Anda di halaman 1dari 7

Jenis Obat Sterilisasi Saluran Akar A. A.

Antibiotik Merupakan golongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalamorganisme, khususnya dalam proses infeksi oleh mikroorganisme patogen. Jenisjenisnya, antara lain: 1. Penisilin Penisin ini merupakan antibiotik yang efektif untuk memusnahkan bakteri anaerob (Porphyromonas, Prevotella, Peptostreptococcus, Fusobacterium, dan Actinomyces) dan bakteri gram positif fakultatif (Streptococcus dan Enterococcus) pada infeksi endodonsi. Antibiotik ini mempunyai toksisitas rendah dan harganya murah. amun, !"# populasi mungkin alergi terhadap penisilin Antibiotik ini digunakan dengan dosis muatan awal sebanyak !""" mg per oral Penisilin $%, dilanjutkan dengan &"" mg setiap ' jam selama ( hari. )osis muatan antibiotik untuk mendapatkan kadar yang adekuat dan men*egah terjadinya resistensi bakteri. Pemberian antibiotik harus diteruskan selama +,- hari setelah redanya tanda dan gejala infeksi. (.aniswan, !//&) +. Eritromisin 0ritromisin merupakan antibiotik yang bersifat bakteriostatik terhadap bakteri fakultatif, namun kurang efektif terhadap bakteri anaerob pada infeksi odotogen. 1iasanya digunakan untuk pasien alergi penisilin yng mendapat infeksi ringan sampai sedang. 2ayangnya antibiotik ini tidak efektif terhadap infeksi berat dan efek sampingnya adalah gangguan gastrointestinal. Pemberiannya dengan dosis muatan oral sebanyak !""" mg, dilanjutkan dengan &"" mg setiap ' jam selama ( hari. (.aniswan, !//&) 3. Klaritomisin %laritomisin merupakan antibiotik yang efektif terhadap bakteri anaerob. Antibiotik ini memiliki efek samping yang rendah terhadap gastrointestinal. Pemberiannya dilakukan sebelum maupun sesudah makan dengan dosis &"" mg setiap !+ jam selama ( hari. (.aniswan, !//&) 4. Sefalosporin Oral (Generasi kedua Sefalosporin) 2efalosporin oral merupakan antibiotik yang efektif terhadap bakteri aerob. . Klindamisin amun, perlu hati, hati dalam pemberian sefalosporin oral pada pasien alergi penisilin. (.aniswan, !//&)

%lindamisin merupakan antibiotik yang efektif terhadap bakteri gram positif, gram negatif, anaerob fakultatif, dan sejati. Antibiotik ini dapat didistribusikan dengan baik ke seluruh tubuh dan konsentrasi di tulang hampir sama di dalam plasma. 3erapi klindamisin berefek (jarang) dengan timbulnya kolitis pseudomembranosa. Antibiotik lain yang berefek sama yaitu, ampisilinamoksisilin dan sefalosporin. Pemberian untuk dewasa yang diberikan adalah !&",-"" mg setiap ' jam selama ( hari. (.aniswan, !//&) !. "etronida#ol Metronida4ol merupakan antibiotik yang bersifat bakterisida terhadap bakteri anaerob. Pemberiannya dapat dikombinasi dengan enisilin untuk infeksi endodonsi yang berat dengan dosis+&",&"" mg setiap ' jam selama ( hari. (.aniswan, !//&) $. Antiseptik 1. "in%ak Atsiri Minyak Atsiri atau dikenal juga sebagai minyak eteris, minyak esensial, minyak terbang, serta minyak aromati*, adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud *airan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Merupakan desinfektan yang lemah. Misalnya eugenol. (5alton dan 3orabinejad, !//6)

Eu&enol 1ahan ini adalah esens kimiawi minyak *engkeh dan mempunyai hubungan dengan fenol. Agak lebuh mengiritasi daripada minyak *engkeh dan keduanya adalah suatu antisepti* dan anodin. (5alton dan 3orabinejad, !//6) 1ahan ini bersifatnya sedatif dan pemakaian setelah pulpektomi, sebagai bagian dari sealer saluran akar, sebagai *ampuran dari tambalan sementara. '. $erbasis fenol. (enol 7enol merupakan 1ahan kristalin putih yang mempunyai bau khas bau bara. 7enol yang di *airkan (asam karbolik) terdiri dari / bagian fenol dan ! bagian air. 7enol adalah ra*un protoplasma dan menyebabkan nekrosis jaringan lunak. (5alton dan 3orabinejad, !//6) Para)Klorofenol

Para,%lorofenol masuk lebih ke dalam tubuli dentin sehingga memusnahkan mikroorganisme di saluran akar. 1erfungsi untuk presipitasi atau koagulasi bakteri. 8ompound ini adalah pengganti produk fenol dengan klorinmenggantikan salah satu atom hydrogen. (5alton dan 3orabinejad, !//6) Para)klorofenol berkamfer 1ahan ini terdiri dari dua bagian para,klorofenol dan tiga bagian berkamfer. 1ahan ini memperoleh popularitas tingkat tinggi sebagai medikamen saluran akar selam satu abad. %amfer berguna sebagai suatu sarana dan suatupengen*er serta mengurangi efek mengiritasi yang dimiliki para,klorofenol murni selain itu juga memperpanjang efek antimi*robial. (5alton dan 3orabinejad, !//6). 1ahan ini memiliki kemampuan desinfeksi dan sifat mengiritasinya ke*il dan mempunyai spektrum anti bakteri yang luas dan semua perawatan saluranakar gigi dan gigi yang mempunyai kelainan apikal. *+k" (*+lorp+enol kamfer ment+ol) 3erdiri dari dua bagian para,klorofenol dan tiga bagian kamfer. )aya desinfektan sifat mengiritasi lebih ke*il dari pada formokresol. Mempunyaispe*trum anti bakteri luas dan efektif terhadap jamur. 1ahan utamanya Paraklorofenol. Mampu memusnahkan berbagai mikroorganisme dalam saluran akar. %amfer sebagai sarana pengen*er serta mengurangi efek mengiritasi dari paraklorofenol murni. 2elain itu memperpanjang efek antimi*robial. Menthol mengurangi sifat iritasi *lorophenol dan mengurangi rasa sakit. 1ahan ini memiliki kemampuan desinfeksi dan sifat mengiritasi keil dan mempunyai spe*trum anti bakteri yang luas dan digunakan dalam semua perawatan saluran akar gigi yang mempunyai kelainan apikal. (5alton dan 3orabinejad, !//6) *resop+ene 3erdiri dari *hlorofenol, he9a*hlorophene, thymol, dan de9amatasone yaitu sbagai antiphlogisti*um. Pemakaian terutama pada gigi dengan permulaan periodontitis, apikalis akuta yang dapat terjadi misalnya pada peristiwa o:er instrumentasi. )ipakai pada gigi dengan periodontitis apikalis tahap awalakibat instrumentasi berlebih. (5alton dan 3orabinejad, !//6) *resatin Juga dikenal dengan metakresil asetat, bahan ini adalah suatu *airan jernih, berminyak dan tidak mudah menguap. Mempunyai sifat antisepti* dan meringankan rasa sakit. 0fek antimi*robial *resatin lebih ke*il dari pada formokresol atau para,klorofenol berkamfer, obat ini juga tidak

begitu mengiritasi jaringan. 1ahan ini digunakan untuk semua perawatan saluran akar gigi dan kelainan gigi apikal. (5alton dan 3orabinejad, !//6) 3. Alde+id (ormokresol 1ahan ini adalah kombinasi formalin dan kresol dalam perbandingan !:+ atau !:!. 7ormalin merupakan desinfektan kuat yang bergabung dengan albumin membentuk suatu substansi yang tidak dapat di larutkan formokresol adalah suatu medikamen bakterisidal yang tidak spesifik dan sangat efektif terhadap organisme aerobik dan anaerobik yang di temukan dalam saluran akar. 1ahan ini efektif untuk bakteri aerob dan anaerob namun dapatmenimbulkan efek nekrosis. Penggunaannya pada gigi non :ital, mematikan saraf gigi dan sebagai bahan fiksasi. )an diindikasikan pada perawatan pulpektomi. (5alton dan 3orabinejad, !//6) Glutaralde+id Minyak tanpa warna ini agak larut dalam air dan disamping itu mempunyai reaksi yang agak asam. ;bat ini merupakan desinfeksi yang sangat kuat dan fiksatif. %onsentrasi rendah dan tidak ada reaksi inflamasi. (5alton dan 3orabinejad, !//6) 4. Kalsium +idroksida %ompound ini juga telah digunakan sebagai medikamen saluran akar. Pengaruh antiseptiknya mungkin berhubungan dengan p<,nya yang tinggi dan pengaruh melumerkan jaringan pulpa yang nekrotik.Pasta kalsium hidroksida paling baik digunakan sebagai suatu medikamen intrasaluran bila ada penundaan yang terlalu lama antar kunjungan karena bahan ini tetap manjur selama berada dalam saluran akar. (5alton dan 3orabinejad, !//6) . ,itro&en Merupakan suatu antiseptik yang mengandung para formaldehida sebagai suatu bahan utamanya, dapat digunakan sebagai medikamen intrasaluran maupun sebagai siler atau bahan pengisi. itrogen mengandung eugenol dan fenilmerkurik borat, dan kadang kadang juga terdapat bahan bahan tambahan sepertibtimah hitam, kortikosteroid, antibiotika dan minyak wangi. 0fek antimikrobialnya hanya sebentar, dan menghilang kira,kira seminggu atau sepuluh hari. (5alton dan 3orabinejad, !//6) !. -alo&en

)igunakan sebagai medikamen intraselular yang mempunyai pengaruh desinfektan berbanding terbalik dengan berat atomnya, yang termasuk golongan ini adalah: Sodium -ipoklorit. %ompoun ini kadang,kadang digunakan sebagai medikamen intrasaluran. Mempunyai pengaruh desinfektan terbesar di antara kelompok sodium hipoklorit. 2odium hipoklorit sebagai medikamen saluran akar yang efektif namun bersifat iritasi. Akti:itas sodium hipoklorit ini hebat tetapi hanya sementara, *ompound ini lebih baik di aplikasikan pada saluran akar tiap dua hari sekali. 1ahan ini memiliki *hlorine yang bersifat iritatif, tidak stabil dan bersifat toksik bila dalam jumlah besar. 1ahan ini bisa juga digunakan sebagai bahan irigasi saluran akar. (5alton dan 3orabinejad, !//6) .odida 1ahan ini mungkin memusnahkan mikroorganisme dengan membentuk garam yang merugikan kehidupan mikroorganisme. %ompond yodida terdiri dari :+ bagian antisepti* yodin, = bagian antiseptik yodida, dan /= bagian air distilasi. (5alton dan 3orabinejad, !//6) /. Komponen Amonium Kuartener >uats adalah *ompound yang menurunkan tegangan permukaan larutan. 1ahan bahan ini di buat tidak aktif oleh *ompound antisepti*. %arena *ompound antisepti* kuartener bermuatan positif dan mikroorganisme antisepti*, akan terbentuk suatu efek permukaan aktif dengan *ompound melekat pada mikroorganisme dan membalik muatannya. (5alton dan 3orabinejad, !//6)

*. *. 0esinfektan ?at yang dapat menghambat atau menghan*urkan mikroorganisme pada benda mati. )esinfektan dapat pula digunakan sebagai antiseptik atau sebaliknya tergantung dari toksisitasnya. Ma*am, ma*am desinfektan yang digunakan dalam bidang kedokteran gigi : 1. Alko+ol 0til alkohol atau propil alkohol pada air digunakan untuk mendesinfeksi kulit. Alkohol yang di*ampur dengan aldehid digunakan dalam bidang kedokteran gigi unguk mendesinfeksi permukaan, namun A)A tidak menganjurkkan pemakaian alkohol untuk mendesinfeksi permukaan oleh karena *epat menguap tanpa meninggalkan efek sisa. (<ermanto, +""&)

'.

Alde+id .lutaraldehid merupakan salah satu desinfektan yang populer pada kedokteran gigi, baik tunggal maupun dalam bentuk kombinasi. Aldehid merupakan desinfektan yang kuat..lutaraldehid +# dapat dipakai untuk mendesinfeksi alat,alat yang tidak dapat disterilkan, diulas dengan kasa steril kemudian diulas kembali dengan kasa steril yang dibasahi dengan akuades, karena glutaraldehid yang tersisa pada instrumen dapat mengiritasi kulit@mukosa, operator harus memakai masker, ka*amata pelindung dan sarung tangan hea:y duty. Aarutan glutaraldehid +# efektif terhadap bakteri :egetatif seperti M. tuber*ulosis, fungi, dan :irus akan mati dalam waktu !",+" menit, sedang spora baru alan mati setelah !" jam. (<ermanto, +""&)

3. $i&uanid %lorheksidin merupakan *ontoh dari biguanid yang digunakan se*ara luas dalam bidang kedokteran gigi sebagai antiseptik dan kontrok plak, misalnya ",=# larutan pada detergen digunakan pada surgi*al s*rub (<ibis*rub), ",+# klorheksidin glukonat pada larutan air digunakan sebagai bahan antiplak (8orsodyl) dan pada konsentrasi lebih tinggi +# digunakan sebagai desinfeksi geligi tiruan. ?at ini sangat aktif terhadap bakteri .ram(B) maupun .ram( ).0fekti:itasnya pada rongga mulut terutama disebabkan oleh absorpsinya pada hidroksiapatit dan sali:ary mu*us. (<ermanto, +""&) 4. Sen%a1a +alo&en <ipoklorit dan po:idon,iodin adalah 4at oksidasi dan melepaskan ion halide. 5alaupun murah dan efektif, 4at ini dapat menyebabkan karat pada logam dan *epat diinaktifkan oleh bahan organik (misalnya 8hloros, )omestos, dan 1etadine). (<ermanto, +""&) . (enol Aarutan jernih, tidak mengiritasi kulit dan dapat digunakan untuk membersihkan alat yang terkontaminasi oleh karena tidak dapat dirusak oleh 4at organik. ?at ini bersifat :irusidal dan sporosidal yang lemah. !. Klorsilenol %lorsilenol merupakan larutan yang tidak mengiritasi dan banyak digunakan sebagai antiseptik, aktifitasnya rendah terhadap banyak bakteri dan penggunaannya terbatas sebagai desinfektan (misalnya )ettol). (<ermanto, +""&) amun karena sebagian besar bakteri dapat dibunuh oleh 4at ini, banyak digunakan di rumah sakit dan laboratorium. (<ermanto, +""&)

DAFTAR PUSTAKA Ganiswan, Sulistia. 1995. Farmakologi Kedokteran Universitas Indonesia. dan Terapi. Jakarta: Fakultas

Mandacutie, 2 !. Tentang Antibiotik. Jakarta: Mind " #eart.$t%. &ari'an, (asinta, dr'. 199). Perawatan Pulpa Gigi. Jakarta: *id+a Medika. &ora,ine-ad, *alton. 199!. .rinsi/ dan .raktik Il%u 0ndodonsi, 1li$ 2a$asa: 3arlan Su%awinata. Jakarta : #i/okkrates #er%anto, 0dd+. 2 5. Man4aat tera/i oksi'en $i/er,arik dala% %e%/erce/at /roses /en+e%,u$an luka. Sura,a+a. 5iakses tan''al +desember 2 11