Anda di halaman 1dari 3

NO 1.

PENELITI U.M. Soeyoso

TAHUN 2010

Subjek Murid kelas III dan IV SDN 161

DESAIN Survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional Survey deksriptifanalitik dengan menggunakan desain cross sectional

VARIABEL ALAT UKUR Var.independen : -Preparat plaque Prevalensi dan Faktor indikator solution Resiko -Preparat plaque Var. dependen : Karies disclosing gel gigi -Alat OD Var. independen : - Alat OD Konsumsi Air minum - Wawancara (air sumur dan air pdam) Var. dependen: OHI-S

HASIL Prevalensi karies pada anak usia 6-12 tahun kelas III-IV SD Negeri 161 Palembang sangat tinggi, yakni 100%, rata-rata DMFT 6,47

2.

Purwatinin grum, miftakhul cahyati, dio denta widya putra

2013

Murid usia 9-11 tahun di SD mulyo agung Malang

3.

Ratih Ariningrum, endang indriasih

2006

Siswa SD kelas VI Jakarta utara

4.

Wulandari meikawati, Sayono,ulfa nurullita

2010

Var. Independen : -Alat OD Klasifikasi daerah -kuesioner kumuh dan tidak kumuh terhadap pengetahuan,sikap,dan perilaku. Var. Dependen : Indeks DMF-T Siswa SD Explanatory Var. Independen : - Indeks kelas IV research dengan Konsumsi kalsium dan V metode survei dan dalam makanan dan Kudus desain cross minuman sectional Var dependen : karies gigi

Survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional

-Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat OHI-S siswa yang mengkonsumsi air sumur dan air PDAM -hampir seluruh siswa mengkonsumsi air sumur -sebagian besar kondisi OHI-S siswa dalam kriteria sedang Klasifikasi daerah kumuh dan tidak kumuh berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap para siswa mengenai kesehatan gigi

-tidak ada hubungan antara mengkonsumsi makanan tinggi kalsium dengan tingkat keparahan karies -sebagian besar 97% siswa tergolong defisit berat dalam mengkonsumsi kalsium

5.

Anwar Musadad, Joko Irianto

2009

6.

Isrofah, 2008 Nonik Eka M

Individu usia 1265 tahun di bangka belitung dan NTB Siswa kelas III dan IV SDN Boto Kembang

Survey observasionalanalitik dengan menggunakan desain cross sectional Metode Pre eksperimental one group pretest dan posttest design

Var. Independen : Penyediaan air minum Var. Dependen : Karies gigi

Indeks

faktor kualitas fisik air merupakan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap kejadian karies gigi penduduk usia 12-65 tahun, baik dikepulauan Bangka Belitung maupun di NTB Pendidikan kesehatan gigi berpengaruh terhadap pengetahuan anak usia sekolah dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, pendidikan kesehatan gigi tidak berpengaruh terhadap sikap anak usia sekolah dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut hubungan antara pengetahuan kebersihan gigi dan mulut dengan status kebersihan gigi dan mulut pada siswa sma negeri 9 manado menunjukkan anak yang memiliki pengetahuan baik memiliki peluang 2,2 kali untuk memiliki status kebersihan gigi dan mulut yang baik. Pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah dengan lembar balikm lebih efektif dibandingkan dengan pendidikan kesehatan menggunakan metode demonstrasi dengan alat peraga gigi.

7.

Yohanes I 2013 gede K K, Karel pandelaki, Ni wayan Mariati Sri Hastuti, 2010 Annisa andriyani

Siswa SMA negeri 9 Manado

Metode deskriptifanalitik dengan pendekatan cross sectional

8.

Murid di Metode SD negeri eksperimental 2 Boyolali semu (quasy eksperiment) dengan desain one group PretestPostest

Var. bebas : pendidikan kesehatan gigi Var. Terikat : pengetahuan dan sikap anak usia sekolah dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut Variabel independen : pengetahuan kebersihan gigi dan mulut Variabel dependen : status kebersihan gigi dan mulut Variabel independen : pengaruh pendidikan kesehatan gigi dan mulut Variabel independen : pengetahuan tentang kesehatan gigi pada anak

kuesioner

Alat OD kuesioner

Indeks

9.

Hendro 2009 Martono, muhajir , dan inswiasri

Warga di desa kadikaran dan desa pulo

Survey deksriptif dengan menggunakan desain cross sectional

Variabel independen : kualitas kimia dan fisik air minum Variabel dependen : kualitas kesehatan

-observasi -wawancara -analisis laboratorium -data sekunder dari instansi terkait

10.

Radiah, 2013 Christy Mintjelung an,ni wayan mariati

Mahasiswa asal ternate di Manado

Survey deksriptifobservasional dengan menggunakan desain cross sectional

Variabel independen : -kuesioner pola pemeliharaan kesehatan gigi Variabel dependen : gambaran status karies gigi

Sebanyak 53,97 responden mempergunakan air sungai yang diolah untuk memenuhi kebutuhan air minumnya dimana sebanyak 17,65% responden melakukannya dengan pembubuhan tawas, 39,68% mempergunakan sumur gali, dan 17,46% mempergunakan air hujan Status karies berdasarkan indeks DMF-T rata-rata untuk 90 orang responden yaitu 3,1 yang artinya rata-rata responden memiliki 3 gigi karies, berdasarkan kriteria dari WHO indeks ini berada pada kategori status karies sedang dan pola pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut responden yang terdiri dari kebiasaan mengonsumsi makanan kariogenik berada pada kategori tinggi dan non kariogenik pada kategori rendah.