Anda di halaman 1dari 23

Modul SAP2000

Disusun oleh : Indah Rosanti, S.ST,MT


Staf Pengajar Teknik Sipil & Perencanaan Polnep

Praktikum Komputer

SAP2000 Sesi Pertama


Konsep Dasar SAP2000 Praktikum Gelagar Sederhana Ragam Pembebanan

SUMBU SUMBU PADA SAP2000


Terdapat dua sumbu pada SAP2000, yaitu Sistem koordinat global (sumbu X, Y dan !, dan sistem koordinat lokal (sumbu ", 2, dan #!, bentuk ruang (# dimensi!, mengikuti hukum $ari tangan kanan% Sumbu global merupakan sumbu tata ruang struktur, sedangkan sumbu lokal merupakan sumbu &rame (batang! seperti gambar berikut%

Sumbu !okal 1" 2" #

Sumbu Global $" %" &

Penampang kolom 1 # 2

2 1 # 1

# &

2 2

$ #

Penampang balok

B'()UK P'(AMPA(G D'(GA( SUMBU !*KA!

R'S)RA+()S
Restraints, adalah si&at'si&at dari titik buhul ($oint!% Setiap titik buhul ($oint! mempunyai ( (enam! komponen perpindahan, # (tiga! pergeseran global X, Y dan , dan # (tiga! perputaran global )X, )Y dan ) % Arahnya berhubungan dengan ( (enam! komponen perpindahan yang dikenal sebagai dera$at kebebasan (degree o& &reedom * D+,! dari titik buhul%

)*u-,uy,u.,r-,ry,r.
Dimana, R = )estraints ux = /ode restraint (pengekangan! untuk pergeseran pada arah sumbu global uy * uz * rx * ry * rz *
X% 0ilai * " menyatakan tidak dapat1bisa 2 nilai * 0 menyatakan dapat1 bisa% /ode restraint (pengekangan! untuk pergeseran pada arah sumbu global Y% 0ilai * " menyatakan tidak dapat1bisa 2 nilai * 0 menyatakan dapat1 bisa% /ode restraint (pengekangan! untuk pergeseran pada arah sumbu global % 0ilai * " menyatakan tidak dapat1bisa 2 nilai * 0 menyatakan dapat1 bisa% /ode restraint (pengekangan! untuk perputaran pada sumbu global X% 0ilai * " menyatakan tidak dapat1bisa 2 nilai * 0 menyatakan dapat1bisa% /ode restraint (pengekangan! untuk perputaran pada sumbu global Y% 0ilai * " menyatakan tidak dapat1bisa 2 nilai * 0 menyatakan dapat1bisa% /ode restraint (pengekangan! untuk perputaran pada sumbu global % 0ilai * " menyatakan tidak dapat1bisa 2 nilai * 0 menyatakan dapat1bisa%

)estraints sumbu lokal dengan &itur pilihan 3epat SAP2000%

,*()*- .

M'(U PADA SAP2000 /01022

M'(U 3+!'

4odel dalam bentuk garis'garis gambar, 2 dimensi atau # dimensi 4odel dalam bentuk tertentu yang telah $adi, seperti gelagar, portal, rangka dll% 4embuka &ile ker$a yang telah ada% 4emasukkan &ile' &ile SAP50, DX, dll untuk dibuka%

140 (e5 Model


6artesian * sistem koordinat kartesian (ruang! 6ylindri3al * sistem koordinat silinder% 0umber o& 7rid Spa3es * $umlah medan bentang pada sumbu X, Y dan % 7rid Spa3ing * $arak1pan$ang medan pada sumbu X, Y dan %

Koordinat ,artesian

Koordinat ,6linder

4enu ini berguna apabila bentuk struktur digambar sendiri%

140 (e5 Model 3rom )emplate


Menu ini memberikan 7asilitas bentuk struktur tertentu 6ang telah 8adi" sehingga tinggal menetapkan 8umlah grid 9medan4" 8arak:spasi medan" tinggi dan lain lain0

M'(U PADA SAP2000 /010220

M'(U D'3+('

" 2

"!% 4aterial% 4enu penetapan $enis material, menambah material baru, memodi&ikasi atau menghapus%

4enu tempat menetapkan, mengisi, merobah material properti%

2!% ,rame Se3tions%

,asilitas ini berguna untuk menetapkan bentuk dan ukuran penampang, atau mengimpor penampang misal dari tabel tertentu seperti A9S6, memodi&ikasi penampang dan lain'lain% #!% Stati3 :oad 6ases% Adalah menu untuk menetapkan $enis'$enis pembebanan, seperti beban mati, beban hidup, beban angin atau gempa dengan &aktor pengali (multiplier!%

8!% :oad 6ombination% 4enu :oad 6ombination, memberikan kemudahan untuk mengkombinasikan gaya' gaya yang beker$a yang telah ditetapkan lebih a;al, seperti <eban 4ati = <eban >idup dan seterusnya%

M'(U PADA SAP2000 /010220

M'(U DRA;
?D9T 7)9D% Sangat berguna untuk menggambar struktur yang diinginkan, atau melakukan perobahan' perobahan pada bentuk struktur yang telah ada dengan memakai garis' garis bantu%

10

M'(U PADA SAP2000

M'(U ASS+G(

" 2

# 8

"!% @ o i n t% 4enu @oint )estraint untuk menetapkan dera$at kebebasan titik'titik buhul dan perletakan%

11

2!% , r a m e%

a b

a!% 4enu Assign ,rame Se3tions untuk menetapkan penampang yang digunakan%

12

b!% 4enu Assign ,rame )eleases untuk menetapkan kebebasan batang terhadap gaya'gaya dalam, seperti pada struktur rangka

tidak terdapat momen dan gaya lintang%

#!% @oint Stati3 :oad% 4enu untuk menetapkan beban titik buhul%

1#

8!% ,rame Stati3 :oad% 4enu untuk menetapkan beban pada balok atau kolom dengan beban'beban graAitasi, beban titik dan beban terbagi rata, beban trapesium, temperatur dan prestress% Semua beban beker$a pada &rame%

12

M'(U PADA SAP2000

M'(U A(A!%&'

" 2

"!% 4enu Analy.e untuk menetapkan $enis struktur, apakah struktur berupa portal kaku, atau struktur rangka, sebelum analisis dilaksanakan program SAP2000%

2!% ) u n, adalah eksekusi program SAP 2000%

1<

M'(U PADA SAP2000

M'(U D+SP!A%

"

2 #

"!% 4enu Sho; :oads, untuk melihat gaya'gaya luar yang beker$a, yang telah ditetapkan lebih a;al pada layar monitor% 2!% 4enu Sho; De&ormed Shape, untuk melihat pelenturan akibat aksi pembebanan, pada layar monitor% #!% 4enu Sho; ?lement ,or3es1Stresses untuk melihat reaksi perletakan, dan gaya'gaya dalam seperti momen, gaya lintang, gaya normal dan lain'lain%

PRAK)+KUM
!. PRA"TI"#M I
2"< m A , < meter P > 1 ton

Balok beton # Berat 8enis > 2200 kg:m

20 ?m

2< ?m

1=

-AS+! Akibat berat sendiri, B * 0,80 - 0,2C - 2800 * 280 kg1mD * 0,280 t1mD )a,)b * E B : * 0,C - 280 - C * (00 kg% 2 2 46 * "1F B : * "1F - 280 - C * GC0 kg%mD * GC000 kg%3m Akibat beban terpusat P )a,)b * E P * E - "000 * C00 kg% 46 * C00 - 2,C * "2C0 kg%mD * "2C000 kg%3m% @umlah DA 46 * (00 = C00 * ""00 kg% * GC000 = "2C000 * 200000 kg%3m%

:angkah'langkah : "% <uatlah sebuah &older tempat data SAP2000% 2% Tentukan satuan berat, pan$ang pada sudut kanan ba;ah layar monitor% #% 4enu ,ile, 0e; 4odel Template, pilih 7elagar% 8% Tentukan $umlah bentang (number o& spans! * ", pan$ang bentang (span length! * C m C% 4enu De&ine H 4aterials, pilih +ther H 4odi&y1Sho; 4aterial H Analysis Property Data, tetapkan 4assa persatuan Aolume * 0, <erat persatuan Aolume *0, +/, +/% (% 4enu De&ine H ,rame Se3tion H 4odi&y1Sho; Se3tion H 4aterial ,S?6", pilih +T>?)% G% 4enu De&ine H Stati3 :oad 6ases H Add 0e; :oad P dan I, +/% F% 4enu De&ine H :oad 6ombination H Add 0e; 6ombo :oad 6obination 0ame * PI Add * P :oad 6ase Add * I :oad 6ase, +/ 5% Tekan tombol kiri mouse pada bentang% "0% 4enu Assign H ,rame Stati3 :oad H Point and Jni&orm :oad 6ase 0ame pilih P Distan3e pilih * 0,C (artinya E bentang!, :oad pilih * " (artinya " ton!, +/ ""% 4enu Assign H ,rame Stati3 :oad H Point and Jni&orm :oad 6ase 0ame pilih I Distan3e pilih * 0,C (artinya E bentang!, :oad * 0 Jni&orm :oad * 0,28, +/% "2% 4enu Analy.e H )J0 "#% <uat direktori praktikum tempat data'data analisis "8% <uat nama ,ile "C% Program melakukan eksekusi% "(% 4emba3a hasil melalui layar monitor% "G% 6etak data dan hasil%

M'MBA,A 3+!' -AS+!


SAP2000 AG%82 ,ile: P)A/T9/J4 9 /g&'3m Jnits PA7? " 81"#1"" 2":#(:0G /+P?)T9S ' 9T4 :+AD 6+4<90AT9+0 4J:T9P:9?)S 6+4<+ PI TYP? 6AS? ,A6T+) TYP? T9T:?

ADD 6+4<" P "%0000 STAT96(D?AD! I "%0000 STAT96(D?AD!

SAP2000 AG%82 ,ile: P)A/T9/J4 9 /g&'3m Jnits PA7? 2 81"#1"" 2":#(:0G /+P?)T9S ' 9T4 @+90T D9SP:A6?4?0TS @+90T :+AD " " " " 2 2 2 2 :+AD" P I PI :+AD" P I PI J" 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 J2 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 J# 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 )" )2 )# 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000

0%0000 0%0000 0%0000 "%5GC?'08 0%0000 "%CF0?'08 0%0000 #%CC(?'08 0%0000 0%0000 0%0000 '"%5GC?'08 0%0000 '"%CF0?'08 0%0000 '#%CC(?'08

SAP2000 AG%82 ,ile: P)A/T9/J4 9 /g&'3m Jnits PA7? # 81"#1"" 2":#(:0G /+P?)T9S ' 9T4 @+90T )?A6T9+0S @+90T :+AD " " " " 2 2 2 2 :+AD" P I PI :+AD" P I PI ," 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 ,2 ,# 4" 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 42 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 4# 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000 0%0000

0%0000 0%0000 0%0000 C00%0000 0%0000 (00%0000 0%0000 ""00%0000 0%0000 0%0000 0%0000 C00%0000 0%0000 (00%0000 0%0000 ""00%0000

SAP2000 AG%82 ,ile: P)A/T9/J4 9 /g&'3m Jnits PA7? 8 81"#1"" 2":#(:0G /+P?)T9S ' 9T4 ,)A4? ?:?4?0T ,+)6?S ,)A4? :+AD " :+AD" 0%00 "2C%00 2C0%00 #GC%00 C00%00 " P 0%00 "2C%00 2C0%00 #GC%00 C00%00 " I 0%00 "2C%00 2C0%00 #GC%00 C00%00 " PI 0%00 "2C%00 2C0%00 #GC%00 C00%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 '""00%00 'F00%00 'C00%00 F00%00 ""00%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 ""FGC0%00 0%00 200000%00 0%00 ""FGC0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 '(00%00 '#00%00 0%00 #00%00 (00%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 C(2C0%00 0%00 GC000%00 0%00 C(2C0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 'C00%00 'C00%00 'C00%00 C00%00 C00%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 (2C00%00 0%00 "2C000%00 0%00 (2C00%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 0%00 :+6 P K2 K# T 42 4#

6atatan : :+6 P K2 K# T 42 4#

* lokasi * gaya normal * gaya lintang searah sumbu lokal 2 * gaya lintang searah sumbu lokal # * gaya torsi * momen lentur dengan pusat rotasi sumbu lokal 2 * momen lentur dengan pusat rotasi sumbu lokal #
2

240 PRAK)+KUM ++
P1 > 0"1< ton P2 > 1"< ton

0"1< m

0"1< m
@ > 0"2< t:mA P# > 1 ton

D < meter

B 1m 1m

'

1m

#m

-AS+! Akibat B, )a )b Akibat P", )a )b Akibat P2, )a )b Akibat P#, )a )b

* 0,C000 ton% * 0,C000 ton

43 4d 4b 43 4d 4b 43 4d 4b 43 4d 4b 43 4d 4b

* 0,#C t%mD * 0,(0 t%mD *0 * 0,8GF" t%mD * 0,#5#F t%mD *0 * 0,G5 t%mD * ",CG t%mD *0 * '0,"C t%mD * '0,#0 t%mD * '",00 t%mD * ",22 t%mD * ",5C t%mD * '",0 t%mD

* 0,(#GC ton% * 0,""2C ton

* ",0C00 ton% * 0,8C00 ton

* '0,2000 ton% * ",2000 ton

@umlah akibat B=P"=P2=P#, )a * ",55 ton% )b * 2,2( ton

20

6oba dibuat seperti ini,


1:2 ! 0"2< t:mA 1:2 !

, ! > < meter

0"20 t:mA 0"2< t:mA

, ! > < meter 1:2 ! 1:2 !

0"20 t:mA

A ! > < meter

0"#< t:mA 0"2< t:mA 1:# ! A , ! > < meter D 1:# ! B