Anda di halaman 1dari 42

KOMUNIKASI

BY ; Aprillia Ayu SY, SST

A. PENGERTIAN KOMUNIKASI
Taylor ( 1993 ) proses pertukaran informasi atau proses yang menimbulkan dan meneruskan makna dan arti, berarti dalam komunikasi terjadi penambahan pengertian antara pemberi informasi dengan penerima informasi sehingga mendapatkan pengetahuan.

Burgess ( 1988 ) proses penyampaian informasi, makna dan pemahaman dan pengirim pesan ke penerima pesan dalam komunikasi. Hal ini berarti penerusan informasi dari pengirim pesan kepada penerima pesan dalam komunikasi.

Yuwono ( 1985 ) kegiatan mengajukan pengertian yang diinginkan dari pengirim informasi kepada penerima informasi dan menimbulkan tingkah laku yang diinginkan penerima informasi

KESIMPULAN : Komunikasi merupakan seni penyampaian informasi ( pesan, ide, sikap/gagasan ) dari komunikator atau penyampai berita, untuk mengubah serta membentuk perilaku komunikan atau penerima berita (pola, sikap, pandangan dan pemahamannya ), ke pola dan pemahamanan yang di kehendaki bersama

B.TUJUAN DAN FUNGSI KOMUNIKASI

a.

Tujuan : Memudahkan, melancarkan, melaksanakan kegiatan tertentu dalam mencapai suatu tujuan. Artinya, dalam proses komunikasi, terjadi suatu pengertian yang diinginkan bersama sehingga tujuan lebih mudah dicapai.

b. Fungsi : Sebagai informasi, pendidikan dan untuk mendiidk. Komunikasi merupakan median mentranformasikan ilmu dari pendidik ke peserta didik.

C. JENIS KOMUNIKASI
1. Komunikasi Verbal Adalah komunikasi yang menggunakan bahasa/komunikasi kebahasaan secara lisan dan tulisan, Penggunaannya lebih akurat dan tepat waktu, Simbol yang digunakan adalah kata yang mengekpresikan ide dan perasaan, membangkitkan respon emosional atau menguraikan objek observasi dan ingatan. Ex : Untuk mengungkapkan perasaan Sudah gaharu cendana pula artinya sudah tahu bertanya pula.

2. Komunikasi Nonverbal Adalah komunikasi yang tidak menggunakan bahasa tulisan ataupun tulisan, tetapi menggunakan bahasan kial, gambar, sikap. Proses pemindahan pesan tanpa pengunaan kata-kata. a). Bahasa kial Bahasa yang menggunakan gerak tangan atau tubuh sebagai isyarat atau lukisan suatu perbuatan, gerakan tersebut mempunyai arti pesan dalam kontek komunikasi. ex : Ketika bidan memimpin persalinan terdengar gaduh diluar, lalu bidan keluar sambil menggeleng-gelengkan kepala.

b). Bahasa gambar Bahasa yang mengekpresikan sikap pesan dalam komunikasi dengan bentuk gambar. ex : gambar dilarang merokok c.) Bahasa sikap : Bahasa yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau mengekpresikan pikiran dan perasaan atau pendirian. ex : bungkam, dingin dan tak acuh.

D. UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI

1. Komunikator ( Pembawa pesan ) Adalah orang yang mau berkomunikasi dengan orang lain, bisa individu, keluarga atau kelompok yang mengambil inisiatif penyelenggaraan komunikasi dengan individu lain ataupun kelompok lain. Prosesnya pengirim berita menggunakan gagasan dan lambang yang berbentuk kata-kata yang disampaikan dengan menggunakan media yang berbentuk ucapan, gerak tangan, telefon.

2. Pesan Adalah berita yang disampaikan oleh komunikator melalui lambang atau gerakan. Berita adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat dan akurat. Komunikasi berlangsung jika ada komunikator dan pesan. Sedangkan saluran komunikasi , metode komunikasi, lingkungan dan umpan balik merupakan faktor pendukung.

3. Saluran Komunikasi Adalah : sarana untuk menangkap lambang yang diterjemahkan dalam bentuk persepsi yang memberikan makna terhadap suatu stimulus atau rangsangan. Persepsi adalah tanggapan atau penerimaan langsung dari suatu proses seseorang menngetahui beberapa hal melalui panca indra.

Saluran komunikasi meliputi Pendengaran ( lambang berupa suara) Penglihatan ( lambang berupa sinar, pantulan sinar atau gambar ) Penciuman ( lambang yang berupa bau bauan ) Rabaan ( lambang yang berupa rangsangan perabaan

4. Metode komunikasi Adalah cara yang teratur dan terpikir baik untuk mencapai maksud komunikasi yang merupakan cara kerja untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. Metode komunikasi terdiri atas : Informative communication (informasi) Persuasif communication (metode mendidik ) Coorsive/instructive communication (metode instruktif )

5.

Komunikan Pihak lain diajak berkomunikasi yang merrpakan sasaran dalam kegiatan komunikasi / orang yang menerima berita / lambang.

6. Umpan Balik Berbentuk tanggapan/ respon, arus umpan balik dalam rangka berlangsungnya komunikasi. Umpan balik merupan hasil akibat guna bagi rangsangan atau dorongan untuk bertindak lebih lanjut atau merupakan tanggapan langsung.

Jenis umpan balik berdasarkan sikap komunikan terdiri dari :

1.Zero umpan balik Tidak ada kejelasan umpan balik dari komunikan, komunikan bersifat pasif atau dingin, yang disebabkan pesan kurang jelas, lambang bahasa tidak dipahami, waktu/tempat tidka tepat sehingga komunikasi yang terjadi tidak bermakna.

2.Umpan balik positif Umpan balik dapat dimengerti oleh komunikan 3.Umpan balik netral Tanggapan yang diperoleh dari komunikan tidak mempunyai relevansi dengan pesan yang disampaikan. 4.Umpan balik negatif Tidak mendukung komunikator. Komunikasi dapat bersifat tidak ada tujuan dan bersifat kritik.

E.KOMPONEN KOMUNIKASI
Adalah unsur penting yang meliputi : Unsur dasar komunikasi Sumber dan sasaran Metode komunikasi Bentuk komunikasi Tekhnik komunikasi Yang secara keseluruhan akan membentuk jaringan komunikasi.

F.UNSUR DASAR KOMUNIKASI

Terdiri dari : Komunikator Pesan Saluran Komunikasi Komunikan Umpan Balik

G.SUMBER DAN SASARAN KOMUNIKASI


1. Sumber :

Komunikator yang berperan dalam mem bentuk kesamaan persepsi dengan pihak lain dalam hal ini adalah sasaran, memformulasi kan pesan, menggunakan lambang dan meng interprestasikan pesan dalam pemahaman kontekstual
2. Sasaran :

Penerima pesan yang menerjemahkan pesan disesuaikan dengan pengalaman dan pengertian penerima pesan

H.METODE KOMUNIKASI
1. Informasi komunikasi, Informasi umum dengan cara memberikan penerangan, keterangan, pemberitahuan tentang sesuatu yang keseluruhan maknanya menunjang amanat/isi. Sifatnya adalah menerangkan dan penerangan ini harus bersifat edukatif, stimulatif dan persuasif.

2. Komunikasi persuasif, Bersifat membujuk secara halus agar sasaran menjadi yakin, biasanya dalam bentuk ajakan dengan cara memberi alasan dan prospek baik yang meyakinkan. Ex : memberi motovasi untuk ikut program Keluarga Berencana dengan menggunakan alat kontrasepsi dan asumsi yang berkembang adalah KB bisa memwujudkan Kleuarga Kecil Bahagia dan Sejahtera ( NKKBS ).

Keuntungan komunikasi persuasif adalah menyadarkan utnuk mengadakan penialian terhadap informasi yang disampaikan sehingga dapat menentukan sikap untuk mengikuti ajakan komunikator.

3. Komunikasi Instruktif, Berupa arahan atau perintah untuk melakukan suatu tugas atau melaksanakan pekerjaan. Ex: Minum obat tiga kali satu hari yang diperintahkan oleh dokter

I.BENTUK KOMUNIKASI
1. Komunikasi pribadi : - Komunikasi intrapribadi Komunikasi untuk membantu seseorang atau individu agar tetap sadar akan kejadian disekitarnya. Ex: bila kita sedang melamun, berarti kita sedang melakukan komunikasi intrapribadi. - Antarpribadi Komunikasi antara dua orang, kontak langsung dalam bentuk percakapan (dialog komunikasi) dengan cara tatap muka melalui media komunikasi, Sifat komunikasi two way dan efektif jika terjadi perubahan sikap pada orang yang terlibat dalam komunikasi.

2. Komunikasi antar kelompok, Antar seseorang dengan sejumlah orang yang berkumpul bersama dalam kelompok.dengan dua tahap aktivitas untuk melaksanakan pendekatan, yaitu: 1.Tahap gagasan Tahap ketika individu antar kelompok saling mengemukakan gagasannya, berkomunikasi untuk membahas atau memecahkan masalah yang dihadapi dengan keinginan bersama.

2.Tahap emosional sosial Anggota kelompok saling menenggang rasa untuk membina persatuan dan keutuhan antarpribadi dalam kelompok. Pada tahapan ini kelompok menyadari tanggung jawab serta perjuangan bersama, mengorbankan tujuan dan kepentingan pribadi. Sifat komunikasi tersebut seperti komunikasi antarpribadi namun dalam skala yang besar.

3. Komunikasi massa, Pesan yang disampaikan tidak ditujukan utk semua orang atau anggota khalayak. Sifat komunikasi massa adalah umum, heterogen, nonpribadi dan menimbulkan kesempatan dengan paham yang sama. Misalnya : pemberian informasi tentang penggunaan garam yodium / iodium dalam makanan yang merupakan salah satu upaya pencegahan gondok endemik dan kreatinisme.

J.TEKNIK KOMUNIKASI
1. Jurnalisme, adalah teknik komunikasi yang digunakan dalam bidang kewartawanan, mencakup kegiatan mengumpulkan, menulis, mengedit dan menerbitkan berita dalam surat kabar atau majalah, kadang-kadang penyampaian berita tidak berdasarkan kebenaran dan sengaja mengekploitasi sesuatu untuk merebut perhatian dan minat pembaca.

2.

3.

4.

Hubungan masyarakat Publikasi yang disajikan dalam acara khusus atau penyiaran khusus kepada masyarakat yang datang berkunjung. Ex : Kelompok yang sama: tembang kenangan Periklanan ( advertising ) Komunikasi dalam bentuk ajakan atau penawar an yang merupakan komunikasi satu arah. Ex : Tayangan dalam bentuk iklan suami siaga Pameran persahabatan Bentuk penyampaian informasi dengan menunjuk kan atau memperlihatkan hasil karya, hasil bumi, hasil pertanian yang telah dicapai. Ex : Jakarta Fair

5. Propaganda Penerangan (paham, pendapat dan sebagainya ) yang benar atau salah yang di kembangkan dengan tujuan meyakinkan orang agar menganut suatu aliran, sikap, atau arah tindakan tertentu : bisanya di sertai dengan janji-janji muluk, ex : Penggunaan TSH (Terapi Sulih Hormon) yang digunakan pada perempuan menopause. 6. Iklan masyarakat Penyiaran tentang suatu kegiatan individu atau kelompok masyarakat tertentu kepada khalayak melalui berbagai media massa. Ex : BIAS

K. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KOMUNIKASI

1. Perkembangan : Agar dapat berkomunikais dengan efektif dengan seseorang seorang bidan harus mengerti pengaruh perkembangan usia, baik dari sisi bahasa maupun proses berpikir orang tersebut. Cara berkomunikasi anak usia remaja berbeda dengan usia balita

2.Persepsi : Adalah : pandangan seseorang terhadap suatu kejadian atau peristiwa. Persepsi dibentuk oleh pengharapan atau pengalaman. Pernbedaan persepsi dapat mengakibatkan terhambatnya komunikasi. Misalnya kata beton akan menimbulkan perbedaan persepsi antara ahli banguna dengan orang awam.

3. Nilai : Adalah : standar yang mempengaruhi perilaku sehingga penting bagi bidan untuk menyadari nilai seseorang. 4. Latar belakang budaya : Budaya sangat mempengaruhi cara bertindak dan berkomunikasi seseorang

5. Emosi : Perasaan subjektif terhadap suatu kejadian. Emosi seperti marah , sedih, senang, akan dapat mempenagruhi bidan dalam berkomunikasi dengan orang lain. 6. Jenis Kelamin : Wanita bermain dengan teman baiknya atau dalam grup kecil menggunakan bahasa utk mencari kejelasan dan minimal perbedaan serta mendukung dan mendapatkan keintiman. Laki-laki menggunakan bahasa untuk mendapat kan kemandirian aktivitas dalam grup besar dan jika ingin berteman, mereka melakukan dengan bermain.

7. Pengetahuan : Seseorang dengan tingkat pengetahuan yangg rendah akan sulit merespon pertanyaan yang lebih tinggi. 8. Peran dan hubungan : Cara berkomunikasi seorang bidan dengan koleganya dengan cara berkomunikasi dengan klien/pasien akan berbeda bergantung peran. Demikian juga antar orangtua dan anak. 9. Lingkungan : Suasana yang bising, tidak ada privacy yang tepat, akan menimbulkan kencuan, ketegangan dan ketidaknyamanan. Misalnya diskusi ditempat yang ramai.

10. Jarak : Jarak akan memberi rasa aman dan kontrol misalnya : individu yang terancam ketika seseorang yang tidak dikenal mendekat. 11. Citra diri : Manusia mempunyai gambaran tertentu mengenai dirinya, status sosial, kelebihan dan kekurangan. 12. Kondisi Fisik : Indra pembicaraan mempunyai andil terhadap kelancaran dalam berkomunikasi.

L. PROSES KOMUNIKASI
Proses Komunikasi adalah : Proses timbal balik antara komunikator sebagai pengirim dan komunikan sebagai penerima pesan menciptakan penegrtian dan penerimaan yang sama, serta mengahsilkan sutau tindakan yang sama utk mencapai tujuan.

Tahap-tahap proses komunikasi : Ideasi / gagasan Enconding Pengiriman Penerimaan Deconding Respon ada 6 ( enam ) macam respon :

Direct response( immidiate feedback), Indirect response (delayed feedback) Zero respon positive response Neutral response Negative response