Anda di halaman 1dari 10

SENGKETA INTERNASIONAL

Kelompok 6 Agung Putra Perdana Ardika Putra Lia Nurhasanah Riana Intan Sari Seprinaldi Tri Suci Lestari

SENGKETA INTERNASIONAL
Penyebab Timbulnya

Pengertian

Cara Menyelesaikan

Mekanisme Kerja Mahkamah Internasional

Pengertian Sengketa Internasional


Sengketa Internasional disebut dengan perselisihan yang
terjadi antara Negara dan Negara, Negara dengan individu atau Negara dengan badan-badan / lembaga yang menjadi subjek internasional.

Menu

Penyebab Timbulnya Sengketa Internasional


Salah satu pihak tidak memenuhi kewajiban dalam perjanjian internasional. Perbedaan penafsiran mengenai isi perjanjian internasional. Perebutan sumber-sumber ekonomi.

Perebutan pengaruh ekonomi,politik, ataupun keamanan regional maupun


internasional. Adanya intervensi terhadap kedaulatan Negara lain. Penghinaan terhadap harga diri bangsa.
Menu

Cara Menyelesaikan Sengketa Internasional

Penyelesaian

secara politik

Penyelesaian secara kekerasan

Penyelesaian Secara Politik


Negosiasi

Penyelesaian yudisial

Mediasi dan jasajasa baik (Mediation and good offices)

Arbitrase

Konsiliasi (Conciliation)

Penyelesaian di

Menu

bawah naungan

Penyelidikan (Inquiry)

organisasi PBB

Penyelesaian Secara Kekerasan

Perang dan Retorsi tindakan

Tindakantindakan pembalasan

Blokade secara damai

Intervensi (Intervention)

bersenjata
non-perang

Menu

Mekanisme Mahkamah Internasional Dalam Menyelesaikan Sengketa Internasional

Mekanisme Normal

Mekanisme Khusus

Mekanisme Normal
Penyerahan perjanjian khusus yang berisi identitas para pihak dan pokok
persoalan sengketa Pembelaan tertulis, berisi fakta, hukum yang relevan, tambahan fakta baru, penilaian atas fakta yang disebutkan dan berisi dokumen pendukung. Presentasi pembelaan bersifat terbuka dan umum atau tertutup tergantung pihak sengketa. Keputusan bersifat menyetujui dan penolakan.

Menu

Mekanisme Khusus

Keberatan awal karena ada keberatan dari pihak sengketa.

Ketidak hadiran salah satu pihak yang bersengketa.

Keputusan sela, untuk memberikan

perlindungan terhadap
subyek persidangan.

Beracara bersama.

Intervensi.