Anda di halaman 1dari 26

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pemukiman adalah bagian dari lingkungan hidup diluar kawasan hutan lindung, baik yang berupa kaw asan perkotaan atau pedesaan. Pemukiman berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan (UU RI No. 4/1992). Kawasan pemukiman didominasi oleh lingkungan hunian dengan fungsi utama seb agai tempat tinggal yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan, tempat bekerja yang memberi pelayanan dan kesempatan kerja terbatas yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Satuan lingkungan pemukiman adalah kawasan perumahan dalam berbagai bentuk dan ukuran dengan penataan tanah dan ruang, prasarana dan sarana lingkungan terstuktur yang memungkinkan pelayanan dan pengelolaan yang optimal. Derajat kesehatan masyarakat pada dasarnya merupakan hasil interaksi antara empat faktor yaitu, faktor lingkungan, faktor perilaku, faktor pelayanan kesehatan, dan faktor lingkungan. Peningkatan kesehatan lingkungan salah satunya dilingkungan permukiman. Permukiman adalah bagian luar dari lingkungan hidup diluar kawasan lindung, dapat berupa kawasan perkotaan dan pedesaan, berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Dengan semakin berkembangnya perkotaan atau pedesaan tersebut, maka hal ini dapat mempengaruhi permukiman masyarakat sekitarnya. Baik dalam hal positif maupun negatif. Seperti pada kesehatan lingkungan yang merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, dan apabila lingkungan permukiman tidak memenuhi standar lingkungan yang sehat maka akan dapat menjadi sumber timbulnya penyakit berbasis lingkungan seperti DBD, Malaria, Diare dan lain - lain Untuk itu perlu adanya penataan permukiman yang memenuhi syarat kesehatan dan terwujudnya suatu kondisi perumahan yang layak huni dalam lingkungan yang sehat,

sehingga mampu mengurangi resiko kecelakaan, kebakaran, dan terutama sekali penularan penyakit dan gangguan kesehatan Iainnya. Upaya ini dapat dilaksanakan melalui pembinaan pembangunan dan pemugaran rumah melalui penyuluhan, melakukan pengendalian vektor didaerah rawan demam berdarah dan malaria dengan peran aktif di masyarakat yang dilaksanakan secara terpadu, penyehatan pembuangan kotoran dan limbah rumah tangga, penyediaan air bersih, pembuangan sampah, pencahayaan dan penghawaan yang memenuhi standar kesehatan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Untuk mengetahui sanitasi lingkungan permukiman di RW 1 /RT I, II, III, V dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.

1.2.2 Tujuan Khusus a. Untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan pemukiman di RW I/RT I, dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. b. Untuk mengidentifikasi penyakit berbasis lingkungan permukiman di RW I/RT I, II, III, V dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.. c. Untuk menganalisis penyebab penyakit berbasis lingkungan permukiman yang terjadi di RW I/RT I, Kuranji. d. Untuk merumuskan alternatif pemecahan masalah kesehatan lingkungan II, III, V dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan II, III, V

permukiman yang terjadi di RW I/RT I, Sarik, Kecamatan Kuranji. e.

II, III, V dan VI Kelurahan Gunung

Menuyusun perencanaan kegiatan lingkungan pemukiman di RW IV/RT I, II, III, IV dan V Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

f.

Melakukan kegiatan intervensi baik secara fisik maupun non fisik di RW I/RT I, II, III, V dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.

g.

Mengevaluasi program lingkungan pemukiman.

1.3 Manfaat 1.3.1 Bagi Masyarakat

a.

Sebagai bahan informasi dan masukan bagi masyarakat di RW I/RT I, dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.

II, III, V

b. Menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan dan bermanfaat antara masyarakat tempat praktek dengan mahasiswa Politeknik Kesehatan Padang Jurusan Kesehatan Lingkungan.

1.3.2 Bagi Mahasiswa dan POLTEKKES a. Sebagai penerapan dan pengembangan ilmu yang telah didapat dibangku perkuliahan dan untuk menambah pengalaman kerja. b. Sebagai tambahan pengalaman di lapangan selama melakukan kegiatan praktek di lapangan. c. Sebagai gambaran bagi mahasiswa tentang kondisi sanitasi dan prilaku masyarakat dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI

2.1 Gambaran Geografi Kelurahan Gunung Sarik merupakan salah satu kelurahan yang terletak di

Kecamatan Kuranji yang luas wilayahnya 11,08 km2 dengan jumlah penduduk 16.189 orang, kelurahan gunung sarik mempunyai batas wilayah : Sebelah utara dengan Kelurahan Sei.Lareh Kecamatan Koto Tangah Sebelah selatan dengan Kecamatan Koto Tangah Sebelah barat dengan Kelurahan Kuranji dan Kelurahan Kr.Gadang Sebelah timur dengan Kelurahan Sei.Sapih

Survei lingkungan pemukiman dilaksanakan di RW I yang diketuai oleh Bpk. Hamuddin Zoon, pada RT I memilik 11 KK punya balita dengan ketua Bapak Anizar Sam , RT II memilki 19 KK punya balita dengan ketua Bapak Depwardi, RT III memiliki 7 KK punya balita dengan ketua Bapak Jonnedi, RT V memiliki 8 KK punya balita dengan ketua Fahmi dan RT VI memiliki 20 KK dengan ketua Bapak Arman.

2.2 Gambaran Demografi RW I Kelurahan Gunung Sarik memiliki penduduk sebanyak 340 KK, yang tersebar di 5 RT yaitu, pada RT 1 terdapat 66 KK, pada RT 2 terdapat 46 KK, pada RT 3 terdapat 93 KK, pada RT 5 terdapat 60 KK, dan pada RT 6 terdapat 75 KK.

2.3 Gambaran Fasilitas Sarana dan Prasarana Permukiman 1. Sarana Ibadah a. Masjid Nurul Hidayah I. II. Kesehatan Lingkungan dan Bangunan. Fasilitas Sanitasi

b. Mushalla Ash-Waja I. II. Kesehatan Lingkungan dan Bangunan Fasilitas Sanitasi

2. Sarana Pendidikan Pada RW 1 Kelurahan Gunung Sarik, sarana pendidikan yang ada hanya 1 buah Sekolah Dasar Negeri 29 Jl.Lolo Gunung Sarik.

3. Sarana Kesehatan Pada RW 1 Kelurahan Gunung Sarik, sarana kesehatan yang tersedia adalah sebuah Posyandu Permata Bunda I yang terletak di Balai Pemuda Lolo Gunung Sarik Namun sarana ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga karena tidak seluruh warga yang punya balita pergi ke Posyandu..

4. Sarana Perdagangan Pada lingkungan permukiman RW 1 Kelurahan Gunung Sarik sarana perdagangan yang ada yaitu warung yang menyediakan kebutuhan sehari-hari warga dan makanan jajanan.

6. Sarana Olahraga Pada lingkungan permukiman RW 1 Kelurahan Gunung Sarik sarana olahraga yang ada adalah 1 buah lapangan lapangan bulutangkis yang terletak di RT VI. 7. Jalan Pada lingkungan permukiman RW 1 Kelurahan Gunung Sarik, sebagian jalan sudah dibenahi dengan baik seperti terbuat dari aspal yanag kuat, tetapi beberapa jalan masih berlobang, dan sebagian jalan lainnya seperti jalan untuk masuk kepemukiman berupa jalan tanah hingga melewati pematang sawah.Disekitar jalan pada umumnya tidak terdapat drainase sehingga aliran air langsung masuk ke tanah dan sungai yang berada disekitar pemukiman. 8. Listrik Pada lingkungan permukiman RW 1 Kelurahan Gunung Sarik, pasokan listrik berasal dari pemerintah (PLN) sudah mencukupi kebutuhan warga, hal ini dapat terlihat dari seluruh warga yang sudah menggunakan listrik dalam kehidupan sehari-hari. 9. Air Bersih Air bersih yang digunakan oleh warga RW 1 Kelurahan Gunung Sarik berasal dari perlindungan mata air, sumur gali dan PDAM. Ketersediaan air bersih sudah mencukupi kebutuhan seluruh warga akan tetapi kondisi fisik air yang cenderung berubah-ubah sesuai perubahan cuaca seperti air keruh apabila cuaca hujan, tetapi hanya sedikit warga yang melakukan pengolahan terhadap air bersih. 10. Tempat Pengumpulan Sampah Pada lingkungan pemukiman RW 1 Kelurahan Gunung Sarik tidak terdapat Tempat Penampungan Sementara (TPS), sampah yang dihasilkan masyarakat langsung ditumpuk pada tanah disekitar rumah dan langsung dibakar.

BAB III PELAKSANAAN SURVEI 3.1 Metode Survei 3.1.1 Jenis Survei Survei ini bersifat deskriptif yaitu melihat gambaran sanitasi lingkungan pemukiman di RW 1/RT I, II, III, V dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji Padang. 3.1.2 Lokasi dan Waktu Survei Survei lingkungan pemukiman dilaksanakan di RW I/RT I, II, dilaksanakan pada tanggal 27 November 24 Desember 2013. 3.1.3 Populasi dan Sampel Populasi adalah keseluruhan kepala keluarga yang mempunyai balita berada dalam satu unit rumah di RW I/RT I, II, III, V dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji Padang. Sedangkan sampel adalah sebagian kepala keluarga yang mempunyai balita dalam satu unit rumah dengan jumlah sesuai besar sampel. Rumus : III, V dan VI

Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji wilayah kerja Puskesmas Balimbing yang

Keterangan N = jumlah sampel Zc = derajat kepercayaan yang diinginkan (95%=1,96, 90%=1,64, 99% = 2,58) P = proporsi kejadian pada populasi yang sukses (dapat digunakan) p = 0,5 Q = proporsi kejadian pada populasi yang gagal (1- P) D = presisi mutlak (1%, 2%, 5%, 10% ) N = Populasi Ni = populasi KK masing masing RW n = jumlah sampel N = populasi seluruh RW ni = jumlah sampel masing-masing RW

Jumlah masing-masing RW adalah :

3.1.4 Cara Pengumpulan Data 3.1.4.1 Data Primer Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi terhadap masyarakat di RW I/RT I, II, III, V dan VI Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Lubuk Kuranji Padang. . 3.1.4.2 Data Sekunder Pengumpulan data sekunder diperoleh dari kantor kelurahan gunung sarik , data dari masing-masing kepala RT I, II, III, V, VI dan Posyandu di RT VI di kelurahan gunung sarik Kecamatan Kuranji.

3.1.5 Pengolahan dan Analisis Data 3.1.5.1 Pengolahan Data Proses pengolahan data terdiri atas 3 tahap: Editing, dilakukan setelah wawancara dilakukan dengan memeriksa

kelengkapan isian kuesioner Koding, yaitu pembuatan kode pada masing-masing variabel yang diamati Entry data dilakukan secara manual dengan menggunakan master tabel yang dibuat blok berupa lajur/ baris dan kolom

3.1.5.2

Analisis data Analisis data adalah proses penyederhanaan data dalam bentuk yang lebih mudah

dibaca dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, master tabel, analisis univariat .

3.2 Hasil dan Pembahasan Survei TABEL 1.1 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Klasifikasi Tempat Tinggal di RW I Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Klasifikasitempattinggalrespondem Pinggirjalan Dekatdengansungai pegunungan jumlah frekuensi 20 16 27 63 % 31,7 25,4 42,9 100

Tabel 1 menunjukkan responden yang paling banyak memiliki tempat tinggal di pegunungan(42,9 %) TABEL 1.2 Distribusi Frekuensi Kejadian Penyakit Diare di RW I Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji

KejadianPenya kitDiare TidakMenderita PenyakitDiare MenderitaDiare Total

1 BulanTerakhir Frekuensi 60 % 95,2

3 BulanTerakhir Frekuensi 59 % 93,7

1 TahunTerakhir Frekuensi 58 % 92,1

3 63

4,8 100

4 63

6,3 100

5 63

7,9 100

Dari tabel 1.2diatas didapatkan hasil kejadian penyakit diare terbanyakpada1 tahun terakir dengan persentase7,9%.

TABEL 1.3 Distribusi Frekuensi Kejadian Penyakit DBD di RW I Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji KejadianPenya kit DBD TidakMenderita Penyakit DBD Menderita DBD Total 0 63 0 100 0 63 0 100 1 63 1,6 100 1 BulanTerakhir Frekuensi 63 % 100 3 BulanTerakhir Frekuensi 63 % 100 1 TahunTerakhir Frekuensi 62 % 98,4

Dari tabel 1.3diatas didapatkan hasil kejadian penyakit DBD paling banyak yaitupada 1 tahun terakhir dengan persentase 1,6% TABEL 1.4 Distribusi Frekuensi Kejadian Penyakit ISPA di RW I Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji KejadianPenya kit ISPA TidakMenderita Penyakit ISPA Menderita ISPA Total 15 63 23,8 100 5 63 7,9 100 3 63 4,8 100 1 BulanTerakhir Frekuensi 48 % 76,2 3 BulanTerakhir Frekuensi 58 % 92,1 1 TahunTerakhir Frekuensi 60 % 95,2

Dari tabel 1.8 diatas didapatkan hasil kejadian penyakit ISPA terbanyakpada 1 bulan terakhir dengan persentase23,8 %.

TABEL 1.5 Distribusi Frekuensi Kejadian Penyakit Kulit di RW I Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji

KejadianPenya kitKulit TidakMenderita PenyakitKulit MenderitaKulit Total

1 BulanTerakhir Frekuensi 53 % 84,1

3 BulanTerakhir Frekuensi 57 % 90,5

1 TahunTerakhir Frekuensi 55 % 87,3

10 63

15,9 100

6 63

9,5 100

8 63

12,7 100

Dari tabel 1.5 diatas didapatkan hasil kejadian penyakit kulit terbanyak pada 1 bulan terakhir dengan persentase 15,9%.

TABEL 1.6 Distribusi Frekuensi Rujukan Anggota Keluarga yang Sakit Di RW I Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Frekuensi RS PUSKESMAS Praktikdokterdanbidan Pengobatansendiri Dukun 0 21 42 0 63 % 0 33,3 66,7 0 100

Dari tabel 1.6 didapat hasil bahwa responden lebih banyak membawa anggota keluarga yang sakit kepraktek dokter atau bidan dengan persentase66,7 % TABEL 1.7 Distribusi Frekuensi Sumber Air Minum Warga Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji JenisSumber Air Bersih Sungai Penampungan air hujan Sumurgali Sumurpompatangandangk alataudalam Perlindunganmata air PDAM Total 32 20 63 50,8 31,7 100 Frekuensi 3 0 5 3 % 4,8 0 7,9 4,8

Dari tabel 1.7 diatas bahwa sumber air minum yang paling banyak terdapat di masyarakay yaitu berasal dari perlindungan mata air (50,8 %) TABEL 1.8 Distribusi Frekuensi Tingkat Resiko Sarana Air Bersih Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Tingkat ResikoPencemaran Air Bersih Berisiko Tidakberisiko Total 44 19 63 69,8 30,2 100 Frekuensi %

Dari table 1.8 diatas didapatkan hasil bahwa sarana air bersih masyarakat yang berisiko adalah69,8 %. TABEL 1.9 Distribusi Frekuensi Kepemilikan Sarana Air Minum Dan Masak Keluarga Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Sumber air minum MilikPribadi UMUM Numpangketerangga Lainnya Jumlah F 26 34 2 1 63 % 41,3 54 3,2 1,6 100

Berdasarkantabel 1.9 bahwa kepemilikan sarana air minum dan masak keluarga paling banyak yaitu milik umum (54 %)

TABEL 1.10 Distribusi Frekuensi Perolehan Air Bersih Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kemudahan Ya ( mudah) Kadang-kadangsulit Sulitketikakemarau Sulitsepanjangtahun Jumlah F 45 18 0 0 63 % 71,4 28,6 0 0 100

Berdasarkantabel 1.10 didapatkan hasil bahwa perolehan air bersih responden yaitu mudah (71,4 %)

TABEL 1.11 Distribusi Frekuensi Jumlah Pemakaian Air Di RW 1 Kelurahan gunung Sarik Kecamatan Kuranji Pemakaian air <60 60-80 80-100 Lainnya Jumlah F 1 13 46 3 50 % 1,6 20,6 73 4,8 100

Berdasarkantabel 1.11 diatas didapatkan hasil bahwa jumlah pemakaian air bersih paling banyak yaitu80-100 L dengan presentase73 %

TABEL 1.12 Distribusi Frekuensi Kondisi Fisik Air Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kondisifisik Baik Jelek Jumlah F 56 7 63 % 88,9 11,1 100

Berdasarkantabel 1.12 didapatkan hasil bahwa kondisi fisik air responden paling banyak yaitu baik (tidakberwarna, tidakberbau, berasa, dan tidak keruh) dengan presentase 88,9 %

TABEL 1.13 Distribusi Frekuensi Jenis Pengolahan Yang Dilakukan Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Jenispengolahan Penyaringansaja Tidakmelakukanpenyaringan Jumlah F 7 56 63 % 11,1 88,9 100

Dari tabel 1.13 didapatkan hasil bahwa jenis pengolahan air yang dilakukan paling banyak yaitu penyaringan saja (11,1 %)

TABEL 1.14 Distribusi Frekuensi Sarana BAB Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji KepemilikanJamban Jamban Sembarangan Total Frekuensi 37 26 63 % 58,7 41,3 100

Dari tabel 1.14 diatas didapatkan hasil bahwa responden sering bab di jamban dengan persentase 58,7 % TABEL 1.15 Distribusi Frekuensi Kondisi Jamban Keluarga Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji KepemilikanJamban TidakMemenuhisyarat Memenuhisyarat Total Frekuensi 22 15 37 % 59,5 40,5 100

Dari tabel 1.15 diatas didapatkan hasil bahwa kondisi jamban keluarga yaitu tidak memenuhi syarat yaitu59,5 %

TABEL 1.16 Distribusi Frekuensi Jenis Sarana Pembuangan Air Limbah Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji

Variabel Tidakada Ada Total

Frekuensi 30 33 63

% 47,6 52,4 100

Dari tabel 1.16diatas didapatkan hasil bahwa jenis sarana pembuangan air limbah yaitu ada (air limbah mengalir dengan saluran bak tertutup maupun terbuka )dengan persentase52,4 %

TABEL 1.17 Distribusi Frekuensi Kondisi Sarana Pembuangan Air Limbah Responden Di RW 1 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Variabel Bersih/lancar Kotor/mampet Jumlah F 28 34 63 % 44,4 55,6 100

Dari tabel 1.17 didapatkan hasil bahwa kondisi sarana pembuangan air limbah yaitu kotor/mampet dengan presentase (55,6%)

TABEL 1.18 Distribusi Frekuensi Adanya Tempat Pengumpulan Sampah Di Rumah Responden di RW IKelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji KepemilikanTempatSampahOrganik Ada Tidakada Total Frekuensi 19 55 63 % 30,2 69,8 100

Dari tabel 1.18 diperoleh bahwa responden yang tidak memiliki Tempat pengumpulan sampah adalah sebanyak 69,8%.

TABEL 1.19 Distribusi Frekuensi Adanya Tempat Penampungan Sampah Organik Di Rumah Responden di RW I Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji KepemilikanTempatSampahOrganik Memiliki TidakMemiliki Total Frekuensi 19 44 63 % 30,2 69,8 100

Dari tabel 1.19 diperoleh bahwa responden yang tidak memiliki tempat penampungan sampah untuk sampah organik adalah sebanyak 69,8%.

TABEL 1.20 Distribusi Frekuensi Jenis Sarana Tong Sampah Organik Di Rumah Responden di RW I KelurahanGunungSarikKecamatanKuranji JenisSarana Tong SampahOrganik KantongPlastik Tong SampahKayu / Plastik Lainnya Tidakmemiliki Total 7 10 2 44 63 11,1 15,9 3,2 69,8 100 Frekuensi %

Dari Tabel 1.20 dapat diketahui bahwa responden yang paling banyak memiliki tong sampah dari kayu/plastik15,9 %. TABEL 1.21 Distribusi Frekuensi Kondisi Sarana Tong Sampah Di Rumah Responden di RW I KelurahanGunungSarikKecamatanKuranji Kondisi Tong Sampah Memenuhisyarat Tidakmemenuhisyarat Tidakmemiliki Total Frekuensi 3 9 51 63 % 4,8 14,3 81,0 100

Dari tabel 1.21 diperoleh bahwa kondisi sarana tong sampah yang tidak memenuhi syarat di rumah responden adalah sebanyak 14,3% TABEL 1.22 Distribusi Frekuensi Metode Pembuangan Sampah Responden Di RW I KelurahanGunungSarikKecamatanKuranji Metode pembuangan Baik Buruk Memiliki tong sampah Jumlah 63 100 0 45 18 0 71,4 28,6 Frekuensi %

Dari tabel 1.22 diatas didapatkan hasil bahwa metode pembuangan sampah responden yaitu buruk (71,4 %) TABEL 1.23 Distribusi Frekuensi Kondisi Rumah di RW I di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji FREKUENSI VARIABEL Ya Tidak / TidakTahu Letakrumah Dindingkokoh/kedap air Lantaikedap air, tdkmudahretak 18 47 49 45 16 14 28,6 74,6 77,8 Ya % Tidak / TidakTahu 71,4 25,4 22,2

Atapkuatdanrapat Tinggiloteng 2,5 m Ventilasi 10 % Luaslantai Terpisahdengandapur Pencahayaancukup Luaskamardenganjumlahpenghuni 3m2/org Ventilasirapatserangga Bahanbakarselainkayu Merokok PerilakuResponden

40 30 34 63 56 39

23 33 29 0 7 11

63,5 47,6 54 100 88,9 78

36,5 52,4 46 0 11,1 22

46 40 13

17 23 50

73 63,5 20,6 64,17

27 36,5 79,4 35,82

Berdasarkan table diatas dapat diketahui bahwa sebagain besar masyarakat di RW I di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji kurang berperilaku kurang benar dalam kondsi rumah di lingkungan keluarga.

TABEL 1.24 Distribusi Frekuensi Perilaku Pencegahan Penyakit Dalam Keluarga di RW I di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji frekuensi Variabel Ya Tidak/Tidak tahu 55 4 5 8 10 25 54 27 26 14 37 %

Ya

Tidak/tidaktahu

Perlakukankhusus air kotor Air selaludimasak Air rumahtanggacukup Mudahmemperoleh air bersih CTPS setelah BAB Sampahdikelola Banyaklalat BAB dijamban Bahanbakar Membukajendelasianghari Menjamurkasur, selimut 1x seminggu Membersihkantempatperindukannya mukdalamrumah Membersihkantempatperindukannya mukluarrumah Memebrsihkantempatpersinggahanny

8 59 58 55 53 38 9 36 37 49 26

12,7 93,7 92,1 87,3 84,1 60,3 14,3 57,1 58,7 77,8 58,7

87,3 6,3 7,9 12,7 15,9 39,7 85,7 42,9 41,3 22,2 41,3

31

32

49,2

50,8

19

44

30,2

69,8

19

44

30,2

69,8

amuk PerilakuResponden 57,6 42,4

Berdasarkan table diatas dapat diketahui bahwa sebagain besar masyarakat di RW I di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji berperilaku kurang benar dalam pencegahan penyakit dalam keluarga. TABEL 1.25 Distribusi Frekuensi Perilaku Masyarakat Tentang Pencegahan Penyakit Dalam Lingkungan Permukiman di RW I di Kelurahan Gunung Sarik KecamatanKuranji

FREKUENSI VARIABEL Ya Tidak / TidakTahu TersediaDrainase Drainasemengalirlancar MembersihkanDrainase Sampahdiangkutsecaratertur Fogging Melindungisumber Air GotongRoyong PemahamanResponden 15 11 7 5 2 17 40 48 52 56 58 61 46 23 23,8 17,5 11,1 7,9 3,2 27 63,5 22 Ya

% Tidak / TidakTahu 76,2 82,5 88,9 92,1 96,8 73 36,5 78

Berdasarkan table diatas dapat diketahui bahwa sebagain besar masyarakat di RW I di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji kurang berperilaku benar dalam pencegahan penyakit di lingkungan permukiman.

3.3 Langkah Pemecahan Masalah I. Identifikasi masalah : 1. Pengelolaan sampah yang buruk (masalah A) 2. Jamban yang tidak memenuh isyarat (Masalah B ) 3. Saluran air limbah yang terbuka (Masalah C) 4. Terjadinya kasus ISPA (non pneumonia) yaitu batuk, pilek (Masalah D) 5. Kondisi rumah yang tidak sehat (Masalah E)

II.Prioritas Masalah dengan metode pembobotan No 1 2 3 4 5 6 7 8 Kriteria Dana Tenaga Sanitarian Waktu Partisipasi masyarakat Dampak masalah Sarana dan prasarana Total Peringkat Bobot Nilai masalah A B C Jumlah nilai A B C D

III.Analisis Penyebab Masalah IV.Alternatif Pemecahan Masalah V.Kegiatan Tindakan Terpilih VI.POA (Planning of Action)