Anda di halaman 1dari 10

DILATASI

Dilatasi atau perubahan skala adalah suatu transformasi yang memperbesar atau memperkecil bangun tetapi bentuknya tetap. Jika suatu objek didilatasikan, ukurannya akan berubah teteapi bentuknya tetap. Lebih jauh lagi bisa dikatakan bahwa bayangan objek didilatasikan sebangun denganobjeknya semula. Dilatasi ditentukan oleh: 1. Pusat dilatasi atau . !aktor dilatasi atau faktor skala. Jika suatu titik " didilatasikan terhadap pusat P dengan faktor skala k menghasilkan bayangan "#$lihat gambar 1.1%
k.PT

P maka berlaku hubungan

T &k

!aktor k akan menetukan ukuran bayangan suatu bangun yang didilatasikan. Dilatasi yang berpusat dititik asal '$(,(% dengan faktor skala k dinotasikan dengan sembarang titik P$),y% dengan faktor skala k dinotasikan . *-. akan didilatasikan , sedangkan dlatasi yang berpusat di

*da + jenis bayangan hasil dilatasi terhadap suatu bangun, ,isalkan terhadap ' dengan faktor skala k. 1. k > 1

perhatikan gambar 1. . bayangkan titik/titik *,-,. adalah *0, -0, .0 sehingga

OA & k OA

Y C B

OB & k OB B C A 1arena k 2 1 maka letak bayangan titik *, juga tiap "itik lainnya, searah dengan OA dan lebih jauh. -ayangan objek oleh faktor skala k 2 1 lebih besar dari objek asalnya dan juga dikatakan sepihak dengan objek asalnya O

OC & k OC

Gambar 1.2

k 2 1 &2 bayangan objek sepihak dengan objek asal dan lebih besar

2. 0 < k < 1 Jika ( 3 k < 1 , maka OC0 4earah dengan OC dan lebih kecil, OA0 4earah dengan OA dan lebih kecil, OB0 4earah dengan OB dan lebih kecil, *0-0.0 sepihak dengan lebih kecil $5ambar 1.6% *-. dan O Gambar 1.3 ( 3 k < 1 &2 bayangan objek sepihak dengan objek asal dan lebih kecil C A X B A Y C B

3. -1 < k < 0 Jika /1 3 k 3 (, maka '*0,'-0, dan '.0 masing/masing berlawanan arah dengan '*, '-, dan '. dan lebih kecil. *0-0.0 berlainan pihak dengan *-. dan lebih kecil. $5ambar 1.+% C A

B B

Gambar 1.4

/1 3 k 3 ( &2 -ayangan objek berlainan pihak dengan objek asal lebih kecil

4.

k < -1

Perhatikanlah gambar 1.7

C A

C B Gambar 1.5

K < -1 => Bayangan objek berlainan pihak engan objek a!al an lebih be!ar

Dilatasi yang berpusat i titik ! "0#0$ 8ntuk menyelesaikan dilatasi yang berpusat di titik ' $(,(% dapat diselesaikan dengan dua cara , yaitu : " #x,y$ '(&k) #k%&ky$ " *tau x

= k
y

x y

kx ky

.ontoh: 1. "entukan bayangan titik P$9,:% karena dilatasi ;',/ < %enyelesaian & 'ara I a. P $x,y% '(& k) P# $k),ky% P# $ $/ %$9%, $/ %$:% % P# $/1 , /19% % y = -* + , = -2(6) -2(8) = -1* -1+ % y = k 'ara II % y kx = ky

P$9,:% '(& -*)

. Diketahui *-. dengan koordinat titik * $/1,6%, - $6,9%, .$(,/6%. "entukan kordinat bayangan *-. jika didilatasikan oleh ;(,6< %enyelesaian & 'ara I * $x,y% '(& k) *# $k),ky% *# $ $6%$/1%, $6%$6% % *# $/6, =% % y = -1 = 3(-1) 3(3) = -. % y = k 'ara II % y kx = ky

*$/1,6% '(& -)

- $x,y% -$6,9%

'(&k) '(& -)

-# $k),ky% -# $ $6%$6%, $6%$9% % -# $=, 1:%

% y = k

% y

kx = ky

% y = -

3(3) 3(6) =

. 1,

. $x,y%

'(& k)

.# $k),ky% .# $ $6%$(%, $6%$/6% % .# $(,/= %

% y = k

'(& -) . $(,/6%

% y

kx = ky

3(0) ( ( -= = = -y 3(-3) -. ,aka diperoleh gambar sebagai berikut:

Dilatasi yang berpusat i titik %"a#b$ 8ntuk menyelesaikan dilatasi yang berpusat di titik ' $(,(% dapat diselesaikan dengan dua cara , yaitu : " #x,y$ #%&y$ /engan a$ '"&k) " *tau x y k ( ( k x-a y-b a b

% 0 a = k #% -

.ontoh: 1. Diketahui dilatasi dengan pusat $ ,1% dan faktor skala 6. 'leh dilatasi tersebut dan tentukan bayangan dari : a. "itik *$6, % dan -$/+,6% b. 5aris y > ) ? 7 & (

%enyelesaian & 'ara I a. * $x,y% '"& k) *# $)#,y#% A x y x y 'ara II k ( ( ( ( k 32 21 x-a y-b 2 1 = a b 5 4

dengan )# & k $) >a% ? a *$6, % '"& -) *# $)#,y# % y# & 6 $ > 1% ? 1 & 6$1% ? 1 &6?1 &+

)# & 6 $6 > % ? & 6$1% ? &6? &7

'ara I '"&k) b. * $x,y% *# $)#,y#% dengan )# & k $) >a% ? a dan y# & k $y >b% ? b *$6, % '"& -) *# $)#,y# % substitusikan ke pers. y > ) ? 7 & ( shg: y> )?7&( y#? /* )#?+ ? 7 &( y# ? > )# > :1 5 )# & k $) >a% ? a & 6$) / % ? & 6) > 9 ? & 6) / + y# & k $y >b% ? b & 6$y / 1% ? 1 & 6y > 6 ? 1 & 6y > = ( (

y# ? > )# > : ? 17 = y# / )# ? = & 6 . ( y# > )# ? = & (

&2 )# & 6)/+ y# & 6y/ )#?+ & 6) y#? & 6y )#?+ & ) y#? & y 'ara II x y x y

k ( ( ( -

( k

x-a yb x2 y1 1

a b

2 1

4ubtitusikan ) dan y ke pers. y > ) ? 7 & ( y#? * / )#?+ ? 7 & ( y# ? > $)#?+% ? 17 & ( y# ? > )# > : ? 17 & ( y# > )# ? = & ( Jadi bayangan dari garis y > ) ? 7 & ( *dalah y# > )# ? = & (

-% 0 + 1* -y 0 11 -% 0 4 -y 0 *

)# & 6) > +

) & )# ? + y & y# ? -

y# & 6y >

(atriks yang bersesuaian engan trans)*r+asi " ilatasi$ Pada subbab jenis/jenis transformasi, telah kita bahas bahwa jika titik P$x,y% didilatasikan terhadap ;',k< maka bayangannya P$x,y% dengan

x & kx & k . x + ( . y y & ky & (.y ? k . y

persamaan tersebut dapat ditulis dalam bentuk persamaan matriks

Jadi, matriks yang bersesuaian dengan dilatasi ;',k< didilatasikan terhadap ;*$a,b%,k<, maka

bayangannya P$x,y% dengan

Persamaan ini dapat ditulis dalam bentuk persamaan matriks

.ontoh: 1. "entukan bayangan titik P$/ ,1% karena dilatasi ;',6<. %enyelesaian& ,atriks yang bersesuaian dengan dilatasi ;',6< adalah titik P$x,y% karena dilatasi itu adalah P(x,y%, maka . ,isal bayangan

Jadi, bayangannya adalah P $9,/6%

. Diketahui P@A dengan P$/ ,1% , @$6,1%, dan A$6,6%. "entukan bayangan dilatasi ;',6< B

P@A karena

%enyelesaian& ,isal PQR bayangan P@A karena dilatasi ;', 6<, maka

Jadi, P(-6, 3), Q#(9, 3), dan R(9, 9).