Anda di halaman 1dari 4

STEP 7 Defisiensi Imun 1.

Definisi: kelainan yang disebabkan oleh penurunan fungsi sistem imun Merupakan salah satu jenis defisiensi jaringan limfoid yang dapat timbul pada pria maupun wanita dari berbagai usia dan ditentukan oleh faktor genetik atau timbul sekunder karena faktor lain Kegagalan pembentukan sel B dan T karena terjadi kerusakan pada jalur hematopoiesis Disertai dengan tanda-tanda peningkatan kerentanan terhadap infeksi rekuren, kronis, oportunistik dan respons buruk terhadap terapi dengan antibiotik. (Imunologi Dasar, Karnen garna arata!id"a"a, edisi ke-7# .Klasifikasi Defisiensi $onSpesifik a. Defisiensi komplemen a. Kongenital% def &', def &( )&*, def &+, def &,, dan def &-, &7 ) &.. b. /isiologik% def &+, &, dan faktor . 0an1a pada ba1i. 2. Didapat% def &'3,r,s, def &*, def &(, def &+, def &,-&., dan def &4. b. Defisiensi I/$ dan liso5im a. Def interferon kongenital b. Def interferon dan liso5im didapat 2. Defisiensi sel $K a. Def kongenital b. Def didapat d. Defisiensi sistem fagosit a. Def kuantitatif b. Def kualitatif Defisiensi Spesifik a. Defisiensi kongenital (primer# '. Def imun primer sel (. Def imun primer sel T +. Def kombinasi sel dan sel T 1ang berat b. Defisiensi sekunder (didapat# '. 6alnutrisi (. Infeksi +. 7bat, trauma, tindakan kateterisasi dan bedah *. Pen1inaran ,. Pen1akit berat -. Kehilangan imunoglobulin 7. Stres .. 8gamaglobulinemia dengan timoma 2. Defisiensi imun fisiologik '. Kehamilan

(. 9sia tahun pertama +. 9sia lan"ut (Imunologi Dasar, Karnen garna arata!id"a"a, edisi ke-7# d. !ID"#!$%uired Imune Defi$ien$y "yndrome& !.Definisi '"ekumpulan gejala penyakit yang diakibatkan kerusakan system kekebalan tubuh karena infeksi (I) '"ekumpulan gejala penyakit yang diakibatkan kelainan fungsi *D+ dan monosit B.Tanda,-ejala Mayor ' diare lebih 1 bulan ' demam lebih 1 bulan ' pertumbuhan lambat yang abnormal ' penurunan BB Minor ' ' ' ' ' ' limfadenopati kandidisiasis infeksi umum yang rekuiren batuk'batuk yang persisten dermatitis umum infeksi (I) yang maternal Terjadi penurunan *D+ sementara dan menetap Tingkat klinis 1 ' asimtomatik #tanpa gejala& Tingkat Klinis ' ada gejala tapi masih bisa berakti.itas ' terjadi penurunan BB drastis kurang dari 1/0 ' adanya infeksi saluran napas Tingkat klinis 1 ' ada gejala tidak bisa berakti.itas ' terjadi penurunan BB lebih dai 1/0 ' adanya pneumonia $arinii ' diare kronik lebih dari 1 bulan Tingkat klinis + ' komplikasi

*.etiologi ' infeksi .irus (I) D.epidemiologi

lebih pada kelompok yang beresiko tinggi ' 2"K ' Transfusi darah dari orang yang terinfeksi ' Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi ' pemakai jarum suntik yang tidak steril ' homoseksual d.patogenesis )irus masuk menginfeksi langerhans mukosa rektum3.agina bergerak3bereplikasi di K-B .irus menginfeksi *D+4 makrofag4 sel dendritik4 organ limfoid T$ menghan$urkan (I) sebagian ada yang laten (I) diikat sel dendritik sedikit memproduksi .irus #selama bertahun'tahun& rentan e.faktor yang mempengaruhi f. pemeriksaan Pemeriksaan laboratorium 9mumn1a ada + kelompok % '. Pembuktian adan1a antibodi (8b# atau antigen (8g# 0I: Tes untuk pembuktian ini ada berbagai ma2am 2ara % Tes untuk mengu"i 8b 0I: 2ontohn1a %E;IS8,<estern blot,=IP8,dan I/8 Tes untuk mengu"i 8g 0I: 2ontohn1a %pembiakan >irus,antigen P (*,dan P&= (. Pemeriksaan status imunitas +. Pemeriksaan terhadap infeksi keganasan oportunistik dan

Pemeriksaan E;IS8 (?# Diulang (?# <estern lood Test (?# 0I: 0I: ? 8IDS ? dan ditambah ( ge"ala ma1or dan ' ge"ala minor @e"ala ma1or % '. Penurunan berat badan lebih dari 'A B (. Diare kronik lebih dari ' bulan +. Demam lebih dari ' bulan @e"ala minor % '. atuk lebih dari ' bulan (. Dermatitis pruritik umum +. 0erpes 5oster re22urens *. Kandidiasi orofaring ,. ;imfadenopati generalisata

-. 0erpes simpleks diseminata 1ang kronik progresif

g. penatalaksanaan + obat antiretro>iral% 5ido>udin (8CT#, lami>udin (+T&#, dan $e>iropin meningkatkan &D* Ilmu Pen1akit Kulit dan Kelamin, /K9I 1. Tanda , -ejala +. 2enyebab 5. 2atogenesis "T62 +