frekuensi, loading dan lokasi UE akan berdampak pada kinerja. Misalnya, UE dekat dengan eNB mampu memanfaatkan skema HOM (Higher Orde Modulation) dengan sedikit coding, sehingga meningkatkan kinerja. Hal ini juga terkait dengan ICI (Inter Cell Interference), sehingga fitur yang meningkatkan ICIC (Inter Cell Interference Cancellation) teknik hanya akan meningkatkan kinerja dan kapasitas sistem. 5.1.1 Bandwidth Options Tabel 5-1 menggambarkan hubungan antara channel bandwidth dan jumlah PRB (Physical Resource Blocks) yang tersedia.

Tabel 5-1 Bandwidth Options 5.1.2 Downlink LTE Peak Rates Hal ini dimungkinkan untuk menghitung downlink peak rates untuk kombinasi berbeda dari bandwidth, MCS dan MIMO. Tabel 5-2 menggambarkan angka yang dikutip untuk kombinasi yang berbeda. Perlu dicatat bahwa berbagai asumsi yang dibuat, termasuk yang hanya 1 simbol OFDM telah dialokasikan untuk daerah kontrol downlink, yaitu PDCCH (Physical Downlink Channel Control).

Tabel 5-2 Downlink LTE Peak Rates 5.1.3 Uplink LTE Peak Rates Sebagai perbandingan kecepatan uplink data rates kurang dari downlink. Hal ini terutama disebabkan oleh fakta Uplink SM (Spatial Multiplexing) MIMO tidak tersedia di Release 8. Tabel 5-3 menggambarkan berbagai tingkat puncak uplink untuk penyebaran FDD. Bukan berarti ini mengasumsikan berbagai faktor seperti penggunaan CP normal dan 1 RB dialokasikan untuk PUCCH (per subframe).

Tabel 5-3 Uplink LTE Peak Rates 5.1.3.1 MU-MIMO Hal ini juga diperhatikan bahwa uplink juga mendukung MU-MIMO (Multi-User MIMO) dimana beberapa UE dapat dialokasikan RB yang sama, dibedakan oleh DRS. Ini secara efektif menggandakan peak uplink throughput di eNB. 5.1.4 Dampak dari ukuran Cyclic Prefix Salah satu atribut fisik utama yang mempengaruhi data rate adalah pilihan ukuran Cyclic Prefix, yaitu Normal atau Extended. Gambar 5-1 menggambarkan dua pilihan, serta jumlah simbol tiap PRB untuk masing-masing. Pada intinya, ketika CP diperpanjang digunakan, sekitar 1/6 dari bandwidth hilang (bila dibandingkan dengan menggunakan CP Normal). Bahkan rasio ini tergantung pada daerah kontrol yang digunakan selama periode subframe, yaitu 1ms. 1 Symbol of control - sedikit lebih baik daripada rugi-rugi 1/6. 2 Symbols of control - setara dengan rugi-rugi 1/6. 3 Symbols of control - itu sedikit lebih buruk dari 1/6.

Gambar 5-1 Dampak dari ukuran Cyclic Prefix 5.1.5 Downlink Overheads Ada berbagai overhead yang independen dari Bandwidth sistem dan konfigurasi Cyclic Prefix. 5.1.5.1 Reference Signals PRBs di downlink masing-masing membawa RS (Reference Signals). Jumlah Reference Signals tergantung pada jumlah antena Tx: 1 antena Tx - 4 Reference Signals per PRB. 2 antena Tx - 8 Reference Signals per PRB. 4 antena Tx - 12 Reference Signals per PRB.

Gambar 5-2 mengilustrasikan sebuah contoh dari 2 antena Tx dan asosiasi Reference Signals terkait atas subframe (1ms). Secara total 8 RSS digunakan tiap PRB. Ini secara efektif 8/84 Resource Elements yang setara dengan 9,524% dari bandwidth system. Nilai ini adalah sama untuk Normal dan pilihan CP Extended.

Gambar 5-2 Reference Signals