Anda di halaman 1dari 16

Pertemuan ke-1 (satu)

Pengertian Ruang dan Ruang Luar


Ruang adalah suatu wadah yang tidak nyata akan tetapi dapat dirasakan oleh manusia,perasaan persepsi masing-masing individu melalui penglihatan, penciuman, pendengaran dan penafsirannya.
Ruang Arsitektur meliputi ; 1. Ruang Dalam 2. Ruang Luar

Ruang Dalam
Ruang dibatasi oleh tiga bidang yaitu alas / lantai,

dinding dan langit-langit / atap.

Ruang Luar
Ruang luar adalah : Ruang yang terjadi dengan membatasi alam hanya pada bidang alas dan dindingnya, sedangkan atapnya tidak terbatas. Sebagai lingkungan luar buatan manusia yang mempunyai arti dan maksud tertentu dan sebagian dari alam. Arsitektur tanpa atap tetapi dibatasi oleh dua bidang : lantai dan dinding atau ruang yang terjadi dengan menggunakan dua elemen pembatas.

Terjadinya Ruang Luar


Ruang hidup adalah ruang yang direncanakan

bentuknya (form follow function). Ruang mati adalah ruang yang terbentuk dengan tidak direncanakan, tidak terlingkup dan tidak dapat digunakan dengan baik (ruang yang terbentuk tidak dengan disengaja atau ruang yang tersisa.

Ruang mati dapat

pula terjadi karena adanya ruang yang terbentuk antara 2 atau lebih bangunan, yang tidak direncanakan khusus sebagai ruang terbuka.

Ruang mati dapat diantisipasi dengan mengubah

ruang hidup dalam perencanaan tapak, bangunanbangunan ditentukan letaknya dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan fungsi dan keseimbangan serta segi estetis.

Ruang Terbuka
Ruang Terbuka merupakan wadah yang dapat

menampung kegiatan aktivitas tertentu dari masyarakat baik secara individu atau secara berkelompok, yang bentuknya tergantung pada pola dan susunan massa bangunan. Pola ruang terbuka : - bentuk dasar daripada ruang terbuka diluar bangunan - dapat digunakan oleh publik (setiap orang) - memberi kesempatan untuk macam-macam kegiatan
Contoh ruang terbuka : jalan, pedestrian, taman, plaza, lapangan terbang, lapangan olahraga

Jalan

Ginza Street Plaza

Pedestrian

Ruang Terbuka

Ruang Terbuka dalam Lingkungan Hidup


Ruang terbuka sebagai sumber produksi, antara lain

berupa hutan, perkebunan, pertanian, produksi mineral, peternakan, perairan, perikanan, dsb. Ruang terbuka sebagai perlindungan terhadap kekayaan alam dan manusia (cagar alam) Ruang terbuka untuk kesehatan kesejahteraan dan kenyaman (melindungi kualitas air tanah, memperbaiki dan mempertahankan kualitas udara, rekreasi, taman lingkungan, taman kota.

Ruang terbuka menurut kegiatan


Ruang terbuka aktif yaitu ruang terbuka yang

mengandung unsur-unsur kegiatannya di dalamnya seperti bermain, olahraga, upacara, berkomunikasi dan berjalan-jalan. Contoh : plaza, lapangan olahraga, tempat bermain, penghijauan di tepi sungai sebagai tempat rekreasi. Ruang terbuka pasif adalah ruang terbuka yang didalamnya tidak mengandung kegiatan manusia, berupa penghijauan/taman sebagai sumber pengudaraan lingkungan, penghijauan sebagai jarak terhadap rel kereta api.

Ruang terbuka dari bentuknya


Berbentuk memanjang, umumnya hanya mempunyai

batas-batas pada sisi-sisinya, misal jalanan, sungai, dll.


Berbentuk mencuat, yaitu ruang terbuka ini

mempunyai batas-batas di sekelilingnya misalnya lapangan, bundaran.

Ruang terbuka ditinjau dari sifatnya


Ruang terbuka lingkungan yaitu ruang terbuka yang

terdapat pada suatu lingkunagn dan sifatnya umum.


Ruang terbuka bangunan adalah ruang terbuka oleh

dinding bangunan dan lantai halaman bangunan, ruang ini bersifat umum atau pribadi sesuai dengan fungsi bangunannya.

Ruang Positif
Ruang luar menurut kesan fisiknya, dibagi atas : Ruang positif, merupakan ruang terbuka yang diolah dengan perletakan massa bangunan atau obyek tertentu melingkupinya akan bersifat positif, biasanya terkandung kepentingan dan kehendak manusia.

Ruang Negatif
Ruang negatif merupakan ruang terbuka yang

menyebar dan tidak berfungsi dengan jelas dan bersifat negatif, biasanya terjadi secara spontann tanpa kegiatan tertentu. Setiap ruang yang tidak direncanakan, tidak dilingkupi atau tidak dimaksudkan untuk kegunaan manusia merupakan ruang negatif