Anda di halaman 1dari 13

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABLASIO RETINA A. Pengkajian 1.

Identitas pasien Identitas klien meliputi nama, jenis kelamin, alamat, agama, suku bangsa, pekerjaan, bahasa register, tanggal MRS, diagnosa medis 2. Keluhan utama a. Riwayat melihat benda mengampung b. Pasien melihat bayangan berkembang atau tirai bergerak dilapang pandang, mengakibatkan pandangan kabur dan kehilangan lapang pandang . Penurunan tajam pandangan sentral atau hilangnya pandangan sentral. !. Riwayat penyakit sekarang "danya keluhan pada penglihatan seperti penurunan penglihatan, adanya kilat ahaya dalam lapang pandang, adanya tirai hitam yang menutupi penglihatan. #. Riwayat kesehatan masa lalu Sebelum klien menderita penyakit ablasio retina biasanya klien pernah mengalami miopi, retinopati serta klien pernah mengalami trauma $. Riwayat kesehatan keluarga "dakah keluarga yang menderita penyakit ini sebelumnya. %. Pola&pola 'ungsi kesehatan a. Pola persepsi dan tatalaksana hidup sehat Kemampuan merawat diri pasien menurun dan juga terjadi perubahan pemeliharaan kesehatan. b. . d. e. '. Pola nutrisi dan metabolism Pada klien ablasio retina tidak mengalami perubahan nutrisi dana metabolism. Pola akti(itas dan latihan )iasanya pasien mengalami ketidakakti'ian diri karena harus tirah baring. Pola eliminasi Pada klien tidak mengalami gangguan pola eliminasi. Pola tidur dan istirahat Pola tidur klien berubah Pola persepsi dan kogniti' Penglihatan klien kabur, adanya tirai dan adanya kilatan ahaya pada penglihatan. )iasanya klien merasa resah dan emas akan terjadi kebutaan.

g.

Pola hubungan peran *ubungan klien dengan orang disekitarnya menurun, begitu juga dalam melaksanakan perannya.

h. i.

Pola reproduksi dan seksual Pola ini tidak mengalami gangguan. Pola penanggulangan stress )iasanya klien sering bertanya kapan akan dilakukan tindakan operasi dan merasa emas karena takut terjadinya ke a atan pada penglihatan.

B. Diagnosa Keperawatan 1. "nsietas berhubungan dengan an aman kehilangan penglihatan 2. +angguan persepsi penglihatan berhubungan dengan e'ek dari lepasnya retina !. Resiko edera berhubungan dengan penurunan penglihatan

. Inter!ensi Keperawatan No. Diagnosa Keperawatan T"j"an #an Kriteria Hasi$ 1. "nsietas berhubungan Setelah dilakukan tindakan dengan an aman kehilangan keperawatan selama ,-2# penglihatan jam ke emasan berkurang.hilang, dengan kriteria hasil / a. Klien tidak tampak gelisah, wajah murung dan pandangan kosong. b. Klien tampak tenang

Inter!ensi 1. Kaji tingkat ansietas

Rasiona$ 1. 1ntuk mengetahui sejauh mana tingkat ke emasan klien sehingga memudahkan penanganan.pemberian tindakan selanjutnya. 2. "gar klien tidak terlalu memikirkan penyakitnya. !. "gar klien mengetahui.memahami bahwa ia benar sakit dan perlu dirawat. #. "gar klien dengan senang hati melakukan akti(itas karena sesuai dengan keinginannya dan tidak bertentangan dengan program perawatan. $. "gar klien merasa aman dan terlindungi saat memerlukan bantuan.

2. )erikan kenyaman kepada klien. !. )erikan penjelasan mengenai prosedur perawatan, perjalanan penyakit 0 prognosisnya. #. )erikan akti(itas yang dapat menurunkan ke emasan.ketegangan

$. )erikan.tempatkan alat pemanggil yang mudah dijangkau oleh klien..

2.

+angguan persepsi penglihatan berhubungan dengan e'ek dari lepasnya retina

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ,-2# jam gangguan persepsi penglihatan dapat diatasi, dengan kriteria hasil / a. Klien dapat menggambarkan obyek yang dilihat sesuai dengan yang sebenarnya b. Klien mengungkapkan tidak ada keluhan dalam penglihatan lebih lanjut.

1. Kunjingilah klien untuk membantu kebutuhannya terutama pada malam hari. 2. "njurkan klien untuk bedrest total. !. *indari pergerakan yang mendadak, menghentakkan kepala, menyisir, batuk, bersin, muntah. #. 2aga kebersihan mata. $. Kolaborasi dengan dokter pemberian obat tetes mata dan obat oral

1. Mengunjungi klien diharapkan kebutuhan klien dapat membantu. 2. "gar lapisan sara' yang terlepas tidak bertambah parah. !. Men egah bertambah parahnya lapisan sara' retina yang lepas. #. Men egah terjadinya in'eksi. $. 3iharapkan dengan pemberian obat&obatan kondisi penglihatan dapat dipertahankan atau %. di egah agar tidak bertambah parah.

!.

Resiko edera berhubungan

Setelah dilakukan tindakan

1. Pertahankan posisi klien

1. 3engan posisi terlentang

dengan penurunan penglihatan

keperawatan selama ,-2# jam edera tidak terjadi, dengan kriteria hasil / a. tidak terjadi kehilangan penglihatan lebih lanjut. b. Klien tidak mengeluh nyeri.

sesuai dengan yang dianjurkan.

akan men egah lepasnya retina dan terjadinya perlukaan. 2. 3engan bedrest akan men egah retina menjadi lebih parah. !. Memberikan bantuan kepada klien akan mengurangi terjadinya edera. #. Memudahkan klien untuk mengambilnya dan mengurangi terjadinya edera.

2. "njurkan klien untuk bedrest dan menghindari akti(itas yang berlebihan. !. )antu keperluan klien.

#. 4etakkan alat yang diperlukan di dekat klien.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DEN%AN RETINOBLASTO&A A. Pengkajian 1. Identitas klien Identitas Identitas klien meliputi nama, jenis kelamin, alamat, agama, suku bangsa, pekerjaan, bahasa register, tanggal MRS, diagnosa medis. 2. Keluhan utama )iasanya klien akan mengeluh adanya penurunan penglihatan. !. Riwayat penyakit sekarang Mata merah, rasa sakit yang diiringi oleh galukoma dan pelepasan retina. Keluhan sakit kepala merupakan keluhan paling sering diberikan oleh penderita. "danya keluhan pada organ lain juga bisa diakibatkan oleh tumor yang bermetastase. #. Riwayat penyakit sebelumnya Kadang dengan mengetahui riwayat penyakit mata sebelumnya akan dapat menerangkan tambahan gejala&gejala penyakit yang dikeluhkan oleh penderita. 5erjadinya trauma sebelumnya dapat juga memberikan kelainan pada mata tersebut sebelum meminta pertolongan. )ila sedang menderita penyakit lain dengan keadaan yang buruk, dapat memperburuk keadaan klien. $. Riwayat penyakit keluarga Retinoblastoma bersi'at herediter yang diwariskan melalui kromosom. %. Pemeriksaan 'isik umum Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kemungkinan adanya penyebab penyakit mata yang sedang diderita. 6. Pemeriksaan 'isik khusus mata a. Pemeriksaan tajam penglihatan Pada retinoblastoma, terjadi penurunan ketajaman pengliahatan dikarenakan tumor menyebar luas di dalam bola sehingga merusak semua organ di mata. b. Pemeriksaan gerakan bola mata Pembesaran tumor dalam rongga mata akan menekan dan merusak sara' dan apabila mengenai sara' III, I7 dan 7I maka akan menyebabkan juling. . Pemeriksaan susunan mata luar dan lakrimal Pemeriksaan dimulai dari kelopak mata, system lakrimal, konjungti(a, kornea, bilik mata depan, iris lenda dan pupil.

d. Pemeriksaan pupil 4eukokoria 8re'le- pupil yang berwarna putih9 merupakan gejala dan keluhan yang paling sering ditemukan pada penderita retinoblastoma. e. Pemeriksaan 'unduskopi Re'leksi tak ada atau gelap akibat perdarahan yang banyak dalam badan ka a. '. Pemeriksaan tekanan bola mata Pertumbuhan tumor ke dalam bola mata menyebabkan tekanan bola mata meningkatkan. B. Diagnosa Keperawatan 1. 2. !. #. +angguan persepsi sensori berhubungan dengan gangguan penerimaan sensori dari mata. :yeri berhubungan dengan metastase ke otak, penekanan tumor kea rah otak. Resiko tinggi edera berhubungan dengan keterbatasan lapang pandang. "nsietas berhubungan dengan penyakit yang diderita klien.

. Inter!ensi Keperawatan Diagnosa No. Keperawatan 1. +angguan persepsi sensori berhubungan dengan gangguan penerimaan sensori dari mata.

%oa$ Assess'ent (NO ) Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ,-2# jam gangguan persepsi penglihatan dapat diatasi, dengan kriteria hasil/ a. Mempertahankan lapang ketajaman penglihatan tanpa kehilangan lebih lanjut. . Klien dapat menggambarkan obyek yang dilihat sesuai dengan yang sebenarnya b. Klien mengungkapkan tidak ada keluhan dalam penglihatan lebih lanjut.

Inter!ensi (NI ) 1. 5entukan ketajaman penglihatan, atat apakah satu atau kedua mata terlibat. 2. ;rientasikan pasien terhadap lingkungan, sta', orang lain di areanya. !. 4etakkan barang yang dibutuhkan.posisi bel pemanggil dalam jangkauan. #. 3orong klien untuk mengekspresikan perasaan tentang kehilangan.kemungkinan kehilangan penglihatan.

Rasiona$ 1. Ketajaman penglihatan dapat digunakan untuk mengetahui gangguan penglihatan yang terjadi. 2. ;rientasi akan memper epat penyesuaian diri pasien di lingkungan baru. !. Mempermudah pengambilan barang jika dibutuhkan. #. 3engan mengetahui ekspresi perasaan pasien dapat mempermudah tindakan keperawatan selanjutnya.

2.

:yeri berhubungan dengan metastase ke otak, penekanan tumor kea rah otak

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama ,-2# jam nyeri berkurang.hilang, dengan kriteria hasil/ a. Klien tampak rileks b. Klien tidak mengeluh nyeri

$. 4akukan tindakan untuk membantu $. Mengurangi resiko pasien untuk menangani edera. keterbatasan penglihatan. 1. Kolaborasi dengan dokter 1. Mengurangi nyeri pada pemberian obat pereda klien. nyeri.analgesi .

2. 5entukan riwayat nyeri, misalnya lokasi nyeri, 'rekuensi, durasi, dan intensitas 8skala < = 1<9 dan tindakan penghilangan yang digunakan.

2. 3engan mengetahui skala nyeri penderita maka dapat ditentukan tindakan yang sesuai untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut.

!. )erikan tindakan kenyamanan !. 5indakan kenyamanan dasar 8misalnya/ reposisi9 dan dasar dapat menurunkan akti'itas hiburan 8misalnya/ mudik, rasa nyeri. tele'isi9. #. )i arakan dengan indi(idu dan keluarga penggunaan terapi distraksi, serta metode pereda nyeri lainnya. $. "jarkan tindakan pereda nyeri seperti teknik relaksasi napas dalam. !. Resiko tinggi edera Setelah dilakukan tindakan berhubungan dengan keperawatan selama ,-2# jam keterbatasan lapang resiko edera tidak terjadi, dengan pandang kriteria hasil/ a. 5idak terjadi kehilangan penglihatan lebih lanjut. 1. ;rientasikan pasien klien terhadap lingkungan, sta', dan orang lain yang ada di areanya. 2. "njurkan keluarga memberikan mainan yang aman 8tidak pe ah9, dan pertahankan pagar tempat tidur. #. Persetujuan klien dan keluarga akan mempermudah pelaksanaan terapi . $. kntuk selanjutnya klien dapat melakukan tindakan pereda nyeri se ara mandiri. 1. ;rientasi akan memper epat penyesuaian diri pasien di lingkungan baru. 2. 3ukungan keluarga penting dalam proses penyembuhan pasien.

#.

"nsietas berhubungan Setelah dilakukan tindakan dengan penyakit yang keperawatan selama ,-2# jam diderita klien. ke emasan berkurang.hilang, dengan kriteria hasil/ a. Klien tidak tampak gelisah, wajah murung dan pandangan kosong. b. Klien tampak tenang

!. "rahkan semua alat mainan yang dibutuhkan klien pada tempat sentral pandangan klien dan mudah untuk dijangkau. 1. Kaji tingkat ansietas, derajat pengalaman nyeri.timbulnya gejala tiba = tiba dan pengetahuan kondisi saat ini. 2. )erikan in'ormasi yang akurat dan jujur. 3iskusikan dengan keluarga bahwa pengawasan dan pengobatan dapat men egah kehilangan penglihatan tambahan. !. 3orong pasien untuk mengakui masalah dan mengekspresikan perasaan. #. )erikan penjelasan mengenai prosedur perawatan, perjalanan penyakit 0 prognosisnya. $. )erikan akti(itas yang dapat menurunkan ke emasan.ketegangan

!. Mempermudah pengambilan mainan. 1. 1ntuk mempermudah ren ana tindakan keperawatan yang akan diberikan selanjutnya. 2. Kolaborasi dengan keluarga pasien akan memper epat proses penyembuhan. !. Membantu mengetahui 'a tor penyebab ke emasan. #. "gar klien mengetahui.memahami bahwa ia benar sakit dan perlu dirawat. $. "gar klien dengan senang hati melakukan akti(itas karena sesuai dengan keinginannya dan tidak bertentangan dengan program perawatan.

WO ABLASIO RETINA In'lamasi intraokuler.trauma Peningkatan airan eksudati'.serosa Perubahan generati(e pada (iterus Konsentrasi as. *idlorunat ber8&9 7iterus menjadi semakin air 7iterus kolaps dan bengkak ke depan 5arikan retina Robekan retina Sel&sel retina dan darah terlepas Retina terlepas dari epitel berpigmen Penurunan tajam pandang sentral Resiko e#era %angg"an Persepsi Peng$i*atan Perubahan status kesehatan Ansietas

WO RETINOBLASTO&A

>ksogen

>ndogen

Kesalahan replikasi gerakan atau perbaikan sel

Mutasi pada sel retina

4ingkungan berpolusi, bahan kimia, sinar 17, radiasi

Retino blastoma >ndo'itik >kso'iatik

5umor tumbuh ke dalam (itrenous

5umbuh keluar lapisan retina . sub retina

4euko aria

5umor men apai area ma ular

Peningkatan massa

Perubahan status kesehatan Ansietas

Penurunan (isus mata

Strabismus

Peningkatan 5I;

%angg"an persepsi sensori peng$i*atan

Ketidakmampuan untuk 'iksasi

Mata menonjol

N+eri Ak"t Mata mengalami de(iasi

Penurunan lapang pandang

Resiko Tinggi i#era