Anda di halaman 1dari 14

III.

KESADARAN (CONSCIOUSNESS)
Keadaan fungsionil dari individu untuk mengadakan relasi dan limitasi terhadap dunia sekitarnya. Dalam arti sempit kadang-kadang disebut SENSORIUM yaitu : keadaan fungsi kognitif dari panca indra.

1. Disorientasi : Gangguan orientasi dalam hal waktu, tempat atau diri. 2. Kesadaran Berkabut : Gangguan kesadaran dengan persepsi sensori yang tak jelas. 3. Stupor : Kehilangan reaksi terhadap sekitarnya atau tidak menyadari sekitarnya. 4. Coma : Derajad yang paling rendah dari ketidaksadaran. 5. Somnolence : Mengantuk yang abnormal.

IV. MEMORY
Suatu fungsi dengan mana informasi yang telah disampaikan di otak kemudian di recall ke alam sadar. Daya kemampuan mengingat ini ada tiga proses : Registrasi Retensi Recall

Daya ingatan individu itu tergantung pada faktor-faktor sebagai berikut :


1. Besarnya perhatian yang dicurahkan individu sewaktu peristiwa tersebut berlangsung. 2. Kuatnya asosiasi peristiwa tersebut dengan peristiwa lain yang terjadi sebelumnya dan yang mudah diingat kembali. 3. Kuatnya tergerak hidup emosi individu tersebut sewaktu peristiwa tersebut berlangsung. 4. Keadaan pasca indera. 5. Kemauan (motivasi).

LEVEL MEMORY
1. Immediate Memory : Recall terhadap materi yang diterimanya dalam beberapa detik/menit. 2. Recent Memory : Recall terhadap peristiwa yang telah berlangsung beberapa hari.

3. Rescent Past Memory : Recall terhadap peristiwa yang telah berlangsung dalam beberapa bulan. 4. Remote Memory : Recall terhadap peristiwa yang telah berlangsung lama atau jauh sebelumnya.

GANGGUAN MEMORY
1). Amnesia : Ketidaksanggupan secara total atau sebagian untuk merecall pengalaman-pengalaman terdahulu. Berdasarkan etiologinya amnesia terdiri dari : a. Amnesia Organik. b. Amnesia Psikologik. Amnesia Organik terdiri dari : 1. Amnesia Anterograde : Terhadap beberapa saat sesudah trauma. 2. Amnesia Retrograde : Terhadap beberapa saat sebelum trauma. peristiwa peristiwa

2). Paramnesia : Pemalsuan memory oleh adanya distorsi recall.


2.1. Confabulasi : Pengisian kesenjangan dalam memory yang bersifat unconscious oleh pengalaman-pengalaman yang tidak benar atau yang tidak difantasikan dan diyakini pasien, tetapi hal tersebut tidak realistis.

2.2. Deja Vu : Sesuatu yang belum dilihatnya tetapi seperti sudah dilihatnya.

pernah pernah

2.3. Jamais Vu : Sesuatu yang sudah pernah dilihatnya tetapi seperti belum pernah dilihatnya.

3). Hypermnesia : Retensi dan Recall ingatan yang berlebihan baiknya yang biasanya terbatas pada keadaan tertentu saja, dimana individu tersebut mengalami emosi yang hebat.

V. PROSES PIKIR
Adalah arus ide, simbol dan asosiasi yang mengarah pada tujuan yang bermula dengan satu problem atau satu tugas serta menuju pada satu konklusi yang berorientasi pada realitas. A. GANGGUAN BENTUK PIKIRAN UMUM:
1. Dereisme : Aktifitas mental yang tidak sesuai dengan logika dan pengalaman. 2. Autisme : Preokupasi dengan dunia dalamnya atau hal-hal yang difantasikannya .

B. GANGGUAN BENTUK KHUSUS (SPESIFIK):

PIKIRAN

1. Neologisme : Penciptaan kata-kata baru oleh pasien. 2. Word Salad : Campuran kata-kata dan kalimat yang tidak koheren. 3. Circumstantiality : Pembicaraan yang berbelitbelit, mendetail, tidak langsung dan ditunda untuk mencapai tujuannya. Namun akhirnya sampai juga pada tujuan yang diinginkan. 4. Tangentiality : Ketidaksanggupan untuk mendapatkan asosiasi pikiran yang terarah pada tujuan. Dan pasien tidak pernah sampai pada tujuan yang ingin disampaikan.

5. Inkoherentia : Gangguan pikiran yang umumnya tidak bisa dimengerti karena dalam menyampaikan idenya tidak ada hubungan satu kata dengan kata lain atau tidak berdasarkan hukum tata bahasa, tidak logis dan disorganisasi.
6. Perseverasi : Respons yang menetap terhadap suatu stimulus yang mula-mula, sesudah satu stimulus baru disampaikan. 7. Verbigerasi : Pengulangan yang tidak berarti dari kata-kata atau kalimat yang spesifik . 8. Echolalia : Pengulangan kata-kata atau kalimat yang diucapkan oleh orang lain.

9. Dereilment : Penyimpangan yang tiba-tiba atau bertahap dari arus pikiran tanpa ada blocking.

10. Flight of Ideas : Verbalisasi atau permainan katakata yang terus-menerus dan cepat yang menghasilkan peralihan yang konstant dari satu ide kepada ide lainnya. Namun ide-ide tersebut cendrung untuk dihubungkan. 11. Clang Association : Asosiasi kata-kata yang bersamaan dalam bunyi (suara) tetapi tidak sama dalam pengertian.

12. Blocking : Interupsi yang tiba-tiba dari arus pikiran sebelum satu pikiran atau ide selesai. Sesudah satu pause yang singkat orang tersebut menunjukkan tidak ada pengulangan kembali terhadap apa-apa yang diucapkannya itu. Sinonimnya : Thought Deprivation