Anda di halaman 1dari 29

KULIAH MUSCLE OF THE LIMB dr. Tri Suciati, M.

Kes Pengantar Otot dan tulang, dan sendi bekerja sama membentuk sistem yang dikenal sebagai sistem musculoskeletal. Ada 3 tipe otot; otot jantung, otot skeletal, dan otot polos Otot ske eta Berlekatan dg tulang, berperan dalam pergerakan Memiliki striae, pita gelap dan terang Bekerja volunter Dikontrol syaraf cabang somatik Membentuk terutama dinding jantung Memiliki striae, bekerja involunter itme autoritmis Di dinding struktur internal !embulu" dara", organ, kulit #onstriae $ smoot"$ polos Diatur syaraf autonom dan dikontrol "ormon endokrin Fungsi otot

Meng"asilkan gerakan tubu"

%uatu "asil dari kerja sama, sistem otot tulang, dan sendi %tabilisasi posisi tubu" otot menstabilisasi sendi dan &ontraksi

memperta"ankan posisi tubu" !enyimpanan ' !ergerakan substansi dalam tubu" !enyimpanan diupayakan struktur berupa otot polos di dalam tubu", seperti sp"incter, a.l; pd sal pencernaa, sal reproduksi, jantung, sistem urinarius Meng"asilkan panas kontraksi terjadi proses yang dikenal sbg %eiring tubu". # a"isan otot$ (pimisium !erimisium (ndomisium Bagian terluar yang melngkupi otot &elompok fiber otot )*+)** ,apisan tipis jaringan areolar Tendon% pita jar. &onektif padat yang tersusun fiber kolagen yang melekatkan otot ke periosteum tulang

t"ermogenesis tujuannya untuk memperta"ankan su"u

Otot !antung

Otot "o os

Tendon s&eat& %al jar. &onektif fibrosa yg mirip bursa ,apisan tendon Antar lapisan mengandung cairan synovial viseral, berlekatan denga permukaan

(1) konsektrik, myofibril menjadi lebih pendek sampai 1/3 1/2 dari panjang semula dan diameter otot menjadi lebih besar, misalnya kontraksi m.biceps brachii, (2) eksentrik, myofibril menjadi bertambah panjang dan (3) statis, myofibril tidak berubah dalam ukuran, misalnya lengan menahan suatu benda yang berat atau mendorong suatu benda yang besar dan berat. tot yang berkontraksi menimbulkan perubahan!perubahan

Ke'a'"uan Otot (ksitabilitas (lektrik &emampuan u- merespon stimulus ttt dng sinyal elektrik yang dikenal sebagai aksi potensial. !ada sel otot ada dua tipe trigger stimuli; sinyal elektrik autoritmis, dan neurotransmitter &ontraktilitas &emampuan otot untuk berkontrasi apabila diberikan stimulus aksi potensial, yang bila tegangan cukup kuat akan dapat meng"asilkan gerakan (kstensibilitas (lastisitas &emampuan otot u- meregang tanpa menjadi rusak &emampuan otot untuk kembali ke bentuk asalnya setela" kontraksi ataupun ekstensi 3 bentuk konstraksi otot :

elektris, struktur, kimia"i dan temperatur (proses metabolisme otot). #ontraksi $ all or one $ adalah kontraksi ma%imal dari myofibril terhadap suatu stimulus motoris, artinya "alaupun stimulus datambah myofibril tidak bisa berkontraksi lagi. &uatu gerakan yang dikehendaki dapat dihasilkan oleh kontraksi beberapa otot dan sebaliknya suatu otot dapat berperan pada beberapa gereakan. 'ntuk menghasilkan suatu gerakan yang diinginkan, maka ada otot yang berperan sebagai ( (1) prime mo)er, yang menjadi penggerak utama untuk menghasilkan gerakan yang diinginkan, misalnya fle%i jari!jari tangan* gaya berat dapt juga menjadi primemmo)er, yaitu manakala seseorang mengangkat suatu benda dan meletakkannya di meja, (2) antagonis, peranan otot yang berla"anan dengan prime mo)er, misalnya m.triceps brachii yang berperan sebagai antagonis terhadap gerakan fle%i dari articulatio cubiti, sedangkan m.triceps brachii sendiri adalah prime mo)er untuk gerakan e%tensi articulatio cubiti* gaya

gra)itasi dapat juga berperan sebagai antagonis, yaitu ketika dilakukan gerakan fle%i apada articulatio cubiti dari +osisi ,natomi * pada peran antagonis myofibril dapat menjadi bertambah panjang atau berada pada keadaan relaks dan berfungsi mengontrol dan menghasilkan gerakan (gerakan menjadi lebih tepat), (3) fiksator, menfiksasi persendian lainnya agar supaya hanya gerakan yang diinginkan yang terjadi, terutama memfiksasi persendian yang berada di bagian pro%imal, maka articulatio humeri tidak mengalami perubahan posisi, (-) synergis, adalah bagian dari fiksator, misalnya otot prime mo)er mele"ati dua atau tiga persendian dan gerakan yang dikehendaki adalah pada persendian yang distal, mka persendian di bagian pro%imal difiksasi, contohnya fleksii jari!jari tangan yang tidak disertai fleksi pergelangan tangan. Arsitektur otot atau letak myofibril bisa berbentuk (

menjadi (a) unipennatus, origonya sempit atau berbentuk garis, misalnya m.e%tensor digitorum longus, m.peroneus tertius, (b) bipennatus, mempunyai origo pada tempat (facies) yang luas, misalnya m.peroneus longus, m.fle%or hallucis longus, dan (c) multipennatus, mempunyai m.deltoideus, sekat!sekat dari origo sampai insertio, misalnya m.subscapularis.

ad.3. 0yofibril berbentuk radial (segitiga, kipas), berorigo pada tempat yang lebar dan insertio pada tempat yang sempit (ape%), misalnya m.pectoralis minor, m.adductor longus, m.temporalis, m.gluteus medius. Fascia. 1,&23, adalah lembaran jaringan ikat yang membungkus dan berada di sebelah profunda kulit. 4erdiri dari fascia superficialis dan fascia profunda. 1ascia superficialis (/ fascia subcutanea, tela subcutanea) terletak di sebelah profunda cutis, terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan superficialis, disebut panniculus adiposus, yang mengandung timbunan lemak. +anniculus adiposus bisa menebal sampai beberapa sentimeter, tetapi bisa juga tidak ada lemak sama sekali. 5apisan profunda tipis, tidak mengandung lemak, banyak mengandung jaringan elastik. #edua lapisan tersebut melekat satu sama lain, tetapi di bagian inferior dinding ca)um abdominis dapat dipisahkan. 1ascia superficialis mudah dipisahkan (diangkat) dari fascia profunda. 1ascia profunda membungkus otot dan struktur!struktur yang terkait,

(1) paralel, (2) obli.ue atau pennatus dan (3) radial (/ fan, kipas).
&ecara fungsional myofibril yang terletak obli.ue mempunyai kekuatan (mengangkat) yang lebih besar daripada yang berbentuk paralel. ad.1. 0yofibril yang paralel, terletak paralel dengan a%is memanjang dari otot, dari origo sampai insertio, m.rectus misalnya abdominis, m.sternocleidomastoideus, mm.rhomboidei,

n.gluteus ma%imus, m.sartorius. +ada kelompok ini termasuk otot yang berbentuk fusiformis, seperti m,biceps brachii, m.semitendinosus. m.fle%or carpi radialis. ad.2 0yofibril berbentuk pennatus , seperti bulu ayam, dibagi

selain itu fascia profunda membentuk septum intermusculare yang memisahkan kelompok!kelompok otot, seperti kelompok otot e%tensor dan otot fle%or pada e%tremitas superior. &alah satu fungsi fascia adalah membantu kelancaran circulasi darah. /ascia ekstremitas superior, terdiri dari 0; jaringan subkutan, dan fascia dalam-profunda /ascia /ascia pectoralis; a1illaris. mulai lanjutan dari dari pectoralis fasca mayor berlanjut sampai ke anterior dinding abdomen pectoralis, membentuk dasar aksilla /ascia clavipectoralis; membungkus m.subclavius, dan pectoralis minor, lalu bergabung dengan fascia a1illa Membran costocoracoid, bagian fascia clavipectoral yang berada di antara m. !ectoralis minor dan m. subclavius ,igamen minor /ossa a1illarius /ascia deltoideus /ascia supraspinosa dan infraspinosa /ascia brac"ialis %epta intermuscular lateral suspensorium a1illa; bagian fascia clavipectoral yang terletak di ba2a" m. !ectoralis

/ascia antebrac"ial Membran interrossea etinaculum e1tensor etinaculum fle1or /ascia palmaris Aponeurosis palmaris

OTOT EKST(EMITAS ATAS A)io a""endicu ar Dari 3 otot, semuanya origo di scapula, kecuali, pectoralis major dan latissimus dorsi !ectoralis major dan latissimus dorsi berorigo diskeleton a1ial 4erdiri dr kelompok otot anterior, dan posterior yang superfisial dan profunda Bekerja antagonis untuk protraksi ' retraksi scapula, dan elevasi+depresi ter"adap sendi gleno"umeral %emua gerakan melibatkan scapula dan clavicula

5erakan melibatkan otot lebi" dari satu syaraf, cedera satu syaraf "anya melema"kan tidak meng"ilangkan gerakan

Latissi'us dorsi Menutupi daera" belakang ,angsung pergerakan gelang ba"u %2immer muscle, bnyak digunakan saat berenang Bentuk seperti strap Aksinya dengan bagian ba2a" trape7ius, untuk elevasi scapula 8uga berperan dalam fle1i lateral le"er %aling berdekatan etraksi dan rotasi scapula (&o'*oid 'a!or et 'inor

Pectora is 'a!or Bentuk besar, seperti kipas, melingkupi superior t"ora1 5erakan adduksi dan medial rotasi 4ertutup pectoralis major Bentuk triangular, menstabilisasi skapula ,andmark a1illa, membentuk bridge tmpt le2at nervus dan vessel ke a1illa Su*c a+ius 6ori7ontal, inferior clavicula !elindung pemb. Dara" subclavius dan ple1us Pectora is 'inor

Le+ator sca"u a

Sca"u o&u'era Bersama a1ioappendicular, bergerak oposisi dengan "umerus 5erakannya. abduksi+adduksi,fleksi+ekstensi, rotasi lateral medial,sirkumduksi 9, otot, %:4%, membentuk musulotendinous cuff-rotator cuff, membentuk lingkaran layaknya cuff pada lengan baju -e toid Bentuk delta, tebal, dan kuat

brac"ialis bila terjadi fraktur Serratus anterior Bentuk seperti gergaji, terletak anterior !rotractor scapula yang kuat Bo1er muscle Dua sisi trape7ium Meng"ubungkan langsung gelang ba"u dan trunkus

Tra"e,ius

4empat injeksi musculer Dibagi menjadi bagian unipennate pd anterior dan posterior, dan multipennate pada medial

8agian ape% melanjutkan diri sampai mencapai trigonum colli posterius, berada di antara cla)icula di sebelah )entral, costa 3 di sebelah medial dan margo superior scapulae di sebelah posterior.

Su*sca"u aris 4riangular, mengisi fossa subscapular Mbtk dinding posterior a1illa otator medial utama lengan ba2a" Berlokasi di fossa supraspinatus Berlokasi di fossa infraspinatus otator lateral "umerus yang kuat ound, tebal Aduksi dan rotasi medial lengan &ecil, panjang, sering keli"atan tidak terpisa" dari infraspinatus 1 &&,,6355,73&

9inding anterior dibentuk oleh m. pectoralis major, m. pectoralis minor, m. subcla)ius dan fascia cla)ipectorale. 9inding posterior dibentuk oleh m. subscapularis, m. latissimus dorsi, dan m. teres major. 9inding medial dibentuk oleh costa 33 ! :3 bersama!sama dengan m. serratus anterior 9inding lateral dibentuk oleh caput longum m. biceps brachii yang terletak di dalam sulcus intertubercularis 8asis fossa a%illaris dibentuk oleh fascia a%illaris dan kulit 9i dalam fossa a%illaris terdapat pars caudalis ple%us brachialis bersama!sama dengan percabangannya, )asa a%illaris, lymphonodi a%illaris dan jaringan lemak.

Su"ras"inatus In.ras"inatus

Teres 'a!or

Teres 'a!or

OTOT LE/0A/ ATAS1OTOT B(ACHII Menggerakkan radius dan ulna, fle1i dan e1tensi lengan ba2a" Otot fle1or. biceps brac"ii, brac"ioradialis,brac"ialis Otot e1tensor. triceps brac"ii, dan anconeus !unya dua kepala, keduanya berorigo di scapula terutama gerakan

1ossa a%illaris adalah suatu rongga yang berada di antara sisi medial brachium dan sisi lateral dinding thora%. 8erbentuk piramid, mempunyai basis, ape%, dan - buah dinding.

Bice"s *rac&ii

4"ree joint muscle. gleno"umeral, elbo2, dan radio ulnar Bicipital aponeurosis, pita membranous mulai dari biceps brac"ii sampai ke fle1or antebrac"ii, tuj. mengurangi tekanan biceps selama pronasi dan supinasi

FOSSACUBITI

8erbentuk segitiga, berada pada permukaan articulatio cubiti. &isi lateral dibentuk oleh m.brachioradialis, tepi medial dibentuk oleh m. pronator teres. ,poe% dari fossa ini berada di sebelah distal pada pertemuan m.brachioradialis dengan m.pronator teres, basisnya berada di bagian pro%imal, dibentuk oleh suatu garis lurus yang menghubungkan kedua epicondylus humeri.

Brac&ia is Di dalam biceps brac"ii /le1or yang kuat, utama antebrac"ii ,andmark penting Dile2ati n. Medianus, dan n. ;lnaris, nervus bisa mengalami kompressi ole" otot pada cedera %uperomedial lengan !ermukaan posterior 3 origo,satu di scapula, dua di "umerus (1tensor utama lengan ba2a" Otot kecil, aspek lateral posterior, membantu otot tricep pada sendi siku Biasanya menempel pada triceps Trice"s *rac&ii

Coraco*rac&ia is

5antai dari fossa ini dibentuk oleh m.brachialis, atapnya dibentuk oleh fascia profunda brachii yang diperkuat oleh lacertus fibrosus. 9idalam fossa cubiti terdapat arteria brachialis dan ner)us medianus.

OTOT LE/0A/ BA2AH1 OTOT A/TEB(ACHII (1trinsic, berasal dari luar, tapi masuk ke dalam Anterior- fle1or, berorigo di "umerus, dan berinsersio di carpal, metacarpal, dan p"alanges, berfungsi sebagai fle1or )< otot 4erutama disuplay n. medianus /usiform, paling lateral Medial pronator teres

Anconeus

!ronator teres /=

!almaris longus /= !lg medial otot fle1or superficial !lg luas Membentuk lapisan intermediate %atusatunya otot mampu memfle1i sendi /D% &ecil, fusiform !enanda n medianus

Otot ko'"arte'en anterior. &ompartemen >fle1or+pronator? berlokasi pada medial anteromedial, karena perlekatannya

epicondyle dan supraepicondylar "umerus.

Otot superfisial @bendA t"e 2rist untuk posisi tangan


>i.e., fle1i pergelangan tangan dan membantu pronasi. /D% fle1i utama digiti 0 dan B. Otot lapisan dalam berlekatan aspek anterior radius and ulna, fle1i terutama sendi distal kelima digiti , dan pronasi Otot kompartemen anterior diinervasi terutama /D! yang untuk. nervus medianus, kecuali, /=; dan diinervasi n. ulnaris /le1i pergelangan tangan digunakan grasping, gripping, and dra2ing Otot ko'"arte'en "osterior Otot e1tensor+supinator pada kompartemen posterior berlokasi posterolateral pada pro1imal lengan ba2a", dipersyarafi n. radialis %upinator berperan pada sendi radio+ulnar , sementara yang lain berperan untuk e1tensi dan abduksi tangan pada sendi pergelangan tangan dan ibu jari.

/D! /!, %atu+satunya otot untuk fle1i interp"alangeal iu jari Dapat membantu gerak sendi pergelangan tangan Anterolateral !ergerakan lengan atas dan ba2a" Berasama supinator tidak mele2ati retinaculum, terlibat gerakan pergelangan tangan (= , dan (= B 5erakan menggenggam seperti petinju interp"alangeal distal

Brac"ioradialis

Otot e1tensour menjadi tendinousa pada distal lengan ba2a" dan memasuki retinaculum e1tensor pada osseofibrous tunnels.

Otot intrinsik, gerakan lema" tapi "alus

APONEUROSEPA !ARIS

4endon yang mele2ati 9 digiti terlibat dalam ekspansi e1tensor kompleks pada aspek dorsal jari. (kstensi pergelangan tangan penting dalam

,dalah jaringan ikat yang kuat, yang mengadakan perlekatan di bagian pro%imal pada ligamentum carpi trans)ersum dan menjadi tempat insertio dari m.palmaris longus

memungkinkan fle1or jari untuk melakukan gerakan menggenggan seperti petinju !ronasi memposisikan tangan untuk manipulasi atau mengambil benda. !almaris longus, )*C tdk ditemukan pd lengan ba2a" kiri,, biasa digunakan untuk perbaikan tendon Otot superfisial terbesar di antebrac"ii, fle1or digitorum superfisialis /le1or pollicis longus, satu+satunya fle1or yg terletak di ibu jari /le1or digitorum profundus+ berak"ir sebagai tendon pada p"alanges distal (1tensor digitorum+mengisi ruang posterior, berinsersio dalam 9 tendon, di p"alanges !ada pergemlangan ada retinaculum, permukaan palmar Otot e1trinsic tangan, kuat tapi gerakan kasar 9

. 8erada di sebelah profunda dari kulit. #e arah distal terbagi menjadi - bagian yang menuju ke jari 33, 333, 3: dan :, mengadakan perlekatan pada sisi!sisi phalan% pro%imalis.

+ada pangkal jari!jari, keempat bagian tersebut tadi dihubungkan satu sama lain oleh serabut!serabut trans)ersal, disebut fasciculi trans)ersi.

+ada daerah manus aponeurosis palmaris melanjutkan diri ke arah lateral dan medial pada facies yang menutupi otot!otot thenar dan hypothenar. 9ari sini aponeurosis palmaris terdapat dua buah septa dari jaringan ikat yang meluas ke arah profundus.

&eptum ini di bagian lateral melekat pada os metacarpale 3, di sebelah medial dari otot!otot thenar* septum bagian medial melekat pada os metacarpale : di sebelah lateral dari otot!otot hypothenar.

#edua septa ini memisahkan otot!otot thenar, hypothenar dan intermedia. 9i sebelah profundus dari aponeurosis palmaris

terdapat arcus )olaris superficialis, tendo otot!otot fle%or jari!jari, ne)us medianus dan ramus superficialis ner)i ulnaris.

5igamentum carpi trans)ersum mempertahankan otot!otot fle%or tangan dan jari!jari agar supaya tetap pada tempatnya bilamana dilakukan gerakan fleksi tangan ataupun jari!jari.

53;,0<=4'0 2,7+3 9 7&,5< (/ 7<43=,2'5'0 <64<=& 7<= )

8erbentuk obli.ue dan mengadakan perlekatan di sebelah medial pada ujung distal ulna, ossa carpalia bagian medial dan pada ligamentum medialis dari "rist joint, dan perlekatannya di bagian lateralis adalah pada tepi anterior radius.

53;,0<=4'0 15<6 7'0

2,7+3

47,=&:<7&'0

(/

7<43=,2'5'0

9i sebelah profunda dari ligamentum carpi dorsale terbentuk ? buah saluran yang dilalui oleh tendo!tendo dari otot!otot e%tensor yang menuju ke manus.

0erupakan penebalan dari fascia profunda, ukuran lebar 2,> cm, ukuran panjang 2 cm, mengadakan perlekatan di bagian lateral tuberculum ossis multanguli najoris dan tuberculum ossis na)icularis, dan di bagian medial mengadakan perlekatan pada hamulus ossis hamati dan pada os pisiforme 9i antara ligamentum carpi trans)ersum dan ossa carpalia terbentuk canalis carpi, yang dilalui oleh tendo m.fle%or carpi radialis, tendo m.fle%or pollicis longus, tendo m.fle%or digitorum sublimis dan tendo m.fle%or digitorum profundus serta ner)us medianus.

&@= :3,5 &A<,4& / 0<087,=, &@= :3,53& / :,;3=, 4<=93=<'0 4erdiri dari (

(1) 0embrana syno)ialis anterior8erada di sebelah profundus ligamentum carpi trans)ersum, meluas ke pro%imalis sampai mencapai pergelangan tangan. a) bursa 4erbagi menjadi 3 bagian sebagai berikut ( 0embungkus tendo m.fle%or digitorum sublimis et profundus, ulnaris *

membentuk )agina tendineum mm.fle%orum digitorum communium atau

b) c)

0embungkus tendo m.fle%or pollicis longus, membentuk )agina m.fle%oris pollicis longi carpi atau bursa radialis * 0embungkus tendo m.fle%or carpi radialis, membentuk )agina tendinis radialis. dari

(2) 0embrana dorsale tendo, 1. 2. sebelah lateral dan mencapai sebagai dari

syno)ialis basis ossis berikut processus styloides

posterior metacarpalis. ( radii *

tendinis m.fle%or pro%imal

9imulai kira!kira 1 cm di sebelah pro%imal dari ligamentum caarpi 4erbentuk ? buah saluran atau )agina tendeneum yang membungkus tendo! )agina tendinum mm.abductoris pollicis lomgi et bre)is, berada di )agina tendinum mm.e%tensorum carpi radialium yang membungkus

8ursa ulnaris meluas ke arah pro%imal sampai kira!kira 2,> cm di sebelah ligamentum carpi trans)ersum. #e arah distalis meluas sampai pertengahan manus, kecuali bagian medialnya yang bersatu dengan )agina tendineum digitalis jari :. 8ursa ulnaris membungkus tendo!tendo di bagian medial dengan baik, sedangkan di bagian lateral mengadakan hubungan dengan bursa radialis dan pollicis berada di longus sebelah profundus pada ner)us phalan% medianus. distalis. 8ursa radialis meluas sampai setinggi tempat perlekatan tendo m.fle%or :agina tendinis m.fle%or carpi radialis meluas mulai dari bagian pro%imal ligamentum carpi trans)ersum ( 2,> cm di pro%imalis ligamentum carpi trans)ersum ) sampai pada tempat insertionya. 0empunyai hubungan dengan bursa radialis. 4endo m.fle%or digitorum sublimis et profundus, yang menuju ke jari 33, 333, 3: dibungkus oleh suatu syno)ial sheath, yang di bagian pro%imal berada setinggi articulatio metacarpophalangea dan di bagian distal meluas sampai pada tempat insertio m.fle%or digitorum profundus di phalan% distalis * syno)ial sheath tersebut tadi membentuk )aginae tendinum digitales

tendo m.e%tensor carpi radialis longus et bre)is, berada di sebelah dorsal radius* 3. -. >. ulna ?. capitulum )agina tendinis m.e%tensoris pollicis longi yang terletak di sebelah dari tuberculum dorsalis longus radii (dari 5ister)* * * )agina tendinis m.e%tensoris carpi ulnaris, berada di sebelah dorsal ulnae. )agina tendinum mm.e%tensorum digitorum communis et e%tensor )agina tendinis m.e%tensoris digiti :. terletak di antara radius dan medial pollicis

SPATIU! FASCIA IS PA"A !ANUS ,da 2 buah celah fascialis, yaitu sebuah di sebelah medial dan sebuah di sebelah lateral.

2elah!celah ini terletak di sebelah profunda tendo m.fle%or digitorum profumdus dan mm.lumbricales. ,ntara satu celah dengan yang lainnya terdapat suatu jaringan ikat tipis yang pada satu ujungnya melekat pada os metacarpale 333 dan ujung yang lain melekat pada aponeurosis palmaris, berada di sebelah anterior dari m.adductor pollicis dan mengandung tendo m.fle%or pollicis longus. OTOT EKST(EMITAS BA2AH ,o2er limbs. gerakan terutama untuk stabilitas, lokomotif, memperta"ankan postur :lliopsosas; gabungan illiacus dan psoas major 5luteus ma1imus, paling besar 5luteus medius, adductor yang kuat /ascia lata .lapisan dalam fascia, melingkupi pa"a 4riangle femoralis. dibentuk ole" basis. ligamen inguinalis, lateral. adductor longus, lateral medial. sartorius. :sinya dari lat+med. n. /emoralis, a. /emoralis, v. /emoralis, limfonodus Otot terbesar di tubu", Duadriceps femoris /ossa poplitea . ruang berbentuk diamond, pada aspek posterior lutut, yang pd sebela" lateral dibatasi tendon biceps femoris, dan sebela" medial ole" tendon semimembranous dan semitendinous Otot kompartemen anterior kaki. berperan terutama untuk dorsofle1i

2elah bagian medial dipisahkan dari otot!otot hypothenar oleh septum fascialis yang melekat pada os metacarpale :, berada di anterior dari mm.interossei dan mengandung tendo m.fle%or digitorum sublimis et profundus untuk jari 333 3: : bersama! sama dengan mm.lumbricales bersangkutan.

#e arah pro%imal celah!celah tersebut tadi meluas sampai pada tepi distalis ligamentum carpi trans)ersum dan ke arah distalis meluas sampai setinggi lipatan jari!jari (/ distal palmar crease).

OTOT TA/0A/1 OTOT MA/US Massa otot paling banyak pd daera" ibu jari Otot interrosei meng"asilkan gerakan.abduksi >dorsal?, dan adduksi >palmar? jari. 5erakan kuat dan luas, di"asilkan ole" otot ekstrinsik

&ompatemen lateral. plantar fle1i

berperan terutama untuk

ligamentum inguinale dan di bagian medial pada ramus ischiopubiscus pada tuber ischiadicum.

5astrocnemius. otot cruris paling superfisial %oleus. otot berbentuk seperti ikan datar, terletak di dalam gastrocnemius Otot tapak kaki, lebi" ke fungsi lokomotif dan pendukung !lantar aponeurosis. fascia dari calcaneus sampai ke os p"alnges, mensuport arcus longitudinal

1ascia profunda dari tractus ini melanjutkan diri pada septum intermusculare laterale, yang mengadakan perlekatan pada linea aspera femoris.

9i bagian inferior tractus tersebut melekat pada patella dan pada condylud lateralis tibiae. +ada sisi!sisi patella fascia lata menebal dan melanjutkan diri pada retinaculum patellae.

+ada retinaculum patellae terdapat sebagian dari insertio m.)astus lateralis dan m.)astus mesialis, selanjutnya retinaculum melekat pada kedua acondyli tibiae.

Otot dorsal .e1tensor digitorum brevis

/A%=:A !ADA (&%4 (M:4A% BAEA6. egio 5lutea. /ascia /ascia superficialis profunda, tebal, terutama m. 2anita, 5luteus karena ditimbuni lemak membungkus ma1imus, m. 5luteus medius, dan melekat pada crista illiaca. %ebela" lateral membentuk tractus illiotibialis

+ada fascia lata yang menutupi trigonum femorale terdapat suatu cekungan, disebut fossa o)alis* pada fossa o)alis ini terdapat suatu lubang yang disebut saphenous opening dengan tepi lateral yang tajam, dinamakan margo falciformis. 5ubang tersebut berdiameter 2 cm, pusatnya terletak 3 cm di sebelah caudolateral tuberculum pubicus, ditutupi oleh fascia cribriformis, ditenbusi oleh )ena saphena magna, arteria dan pembuluh lymphe.

4ractus iliotibialis di bagian cranial melekat pada os sacrum, di cranioposterior melekat pada os coccygeus, di abgian lateral melekat pada crista iliaca, di bagian anterior melekat pada (egio .e'oris anterior 4dd. fle1or pinggul, e1tensor lutut

Otot+

ototnya.

!ectineus,

iliopsoas,

sartorius,

Fuadriceps terdiri dari 9 otot. rectus femoris, vastus lateralis,vastus intermedius, dan vastus lateralis ectus femoris, berjalan lurus, menempel pada ligamen patella, satu+satunya Duadriceps yg melintasi sendi pinggul, rentan untuk cedera akibat gerakan tendangan Akicking muscleA &omponen Duadriceps paling besar. vastus lateralis

Duadriceps femoris entan mengalami atrofi akibat penyakit, namun dapat perbaikan setela" terapi Pectineus otot Duadrangular datar fle1or utama pa"a termasuk otot yg kuat, namun tersembunyi, juga adala" otot postural aktif memperta"ankan posisi lordosis lumbar berasal dari kata tailor. penja"it, karena dominant pada gerakan menyilang kaki panjang seperti pita, otot terpanjang di tubu" mele2ati dua sendi berperan pada fle1i di pinggul dan lutut merupakan otot sinergis melibatkan kerja otot lain otot femur, dengan 9 kepala, sala" satu otot terbesar dan kuat I io"soas.

(egio .e'oris 'edia &elompok otot adductor . adductor longus, brevis, adductor magnus, gracilis, dan obturator e1ternus Diinervasi o- #. Obturator, kecuali, bagian "armstring dari adductor, bag. 6armstring diinervasi ole" cabang tibial n.sciatica Adductor longus, besar, bentuk kipas, paling anterior Adductor brevis, pendek Adductor magnus. otoot adductor paling besar, paling posterior, punya bagian adductor dan bagian "armstring 5racilis. lurus, paling medial, paling superfisial, namun paling lema" dibanding otot adductor yang lain, satu+satunya yg juga bersendi dengan lutut selain dengan pinggul

Sartorius

3uadrice"s .e'oris.

!es anserinus. insersio tendon yang sama antara gracilis, semitendinous, dan semi membranous (egio g utea Ototnya ada yang terletak superfisial dan profunda %uperfisial. gluteus, ma1imus medius, minimus, dan tensor fascia latae !rofunda. piriformis, obturator intrenus, gemelli superior dan inferior, Duadratus femoris 5luteus ma1imus. plg superfisial, besar, luas, dan bnyk tersusun fibers, "ampir menutupi semu gluteus yg lain, e1tensor pinggul terkuat Bursa gluteal. memisa"kan gluteus ma1imus, dng struktur berdekatan. terusun atas . bursa troc"anter, bursa isc"ial, dan gluteofemoral 5luteus medius dan minimus, berperan dalam stabilisasi pa"a dan rotasi Obturator e1ternus . datar, kecil, dan bentuk kipas, letak superomedial

Adductor &iatus. Bukaan antara perlekatan aponeurosis distal dengan bagian adductor dari adductor magnus, dan bagian "armstring 4empat le2at arteri dan vena femoralis

Fe'ora s&eat& 4ero2ongan fascial sebela" dalam ligamen inguinalis Melingkupi pembulu" dara" femoralis, dan membentuk canalais femoralis pada bagian medial Adductor cana $ =ela" sempit di medial pa"a 4empat le2at. arteri femoralis, vena, n.sap"ena, n. Gastus medialis

4ensor fasciae lata. bentuk fusiform, dua lapis, berperan sebagai otot fle1or, bekerja sama dg otot lain !iriformis. bentuk bua" pir, berada di dinding

posterior, landmark regio glutea Obturator internus, gemelli superior dan inferior merupakan triceps co1ae tricipital. tree "eaded muscle pada

Fuadratus femoris. rectangular, otot pendek, rotator lateral pa"a yang kuat

Dorsifle1or sendi lutut, elevasi tapak kaki, dan depresi kaki 5erakan lema" dan pendek 4ibialis anterior, adala" dorsifle1or paling medial dan superfisial (1tensor digitorum longus, paling lateral dan anterior /ibularis tertius. tergabung dalam synovial s"eat" yang sama denag (D, (1tensor "allucis longus. otot ramping, berlekatan pada separu" medial fibula, dan membran interrosea

(egio Fe'oris "osterior. 4dd otot "amstring. semitendinous,

semimembranous, biceps femoris &esamaan ketiga otot tersebut. !erlekatan pro1imal pada tuberositas isc"ial di dalam gluteus ma1imus !erlekatan distal pada tulang femur Bekerja pada 0 sendi pinggul, dan lutut :nervasi cabang tibialis n.sciatica Asal kata dari 4ie "ams-pork t"ig" separu" membran pada

(egio cruris ko'"arte'en atera /ibularis longus dan brevis Otot evertor kaki (levasi ilateral kaki !lantarfle1i pada ankle /ibularis ,ongus$ lebi" panjang, dan superfisial /ibularis Brevis$ bentuk fusiform, dan lebi" pendek, tendonnya sering bergabung dengan fibularis tertius (egio cruris ko'"arte'en atera "osterior /ungsi ;tama !lantarfle1i !aling luas, terbagi menjadi superfisial dan profunda

%emitendinouseus. separu" tendon %emimembranosa. perlekatannya dengan tuberositas tibial di proksimal Biceps femoris punya dua kepala (egio Cruris ko'"arte'en anterior 4erdiri dari tibialis anterior, e1tensor digitorum

longus, e1tensor "allucis longus, dan fibularis tertius

Su"er.isia . gastrocnemius, soleus, plantaris

%oleus dan gastrocnemius memiliki tendon yang sama pada calcaneus 5astrocnemius. paling superfisial, punya dua kepala

,apis

keempat.

plantar

interrosei,

dan

dorsal

interrosei 9* otot, )9 pd aspek plantaris, 0 pd aspek dorsal, dan 9 intermediat Aponeurosis plantaris berada pada kompartemen sentral, memperta"ankan secara pasif bentukan arkus pada kaki Otot kaki mirip otot tangan, tapi lebi" bekerja sebagai kelompok Abduksi dan adduksi dilakukan ole" otot interrosei mulai digiti 0 tot!otot <%tremitas inferior terdoro dari otot!otot yang berada pada ( 1) 7egio;lutea 7egio1emoris 7egiocruralis

%oleus, berarti ikan datar, terletak sebela" dalam gastrocnemius Otot !endek, Dengan Belly kecil dengan tendon yang panjang Bisa dipinda"kan untuk tujuan grafting Pro.unda. popliteus, fle1or digitorum longus, fle1or "allucis longus, tibialis posterior 4endon /D, dan /6, menyilang ke ibu jari kaki !opliteus, mensuport otot "amstring pada bagian medial /6,$ fle1or utama pada ibu jari kaki /D,, lebi" kecil dari /6,, menggerakkan 9 digiti 4!, invertor kaki, letak paling posterior

7egio+edis

Otot (egio kaki1 "edis Otot " antar$ 4 a"is ,apis pertama.abductor "ollicis, fle1or digitorum brevis, abductor digiti minimi ,apis kedua.Duadratus plantae, lumbricals ,apis ketiga.fle1or "allucis brevis, adductor "allucis, fle1or digiti minimi brevis

0.gluteus ma%imus 4erletak paling superficial, bentuk rhomboid, sangat besar dan tebal. 8erasal dari spina iliaca posterior superior, ujung os coccygeus, ligamentum sacrotuberosum, os ilium di sebelah dorsal dari linea glutea posterior dan pada fascia lumbodorsalis.

8erjalan ke caudo!lateral, serabut!serabut otot bagian superior mengadakan insertio pada tractus iliotibialis, dan serabut!serabut otot bagian inferior (1/3 bagian) mengadakan insertio pada tuberositas glutea femoris, yaitu di antara linea aspera dan trochanter major

superior dan mengadakan insertio pada tractus iliotibialis. tot ini membentuk penonjolan di sebelah caudo!lateral crista iliaca. 1.> 0.piriformis

0elekat pada facies anterior pertangahan os sacrum, meninggalkan pel)is melalui foramen ischiadicum majus, mangadakan insertio pada tepi cranialis trochanter major. 9i dalam pel)is otot ini berada di sebelah posterior dari ple%us sacralis. 1oramen ischiadicum majus dibentuk oleh incisura ischiadicum major denagan ligamentum sacrospinosum. 1.? 0.obturatur internus

. 4epi posterior m.gluteus ma%imus menutupi tuber ischiadicum dan pangkal otot hamstring pada posisi e%tensi articulatio co%ae* pada posisi duduk maka tepi caudalis otot ini bergeser ke lateral sehingga tuber ischiadicum tidak terlindung sama sekali di tempat ini terdapat suatu bursa mucoa.

0.gluteus medius

9i bagian cranialis melekat pada os ilium di antara linea glutea anterior dan linea posterior. 9i bagian caudalis melekat (insertio) pada facies lateralis trochanter major. 8agian posterior otot ini ditutupi oleh m.gluteus ma%imus dan bagian anterior ditutupi oleh m.tensor fasciae latae.

8erbentuk segitiga, terletak pada dinding lateral pel)is, megadakam perlekatan (origo) pada tepi foramen obturatorium dan facies profundus membrana obturatoris. 0eninggalkan pel)is dengan mele"ati foramen ischiadicum minus, lalu menyilang di sebelah dorsal articulatio co%ae (foramen ischiadicum minus dibentuk oleh incisure ischiadicum minor, ligamentum sacrospinosus dan ligamentum sactuberosum). 0embentuk insertio pada bagian anterior ujung cranialis trochanter major. 1.B 0m.gemelli

0.gluteus minimus 0embentuk origo pada os ilium di antara linea glutea anterior dan linea glutea inferior. 9i sebelah caudal melekat (insertio) pada facies anterior trochanter major. &eluruh otot berada di sebelah profunda m.gluteus medius. 2apsula articularis co%ae ditutupi oleh m.gluteus minimus. 1.0.tensor faciae latae

4erdiri atas 0.gemellus superior, yang berorigo pada spina ischiadica, dan 0.gemellus inferior, yang berorigo pada tuber ischiadicum. #edua!duanya membentuk insertio pada trochanter major, bersama!sama dengan dengan insertio m.obturator internus. 0.gemellus superior dan m.gemellus inferior mengapit m.obturator internus.

0elekat pada crista iliaca di sebelah posterior dari spina iliaca anterior

m.adductor longus, yaitu setinggi batas sepertiga bagian pro%imal dan bagian medial regio femoris. 1.C 0..uadratus femoris ,tapnya dibentuk oleh fascia lata dan fascia cribriformis. 5antainya dibentuk dari caudal ke cranial oleh m.adductor longus, m.pectineus dan m. iliopsoas. 9i dalam trigonum femorale terdapat femoral sheath yang membeungkus )asa femoralis dan canalis femoralis, ner)us femoralis ( berada di lateral dan di luar femoral sheath ) dan lymphonodus inguinalis profundus. 2analis femoralis berisi jaringan ikat longgar dan beberapa buah lymphonodus. ,d.2. tot!otot regio 1emoris 1. 0.sartorius 0erupakan otot yang terpanjang pada tubuh manusia. 0engadakan origo 7egio femoris bagian ,nterior dibagi oleh m.sartorius menjadi dua bagian, yaitu (1) bagian cranial!medial yang berbentuk segitiga, disebut trigonum femorale, berisikan otot!otot yang mempunyai peranan pada articulatio co%ae dan (2) bagian caudo!lateral yang mengandung m..uadriceps femoris dengan peranan utama pada articulatio genu. +ada daerah sepertiga bagian medial terdapat canalis adductorius Aunteri (/ canalis subsartorius), ditutupi oleh m.sartorius. 4rigonum femorale adalah suatu cekungan berbentuk segitiga, dibatasi di sebelah pro%imal ( basis ) oleh ligamnetum inguinale, di sebelah lateral dibatasi oleh margo medialis m.sartorius dan batas medial dibentuk oleh tepi medial m.adductor longus. ,pe% dari trigonum ini berada pada tempat pertemuan m.sartorius dan pada spina iliaca anterior superior bersama!sama dengan tempat perlekatan ligamentum inguinale, berjalan obli.ue dari cranio!)entral menuju caudo! lateral, mengadakan insertio pada facies medialis bagian caudal tuberositas tibiae. 4erletak superficial, membentuk batas lateral trigonum femorale dan turut membentuk canalis adductoris. 0enyilang condylus medialis tibiae, ligamentum collaterale tibiale, tendo m. gracilis dan tendo m.semitendinosus. 0.sartorius, m.gracilis dan m.semitendinosus mengadakan insertio pada tempat yang sama, mempunyai fungsi yang sama, tetapi mendapatkan inner)asi yang berbeda, dan letak dari serabut!serabur otot tersebut pada daerah yang berbeda. 0.sartorius berada pada bagian anterior dan tendonya berada di sebelah superficial dari tendo m.graci*is* m.gracilis berada pada daerah medial dan 8erbentuk segiempat dan datar, berasal dari tepi lateral tuber ischiadicum, berjalan ke lateral menuju ke femur untuk mengadakan insertio pada crista intertrochanterica. tot ini berada di sebelah posterior dari tendo m.obturator e%ternus dan ditutupi oleh m.gluteus ma%imus.

a) tot!otot di bagian ,nterior dan 0edial

tendonya terletak di superficialis tendo m.semitendinosus* dan m.semitendinosus berada pada bagian dorsalis regio femoris. 2. 0. psoas major

tot ini membentuk lantai trigoneum femorale di bagian medial ?. 0.obturator e%ternus 4erletak di sebelah profunda dari m.pectineus, melekat pada tepi foramen obturatorium dan pada membrana obturatoris, berjalan di sebelah caudal articulatio co%ae, lalu memutar pada bagian dorsal collum femoris dan mengadakan insertio pada fossa trochanterica. B. 0.gracillis

4urut membentuk dinding dorsal ca)us abdominis, mengadakan origo pada sisi corpus )ertebrae lumbales dan pada facies anterior dari processus trans)ersus )ertebrae lumbales. 8erjalan turun ke arah )entral menyikang collum femoris di sebelah medial dan mengadakan insertio pada trochanter minor. 3. 0.iliacus 8erasal dari fossa iliaca, berjalan paralel dan berada di sebelah lateral dari m.psoas major, turun di sebelah antero!medial collum femoris, mengadakan insertio pada trochanter minor. 0.iliacus dan m.psoas major sering dinamalan m.illiopsoas.

tot yang panjang, terletak superficial di bagian medialis regio femoris. 0engadakan origo pada ramus inferior ossis pubis dan ramus inferior ossis ischii, berjalan turun )ertikal menyilang facies medialis articulus genus, mengadakan insertio bersama!sama dengan m.sartorius. C. 0.adductor longus

-. 0.psoas minor tot yang kecil, sering absen, berada pada permukaan anterior m.psoas major, berjalam turun dari corpus )ertebrae thoracalis 633 dan )ertebra lumbalis 3, dengan perantaraan tendo yang panjang mengadakan insertio pada linea arcuata dan eminentia iliopectines. >. 0.pectineus 8erasal dari ramus superior ossis pubis dan pecten ossis pubis, berjalan ke caudo!dorsal di sebelah medialis articulatio co%ae, mengadakan inserio pada linea pectinea femoris. 2.

5etak superficial, berasal darai ramus superior pubis, berjalan turun ke lateral dan megadakan insertio pada labium mediale linea aspera. D. 0.adductor bre)is 8erada di sebelah dorsal m.adductor longus dan m.pectineus, berbentuk segitiga dan tebal, mengadakan origo pada ramus inferior ossis pubis. 8erjalan ke lateral, hampir horiEontal, mengadakan insersi pada labium mediale linea aspera femoris. 0.adductor magnus

5ebih besar daripada kedua mm.adductores lainnya, terletak di sebelah dorsal m.adductor bre)is et longus. 0engadakan origo pada ramus inferior ossis pubis, ramus inferior ossis ischii dan tuber ischiadicum. &erabut otot di bagian cranial arahnya hampir horiEontal dan serabut!serabut otot lainnya hampir )ertikal. 0embentuk insertio pada labium mediale linea aspera femoris dan pada epicondylus medialis femoris. 9i antara kedua tempat insersi ini terbentuk hiatus tendineus (/ hiatus adductorius). tot ini ditutupi di sebelah posterior oleh otot hamstring dan tepi caudalis m.gluteus ma%imus.

labium lateral lineae asperea femoris (c) 0.)astus 0edialis 0engadakan perlekatan pada labium mediale lineae asperea femoris (d) 0.)astus 3ntermedius 0embentuk origo pada facies )entro!lateral corpus femoria. #etiga otot yang disebut terakhir tapi mengadakan perlekatan pada facies profundus m.rectus femoris, tepi crenialis os patella dan pada sisi patella, bersama!sama dengan tendo m.rectus femoris mengadakan insertio pada tuberositas tibiae dengan dengan perantara ligamentum patellae. 0.)estus medialis dan m.)astus lateralis membentuk retinaculum yang mengadakan perlekatan pada condylus medialis dan condylus lateralis

11.

0..uadriceps femoris

tibiea. b) tot!otot di bagian +osterior tot!otot di bagian posterior regio femoris disebut musculus hamstring dengan ciri!ciri ( 1) berorigo pada tuber ischiadicum, 2) berinsersi pada tibia dan fibula dan 3) dipersafari oleh ner)us tibealis. tot!otot hamstring hanya membungkus femur dan tidak melekat kepadanya. 8erperan pada e%tensi articulation co%ae dan fleksi articulus genus, keduagerakan tersebut tidak dapat dilakukan sepenuhnya secara bersamaan. @ang termasuk otot!otot hamstring adalah ( (1) m.biceps femoris caput logum, (2) m.semitendinosus,(3) m.semimembranosus dan (-) m.adductor magnus. 0.adductor magnus memenuhi kriteria tersebut diatas mengingat

4erdiri atas empat buah otot, yaitu (a) m.rectus femoris, (b) m.)astus lateralis. (c) m.)astus medialis dan (d) m.)astus intermedius. (a) 0.rectus femoris

4erletak di bagian superficial pada facies )entralis regio femoris, berada di antara m.)astus lateralis. 0embentuk origo pada spina iliaca anterior inferior (caput rectum) dan pada os ilium di cranalis acetebulum (caput obli.uum). 0engadakan insertio pada tuberositas tibiae dengan perantaraan ligamentum patallae. 9i dalam ligamentum patellae terdapat os patella (os sesamoideum). (b) 0.)astus lateralis 0engadakan pendekatan pada facies )entro!lateral trochanter major dan

bah"a insertionya berada pada tibia dengan perantara ligamentum collaterale tibiale. 0.biceps femoris caput bre)e berorigo pada labium laterale lineae asperae femoris dan di persarafi oleh ner)us peronaeus sehingga tidak termasuk dalam kelompok otot!otot hamstring. 1. 0.biceps femoris

+erlekatan ketiga buah otot tersebut tadi membentuk pes anserinus. 3. 0.semimembranosus

0engadakan perlekatan pada pars lateralis tuber ischiadicum, berjalan turun pada sisi medial regio posterior femoris. 0ula!mula ditutupi oleh caput longum m.biceps femoris dan makin ke caudalis ditutupi oleh m.semitendinosus. 0embentuk insertio pada facies posterior condylus medialis tibiae. -. 0.popliteus

0empunyai dua buah caput, yaitu caput longum dan caput bre)e. 2aput longum berorigo pada pars medialis tuber ischiadicum bersama!sama dengan m.semitendinisus. 2aput bre)e mengadakan origo pada laboum lateral lineae asperae femoris, di sebelah distal dari insersi m.glueus, di sebelah medial dari origo m.)astus lateralis. &erabut otot dari capur bre)e bergabung dengan serabut otot dari caput longum ( pada permukaan profundanya ) dan bersama!sama membentuk suatu tendo yang membetasi dinding latero!cranial fossa poplitea, mengadakan insertio pada capitulum fibulae. 2aput longum menutupi ner)us ischiadicus dan melindunginya terhadap tepi caudalis m.gluteus ma%imus.

8erbentuk segitiga, melekat di sebelah cranial facies lateralis condylus lateralis femoris, dan di sebelah caudalis melekat pada facies posterior tibia di sebelah superior linea poplitea. 4endo otot ini di bagian cranial berjalam menembusi capsula articularis genu, menyilang di bagian posterior menicus lateralis dan melekat pada meniscus ini, lalu keluar dari capsula articularis di sebelah cranialis dari articulatio tibiofibularis.

1 &&, + +534<, 2. 0.semitendinosus 8erbentuk belah ketupat, berada pada bagian posterior articulatio genu. 8atas di sebelah cranio!lateral dibentuk oleh m.biceps femoris, batas cranio! medial dibentuk oleh m.semimembranosus dan m.semitendinosus, batas caudo!medial dibentuk oleh caput medial m.gastrocnemius dan batas caudo! lateral ditentukan oleh caput laterale m.gastrocnemius. 5antai fosssa dibentuk oleh planum popliteum femoris, facies posterior 0embentuk origo bersama!sana dengan caput longum m.biceps fe,oris pada pars medialis tuber ischiadicum, berjalan turun di sebelah medial dan berada di sebelah superficial m.membranosus, berakhir dengan suatu tendo yang panjang dan mengadakan insertio pada facies medialis ujung pro%imal tibia di sebelah dorsal perlekatan m.sartorius dan m.gracilis.

capsula articularis genu dan facies posterior m.popliteus. 9i dalam fossa poplitea terdapat jaringan lemak, )asa poplitea, ner)us tibialis dan ner)us peroneus communis.

(a)

tot!otot kelompok +osterior terdiri dari ;ugusan &uperficialis dan

;ugusan +rofundus.

;';'&,= &'+<71323,53& ,d.3. tot!otot regio 2ruralis 1ascia lata berlanjut menjadi fascia cruris, di sekitar lutut melekat pada jaringan subcutaneus tibia dan capitilum fibulae. 1ascia cruris melekat erat pada periosteum dan jaringan subcutaneus pada permukaan medialis tibia dan pada malleolus medialis dan malleolus lateralis. 9i bagian pro%imal fascia ini membungkus otot!otot. #e bagian posterior melanjutkan diri mrnjadi fascia poplitea. +ada sisi lateral membentuk septum intermusculaare anterius yang menuju ke tepi anterior fibula dan septum intermusculare posterior yang menuju ke margo posterior fibula ( di antara kedua septa tersebut terdapat mm.peronei ), di sebelah posterior dari septum intermusculare posterior terdapat otot!otot cruralis posterior, di sebelah anterior dan medial dari septum intermusculare anterius terdapat otot!otot cruralis anterior. +ada bagian posterior crus terdapat septum tran)ersum profundus yang memisahkan otot!otot superficialis daripada otot!otot profunda. tot!otot cruralis dibagi menjadi tiga kelompok, sebagi berikut ( (a) (b) (c) +osterior ,nteror 5ateral 3. 0.soleus 2. 0.plantaris 8erorigo planum popliteum di cranialis origo caput laterale m.gastrocnemius, mempunyai tendo yang panjang, berjalan turun di antara m.gastrocnemius dan m.soleus, berada di sebelah medial tendo ,chillis dan bergabung dengan tendo ini. tot ini seringkali absen dan kalau ada banyak )ariasinya. 1. 0.gastrocnemius 0empunyai dua buah caput yang datar, yaitu caput lateralis dan caput mediale. 2aput laterale berorigo pada epicondylus lateralis femoris di sebelah cranialis dari origo m.popliteus* di dalam tendo ini sering ditemukan os sesamoideum. 2aput mediale berorigo pada planum popliteum di cranialis condylus medialis femoris, ditutupi oleh m.semimembranosus. #edua )enter dari otot ini pada pertengahan crus berakhir pada suatu aponeurosis, yang selanjutnya bergabung dengan aponeurosis dari m.soleus dan tendo m.plantaris membentuk tendo calcaneus (/ 4endo ,chillis ), megadakan insertio pada facies posterior calcaneus. 9i antara tendo calcaneus dengan os calcaneus terdapat suatu bursa mucosa.

0elekat pada capitulum fibulae, 1/3 bagian pro%imal fibulae, linea soleus (/ linea obli.ue tibiae / linea poplitea tibiae ) dan tepi medial tibia di caudalis linea obli.ue. tot ini tidak menyilang articulus genus. rigonya berbentuk huruf $'F ( tapal kuda ) dan dilalui di sebelah )entralnya oleh )asa tibialis posterior dan ner)us tibialis. 0.soleus berada di sebelah )entral m.gastrocnemius, tepi medial dan tepi lateralnya terletak superficial. 4endo m.soleus bergabung dengan aponeurosis m.gastrocnemius membentuk tendo calcaneus, mengadakan insertio pada facies posterior os calcaneus.

talus, di sebelah )entral tendo calcaneus, masuk ke daerah pedis dan berada pada facies profundus retinaculum fle%orum, lalu berjalan ke )entral di sebelah caudalis sustentaculum tali. 4endo otot ini berada di sebelah profundus tendo m.fle%or digitorum longus dan di sebelah superficialis dari m.fle%or hallucis bre)is, megadakan insertio pada basis phalan% dastalis jari 3. 3. 0.tibialis posterior 8erasal dari bagian lateral facies posterior tibia di sebelah caudalis dari linea soleus, membrana interossea cruris dan facies medialis fibulae. 0embentu tendo yang panjang, berada di sebelah dorsal malleolus medialis, lalu membelok di caudalis malleolus medialis menuju ke )entral, menyilang facies medialis ligamentum deltoideus dan ligamentum calcaneona)iculare, mengadakan insertio pada tuberositas ossis na)icularis dan pada facies plantaris os coboideum, os cuneiforme 3 33 333 dan os metatarsale 33 333 3:. (b) 1. tot!otot kelompok ,nterior 0.tibialis anterior 0empunyai origo pada facies lateralis condylus lateralis tibiae, facies lateralis 2/3 bagian pro%imal tibia, pada membrana interossea cruris dan fascia profunda cruris. +ada 1/3 bagian distal crus serabut!serabut otot berganti dengan tendo, yang berjalan pada bagian )entral ujung distal tibia, mengadakan insertio pada sisi medial os cuneiforme 3 dan pada basis ossis metatarsalis 3. 9i bagian distal crus tendo m.tibialis anterior terletak paling medial.

;';'&,= +7 1'=9'& 1. 0.fle%or digitorum longus 0elekat pada facies posterior tibia di sebelah caudal dari origo m.soleus dan di sebelah medial dari perlekatan m.tibialis posterior. 4endo otot ini berjalan di sebelah posterior tendo mGtibialis posterior, lalu membelok di sebelah dorsal malleolus medialis dan melanjutkan diri ke )entral di sebelah profunda retinaculum fle%orum, berada di caudalis dari tendo m.tibialis posterior, berada pada sisi medial sustentaculum tali. 0emasuki daerah planta pedis tendo m.fle%or digitorum longus berjalan di sebelah profunda m.abductor hallucis, selanjutnya terbagi menjadi empat buah tendo dan mengadakan insertio pada phalan% distalis jari 33 333 3: :. 2. 0.fle%or hallucis longus 0engadakan perlekatan pada facies posterior fibula di sebelah distal dari perlekatan m.soleus. tendonya berjalan pada facies posterior

tengah fibula, yaitu pada crista anterior fibulae di sebelah medial dari origo 2. 0.e%tensor digitorum longus 8erbentuk unipennetus, terletak pada facies anterior cruris bersam! sama dengan m.tibialis anterior. +ada sepertiga bagian cranial crus kedua otot tersebut berada berdampingan satu sama lain, m.e%tensor digitorum longus terletak di sebelah lateral dari m.tibialis anterior. rigo berada pada capitulum fibulae dan crista anterior fibulae ( 3/- bagian pro%imal fibulae ), condylus lateralis tibiae, septum intermusculare anterius, membrana interossea cruris dan pada fascia cruris. 8erjalan turun, di ujung distal crus tendo otot ini terletak di sebelah lateral dari tendo m.e%tensor hallucis longus, selanjutnya membentuk empat buah ujung tendo terbagi menjadi tiga bagian, bagian yang medial berinsertio pada basisi phalan% medialis jari 33 333 3: : dan dua bagian lainnya melekat pada phalan% distalis jari 33 333 3: :. 3. 0.peronaesus tertius &uatu otot yang kecil, sangat ber)eriasi dalam ukuran dan sering absen. 0erupakan bagian dari m.e%tensor digitorum longus, mengadakan origo pada crista anterior fibulae di sebelah distal dari origo m.e%tensor digitorum longus dan terletak di sebelah lateral dari otot tersenut. 4endo otot ini menyilang sisi lateral bagian anterior pergelangan kaki dan berjalan ke arah )entrolateral, mengadakan insertio pada facies dorsalis basis metatarsalis :. -. 0.e%tensor hallucis longus +ada seperdua bagian pro%imal crus otot ini ditutupi oleh m.tibialis anterior dan m.e%tensor digitorum longus. 0embentuk origo pada bagian 2. 0.peronaesus bre)is (c) 1. tot!otot kelompok 5ateral 0.peronaesus longus 8erbentuk bipennatus, terletak paling superficial pada bagian lateral crus, mengadakan origo pada aspectus lateralis dari 2/3 bagian cranial fibula, capitulum fibulae dan pada condylus lateralis tibiae. 0empunyai tendo yang panjang, terletak di sebelah superficial tendo m.peronaesus bre)is ketika berada di sebelah dorsal malleolus lateralis, lalu menyilang sisi lateral os calcaneus ( di caudalis processus trochleris calcanei ) dan os cuboideum, masuk ke daerah planta pedis. 8erada di sebelah anterior tuberositas ossis cuboidei ( pada sulcus tendinis m.peronaei longi ) dan mengadakan insertio pada sisi lateral os cuneiforme 3 dan basis ossis metatarsalis 3 berdekatan dengan insersi tendo m.tibialis anterior. +ada planta pedis tendo m.peronaeus longus ditutupi ( berada di sebelah profundus) oleh ligamentum plantare longum, m.adductor hallucis, tendo m.fle%or hallucis longus dan tendo m.fle%or hallucis bre)is. +ada tempat di mana tendo otot ini menyilang os cuboideum terdapat os sesamoideum. m.e%tensor digitorum longus, dan pada membrana interossea cruris. 9i bagian distal crus serabut!serabut otot dan tendo m.e%tensor hallucis longus berjalan di antara m.tibialis anterior dan tendo m.e%tensor digitorum longus. &elanjutnya berjalan ke )entral pada dorsum pedis dan membentuk insertio pada basis phalan% distalis jari 3 (ibu jari kaki / hallu%)

4erletak di sebelah profunda m.peronaeus longus dan agak ke anterior. 8erasal dari facies lateralis 2/3 bagian distal fibula, serabut!serabut otot dilanjutkan oleh tendo yang panjang, yang berjalan turun dan berada di sebelah dorsal malleolus lateralis, lalu menuju ke anterior berada di sepanjang sisi lateral os calcaneus, yaitu di sebelah cranialis processus trochlearis calcanei, dan setelah menyilang os cuboideum tendo otot ini mengadakan insertio pada sisi lateral basis ossis metatarsalis :. 7<43=,2'5'0 dan &@= :3,5 &A<,4A 1ascia profunda cruris di daerah pergelangan kaki menebal membentuk retinaculum yantg mempertahankan posisi tendo!tendo pada tempatnya ketika berjalan menyilang ankle joint. 7<43=,2'5'0 <64<=& 7'0 4erdiri atas retinaculum e%tensorum superior (/ ligamentum trans)ersum cruris) dan retinaculum e%tensor inferior (/ligamentum cruriatum melekat pada pars distalis tibia dan fibula. 5igamentum cruciatum terletak pada dorsum pedis, berbentuk huruf $@F dan tampaknya lebih tegas daripada retiniculum e%tensorum superior. +angkal dari ligamentum cruriatum cruris melekat pada sisi lateral facies superior calcaneus, ujungnya membuka ke arah medial, bagian superior melekat pada malleolus medialis dan ujung caudalnya berjalan mengelilingi sisi medial pedis, mengadakan perlekatan pada fascia yang 7<43=,2'5'0 5,23=3,4'0) 8erbentuk pita yang lebar, meluas dari malleolus medialis menuju ke sisi medial os calcaneus. 7etinaculum tersebut menututpi tendo m.tibialis posterior, m.fle%or digitorum longus dan m.fle%or hallucis longus, dan juga )asa tibialis posterior serta ner)us tibialis. 2elah!celah tulang bersama!sama dengan retinaculum tersebut membentuk canalis yang dilalui oleh tendo!tendo tersebut tadi. &etiap tendo dibungkus oleh syno)ial sheath yang terpisah satu sama lain, yaitu )agina tendinis m.tibialis posterior, )agina tendinis m.fle%or digitorum longi dan )agina tendinis m.fle%or hallucis longi. 15<6 7<0 (/ 53;,0<=4'0 membungkus m.abductor hallucis pada planta pedis. +ars superior ligamentum cruriatum cruris (upper limb) menutupi tendo!tendo m.e%tensor digitorum longus dan m.peronaes tertius, )asa tibialis anterior dan ner)us peronaeus profundus. #e arah medialis membungkus tendo m.e%tensor hallucis longus dan darah tendo pada m.tibialis dorsum anterior. pedis. +ars caudalis ligamentum cruciatum cruris menyilang semua tendo dan pembuluh!pembuluh &yno)ial sheath yang membungkus tendo m.tibialis anaterior (/ )agina tendinis m.tibialis anterior) meluas mulai dari sebelah cranialis ligamentum tran)sersum cruris sampai di antara kedua bagian ligamentum cruciatum cruris. &yno)ial sheath yang membungkus tendo m.e%tensor hallucis longus disebut )agina tendinis m.e%tensoris hallucis longi* yang membungkus cruris). 5igamentum trans)ersum cruris menyilang tendo!tendo e%tensor dan

tendo m.e%tensor digitorum longus disebut )agina tendinum m.e%tensor digitorum longi, mulai pada daerah di antara logamentum cruris dan ligamentum cruciatum cruris sampai di bagian distal ligamentum cruciatum cruris, dan syno)ial sheath yang membungkus m.e%tensor hallucis longus meluas sampai sejauh phalan% distalis jari 3. 7etinaculum mm.peronaeorum terdiri atas dua bagian, yaitu retinaculun mm.peronaeorum superius yang mengadakn perlekatan pada tepi posterior malleolus lateralis dan pada facies lateralis calcaneus* retinaculum ini memfiksir tendo m.peronaeus bre)is et longus pada posisinya di bagian dorsal malleolus lateralis. @ang kedua adalah retinaculum mm.peronaeorum inferius yang memfiksir tendo!tendo m.peroneus bre)is et longus tetap pada tempatnya facies lateralis calcaneus* retinaculum ini melekat di bagian caudal pada os calcaneus, berjalan ke arah cranio!)entral dan melanjutkan diri pada ligamentum cruciatum cruris. &yno)ial sheath yang membungkus tendo m.peronaeus bre)is et longus membentuk )agina tendinum mm.peronaeorum communis, yang terletak mulai kira!kira 2 cm di sebelah cranial retinaculun mm.peronaeorum superius sampai setinggi os cuboideum. ad.-. tot!otot pada +edis disebut juga otot intrinsic pedis. Aampir semua tot!otot otot intrinsic pada pedis berada pada planta pedis, hanya satu otot yang terletak pada dorsum pedis, yaitu m.e%tensor digitorum bre)is. intrinsic bersama!sama dengan tendo otot!otot e%trinsic yang berada pada planta pedis memegang peranan penting dalam mempertahankan arcus pedis dan mengontro* gerakan jari 3. (a) tot di bagian dorsal ( dorsum pedis )

0.e%tensor digitorum bre)is :enter otot ini terletak pada sisi lateral dorsum pedis, mengadakan origo pada facies superior os calcaneus pada facies profundus ligamentum crucaitum cruris. 0embentuk empat buah tendo yang menuju ke jari 3 33 333 3:. 4endo yang menuju ke jari 3 melekat pada phalan% pro%imalis, disebut m.e%tensor hallucis bre)is. #etiga tendo lainnya mengadakan insertio pada tendo m.e%tensor digitorum longus. (b) 1. tot!otot bagian plantar 0.abductor hallucis 4erletak di bagian superficial, berorigo pada ligamentum laciniatum dan berinsersi pada sisi medial basis phalan% pro%imal jari 3. +ada tendo otot ini terdapat os sesamoideum. 2. 0.fle%or hallucis bre)is 8erasal dari os cuboideum, di sebelah dorsal sulcus tendinis m.peronei longi, lalu terbagi menjadi dua bagian dan masing!masing melekat pada sisi medial dan lateral basis phalan% pro%imalis jari 3. +ada setiap tendo terdapat os sesamoideum setinggi articulatio metatarsophalangealis. 3. 0.adductor hallucis 8erada di sebelah lateral m.fle%or hallucis bre)is. 0empunyai (a) caput obli.uum dan (b) caput trans)ersum. +ada sisi lateral (

2aput obli.uum berorigo pada tendo m.peronaeus longus ketika berada di dalam sulcus tendinis m.peronaei longi dan Hada facies plantaris basis metatarsalis 33 333 3:. 2aput trans)ersum berasal dari ligamentum capsulare articularis metatarsophalangea jari 33 333 3: :.

menuju ke jari 33 333 3: :. ujung setiap tendo bercabang dua, dilalui oleh tendo m.fle%or digitorum longus. 0empunyai insertio pada phalan% medialis 2. jari 33 333 3: :.

0..uadratus plantae ,da yang menyebutnya m.fle%or digitorum accessorius. 0elekat

#edua caput tersebut bersatu dan membentuk insertio pada sisi lateral phalan% pro%imalis jari 3. +ada sisi lateral ( 1. 0.abductor digiti .uiti ( :, minimi) 8erada di sebelah lateral m.fle%or digitorum bre)is, mengadakan origo pada tuber calcanei, berjalan ke )entral, megadakan insertio pada basis phalan% pro%imalis jari : I banyak kali berinsertio pada basis ossis metatarsalis 2. 0.fle%or digiti minimi bre)is 8erasal dari facies plantaris pars medialis basis ossis metatarsalis : dan dari tendo m.peronaeu longus, dan mengadakan insertio pada sisi laterala basis phalan% pro%imalis jari :. 3. 0.opponens digiti .uinti 8erorigo pada ligamentum plantare longum, insertio pada ujung distal os metetarsale : tot!otot pada bagain tengah pedis ( 1. 0.fle%or digitorum bre)is 8erorigo pada processus medialis tuber calcanei dan pada aponeurosis plantaris. 0embentuk empat buah tendo dan masing!masing :. 3. insertio

pada calcaneus dengan dua buah caput, masing!masing berada pada sisi ligamentum plantare longum. 2aput mediale melekat pada facies medialis calcaneus dan caput laterale melekat pada processus lateralis tuber calcanei. 0engadakan pada tendo m.fle%or digitorum longus.

0m.lumbricales 8erasal dari (origo) tendo m.fle%or digitorum longus. 0empunyai

empat buah tendo, berjalan ke dorsal pada sisi medial jari 33 333 3: :, mengadakan insertio pada tendo m.e%tensor digitorum longus. 0.lumbricalis yang menuju ke jari 33 berasal dari tenso m.fle%or digitorum longus jari 33 ( dari sisi medialnya ), sedangkan m.lumbricalis lainnya berasal dari kedua tendo m.fle%or digitorum longus yang mengapitnya. -. 0m.interossei 4erdiri atas 3 buah mm.interossei plantares, yang masing!masing terletak di antara ossa metatarsalia 33 333, 333 3: dan 3: :, dan - buah mm.interossei dorsales yang masing!masing berada di antara ossa metatarsalis 3 33, 33 333, 333 3: dan 3: :.

&etiap m.interosseus plantaris di bagian pro%imal melekat pada sisi medial ossis metatarsalis dan di bagian distal melekat pada sisi medial basis phalan% pro%imalis jari!jari bersangkutan dan pada tendo m.e%tensor digitorum longus. 0.interosseus dorsalis di bagian pro%imal melekat pada caput ossis metatarsalis yang berdekatan, di bagian distal melekat pada sisi basis phalan% pro%imalis dan pada tendo m.e%tensor digitorum longus yang menuju ke jari 33, 333 dan 3:. 0.interosseus dorsalis jari 3 dan 33 mengadakan perlekatan pada sisi medial dan lateral phalan% pro%imalis jari 33. 0.interosseus dorsalis 333 dan 3: melekat pada sisi lateral jari 333 dan 3:.

kuat dan dua buah pars )eri)eri yang tipis. 8erada pada facies superficialis otot!otot di sebelah nedial dan lateral planta pedis. 9i sebelah dorsal melekat pada tuber calcanei, ke arah anterior pars sentralis terbagi menjadi dua bagian yang menuju ke jari 3.

tot!otot planta pedis dapat diklasifikasikan menjadi empat lapisan ( 1. 2. 3. -. dan 5apisan superficial dibentuk oleh m.abductor hallucis, m.fle%or bre)is longus, dan tendo dan mm.lumbricales m.fle%or abductor dan digiti m.peronaeus digiti m..uadratus minimi minimi. plantae. bre)is. longus. 5apisan kedua dibentuk oleh tendo m.fle%or digitorum longus, m.fle%or 5apisan ketiga dibentuk oleh m.fle%or hallucis bre)is, m.adductor 5apisan keempat terdiri dari mm.interossei, tendo m.fibialis posterior digitorum hallucis hallucis

,+ =<'7 &3& +5,=4,73& 0erupakan lembaran fascia yang kuat, menutupi otot!otot pada planta pedis. 4erbagi menjadi 3 bagian, yaitu sebuah pars sentralis yang