Anda di halaman 1dari 17

MASTEKTOMI PADA KANKER PAYUDARA (CA MAMMAE)

PEMBIMBING Dr. Asmin Lubis Sp, An, DAF, KMN, KAP

Disusun Oleh : Marisa Lia Wahyuni Intan Fandini

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA 2013

IDENTITAS PASIEN
Nama : Sumiati Umur : 53 tahun Jenis Kelamin : Perempuan Alamat : Jl. Cokroaminoto, Gg. Nata wijaya Pekerjaan : IRT TB : 156 cm BB : 70 Kg No.RM : 19 44 17 Ruang rawa t : An-nisa

ANAMNESA
KU : Ada benjolan keras di payudara kiri Telaah : OS datang ke RS Haji Medan dengan keluhan ada benjolan keras di payudara kiri. Hal ini dialami os sejak 6 bulan yang lalu. Os sudah Menopause (+), nyeri (+). RPT : pasien belum pernah mengalami ini sebelumnya RPO : Kemoterapi belum pernah Riwayat Penyakit Keluarga : Tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit yang serupa dengan pasien.

Tanggal 14 Maret 2013 Jam : 11.00 WIB Masuk RSHAM Tanggal 15 Maret 2013 Jam 09.30 WIB Konsul anestesi

Tanggal 15 Maret 2013 Jam 13.15 WIB Mastektomi

PEMERIKSAAN FISIK

B1 (Breath) Airway : clear, RR: 20x/i, SP: vesikular ka=ki, ST : Ronkhi (-), Wheezing (-), Gurgling,crowing,snoring -/-/B2 (Blood) Akral : H/M/K, TD: 130/70 mmHg, HR: 82x/i, T/V: kuat/cukup,reg B3 (Brain) Sens: Composmentis, Pupil: isokor 3mm/3mm, RC: +/+ B4 (Bladder) UOP (-), kateter tidak terpasang. B5 (Bowell) Abdomen: Soepel, peristaltik : (+), NGT (-) B6 ( Bone) Oedem (-)/(-), fraktur (-)/(-)

LABORATORIUM
Darah Rutin Hb :12,4 gr/% Hematokrit : 36,1 mm Kimia SGOT : (-) SGPT : (-) Urinalisa Protein : (-) KGD sewaktu : 120 mg/dl

DIAGNOSA : CA MAMMAE SINISTRA

TINDAKAN : MASTEKTOMI ANESTESI : GA-ETT PS-ASA :1 POSISI : SUPINE PERNAPASAN : DIKONTROL DENGAN VENTILATOR

PERSIAPAN
Advis Anestesi : Puasa mulai dari jam 2 pagi Pasang IVFD RL 30 gtt/i Informed consent Persiapan obat GA-ETT : Premedikasi : - Midazolam 5 mg - Fentanyl 100 g Anestesi dengan : - O2 2 Liter - N2O 2 Liter - Sevofluran 2 % Medikasi : - Propofol 100 mg - Ketorolac 30 mg - prostigmin 1,5 mg -Sulfas Atropin 0,75 mg Relaksasi dengan : Rocuronium 50 mg

OBAT-OBAT ANASTESI

TEKNIK ANESTESI

Premedikasi (fentanyl+midazolam) Pre O2 Induksi Propofol Sleep Non Apneu eyelid reflex (-) Muscle relaxan (rocuronium) sleep apneu Intubasi ETT no 7,5 Fiksasi

DURANTE OPERASI
Lama anestesi Lama operasi RLPO RLDO Produksi urin

: 10.25 12.00 WIB : 10.30 11.50 WIB : 500 cc : 1500 cc : (-)

Perdarahan : 780 cc - Kassa basah : 10cc x 45 = 450cc - Kassa basah : 5cc x 6 = 30cc - Suction : 200cc - Handuk : 100cc

780 CC

EBV : 65x70Kg = 4550 cc 10 % : 455 cc 20% : 910 cc 30% : 1365 cc

Monitoring - Vital sign selama operasi setiap 5 menit

POST OPERASI
B1 : Airway clear, RR: 20 x/min, SP: vesikuler ka=ki, ST :-/-. SpO2 99%. B2 : Akral H/M/K, TD: 120/70 mmHg, HR: 78 x/min, T/V: kuat/cukup, reg. B3 : Sens: CM, pupil isokor, 3mm/3mm, RC +/+. B4 : UOP (-). B5 : Abdomen : soepel, NGT (-) B6 : Oedem pretibial (-)/(-), fraktur (-)/(-)

TERAPI POST OPERASI

Di ruang Recovery Room Pasien masuk RR dalam posisi supine dan di beri O2 2 Liter/menit. Awasi vital sign setiap 15 menit. Sesudah operasi pasien di rawat di ruang An-Nisa. Terapi yang diberikan : - Minum sedikit-sedikit - IVFD RL 30 gtt/i - Inj. Kalnex 250 mg/IV - Inj. Ketorolac 30 mg/8jam - Inj. Ranitidine 50 mg/8 jam

TERAPI POST OPERASI

Intruksi Pasca Anestesi - Bed rest selama 24 jam - Minum sedikit-sedikit - Bila sakit berikan inj. Ketorolac 30 mg/8jam - Bila mual muntah miring kepala ke kanan, ke kiri, Inj. Ondansentron 4 mg/8jam - Lain-lain : Antibiotik sesuai Bedah Analgetik sesuai Bedah

TERIMA KASIH