Anda di halaman 1dari 8

IV.

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Kondisi Umum KUD Makaryo mino dan UKM Pengolahan Ikan Asin 1. Kondisi Umum UKM Pengolahan Ikan Asin UKM Pengolahan Ikan Asin milik Bapak H. Mulyono ini berdiri sudah 20 tahun lamanya. UKM ini terletak di kota pekalongan tepatnya di Jalan WR. Supratman. Awal mula usaha pengolahan ikan asin ini pada saat itu produksinya 500 kg yang dikirim ke daerah Ngawi Jawa Timur dan dan sekarang mampu mengirimkan hingga ratusan ton. Jumlah pegawai pada saat itu masih 35 karyawan, akan tetapi sekarang UKM Pengolahan Ikan Asin ini memiliki jumlah karyawan sekitar 70 orang pekerja dengan status karyawan tidak tetap dan 10 orang pekerja dengan status karyawan tetap. Karyawan akan bertambah sesuai dengan tangkapan dan pesanan ikan, jika pemesanan banyak maka karyawan pun dapat bertambah. Kebanyakan karyawan yang bekerja di UKM ini berasal dari masyarakat sekitar dan tidak syarat khusus untuk menjadi karyawan di UKM Pengolahan Ikan Asin, yang diperlukan hanya rajin dan mau bekerja keras. Sistem menggaji karyawannya Bapak H. Mulyono membedakan antara pria dengan wanita, kalau pria digaji Rp 40.000 per hari dan wanita digaji Rp 25.000 per hari karena pekerjaannya lebih ringan yaitu hanya mengemas Ikan Asin dan kemudian di tata ke dalam kardus. UKM Pengolahan Ikan Asin dalam memasarkan produknya pada dasarnya tidak dipasarkan langsung tetapi sudah ada yang memasarkan kemudian ditawarkan langsung ke tempat tujuan. Sarana dan prasarana ukm milik bapak H. Mulyono tersebut tergolong lengkap diantaranya terdapat tempat penjemuran, ranjang ikan, tempat penyimpanan atau lemari pendingin, ruang packing ikan, ruang pencuci ikan serta tempat untuk

14

15

pemasaran. Kardus yang dipakai untuk packing ikan asin yang siap dipasarkann yaitu seharga Rp 5.000 perkardus dengan kapasitas ikan yang dapat di bungkus di kardus sebanyak 10 kg. Tahap pengasinan ikan yang dilakukan di UKM Pengolahan Ikan Asin ini adalah sebagai berikut : a. Pembersihan ikan dari kotoran-kotoran yang ada di tubuh ikan kemudian di beset atau di buka bagian tubuhnya supaya garam bisa masuk kedalam tubuh ikan. b. Ikan yang sudah dibersihkan kemudian dicuci sampai bersih. c. Ikan yang sudah dibersihkan dimasukkan ke dalan tong besar. d. Tong diberi garam sampai rata dan penuh. e. Ikan direndam dengan garam selama kurang lebih dua bulan supaya ikan tahan lama untuk disimpan. f. Ikan yang sudah direndam selama dua bulan ditiriskan kemudian dicuci dengan air bersih hingga 2 kali cucian. g. Ikan yang sudah dicuci kemudian dijemur dibawah sinar matahari selama kurang lebih 2 hari sampai ikan kering. h. Ikan yang sudah kering kemudian dikemas dalam kardus untuk pemasaran, tiap kardus berisi sekitar 10kg-20kg ikan Pemasaran ikan asin Haji Mulyono ini meliputi pasar nasional dan pasar internasional. Pemasaran nasional meliputi daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera dan Kalimantan, sedangkan untuk pasar internasional pemasaran ikan asin ini sudah menjamah daerah Srilanka juga ke daerah Colombo. Kualitas ikan pada tiap daerah pemasaran berbeda-beda tergantung dari jenis permintaan. Biasanya ikan kualitas kelas 1 dikirim kedaerah Jakarta dan keluar negeri. Sedangkan ikan kelas 2 dikirim kedaerah Solo dan Jogja.

16

2.

Kondisi Umum KUD Makaryo mino Koperasi Makaryo berdiri terhitung sejak tanggal 5 Oktober 1962 yang bernamakan Koperasi Perikanan Laut (KPL) Makaryo mino yang sebagian besar beranggotakan para nelayan daerah pekalongan. Koperasi ini bergerak dalam bidang usaha perikanan. Kemudian pada tanggal 1 Januari 1972 usaha KPL di bidang pelelangan ikan dicabut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur KDH Tk. 1 Jawa Tengah. Dan pada tanggal 25 Juli 1973 KPL mulai berkembang pesat dikarenakan keputusan Rapat Anggota memutuskan bahwa yang menjadi anggota tidak hanya nelayan yang memiliki kapal di daerah sekitar tetapi dari luar daerah kerja juga bisa masuk menjadi anggota. Dan kemudian tepatnya pada tanggal 31 Oktober 1996 KUD Makaryo mino berbadan hukum dengan Nomor : 287 Ie/ BH/ PAD/ KWK.II/ 96. Seperti koperasi pada umumnya, KUD Makaryo Mino memiliki landasan hukum yang digunakan yaitu : a. UU No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. b. Inpres No. 4 tahun 1984 tentang Pembinaan dan Pengembangan Koperasi. c. Perda No. 1 tahun 1984 tentang Pelelangan Ikan. d. Perda No. 10 tahun 2003 tentang Tempat Pelelangan Ikan. e. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KUD Makaryo Mino. f. Peraturan Khusus KUD Makaryo Mino. Visi dari KUD Makaryo mino adalah menjadikan KUD yang profesional dan mandiri, Menjadikan panutan bagi KUD mina lainnya, Menjadikan KUD dambaan masyarakat perikanan. Misi dari KUD Makaryo mino adalah Memberikan pelayanan yang prima kepada nelayan atau anggota, Meningkatkan kesejahteraan nelayan kota pekalongan, Sebagai media informasi koperasi perikanan.

17

Daerah kerja atau usaha KUD Makaryo Mino meliputi kota Pekalongan, yang meliputi 5 kelurahan yaitu Kelurahan Pajang Wetan, Kelurahan Kandang Pajang, Kelurahan Krapyak Kidul, Kelurahan Krapyak Lor dan Panjang baru. Jumlah anggota KUD Makaryo Mino pada tahun 2012 sebanyak 1386. Anggota KUD Makaryo Mino adalah semua orang yang mempunyai kegiatan dalam perikanan dan berdomisili di Pekalongan. Anggota KUD tersebut dibagi menjadi 4 kelompok yaitu Topal Gemi, Kakap Merah, Tongkol dan Udang. Susunan Pengurus dan Badan PengawasbKUD Makaryo Mino : 1. Ketua 2. Wakil Ketua 3. Sekretaris 5. Wakil Sekretaris 6. Bendahara Pembantu Pengurus : H. Rasdjo Wibowo : H. M. Ichwan Badjuri, BSc : Abdul Rozak : H. Ani Martopo : Ahmad Djazuli : 1. Sutrismo Atmojo 2. Imamenu Harun 3. Drs. Mutaji Tasmad 4. Andi Bachtiar, AMd Badan Pengawas Ketua Anggota Anggota : : Rastono : Noor Sidiq Muttamat : Amat Karji

Dalam melaksanakan tugas sehari-hari dalam rangka pelayanan anggota KUD Makaryo mino dilaksanakan oleh karyawan sebanyak 88 orang yang terdiri dari beberapa bagian yang dipimpin oleh manager yaitu: a. Manajer b. Kabag. Umum : Musaat Mnunaris : Widi Susilo

18

c. Kabag. Perdagangan d. Kabag. Produksi es e. Kabag. SPBB

: Suhodo : Amat Subagyo : Arie Endriastuti

f. Kabak Adm/Keuangan : Sisnoto Djahri g. Kabag. Fish Bsket : Kusfitnandi

Unit usaha yang dikelola oleh KUD Makaryo mino meliputi Produksi es, SPPU/SPBB, Perdagangan maupun Toserba, Jasa Pelayanan dan Penyewaan Fish Basket, Sewa Gedung Pertemuan, Jasa Galangan Kapal, Jasa Dermaga, USP Swamitra Mina. KUD Makaryo mino memiliki 2 permodalan yaitu modal sendiri berasal dari simpanan anggota dan modal dari luar berasal dari pihak perbankkan dan pemerintah. B. Kondisi Bidang Kajian SIM (Sistem Informasi Manajemen) 1. Kondisi SIM (Sistem Informasi Manajemen) pada UKM Pengolahan Ikan Asin Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah bagian dari

pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Pengembangan SIM memerlukan sejumlah orang yang berketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi. SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat. Sistem informasi manajemen pada UKM pengolahan ikan asin ini tidak menggunakan teknologi informasi yang modern seperti teknologi internet. Sistem informasi yang digunakan langsung lewat pertemuan pada

19

saat pelelangan ikan. Sebab-sebab UKM ini tidak menggunakan teknologi internet karena jika menggunakan teknologi internet seperti blog, alamat website, email, pihak pembeli kurang adanya kepercayaan oleh pihak pembeli. Informasi manajemen UKM ini lebih menekankan pada komunikasi langsung lewat telepon dan tatap muka untuk menawarkan produk. Serta informasi juga dapat didapatkan melalui pelelangan ikan. Pelelangan ikan dapat menjalin kerjasama dengan pengusaha ikan dalam sistem informasi. Kelebihan dari sistem informasi manajemen yang dilakukan adalah mengetahui harga barang yang ada dipasar mengenai harga yang diberikan oleh nelayan dan juga sebagai alat penghubung dalam pemasaran hasil usahanya. Keuntungan lainnya yaitu dapat menjalin kerjasama dengan nelayan maupun konsumen. Kelemahan dari sistem informasi ini yaitu tidak adanya pengembangan teknologi informasi yang canggih seiring berkembangnya zaman. 2. Kondisi SIM (Sistem Informasi Manajemen) pada Koperasi Makaryo mino Sistem informasi manajemen merupakan system pengolahan data informasi dari KUD mulai dari pengumpulan data sampai dengan pengambilan keputusan yang selanjutnya dilaksanakan oleh seluruh pengurus dan anggota KUD. Sistem informasi manajemen atau komputerisasi sistem informasi KUD akan memberikan banyak manfaat baik intern atau ekstern. KUD Makaryo Mino telah menggunakan sistem informasi dan teknologi komputer dalam penyelenggaraan administrasi organisasi, yang meliputi akuntansi keuangan KUD. Sistem informasi manajemen dan teknologi komputer dikelola oleh kepala bagian dan manager. Dengan sistem komputer akan lebih memudahkan pengurus dalam memperoleh data. Dalam menyangkut bidang usaha koperasi dan dalam hal yang menyangkut permasalahan-permasalahan di lapang dapat langsung

20

dikelola oleh kepala bagian dan manager. Sistem informasi juga digunakan mengevaluasi kegiatan usaha dan keuangan KUD Makaryo Mino, setiap bulan diadakan rapat koordinasi kepala bagian. Administrasi organisasi keuangan dan usaha akan diperiksa oleh Badan Pengawas KUD Makaryo Mino. Informasi-informasi yang diperoleh KUD kemudian disampaikan kepada anggota secara manual. KUD Makaryo Mino terbagi menjadi 4 kelompok. Informasi yang ada disampaikan kepada masing-masing pengurus/ketua setiap kelompok dalam suatu rapat yang kemudian oleh pengurus/ketua kelompok disampaikan kepada anggota kelompoknya. Begitupun juga bila ada saran-saran atau kritik dari anggota bisa disampaikan melalui pengurus/ketua kelompok yang akan disampaikan dalam rapat anggota. Sistem Informasi Manajemen pada KUD Makaryo Mino sudah berjalan dengan baik dan telah menerapkan sistem informasi manajemen yang modern dengan menggunakan internet dengan menggunakan email dan website. Adapun alamat website dari koperasi Makaryo mino yaitu www.kudmakaryomino.com dan adapun alamat emailnya adalah

info@kudmakaryomino.com. Alamat Website dan email tersebut sebagai sarana untuk memudahkan informasi manajemen. Secara makna sebuah website adalah sekumpulan halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website merupakan sebuah komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara animasi sehingga menjadi media informasi yang menarik untuk dikunjungi oleh orang lain. Website berfungsi untuk mempermudah komunikasi berarti orang yang mempunyai website tersebut memanfaatkan website untuk berkomunikasi dengan para para pelanggan dan orang yang ingin mendapatkan informasi dari pemilik website. Perusahaan ataupun per orangan bisa menjalin komunikasi melalui email ataupun informasi kontak

21

yang ada pada website. Komunikasi melalui website akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan tidak adanya suatu website. Walaupun adanya perbedaan lokasi sangat jauh dan sudah tentu lebih efisien dalam hal biaya dan waktu. Kelebihan dari sistem informasi manajemen koperasi Makaryo mino yaitu koordinasi antar anggota dapat terjalin dengan cepat, sehingga jalannya kegiatan manajemen koperasi dapat berjalan lancar. Hal ini dikarenakan informasi yang didapat dari masing-masing anggota dapat langsung tersebar. Kekurangan dari koperasi ini memiliki sumber daya manusia yang rendah sehingga pengelolaan manajemennya belum maksimal dan keterampilannya juga masih kurang. Melalui sistem informasi manajemen yang baik diharapkan terlaksananya kegiatan usaha dan kelangsungan hidup koperasi lebih baik, sehingga diharapkan dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan opotimal. Koperasi dapat menjadi penggerak roda perekonomian Indonesia yang baik jika didukung dengan sistem informasi manajemen yang baik sehingga mampu mengembangkan usahanya dengan sebaik mungkin, dengan kelengkapan informasi tersebut.