Anda di halaman 1dari 5

Irma Tirta Sari 03091003061

Teknik Kimia 2009 TUGAS MANAJEMEN INDUSTRI

1. Apakah yang dimaksud dengan pendekatan atau pemikiran sistem? Pendekatan ini dianggap relevan untuk menangani proyek. Uraikan dimana letak relevansinya. Jelaskan pula bahwa pemikiran sistem tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan proyek yang besar dan kompleks yang mengandung unsur-unsur engineering cukup besar. Penyelesaian : Definisi yang lebih terperinci perihal pemikiran sistem datang dari H. Kerzner (1989) : Sekelompok komponen yang terdiri dari manusia dan/atau bukan manusia (nonhuman) yang diorganisir dan diatur sedemikian rupa sehingga komponenkomponen tersebut dapat bertindak sebagai satu kesatuan dalam mencapai tujuan, sasaran bersama atau hasil akhir. Dimana definisi diatas menjelaskan pentingnya aspek pengaturan dan

pengorganisasian komponen dari suatu sistem untuk mencapai sasaran bersama, karena bila tidak ada sinkronisasi dan koordinasi yang tepat maka kegiatan masingmasing komponen, subsistem, atau bidang dalam suatu organisasi akan kurang saling menunjang. Pendekatan ini dianggap relevan untuk menangani proyek. Kegunaan pendekatan ini amat menonjol terutama menganalisis dan mengelola suatu fenomena, seperti kegiatan proyek yang besar dan kompleks. Hal ini disebabkan karena pendekatan ini mempunyai kemampuan membuat situasi yang selintas kelihatan tidak teratur (terdiri dari kegiatan-kegiatan yang tidak sejenis dan ditangani oleh berbagai bidang internal dan eksternal perusahaan) menjadi rangkaian yang tertib dan saling terkait. Pemikiran sistem tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan proyek yang besar dan kompleks yang mengandung unsur-unsur engineering cukup besar. Maksudnya bahwa pemikiran ini memberikan dasar konseptual yang amat berguna dalam rangka melaksanakan fungsi perencanaan dan implementasi kegiatan suatu organisasi yang bertujuan untuk mewujudkan ide atau gagasan menjadi kenyataan fisik seperti engineering sistem yang cukup besar.

2. Siklus proyek dinyatakan sebagai bagian dari siklus, apakah implikasi dari keadaan ini? Penyelesaian :

Irma Tirta Sari 03091003061


Teknik Kimia 2009 Proyek adalah kegiatan atau usaha yang bertujuan mewujudkan gagasan menjadi bentuk fisik, maka hal ini sama dengan bagian dari sistem, mulai dari definisi keperluan, tahap konseptual, engineering pendahuluan, engineering terinci, sampai dengan konstruksi atau manufaktur. Instalasi atau produk hasil proyek telah terwujud dalam bentuk fisik (akuisisi). Sedangkan proses dari siklus sistem selanjutnya, seperti operasi atau produksi dan pemeliharaan, sudah di luar siklus proyek. Walaupun demikian, dalam menentukan berbagai faktor dan parameter pada proses akuisisi harus diperhitungkan keperluan-keperluan tahap operasi atau produksi dan pemeliharaan.

3. Dalam

usaha

mewujudkan

gagasan

menjadi

kenyataan

fisik,

dan

kemudian

mengoperasikannya dikenal sebagai siklus biaya yang saling terkait. Agar didapatkan keseimbangan yang optimal antara kedua siklus tersebut, perlu dianalisis dan diperhitungkan parameter-parameter yang bersangkutan. Sebutkan dari parameterparameter tersebut yang lazim paling sulit diperkirakan. Penyelesaian : Parameter-parameter yang paling sulit diperkirakan adalah efisiensi, kehandalan, pemeliharaan, kemandirian, keamanan (safety), kemudahan untuk ditranspor, dll, terhadap biaya yang berkaitan dengan operasi atau produksi dan pemeliharaan.

4. Bagaimana proses dan mekanisme pendekatan analisis sistem? Bandingkan dengan cara analisis yang lain. Jelaskan tahap-tahap analisis sistem. Penyelesaian : Proses analisis sistem adalah mempelajari suatu kegiatan, lazimnya dengan cara-cara matematis, untuk menentukan (mengambil keputusan) tujuan, kemudian menyusun prosedur operasi dalam rangka mencapai tujuan tersebut secara efisien. Dalam perkembangan selanjutnya, analisis sistem juga menggunakan cara nonmatematis. Untuk membantu dan memudahkan pengambilan keputusan, analisis sistem acap kali mempergunakan model. Model ini dapat berupa fisik, formulasi matematik, atau program komputer. Dibandingkan dengan cara analisis yang lain, analisis sistem relatif memerlukan waktu untuk menyelesaikan langkah-langkah yang diperlukan sebelum sampai kepada suatu kesimpulan. Tetapi kelebihannya dibanding cara analisis yang lain adalah menyajikan

Irma Tirta Sari 03091003061


Teknik Kimia 2009 suatu cara yang logis dan konsisten, dan dapat menghasilkan keputusan yang lebih akurat. Tahap-tahap analisis sistem : 1. Formulasi atau merumuskan ide yang timbul. Awal dari ide tersebut dapat berupa gagasan yang masih berupa konsep, kemudian dikembangkan dengan memberikan penjelasan perihal tujuan, lingkup, risiko, dll. 2. Penelitian, mengumpulkan dan mempelajari data dan informasi perihal gagasan tersebut. Komponen sistem dan hubungan di antaranya diidentifikasi, kemudian sumber daya yang diperlukan dan antisipasi hambatan yang mungkin timbul diperkirakan. Selanjutnya, alternatif untuk mencapai tujuan yang dimaksud disajikan. 3. Analisis/kesimpulan, dibuat model untuk membandingkan alternatif-alternatif, yang hasilnya diajukan kepada yang berwenang untuk diambil keputusan. 4. Verifikasi, kesimpulan yang telah diambil diuji coba dalam praktek atau penggunaannya secara nyata, dengan demikian akan diketahui kebenaran atau kekurangan kesimpulan yang telah diambil.
Pendekatan analisis formulasi persoalan tujuan analisis konstrain pendekatan yang akan digunakan Criteria evaluasi - tentukan criteria - identifikasi risiko - tentukan data dan informasi yang diperlukan

Teknik evaluasi Pilih teknik yang sesuai (simulasi,

Menyusun model Tentukan model yang diperlukan. Jalankan model

programming, matematika dll)

Mengkaji alternative analisis kepekaan kontigensi titik impas membuat usulan

Mengambil keputusan mengambil keputusan menentukan tindakan selanjutnya

Irma Tirta Sari 03091003061


Teknik Kimia 2009 5. Sebutkan tahap-tahap engineering system dan bandingkan dengan kegiatan proyek E-MK pada tahap-tahap konseptual, PP/defenisi, dan awal implementasi (engineering terinci). Bagaimana kesimpulan anda? Penyelesaian : Tahap-tahap engineering sistem yaitu: 1. Identifikasi kebutuhan 2. Tahap konseptual 3. Desain pendahuluan dan definisi sistem 4. Desain terinci dan pengembangan 5. Aspek engineering pada konstruksi/pabrikasi/manufaktur 6. Aspek engineering pada operasi/produksi/utilisasi 7. Aspek engineering pada sistem pendukung/pemeliharaan 8. Sistem menurun dan berhenti/tak berguna lagi. Membandingkan dengan proyek E-MK yang menggunakan analisis sistem, saya menyimpulkan bahwa pada saat awal proyeknya yaitu tahap konseptual dan PP/definisi, dilakukan kegiatan perencanaan dan pengambilan keputusan, dengan menggunakan analisis sistem akan menaikkan kualitas keputusan yang akan diambil. Begitu juga pada tahap implementasi, dimana manajemen proyek memusatkan perhatian pada keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dengan cara mengelola para peserta proyek dan mengelola proyek.

6. Metodologi analisis system dan engineering system merupakan pendekatan yang penting dan dipraktekkan pada tahap konseptual, perencanaan, dan sebagian tahap implementsi fisik proyek. Uraikan apakah terdapat jenis proyek yang tidak terlalau memerlukan adanya penekanan pendekatan tersebut diatas. Penyelesaian : Penekanan pendekatan seperti yang terdapat diatas sangat diperlukan untuk menjalankan suatu proyek, apalagi apabila proyek tersebut cukup besar sehingga dengan menggunakan penekanan tersebut menekankan kita agar menjadi satu system terpadu yang mengarah ke suksesnya tujuan system. Namun, ada jenis proyek yang menggunakan pendekatan situasional, dimana proyek ini mengidentifikasi teknik dan metode yang harus digunakan untuk menangani suatu

Irma Tirta Sari 03091003061


Teknik Kimia 2009 jenis kegiatan pada waktu dan kondisi tertentu untuk mencapai tujuan perusahaan dengan cara yang efektif dan efisien. Hal ini sesuai dengan perilaku kegiatan proyek itu sendiri.

7. Pada aspek dan tahap apa aplikasi manajemen system perlu ditekankan pada proses penyelenggaraan proyek? Penyelesaian : pada proses penyelenggaraan proyek, aplikasi manajemen sistem perlu ditekankan pada aspek dan tahap perencanaan, implementasi, maupun pengendalian. Manajemen sistem sebagai pendekatan pengelolaan yang menekankan aspek koordinasi dan integrasi subsistem agar menjadi satu sistem terpadu. Manajemen industri juga lebih ditekankan pada tahap implementasi, yaitu setelah proyek dinyatak lulus evaluasi dan seleksi, serta telah tersedia sumber daya.