Anda di halaman 1dari 13

I. A.

Latar Belakang

PENDAHULUAN

Mekanisme-mekanisme ekstrinsik dari interaksi kompetitif melibatkan aksiaksi individu yang meningkatkan kemungkinannya untuk hidup dan melibatkan reproduksi dengan mengurangi kesempatan saingannyauntuk memperoleh suatu sumber makanan. Interaksi-interaksi ini pada hewan dan tumbuh-tumbuhan mungkin melibatkan interferensi langsung untuk memperoleh sumber makana atau suatu penurunan umum kemampuan saingnya untuk menggunakan sumber tersebut. Singkatnya, organisme-organisme mungkin memiliki respon-respon intrinsic maupun ekstrinsik terhadap kompetisi yang semakain meningkat. Tumbuhtumbuhan dan hewan terutama jenis-jenis sessile, dengan jenis menunjukan mortalitas dan prastisitas ukuran. anyak juga yang menunjukan suatu jenis respon ekstrinsik. !ikotomi tersebut dikaburkan oleh fakta bahwa respon intrinsic, seperti batang-batang yang terlalu tinggi dapat menimbulkan ketinggian melebihi individu-individu di sekelilingnya, yaitu suatu interaksi ekstrinsik. "volusi tipe-tipe respon tergantung pada kemampuan individuindividu utuk mempengaruhi situasi kompetisi dengan pemilihan tempat dan tergantung pada sifat-sifat sumber yang terbatas. #ahaya harus diperebutkan dengan pemerolehan energi dan menjaga agar individu-individu lain tidak menggunakan atau berusaha mendapatkan sumber itu. Makanan merupakan sumber yang paling banyak sdiperebutkan dengan cara menyingkirkan individu-individu dari suplai sumber,pengambilan secara tepat, atau kemampuan untuk mempertahankan persediaan makanan yang sedikit $%aughton,&''(). Semua organisme saling berinteraksi dan bersaing pada hal-hal tertentu.

Maka untuk itu diperlukan pengamatan mengenai interaksi yang dilakukan oleh organisme, baik dalam jenis yang sama maupun jenis yang berbeda. B. Tujuan Praktikum *raktikum ini bertujuan untuk+ &. Mengetahui persaingan intrespesifik yang terjadi antara jenis hewan yang sama yaitu Drosophila sp.

II.

TINJAUAN PUSTAKA

Setiap anggota populasi dapat memakan anggota populasi yang lainnya, bersaing terhadap makanan, mengeluarkan kotoran yang merugikan lainnya, dapat saling membunuh, dan interaksi tersebut dapat searah ataupun dua arah $timbal balik). ,leh karena itu, dari segi pertumbuhan atau kehidupan populasi, interaksi antarspesies anggota populasi dapat merupakan interaksi yang positip, negatif, atau nol. *ersaingan terjadi ketika organisme baik dari spesies yang sama maupun dari spesies yang berbeda menggunakan sumber daya alam. !i dalam menggunakan sumber daya alam, tiap-tiap organisme yang bersaing akan memperebutkan sesuatu yang diperlukan untuk hidup dan pertumbuhannya. persaingan yang dilakukan organisme-organisme dapat memperebutkan kebutuhan ruang $tempat), makanan, unsure hara, air, sinar, udara, agen penyerbukan, agen dispersal, atau factor-faktor ekologi lainnya sebagai sumber daya yang dibutuhkan oleh tiap-tiap organisme untuk hidup dan pertumbuhannya. $Indriyanto,(--.). /arper$&'.&) dalam !ede Setiadi $&'0') menyatakan bahwa persaingan antar jenis digunakan untuk menggambarkan adanya persaingan antara individuindividu tanaman yang sejenis. *ersaingan antar jenis terdiri atas+ &. persaingan aktivitas dan (. persaingan sumberdaya alam. ,rganisme hidup di alam tidak berdiri sendiri-sendiri atau tidak hidup sendirisendiri, melainkan menjadi satu kumpulan individu-individu yang menempati sustu tempat tertentu, sehingga antar organisme dapat terjadi interaksi. Interaksiinteraksi yang terjadi dapat merupakan interaksi antar individu dari spesies yang sama, dapat juga merupakan interaksi antar individu dari spesies yang berbeda.

Interaksi yang terjadi antarspesies anggota populasi akan mempengaruhi teerhadap kondisi populasi mengingat keaktifan atau tindakan individu mempengaruhi kecepatan pertimbuhan ataupun kehidupan populasi $,dum,&''1). Interaksi adalah hubungan antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lainnya. 2da dua macam interaksi berdasarkan jenis organisme yaitu intraspesifik dan interspesifik. Interaksi interspesifik adalah hubungan yang terjadi antara organisme yang berasal dari satu spesies, sedangkan interaksi intra spesifik adalah hubungan antara organisme yang berasal dari spesies yang berbeda. Secara garis besar, interaksi interspesifik dan intraspesifik dapat dikelompokkan menjadi beberapa bentuk dasar hubungan, yaitu netralisme merupakan hubungan antara makhluk hidup yang tidak saling menguntungkan dan saling merugikan satu sama lain, mutualisme yaitu hubungan antara dua jenis makhluk hidup yang saling menguntungkan, parasitisme yaitu hubungan yang hanya menguntungkan satu jenis makhluk hidup saja, sedangkan yang lainnya dirugikan, predatorisme yaitu hubungan pemangsaan antara satu jenis makhluk hidup terhadap makhluk hidup lain, kooperasi yaitu hubungan antara dua makhluk hidup yang bersifat saling membantu antara keduanya, komensalisme yaitu hubungan antara dua makhluk hidup yang satu mendapat keuntungan sedang yang lain dirugikan, antagonis yaitu hubungan dua makhluk hidup yang saling bermusuhan $"lfidasari, (--3). 4ompetisi menujukkan suatu tipe interaksi di mana dua individu atau lebih bersaing untuk mendapatkan makanan yang jumlahnya terbatas, tempat hidup, dan lain-lain. 4ompetisi inter spesifik bukanlah suatu kompetisi yang sederhana karena melibatkan berbagai tipe organisme sehingga memungkinkan terjadi hasil yang berbeda-beda. 5ika dua spesies atau lebih terlibat dalam kompetisi secara langsung untuk memperebutkan hal yang sama, salah satu dari semuanya, lebih efisien dalam memanfaatkan sesuatu yang diperebutkan tadi maka individu itu akan bertahan hidup, sedang yang tidak dapat memanfaatkan secara efisien yang diperebutkan tadi akan punah $#lapham, &'31).

III. A. aktu !an Tem"at

METODE KERJA

*raktikum dekomposisi ini dilaksanakan pada tanggal 0 %ovember (-&(, pukul &1.-- 6I sampai dengan selesai dan bertempat di 7aboratorium "kologi , 5urusan iologi, 8niversitas 7ampung. B. Alat !an Ba#an 2dapun alat yang digunakan dalm praktikum ini adalah toples, lup dan kertas label. 2dapun bahan yang digunakan dalm praktikum ini adalah lalat buah $ Drosophila melanogaster ) dan media dari buah pisang. $. $ara Kerja *ertama-tama yang dilakukan adalah menyiapkan botol selai sebanyak 0 buah. Mengisi botol selai dengan media yang dibuat dari buah pisang yang telah dihancurkan sebanyak kurang lebih tingginya 9 cm dari dasar selai. Mengindentifikasi jenis kelamin Drosophila melanogaster dengan menggunakan lup. Mengisi masing-masing botol selai yang telah berisi media dengan Droshophila melanogaster dan menggunakan perbandingan rasio antara jantan + betina yaitu, ( + (, ( + :, ( + . dan ( + 0 masing-masing dimasukkan dalam ( botol selai yang berbeda. eri label pada botol. 2mati selama ( minggu.

I%.

HASIL PEN&AMATAN DAN PEMBAHASAN

A. Data Pengamatan Ta'le Pengamatan Per(aingan Intra("(i)ik "a!a Drosophila N*. ,. .. /. 0. Ra(i* ( jantan + ( betina ( jantan + : betina ( jantan + . betina ( jantan + 0 betina Jumla# Drosophila +ang #i!u" A B -

B. Pem'a#a(an 4ompetisi adalah interakksi antar individu yang muncul akibat kesamaan kebutuhan akan sumberdaya yang bersifat terbatas, sehingga membatasi kemampuan bertahan $survival), pertumbuhan dan reproduksi individu penyaing $ egon et al .&''-), sedangkan Molles $(--() kompetisi didefinisikan sebagai interaksi antar individu yang berakibat pada pengurangan kemampuan hidup mereka. 4ompetisi dapat terjadi antar individu $intraspesifik) dan antar individu pada satu spesies yang sama atau interspesifik $4rebs, (--(; Molles, (--() !efinisi kompetisi sebagai interaksi antara dua atau banyak individu apabila $&) suplai sumber yang diperlukan terbatas, dalam hubungannya dengan permintaan organisme atau $() kualitas sumber bervariasi dan permintaan terhadap sumber yang berkualitas tinggi lebih banyak.organisme mungkin bersaing jika masing-masing berusaha untuk mencapai sumber yang paling baik di sepanjang gradien kualitas atau apabila dua individu mencoba menempati tempat yang sama secara

simultan. Sumber yang dipersaingkan oleh individu adalah untuk hidup dan bereproduksi, contohnya makanan, oksigen, dan cahaya $%oughton, &''-). Secara teoritis ,apabila dalam suatu populasi yang terdiri dari dua spesies , maka akan terjadi interaksi diantara keduanya. entuk interaksi tersebut dapat bermacam-macam,salah satunya adalah kompetisi. 4ompetisi dalam arti yang luas ditujukan pada interaksi antara dua organisme yang memperebutkan sesuatu yang sama. 4ompetisi antar spesies merupakan suatu interaksi antar dua atau lebih populasi spesies yang mempengaruhi pertumbuhannya dan hidupnya secar merugikan. entuk dari kompetisi dapat bermacam-macam. 4ecenderungan dalam kompetisi menimbulkan adanya pemisahan secara ekologi , spesies yang berdekatan atau yang serupa dan hal tersebut di kenal sebagai a<a< pengecualian kompetitif $ competitive e=clusion principles ) $"wusie,&''-). 4ompetisi dalam suatu komunitas dibagi menjadi dua , yaitu &. 4ompetisi sumber daya $resources competition atau scramble atau e=ploitative competition ), yaitu kompetisi dalam memanfaatkan secara bersama-sama sumber daya yang terbatas (. Inferensi $inference competition atau contest competition), yaitu usaha pencarian sumber daya yang menyebabkan kerugian pada individu lain, meskipun sumber daya tersebut tersedia secara tidak terbatas. iasanya proses ini diiringai dengan pengeluaran senyawa kimia $allelochemical) yang berpengaruh negatif pada individu lain $7amberg, &''0;kerbs, (--(; Molles, (--() 4ompetisi dibedakan menjadi empat macam, yaitu+ 4ompetisi intraspesifik yakni persaingan antara organisme yang sama dalam lahan yang sama 4ompetisi interspesifik yakni persaingan antara organisme yang beda spesies dalam lahan yang sama.

Intraplant competition yakni persaingan antara organ tanaman, misalnya antar organ vegetatif atau organ vegetatif lawan organ generatif dalam satu tubuh tanaman Interplant competition yakni persaingan antar dua tanaman berbeda atau bersamaan spesiesnya $dapat pula terjadi pada intra maupun interplant competition). $4astono , (--9) *ada praktikum ini, persaingan intraspesifik diambil contoh pada Drosophyla dalam kaitannya dengan rapatan populasi. !alam percobaan ini pengaruh rapatan populasi pada kemampuan bertahan hidup dan kecepatan produksi telur pada lalat buah Drosophyla akan dipelajari sebagai suatu contoh persaingan intraspesifik. *raktikum ini dilkukan selama kurang lebih ( minggu dan ternyata hasilnya tidak ada Drosophila yang hidup. /al ini kemungkinan karena media yang digunakan terlalu lunak. Selain itu, kurangnya udara yang keluar masuk botol karena celah yang dibuat diatas plastic terlalu kecil ukurannya.

%.

KESIMPULAN

2dapun kesimpulan dari praktikum ini antara lain + &. 4ompetisi adalah interaksi antar individu yang muncul akibat kesamaan kebutuhan akan sumberdaya yang bersifat terbatas, sehingga membatasi kemampuan bertahan , pertumbuhan dan reproduksi individu penyaing. (. 4ompetisi sumber daya $resources competition atau scramble atau e=ploitative competition ), yaitu kompetisi dalam memanfaatkan secara bersama-sama sumber daya yang terbatas. 1. Inferensi $inference competition atau contest competition), yaitu usaha pencarian sumber daya yang menyebabkan kerugian pada individu lain, meskipun sumber daya tersebut tersedia secara tidak terbatas. iasanya proses ini diiringai dengan pengeluaran senyawa kimia $allelochemical) yang berpengaruh negatif pada individu lain. :. 4ompetisi dibedakan menjadi empat macam, yaitu+ 4ompetisi intraspesifik, kompetisi interspesifik, intraplant competitiondan interplant competition. 9. !ari hasil pengamatan tidak ada Drosophila yang dapat bertahan hidup selama ( Minggu didalam botol yang berisi media pisang yang telah dihancurkan.

DA1TAR PUSTAKA #lapham, 6. .. &'31. Natural Ecosystem. Mc.Millan *ublishing, Inc, %ew >ork. "lfidasari, !. (--3. Jenis interaksi intraspesifik dan interspesifik pada tiga jenis kuntul saat mencari makan di sekitar cagar alam Pulau Serang Dua, Provinsi Banten. 5urnal iodiversitas 0+ (..-(.'. Indriyanto. (--.. Ekologi Hutan. umi 2ksara. 5akarta. ,dum, ".*. &'3&. Dasar dasar Ekologi $diterjemahkanTjahjono, S. dan Srigandono, ) >ogyakarta+ *enerbit 8niversitas ?ajah Mada. Setiadi,!ede.&'0'. Dasar Dasar Ekologi. !epartemen *endidikan @ 4ebudayaan !irektorat 5endral *endidikan Tinggi *usat 2ntar 8niversitas Ilmu /ayat.

PERSAIN&AN INTRASPESI1IK $7aporan *raktikum "kologi)

Ole# 2 An!#ara Ratna Ma#arani ,-,3-.,-.-

JURUSAN BIOLO&I 1AKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PEN&ETAHUAN ALAM UNI%ERSITAS LAMPUN& .-,.

5udul *ercobaan Tanggal *ercobaan Tempat *ercobaan %ama %*M 5urusan Bakultas 4elompok

+ *ersaingan Intraspesifik + -0 %ovember (-&( + 7aboratorium "kologi + 2ndhara Aatna Maharani + &-&3-(&-(+ iologi + Matematika dan Ilmu *engetahuan 2lam + Satu

andar 7ampung, 0 %ovember (-&( Mengetahui, 2sisten

Mulya Sari -0&3-(&-::

DA1TAR ISI
LEMBAR PEN&ESAHAN .............................................................................i DA1TAR ISI .....................................................................................................ii I. PENDAHULUAN 2. 7atar elakang ...........................................................................& . Tujuan *ercobaan ......................................................................( II. III. TINJAUAN PUSTAKA METODELO&I PER$OBAAN 2. 6aktu dan Tempat ....................................................................9 . 2lat dan ahan ..........................................................................9 #. *rosedur *ercobaan ...................................................................9 I%. HASIL PEN&AMATAN DAN PEMBAHASAN 2. !ata *engamatan ........................................................................ . *embahasan ................................................................................ %. KESIMPULAN

LAMPIRAN