Anda di halaman 1dari 9

AKUNTANSI MANAJEMEN Pengambilan Keputusan Taktis

Kelompok 7 Yosep Sutantio (33100302) Bobby Hartanto (37100278) Andre Limmanto (38100347) Tommy Nusalim (38100594) Felix Setyono (39100052)

Jakarta, November 2012 Institut Bisnis dan Informatika Indonesia - Jl. Yos Sudarso Kav 87

Bab 12 : Pengambilan Keputusan Taktis


Keputusan Taktis berarti sebuah tindakan berskala kecil yang bermanfaat untuk tujuan jangka panjang. Perencanaan Taktis disebut juga perencanaan strategis, tujuannya ialah memilih strategi alternatif sehingga keunggulan bersaing jangka panjang dapat tercapai. Enam Langkah pengambilan keputusan taktis: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kenali dan definisikan masalah Identifikasi setiap alternatif Identifikasi biaya dan manfaat Hitung total biaya dan manfaat yang relevan Nilailah faktor kualitatif Pilih alternatif dengan manfaat terbesar secara keseluruhan

Biaya Relevan merupakan biaya masa depan yang berbeda pada setiap alternatif Dalam pengambilan keputusan, diperlukan etika juga. Tanpa adanya etika, keputusan yang kita ambil dinilai buruk. Contohnya : untuk menghemat biaya produksi, perusahaan mem-PHK hampir seluruh karyawannya, atau untuk menghemat bahan baku, perusahaan menggunakan bahan-bahan berkualitas rendah yang dapat membahayakan konsumen. Dua jenis sumber daya : 1. Sumber daya fleksibel yaitu sumber daya yang dapat dibeli seperlunya dengan mudah dan saat dibutuhkan. 2. Sumber daya terikat yaitu sumber daya yang sudah dibeli sebelum digunakan. Sumber daya terikat ini dibedakan lagi menjadi dua, yaitu : a. sumber daya terikat untuk jangka pendek sumber daya yang didapatkan melalui kontrak implisit, implisit berarti organisasi akan mempertahankan tingkat tenaga kerja meskipun mungkin terdapat penurunan sementara atas kuantitas dari aktivitas yang digunakan. Contoh : Karyawan kontrak b. sumber daya terikat untuk beberapa periode sumber daya yang diperoleh di muka untuk kebutuhan produksi selama beberapa periode, sebelum tingkat produksi diketahui. Contoh : Sewa gedung dibayar di muka

Contoh Aplikasi Biaya Relevan


1. Keputusan membuat atau membeli Perusahaan harus membandingkan biaya bahan baku jika dibuat sendiri yaitu manufacturing cost, dibandingkan dengan harga perolehan (Harga pembelian + ongkos + tenaga kerja paruh waktu)

2. Keputusan meneruskan atau menghentikan Perusahaan harus membuat sebuah laporan laba rugi per segmen, jika dinilai ada produk yang menguntungkan, maka produk diteruskan untuk produksi, sehingga berdampak positif dan menaikkan laba perusahaan, jika terdapat laporan segmen yang tidak menguntungkan (rugi) maka produksi bahan yang merugikan tersebut lebih baik dihapus untuk tetap mendapatkan laba di perusahaan. Contoh : Balok Bata Genteng Total Pendapatan penjualan $ 500 $ 800 $ 150 $1.450 Dikurangi: Beban variabel (250) (480) (140) (870) Marjin kontribusi $ 250 $ 320 $10 $ 580 Dikurangi beban tetap langsung: Gaji $ (37) $ (40) $(35) $(112) lklan (10) (10) (10) (30) Penyusutan (53) (40) (10) (103) Total $(100) $ (90) $ (55) $(245) Marjin segmen $ 150 $ 230 $ (45) $ 335 Dikurangi: Beban tetap umum (125) Laba berslh $ 210 Berdasarkan data diatas, lebih baik pembuatan genteng dihentikan agar dapat meningkatkan laba.

3. Keputusan pesanan Khusus Perusahaan akan melihat, apakah produksinya mencapai titik maksimum, sehingga tidak ada idle. Jika ada kapasitas menganggur (idle) maka perusahaan boleh menerima pesanan khusus tersebut, untuk menaikkan laba. Contoh : PT X memproduksi hanya 80% dari kapasitas normal, sehingga 20% nya dapat digunakan untuk pesanan khusus.

Berdasarkan data diatas, perusahaan akan meningkatkan laba tambahan sebesar $200.000. 4. Keputusan menjual atau memproses lebih lanjut Produk gabungan atau kita sebut joint cost, adalah sebuah produk yang pada suatu titik pisah, akan berbeda pengolahannya dan menjadi produk yang berbeda. Banyak orang menjual produknya pada saat titik pisah, hal ini biasa sangat merugikan. Jika diproses lebih lanjut produk ini akan dapat dijual lebih mahal, sehingga meningkatkan laba. Contoh :

Berdasarkan data di atas, jika kita memproses lebih lanjut kita akan mendapatkan untung lebih besar sebanyak $ 180

Penetapan Harga
Penetapan Harga berdasarkan Biaya Penetapan harga ini biasa dikenal dengan Markup, yaitu persentase yang dibebankan pada biaya dasar, termasuk diantaranya laba yang diinginkan dan setiap biaya yang tidak termasuk biaya dasar.

Markup harga pokok penjualan = =

= 0,20

Markup pada harga pokok penjualan adalah 20 persen. Perhatikan bahwa markup 20 persen mencakup baik laba maupun biaya penjualan dan administratif. Markup tersebut bukaniah laba yang murni. Markup Bahan = (Bahan+Tenaga kerja langsung + Overhead + Beban penjualan dan administrative + Laba operasi) / Bahan baku langsung = $48.750 + 80.000 + 25.000 + 117.750 $585.000 = 0,464 Persentase markup sebesar 46,4 persen dari biaya bahan langsung juga akan menghasilkan laba yang sama, dengan asumsi tingkat operasi dan beban lainnya tetap stabil.

Contoh Kasus (Keputusan Membuat atau Membeli) Saat ini, Sherwood Company memproduksi suku cadang Z911 sebanyak 40.000 unit setiap tahunan. Suku cadang digunakan dalam produksi beberapa produk yang dibuat Sherwood. Berikut ini biaya per unit untuk Z911. Bahan Baku langsung Tenaga kerja langsung Overhead variabel Overhead total Total $ 9,00 3,00 2,50 4,00 $ 18,50

Dari total overhead tetap yang dibebankan pada Z911, $88.000 adalah overhead tetap langsung (sewa mesin produksi dan gaji supervisor lini produksi yang tidak akan dibutuhkan jika lini produk dihentikan). Sisa overhead tetap adalah overhead tetap umum. Seorang pemasok luar telah menawarkan untuk menjual suku cadang pada Sherwood seharga $16. Tidak terdapat kegunaan alternatif untuk fasilitas yang saat ini digunakan untuk memproduksi suku cadang tersebut. Pertanyaan : 1. Haruskah Sherwood Company membuat atau membeli suku cadang Z911? 2. Berapakah jumlah tertinggi yang seharusnya dibayar Sherwood pada pemasok luar? 3. Jika Sherwood membeli suku cadang, berapa banyak pendapatan yang meningkat atau menurun? Sekarang anggaplah semua overhead tetap tersebut adalah overhead tetap umum. Pertanyaan : 1. Haruskah Sherwood Company membuat atau membeli suku cadang Z911? 2. Berapakah jumlah tertinggi yang seharusnya dibayar Sherwood pada pemasok luar? 3. Jika Sherwood membeli suku cadang, berapa banyak pendapatan yang meningkat atau menurun?

Pembahasan Kasus Menghitung total biaya Biaya per unit $ 9,00 3,00 2,50 4,00 $ 18,50 Total Biaya $ 360.000 120.000 100.000 160.000 $ 740.000

Bahan Baku langsung Tenaga kerja langsung Overhead variabel Overhead total Total

Membandingkan alternatif membuat dan membeli Alternatif Membuat Membeli $ 360.000 120.000 100.000 88.000 640.000 $ 668.000 $ 640.000

Bahan Baku langsung Tenaga kerja langsung Overhead variabel Overhead total Biaya pembelian Total

Perbedaan biaya $ 360.000 120.000 100.000 88.000 (640.000) $ 28.000

Dari perhitungan di atas, dapat kita analisis bahwa membuat komponen sendiri adalah $28.000 lebih mahal daripada membelinya. Jadi tawaran dari pemasok sebaiknya diterima. Analisis serupa juga dapat dilakukan atas dasar biaya per unit. Setelah biaya relevan diidentifikasi, biaya unit relevan dapat dibandingkan. Untuk kasus ini, biaya adalah $16,7 ($668.000 : 40.000) untuk alternatif membuat sendiri dan $16 ($640.000 : 40.000) untuk alternatif membeli. Jawaban pertanyaan : 1. Dari hasil analisis, dapat diambil kesimpulan bahwa sebaiknya Sherwood Company membeli suku cadang Z911 karena biayanya lebih murah dibanding bila membuat sendiri. 2. Jumlah tertinggi yang seharusnya dibayar Sherwood pada pemasok luar adalah $668.000 atau $16,7/unit, yaitu sebanding dengan biaya yang dikeluarkan saat membuat produk sendiri. 3. Jika Sherwood membeli suku cadang, maka pendapatannya akan meningkat sebesar $28.000, yaitu sebesar biaya yang dapat dihemat bila Sherwood membeli dari pemasok.

Bila semua overhead tetap adalah overhead tetap umum Perbandingan alternatif membuat dan membeli Alternatif Membuat Membeli $ 360.000 120.000 100.000 640.000 $ 580.000 $ 640.000

Bahan Baku langsung Tenaga kerja langsung Overhead variabel Biaya pembelian Total

Perbedaan biaya $ 360.000 120.000 100.000 (640.000) ($ 60.000)

Dari perhitungan di atas, dapat kita analisis bahwa membuat komponen sendiri adalah $60.000 lebih murah daripada membelinya. Jadi tawaran dari pemasok harus ditolak. Analisis serupa juga dapat dilakukan atas dasar biaya per unit. Setelah biaya relevan diidentifikasi, biaya unit relevan dapat dibandingkan. Untuk kasus ini, biayanya adalah $14,5 ($580.000 : 40.000) untuk alternatif membuat sendiri dan $16 ($640.000 : 40.000) untuk alternatif membeli. Jawaban pertanyaan : 1. Dari hasil analisis, dapat diambil kesimpulan bahwa sebaiknya Sherwood Company membuat sendiri suku cadang Z911 karena biayanya lebih murah dibanding membeli dari pemasok. 2. Jumlah tertinggi yang seharusnya dibayar Sherwood pada pemasok luar adalah $580.000 atau $14,5/unit, yaitu sebanding dengan biaya yang dikeluarkan saat membeli produk sendiri. 3. Jika Sherwood membeli suku cadang, maka pendapatannya akan menurun sebesar $60.000, yaitu sebesar biaya tambahan yang harus dikeluarkan oleh Sherwood karena membeli dari pemasok.

Kesimpulan
Pengambilan keputusan taktis terdiri dari pemilihan di antara berbagai alternative dengan hasil yang langsung atau terbatas. Tujuan keseluruhan dari pengambilan keputusan taktis adalah untuk memilih strategi alternatif sehingga keunggulan bersaing jangka panjang dapat tercapai. Pengambilan keputusan taktis juga harus mendukung tujuan keseluruhan ini, meskipun tujuan langsungnya berjangka pendek (menerima satu pesanan khusus untuk meningkatkan laba) atau berskala kecil (memproduksi sendiri daripada membeli komponen). Pengambilan keputusan taktis yang tepat berarti bahwa keputusan yang dibuat mencapai tidak hanya tujuan terbatas tertapi juga berguna untuk jangka panjang. Sehingga penentuan keputusan yang akan diambil sangat berpengaruh signifikan akan kelangsungan perusahaan.