Anda di halaman 1dari 35

BIVALVIA

Kerang, remis dan kijing


Kebanyakan hidup di laut (terutama litoral), beberapa di daerah pasang surut dan air tawar Beberapa hidup di laut pada kedalaman sampai 500 m Umumnya terdapat di dasar perairan yang berlumpur atau berpasir, beberapa hidup pada substrat yang lebih keras seperti lempung, kayu atau batu

Kerang hijau

Kima

Anatomi
Bentuk umumnya secara lateral dan seluruh tubuh tertutup dua keping cangkang yang berhubungan di bagian dorsal oleh hinge ligament

Kedua keping cangkangnya pada bagian dalamnya ditautkan oleh otot adduktor
Mantel berbentuk jaringan yang tipis dan lebar, terletak di bawah cangkang dan menutup seluruh tubuh

Pada tepi mantel terdapat 3 lipatan, yaitu dalam (paling tebal, berisi otot radial dan melingkar), tengah (alat indra) dan luar (penghasil cangkang)

Pada umumnya kaki berbentuk pipih secara lateral dan mengarah ke anterior sebagai adaptasi untuk meliang
Cara hidup (meliang, menempel pada benda padat, bergerak bebas di atas permukaan dasar perairan)

Pernafasan : sepasang insang (ctenidia)


dan mantel

Bentuk dan fungsi ctenidia dipakai sebagai


dasar pembagian kelas menjadi subkelas: 1. Protobranchia 2. Lamellibranchia 3. Septibranchia

Sepasang ctenidia paling primitif terdapat pada jenis-jenis Nuculacea dari subkelas Protobranchia
Insang tipe primitif berfungsi sebagai alat pernafasan, sedangkan pengumpulan makanan dilakukan oleh palp besar Beberapa jenis protobranchia dan semua lamellabranchia hidup sebagai filter feeder, dalam hal ini insang berfungsi sebagai alat pernafasan dan penyaring makanan

Sistem peredaran darah (terbuka), yaitu darah dari jantung ke sinus organ, ginjal, insang dan kembali ke jantung
Darah pelecypoda biasanya tidak berwarna karena terdiri dari beberapa macam amobocyte, namun ada beberapa jenis kerang seperti Anadara mempunyai sel darah yang yang mengandung Hb

Sebagian besar kerang merupakan ciliary feeder, karena sebagai deposit feeder maupun filter feeder Cilia memegang peran penting dalam mengalirkan makanan ke mulut Saluran pencernaan terdiri atas mulut, oesophagus yang pendek, lambung yang dikelilingi kelenjar pencernaan, usus, rectum dan anus

Semua pelecypoda tidak mempunyai radula karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut disortir oleh palp

Cilia memegang peran penting dalam mengalirkan makanan ke mulut Saluran pencernaan terdiri atas mulut, oesophagus yang pendek, lambung yang dikelilingi kelenjar pencernaan, usus, rectum dan anus

Sistem syaraf : - Lebih sederhana dari Gastropoda - Terdiri atas 3 pasang ganglia beserta benang penghubung yang berkaitan - Sepasang ganglia cerebro-pleura yang dihubungkan oleh syaraf penghubung
Alat indra : - Sepasang statocyte biasanya di kaki, dekat - Ocelli, untuk mendeteksi perubahan intensitas cahaya

Alat ekskresi (sepasang nephridia)


Reproduksi :

- Dioecious
- Sepasang gonad yang berdampingan

dengan usus
- Kopulasi tidak ada - Beberapa jenis bersifat hermafrodit (Tradacnidae, Pectinidae, Teredinidae, Sphaeriidae air tawar)

- Pembuahan umumnya eksternal


- Gamet dikeluarkan melalui sipon ekshalant - Faktor yang mempengaruhi pemijahan (suhu air, pasang surut dan zat yang dihasilkan oleh gamet dari lawan jenisnya)

- Larva yang dihasilkan berupa tocophore,


kemudian menjadi veliger yang berenang bebas sebagai meroplankton - Veligernya mempunyai 2 keping cangkang

- Beberapa jenis kerang, pembuahan terjadi


dalam rongga suprabranchia, dimana sperma dibawa aliran air masuk melalui sipon inhalant, misalnya : Oyster, Unionidae dan Sphaeriidae - Beberapa jenis kerang, pembuahan terjadi dalam rongga suprabranchia, dimana

sperma dibawa aliran air masuk melalui


sipon inhalant, misalnya : Oyster, Unionidae

dan Sphaeriidae

- Masa hidup larva veliger sebagai plankton


bervariasi dari beberapa hari sampai beberapa bulan tergantung spesiesnya, sebelum akhirnya turun ke substrat - Metamorfosa dicirikan oleh lepasnya velum

dengan tiba-tiba, untuk kemudian tumbuh


menjadi kerang muda

Arti Ekonomis
1. Makanan, misalnya : Anadara, Tridacna

2. Penghasil mutiara misalnya : Pinctada maxima


3. Dipercaya sebagai obat penyakit kuning misalnya : remis 4. Kerang pengebor misalnya : Teredo dan Bangkia

Klasifikasi
Klas
Subklas

: Pelecypoda (Lamellabranchiata, Bivalvia) : 1. Protobranchia Primitif, filamen insang pendek dan tidak melipat Ordo : 1. Nuculacea Tidak mempunyai sifon, sebagai deposit feeder mendapatkan makanan menggunakan proboscides Nucula, Yoldia

Ordo : 2. Solenomyacea Mempunyai sifon, menyaring makanan menggunakan dengan insang, cangkang mempunyai semacam tirai Solemya

Subklas

: 2. Lamellabranchia (Polysyringia) Filamen insang memanjang dan melipat, seperti huruf W, antar filamen dihubungkan cilia Ordo : 1. Taxodonta Gigi pada hinge banyak, kedua otot adduktor berukuran kurang lebih sama pertautan antar filamen insang tidak ada Arca, Anadara, Barbatia

Ordo : 2. Anisomyaria Otot adduktor anterior kecil sedangkan posterior besar, sifon tidak ada, pertautan antar filamen dengan cilia, biasanya sessile, kaki kecil dan mempunyai bissus Mytilus, Ostrea, Crassostrea, Pecten Ordo : 3. Heterodonta Gigi pada hinge terdiri atas beberapa gigi kardinal, insang tipe eulamellibranchia, kedua otot adduktor sama besar, tepi mantel menyatu Cardium, Corbicula, Tagelus, Tridacna

Ordo : 4. Schizodonta Gigi dan hinge mempunyai bentuk dan ukuran bervariasi, tipe insang eulamellibranchia, kerang air tawar Pseudodon, Anodonta, Mutelidae Ordo : 5. Adapedonta Cangkang selalu terbuka, ligamen lemah atau tidak ada, gigi pada hinge kecil atau tidak ada, tipe insang eulamellibranchia, tepi mantel menutup, sifon besar, hidup sebagai pengebor pada substrat keras Polas, Panope, Teredo, Bankia

Ordo : 6. Anomalodesnata Tidak ada gigi pada hinge, tipe insang eulamellibranchia tetapi lembaran insang terluar mengecil dan melengkung ke arah dorsal, hermafrodit, cangkang kecil dan rapuh Lyonsia, Pandora

Subkelas 3. Septibranchia Insang termodifikasi menjadi sekat antara rongga inhalant rongga suprabranchia yang berfungsi sebagai pompa Cuspidaria, Poromyu

CEPHALOPODA

Cumi-cumi, sotong, gurita dan nautilus


Semuanya hidup di laut

Sedang mengalami kepunahan (10.000 spesies fosil dan 650 spesies hidup)
Dapat mencapai ukuran besar sekali, Architeuthis di Atlantik Utara (panjang 20 m termasuk tentakel 6 m dan lingkaran tubuh 4 m) Octopus terbesar di pantai Pasific (panjang tubuh < 36 cm, namun tentakel 5 m

Tubuh memanjang menurut sumbu dorso ventral, tidak mempunyai bentuk kaki yang lebar dan datar seperti moluska lain
Cangkang umumnya mengecil dan terletak di dalam atau lenyap, kecuali pada Nautilus

Semua cephalopoda pada dasarnya adalah hewan pelagis yang berenang dengan gaya dorong jet (jet propulsoin) untuk memburu mangsa yang juga berenang

Tenaga pendorong berasal dari air yang disemburkan dari rongga mantel
Mantel terdiri atas dua macam serabut otot (radial dan melingkar) Pada waktu menghisap air, otot melingkar istirahat dan dan radial berkontraksi

Pernafasan : insang, namun cephalopoda


yang berenang dengan tangan berselaput biasanya insangnya menghilang dan pertukaran gas terjadi melalui seluruh permukaan tubuh Peredaran darah : tertutup

Alat ekskresi : nephridia, sepsang pada


coleoid dan dua pasang nautiloid Ekskresi pada nautiloid adalah kalsium dan guanin, sedang pada coleoid adalah guanin, uric, urea dan ammonia

Pencernaan: semua cephalopod karnivor,


menggunakan tangan atau tentakel untuk menangkap mangsa

Jumlah tentakel: - Nautilus (90 buah) yang


tersusun dalam dua

lingkaran mengelilingi
kepala - Cumi-cumi (10 buah tangan), 4 pasang disebut tangan dan

1 sangat panjang yang


disebut tentakel

Sistem syaraf : beberapa pasang ganglia


Alat indra : - Mata - Statocyst, berfungsi sebagai alat keseimbangan dan koordinasi - Osphridia (hanya terdapat pada Nautilus)

Reproduksi: Dioecious

Arti Ekonomis
- Makanan

- Ekspor

Klasifikasi
Klas
Subklas

: Cephalopoda
: 1. Nautiloidea Cangkang melingkar dalam satu bidang datar bersekat-sekat, insang 2 pasang Satu-satunya genus yang ada sekarang dengan 3 spesies N. scrobiculatus, N. pompilus dan N. macrophalus

Subklas : 2. Ammonoidea (Semua fosil)


Subklas : Coleoide Cangkang internal atau tidak ada, tentakel sedikit dilengkapi mangkuk penghisap, mempunyai 1 pasang insang dan 1 psang nephridia Ordo : 1. Belemnoidea Semuanya fosil, punah sejak 100 juta tahun yang lalu, terdiri atas 5 famili dan 63 genera, Belemnites

Ordo : 2. Sepioidea (Sepiida) Sotong dan blekutak, tubuh agak pendek, memiliki 8 tangan dan 2 tentakel panjang, cangkang internal, mempunyai septa, Spesies: Sepia, Sepiola dan Spirula
Ordo : 3. Teuthoidea (Teuthida) Cumi-cumi, cangkang tipis, transparan Spesies: Loligo, Architeuthis dan Sepioteuthis

Ordo : 4. Octopoda Tubuh agak bulat, tangan 8 buah dan lebih panjang dari tubuh, mangkuk penghisap tidak bertangkai, tidak mempunyai sirip Spesies: Octopus, Architeuthis dan Amphitretus Ordo : 5. Vampyromorpha Bentuk seperti octopus dengan 8 tangan dan 2 tentakel kecil, hidup di laut dalam Spesies: Vampyroteuthis