Anda di halaman 1dari 2

BAB III LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS

A. Landasan Teori Respirasi adalah suatu proses pengambilan oksigen dari udara luar menuju selsel tubuh dan proses pengeluaran karbondioksida dari tubuh ke udara bebas. Pernapasan dapat dibagi menjadi empat mekanisme dasar. Yang pertama adalah ventilasi paru. Yang kedua adalah difusi dari oksigen dan karbon dioksida antara alveoli dan darah. Yang ketiga adalah transport dari oksigen dan karbon dioksida dalam darah dan cairan tubuh ke dan dari sel. Dan yang terakhir adalah pengaturan ventilasi (4). Ventilasi paru adalah proses keluar dan masuknya udara dalam paru. Fungsi ventilasi ini berkaitan erat dengan volume paru. Ventilasi paru berbanding lurus dengan konsumsi oksigen dengan berbagai macam tingkatan latihan yang dilakukan. Konsumsi oksigen diketahui dapat meningkat pada latihan fisik yang teratur. Pada orang yang terlatih, cenderung memiliki volume dan kapasitas paru yang lebih besar bila dibandingkan dengan yang tidak terlatih (4,5,20). Latihan fisik yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kemampuan faal paru. Daya tahan kardiorespirasi, yaitu kesanggupan jantung, kesanggupan paru dan pembuluh darah untuk berfungsi secara optimal pada keadaan istirahat dan juga pada saat latihan untuk mengambil oksigen dan mendistribusikan ke jaringan yang aktif untuk metabolisme tubuh juga meningkat dengan dilakukannya latihan fisik yang teratur (8).

12

13

Latihan Fisik

Adaptasi Ventilasi Paru

Volume dan Kapasitas Paru Meningkat

Perubahan pada ERV

ERV >> Besar


Gambar 3.1 Skema Kerangka Konseptual

B. Hipotesis Berdasarkan landasan teori di atas maka dibuat hipotesis bahwa pada penelitian ini, ada pengaruh latihan teratur terhadap volume cadangan ekspirasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat yang mengikuti ekstrakurikuler basket.