Anda di halaman 1dari 3

Ceriops decandra

Gambar 1. Ceriops decandra Klasifikasi Kingdom : Plantae

Sub kingdom : Tracheobionta Divisi Super divisi Class Sub class Ordo Famili Genus Spesies : Magnoliophyta : Spermatophyta : Magnoliopsida : Rosidae : Myrtales : Rhizoporaceae : Ceriops : Ceriops decandra

Memiliki nama Indonesia bido-bido, palun, parun, tingi, tangar, dan tengal. Mangrove ini tumbuh tersebar di sepanjang hutan mangrove, tetapi lebih umum pada bagian daratan dari perairan pasang surut dan berbatasan dengan tambak pantai. Hidup pada substrat pasir atau lumpur.

Gambar 1. Habitus Ceriops decandra Habitus berupa semak atau pohon kecil dengan tinggi maksimum 15 meter. Kulit kayu berwarna coklat, permukaan batang halus, rapuh dan menggelembung pada bagian pangkal.

Gambar 2. Daun Ceriops decandra Daun berwarna hijau mengkilap. Memiliki bentuk elips memanjang dengan ujung membulat. Letak daun saling berlawanan. Daun berukuran 1 sampai 4,5 centimeter.

Gambar 3. Bunga Ceriops decandra Bunga berkelompok 2 sampai 4 tiap kelompoknya dan menempel dengan gagang yang pendek, tebal dan bertakik. Bunga terletak di ketiak daun. Bunga memiliki daun mahkota berjumlah 5 dan berwarna putih dan coklat jika sudah tua. Kelopak bunga berjumlah 5 dengan warna hijau dan berbintil dan memiliki lentisel. Panjang bunga 2,5 sampai 4 milimeter. Terkadang ditemukan rambut halus pada tepi bunga.

Gambar 4. Buah Ceriops decandra Buah berbentuk silinder dengan ujung menggelembung tajan dan berbintil. Buah berwarna hijau hingga coklat. Leher kotiledon menjadi warna merah tua jika buah sudah matang. Panjang hipokotil 15 centimeter dengan diameter 8 sampai 12 milimeter. Manfaat mangrove Ceriops decandra : 1. Digunakan sebagai bahan bangunan, bantalan rel kereta api, dan pegangan perkakas bangunan, karena memiliki kayu yang paling kuat di antara mangrove lainnya 2. Kulit kayu menjadi sumber untuk tanin serta bahan pewarna