Anda di halaman 1dari 10

Proses yang akan digunakan adalah proses hidrometalurgi yang dibagi menjadi 4 tahapan yaitu: Kontak pelarut dengan

ngan padatan (dijesti) Pemisahan magnesium dengan cara pengendapan (presipitasi) Purifikasi hasil ekstraksi dengan filtrasi dan pencucian Kalsinasi untuk memperoleh MgO

Produk akhir yang dihasilkan (kemurnian 91%) berupa serbuk yang kemudian dikemas dalam kantung-kantung dengan satuan kilogram, dan siap untuk dipasarkan. Bahan baku yang digunakan adalah mineral dolomite yang dibeli dari perusahaan yang menambang mineral ini dengan asumsi kandungan MgO 21%. Sedangkan bahan baku lain (HCL dan NaOH) dibeli dari pabrik bahan kimia yang berdekatan. Berdasarkan analisis pasar yang telah dilakukan, kapasitas pabrik yang akan didirikan adalah 15.000 ton per tahun. Peralatan utama yang dibutuhkan terdiri dari:conveyor, reactor,pompa,thickener,filter,dan kalsiner. Pertanyaan: 4. Untuk memperkirakan biaya-biaya yang dibutuhkan dan pendapatan yang dihasilkan data apa saja yang digunakan? Jawab ESTIMASI PENANAMAN MODAL

Dari banyak faktor yang berkontribusi kepada buruknya estimasi penanaman modal,salah satu yang paling signifikan biasanya terletak pada kelalaian yang cukup besar pada peralatan,jasa atau fasilitas tambahan dibandingkan kesalahan kotor dalam pembiayaan. Tabel 1 memberikan daftar data-data yang dibutuhkan untuk mengestimasi penanaman modal.

No 1

Sumber Data Purchased Equipment

Purchased-equipment installation

Keterangan Jenis Biaya All equipment listed on a complete flow Direct Cost sheet,Spare parts and noninstalled equipment spares,Surplus equipment,supplies, and equipment allowance,Inflation cost allowance,Freight charges,Taxes, insurance, duties,Allowance for modifications during startup. Installation of all equipment listed on Direct Cost complete flow sheet,Structural supports, insulation, paint.

3 4

Instrumentation controls Piping

and Purchase, installation, calibration, computer tie-in Process piping-carbon steel, alloy, cast iron, lead, lined, aluminum, copper, ceramic, plastic,rubber, reinforced concrete Pipe hangers, fittings, valves Insulation-piping, equipment. Electrical equipment Electrical equipment -switches, motors, and materials conduit, wire, fittings, feeders, grounding, instrument and control wiring lghting, panels.Electrical materials and labor Buildings (including Process buildingsservices) substructures,superstructures, platforms, supports, stairways, ladders, access ways, cranes, monorails, hoists, elevators. Auxiliary buildings-administration and office, medical or dispensary, cafeteria, garage, product warehouse, parts warehouse, guard and safety, fire station, change house, personnel building,shipping office and platform, research laboratory, control laboratory.Maintenance shops-electric, piping, sheet metal, machine, welding, carpentry, instrument.Building servicesplumbing, heating, ventilation, dust collection, air conditioning, building lighting, elevators, escalators, telephones, intercommunication systems, painting, sprinkler systems, file alarm. Yard improvements Site development-site clearing, grading, roads, walkways, railroads, fences, parking areas,wharves and piers, recreational facilities, landscaping Service facilities Utilities-steam, water, power, refrigeration, compressed air, fuel, waste disposal. Facilities-boiler plant incinerator, wells, river intake, water treatment, cooling towers, water storage, electric substation, refrigeration plant, air plant, fuel storage, waste disposal plant,environmental controls, fine protection.Nonprocess equipment-office furniture and equipment, cafeteria equipment, safety and medical equipment, shop equipment, automotive equipment, yard material-handling equipment,laboratory equipment,locker-room equipment, garage equipment, shelves, bins, pallets, hand trucks, housekeeping equipment, fue extinguishers, hoses, fire engines, loading stations.Distribution and packaging-raw-

Direct Cost Direct Cost

Direct Cost

Direct Cost

Direct Cost

Direct Cost

9 10

Land Engineering and supervision

11

Construction expenses

material and product storage and handling equipment, product packaging equipment, blending facilities, loading stations. Surveys and fees.Property cost Engineering costs-administrative, process, design and general engineering, drafting, cost engineering, procuring, expediting, reproduction, communications, scale models, consultant fees, travel.Engineering supervision and inspection Construction, operation and maintenance of temporary facilities, offices, roads, parking lots,railroads, electrical, piping, communications, fencing.Construction tools and equipment.Construction supervision, accounting, timekeeping, purchasing, expediting.Warehouse personnel and expense, guards.Safety, medical, fringe benefits.Permits, field tests, special licenses. Taxes, insurance, interest

Direct Cost Indirect Cost

Indirect Cost

12 13

Contractors fee Contingency

Indirect Cost Indirect Cost

5. Metode apa sajakah yang dapat digunakan untuk memperkirakan biaya-biaya yang dibutuhkan (peralatan,bahan baku,tenaga kerja,fasilitas,dll)? Jawab METODE UNTUK ESTIMASI PENANAMAN MODAL

Berbagai metode dapat digunakan untuk memperkirakan investasi modal.Pilihan dari setiap metode yang digunakan tergantung kepada jumlah informasi rinci yang tersedia dan jumlah akurasi yang diinginkan.Tujuh metode akan diuraikan dalam menjawab pertanyaan ini, dengan masing-masing metode memerlukan detail informasi yang kurang rinci dan kurangnya waktu persiapan.Akibatnya tingkat akurasi menurun dengan keberhasilan setiap metode tersebut.Suatu akurasi maksimum dengan pendekatan kurang lebih 5% dari penanaman modal yang sebenarnya dapat diperoleh dengan metode A. METHOD A DETAILED-ITEM ESTIMATE. Sebuah perkiraan rinci dari barang membutuhkan kehati-hatian dalam menentukan masing-masing barang individual yang terdapat pada tabel 1 di atas.Peralatan dan kebutuhan material ditentukan dari sketsa lengkap dan spesifikasi dan dikenakan harga baik dari biaya saat ini atau kutipan yang disampaikan biro (perusahaan).Perkiraan biaya Instalasi ditentukan

dari akurasi tingkat tenaga kerja, efisiensi, dan perhitungan jam kerja pegawai.Estimasi keakuratan dari mesin,perancangan,jam kerja pegawai bidang supervisor,dan pengeluaran biaya lapangan harus ditentukan dengan cara yang sama.Survei lokasi lengkap dan data tanah harus tersedia untuk meminimalkan kesalahan dalam pengembangan lokasi dan estimasi biaya konstruksi.Faktanya dalam jenis estimasi ini, sebuah upaya dilakukan untuk perusahaan sampai sebanyak mungkin dengan memperoleh kutipan dari vendor dan pemasok.Karena luasnya data yang dibutuhkan dan besarnya waktu yang dibutuhkan untuk mengestimasi barang secara rinci,estimasi jenis ini hampir seluruhnya hanya disiapkan oleh kontraktor yang mengajukan penawaran untuk membayar seluruhnya pekerjaan dari sketsa lengkap dan spesifikasi. METHOD B UNIT-COST ESTIMATE Hasil metode unit satuan dalam memperkirakan keakuratan baik untuk fixed capital investment yang diberikan catatan akurat yang telah disimpan dari pengalaman biaya sebelumnya.Metode ini sering digunakan untuk mempersiapkan perkiraan pasti dan sementara, metode ini juga membutuhkan perkiraan rinci dari harga pembelian baik dari kutipan atau index-terkoreksi biaya arsip dan data yang diterbitkan.Peralatan instalasi tenaga kerja dievaluasi sebagai bagian dari biaya pengiriman alat.Biaya untuk beton baja,pipa,listrik,instrumentasi,insulasi,dan lain-lain diperoleh dengan take-off dari gambar dan penerapan biaya satuan untuk kebutuhan material dan tenaga kerja.Suatu biaya satuan juga diterapkan untuk teknik jam pegawai,jumlah gambar,dan spesifikasi.Faktor untuk biaya konstruksi, biaya kontraktor,biaya kontraktor,dan kontingensi diperkirakan dari proyek yang telah selesai sebelumnya dan digunakan untuk melengkapi tipe ini dari perkiraan.Sebuah persamaan ringkas metode ini dapat diberikan sebagai?

Where : Cn= new capital investment E=Purchased Equipment cost EL=Purchased Equipment Labor cost fx=Specific material unit cost Mx=Specific material quantity in compatible units fy=specific material labor unit cost per employee-hour ML=Labor employee-hour for specific materials fe=unit cost for engineering He=engineering employee hours fd= unit cost per drawing or specification dn=number of drawing or specifications fF=construction or field expense factor always greater than 1 METHOD C PERCENTAGE OF DELIVERED-EQUIPMENT COST

Metode ini digunakan untuk memperkirakan fix atau total capital investmen,metode ini mengharuskan adanya penentuan biaya pengiriman alat.Barang-barang lain yang termasuk dalam biaya langsung total diperkirakan sebagai presentase biaya pengiriman alat.Penambahan komponen dari capital investment didasarkan pada presentase rata-rata dari biaya langsung total pabrik,keselurahan biaya langsung dan tidak langsung atau investasi total modal.Hal ini diringkas dalam persamaan biaya berikut:

where f,,fi...= multiplying factors for piping, electrical, instrumentation, etc.fi = indirect cost factor always greater than 1 METHOD D LANG INVESTMENT FACTORS FOR APPROXIMATION OF CAPITAL

Teknik ini awalnya diusulkan oleh lang dan digunakan cukup sering untuk mendapatkan order order dari besarnya perkiraan biaya,menyadari bahwa biaya dari sebuah proses pabrik dapat diperoleh dengan mengalikan biaya peralatan dasar oleh beberapa faktor untuk mendekati investasi modal.Faktor-faktor ini bervariasi tergantung pada jenis proses pabrik yang dipertimbangkan.Presentase yang diberikan dalam tabel 17 (Timmer Haus Plant design and Economic for Chemical Engineering) adalah perkiraan kasar yang berlaku untuk jenisjenis proses pabrik yang ditunjukan.Sehingga nilai-nilai ini dapat dikombinasikan untuk memberikan faktor-faktor perkalian lang, yang dapat digunakan untuk memperkirakan biaya total langsung pabrik investasi modal-tetap atau investasi total modal.Faktor-faktor untuk menentukan investasi total modal atau investasi modal tetap diberikan dalam tabel 18 (Timmer Haus Plant design and Economic for Chemical Engineering),dan perlu dicatat bahwa faktor-faktor ini termasuk biaya tanah dan biaya kontraktor.Tingkat akurasi yang lebih besar dari perkiraan penanaman modal dapat dicapai dalam metode ini dengan menggunakan bukan hanya satu tapi sejumlah faktor.Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan berbagai faktor untuk berbagai jenis peralatan.Pendekatan lain adalah dengan menggunakan faktor yang terpisah untuk pendirian peralatan,pondasi,utilita,pipa,dan lain-lain atau bahkan untuk memecah setiap barang menjadi faktor material dan tenaga kerja.Dengan pendekatan ini faktor masing-masing memiliki rentang nilai dan insinyur kimia harus mengandalkan pengalaman masa lalu untuk memutuskan dalam setiap kasus,apakah akan menggunakan rata-rata tinggi atau rendah.Karena tabel tidak nyaman untuk perhitungan dengan menggunakan komputer lebih baik untuk menggabungkan faktor terpisah menjadi persamaan mirip dengan yang diusulkan oleh Hirsch dan Glazier.

Dimana tiga faktor biaya instalasi didefinisikan dengan persamaan berikut:

Sedangkan parameter yang lain adalah: E = purchased-equipment on an f.o.b. basis f, = indirect cost factor always greater than 1 (normally taken as 1.4) fF = cost factor for field labor fp = cost factor for piping materials f, = cost factor for miscellaneous items, including the materials cost for insulation, instruments, foundations, structural steel, building, wiring, painting, and the cost of freight and field supervision Ei = cost of equipment already installed at site A = incremental cost of corrosion-resistant alloy materials e = total heat exchanger cost (less incremental cost of alloy) f, = total cost of field-fabricated vessels (less incremental cost of alloy) p = total pump plus driver cost (less incremental cost of alloy) t = total cost of tower shells (less incremental cost of alloy) METHOD E POWER FACTOR APPLIED TO PLANT-CAPACITY RATIO Metode ini digunakan untuk studi atau pesanan dari besarnya perkiraan yang terkait dengan investasi modal tetap dari proses pabrik baru untuk investasi modal tetap yang sama sebelumya dibangun pabrik oleh rasio daya eksponensial.Ini berarti secara pasti proses pabrik dengan konfigurasi yang sama,investasi modal tetap dari fasilitas baru sama dengan investasi modal tetap dari fasilitas terkonstruksi C dikalikan dengan rasio R, yang didefinisikan sebagai kapasitas fasilitas baru dibagi dengan kapasitas fasilitas lama,ditingkatkan ke pangkat X.Pangkat ini telah ditemukan dari rata-rata antara 0,6 dan 0,7 untuk banyak fasilitas proses.Tabel 19 (Timmer Haus Plant design and Economic for Chemical Engineering) memberikan kapasitas faktor pangkat (x) untuk berbagai jenis pabrik pengolahan.

Sebuah pendekatan yang lebih dekat untuk hubungan ini yang melibatkan biaya pabrik langsung dan tidak langsung,diusulkan sebagai

Dimana f adalah faktor biaya index relatif terhadap biaya instalasi asli.D adalah biaya langsung dan Z adalah biaya tidak langsung total untuk fasilitas yang telah terinstal sebelumnya dari unit yang sama dari lokasi yang setara.Nilai x mendekati satuan bila kapasitas dari proses ditingkatkan dengan menambahkan proses unit yang identik bukannya menambah ukuran peralatan proses.The lumped cost index f factor adalah produk dari indeks, dan biaya bahan dan peralatan indeks.Tabel 20 (Timmer Haus Plant design and Economic for Chemical Engineering) menyajikan tingkat relatif tenaga kerja median dan faktor produktivitasnya untuk berbagai wilayah geografis di amerika serikat. METHOD F INVESTMENT COST PER UNIT OF CAPACITY Banyak data yang telah diterbitkan memberikan investasi modal tetap yang dibutuhkan untuk berbagai proses per unit kapasitas produksi tahunan seperti yang ditunjukan pada tabel 19.Meskipun nilai ini bergantung sampai batas tertentu kapasitas individual pabrik,adalah mungkin untuk menentukan biaya investasi unit yang berlaku untuk kondisi rata-rata.Sebuah permintaan dari besarnya estimasi fixed capital investment untuk sebuah proses yang diberikan kemudian bisa didapatkan dengan mengalikan dengan biaya investasi per unit yang sesuai dari kapasitas oleh anual kapasitas produksi dari pabrik yang diusulkan.Koreksi yang diperlukan untuk perubahan biaya dengan waktu dapat dibuat dengan menggunakan indeks biaya. METHOD G TURNOVER RATIOS Metode evaluasi cepat yang cocok untuk pesanan dari besarnya estimasi perkiraan dikenal sebagai metode turnover ratio.Turnover ratio didefinisikan sebagai rasio penjualan kotor tahunan dengan fixed capital investment dimana produk dari tingkat produksi tahunan dan harga jual rata-rata komoditas adalah biaya kotor tahunan angka penjualan.Kebalikan dari turnover ratio didefinisikan sebagai rasio modal atau rasio investasi.Rasio untuk beberapa perusahaan bisnis adalah 5 dan beberapa mempunyai rasio yang rendah yaitu 0,2.Untuk industri kimia,sebagai aturan yang sudah ditetapkan dapat diperkirakan bernilai satu.

6. Bagaimana cara memperkirakan biaya total produksi dan harga jual produk? Jawab ESTIMATION OF TOTAL PRODUCT COST

Biaya total produksi biasanya dihitung pada salah satu dari tiga basis:yaitu,basis sehari-hari,unit dari basis produk,atau basis tahunan.Basis tahunan adalah pilihan yang terbaik untuk estimasi biaya total karena (1) efek adanya variasi musiman,(2) Faktor dari stream time dan operasi peralatan dipertimbangkan, (3) hal ini memungkinkan lebih cepatnya perhitungan dari biaya operasi yang kurang dari kapasitas penuh,(4) memberikan cara yang nyaman dari jarangnya pertimbangan biaya yang terjadi tetapi besar seperti biaya perputaran tahunan di dalam kilang. Metode untuk memperkirakan biaya total produksi karena tidak adanya informasi spesifik yang dibahas dalam paragraf.Biaya berbagai elemen ditunjukan dalam urutan yang telah disajikan dalam gambar dibawah ini.

MENENTUKAN HARGA JUAL PRODUK Hal-hal yang mempengaruhi harga jual : 1. Biaya penuh untuk memproduksi produk/jasa (dapat diramalkan) 2. Aspek di luar biaya : Selera konsumen Demand dan suplai Jumlah pesaing yang memasuki pasar Harga jual produk pesaing Manfaat biaya penuh: 1.Mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan 2. Mengambil keputusan untuk memasuki pasar 3. Memberi perlindungan dari kerugian 4.Memberi informasi tindakan pesaing Metode penentuan harga jual: Harga Jual Normal (manufaktur dan penjual jasa)

Harga Jual untuk pesanan khusus Harga jual dengan Cost type contract Harga jual yang dihasilkan oleh perusahaan yang diatur pemerintah

Harga Jual = Tafsiran Biaya penuh (Pendekatan full costing dan Variabel cossting) + Laba yang diharapkan (Cost of capital,Resiko bisnis,Capital employed)