Anda di halaman 1dari 21

A. Definisi Simptomatologi Simptomatologi adalah ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala.

Simptomatologi gangguan jiwa berarti ilmu yang mempelajari gejala-gejala gangguan jiwa. Dalam kerja psikiatri (ilmu tentang cara pengobatan jiwa yang sakit), mempelajari gejala-gejala sangat penting artinya. Tidak saja untuk menentukan atau mengklasifikasikan gangguan yang dialami penderita, tetapi yang lebih penting adalah untuk mengidentifikasi sebab-sebab dari gangguan tersebut (etiologi).
a) Sindrom

Sindrom sindroma adalah kumpulan gejala yang membedakan antara penyakit atau gangguan yang satu dengan yang lain. !isalnya ada sejumlah gejala (a,b,c). "etiga gejala tersebut dapat dipahami tentang adanya penyakit tertentu. #adi sifatnya khas dan menunjukkan suatu penyakit tertentu.
b) Sign

Sign adalah gejala-gejala yang dapat diobser$asi (obser$able) dan pada umumnya bersifat objektif (mengenai fisik).
c) Simptom

Simptom adalah gejala-gejala yang tidak dapat diobser$asi (unobser$able) oleh orang lain, tetapi mungkin merupakan gejala bagi orang yang bersangkutan. #adi sifatnya subjektif, karena itu harus ditanyakan kepada yang bersangkutan.
d) %ejala primer primer & sekunder

%ejala primer dan sekunder dibedakan atas urutan munculnya gejala. %ejala primer adalah gejala pertama yang dialami oleh seseorang, sedangkan gejala sekunder gejala yang muncul kemudian. !isalnya seorang penderita insomnia (sulit tidur) kemudian diikuti munculnya halusinasi. 'ni berarti insomnia adalah gejala primer dan halusinasi adalah gejala sekunder.
e) %ejala dasar dan gejala tambahan

%ejala dasar adalah gejala-gejala yang ada dalam tiap gangguan tertentu, terutama setelah gangguan tersebut mencapai intensitas tertentu, atau gejala utama dari suatu gangguan tertentu. %ejala ini penting untuk kepentingan diagnosis

sedangkan gejala tambahan adalah gejala-gejala yang belum tentu ada pada setiap gangguan. !isalnya pada penderita ski(ophrenia, maka gejala dasarnya adalah kerancuan pikiran, sedang gejala tambahannya dapat berupa halusinasi, ilusi, dan sebagainya yang mungkin berbeda untuk setiap penderitanya.
f) %ejala organogenik dan gejala psikogenik

)erbedaan gejala ini berdasarkan pada asal atau sebabnya. %ejala organogenik adalah gejala-gejala yang muncul sebagai akibat dari adanya gangguan fungsi organik. Sedangkan gejala psikogenik adalah gejala-gejala yang muncul dan berasal dari adanya gangguan-gangguan dalam fungsi psikologis yang terutama berakar pada alam kesadarannya. !isalnya, seseorang yang pusing karena banyak pikiran, merupakan gejala psikogenik. Sedangkan orang yang pusing karena keracunan makanan adalah gejala organogenik, sekalipun gejala yang ditampakkan bersifat kejiwaan.
g) %ejala prodomal dan residual

%ejala prodomal adalah gejala-gejala yang ditunjukkan sebelum sakit, pada awal sakit atau selama fase sakit. Sedangkan gejala residual adalah gejala-gejala yang ditunjukkan sesudah fase sakit. B. Beberapa macam-macam simtomatologi psikiatri antara lain : 1. Kesadaran )ersepsi yangg dimodifikasi oleh emosi dan pikiran diri seseorang, sensorium sering di identikkan dengan kesadaran sensorium kearah kognitif. a. Gangguan Kesadaran/ Conciousness #enis-jenis gangguan kesadaran* +) Disorientasi, yaitu kesadaran pemahaman diri dalam lingkungan atau gangguan orientasi waktu, tempat, orang dan situasional. ,) )engaburan kesadaran, yaitu kejernihan ingatan yang tidak lengkap disertai gangguan persepsi dan sikap.

-) Stupor, yaitu hilangnya reaksi ketidaksadaran terhadap lingkungan sekelilingnya seperti orang yang tertidur lelap dimana ingatan, orientasi dan pertimbangannya sudah hilang. .ila dirangsang hanya sedikit memberikan respon, dengan tidak acuh atau dengan membuka mata sebentar kemudian tidur lagi. /) Delirium, yaitu kebingungan, kegelisahan reaksi disorientasi yang disertai rasa0takut dan halusinasi. 1) Twilight state, yaitu keadaan remang, gangguan kesadaran dengan halusinasi. 2) Dream like state, yaitu keadaan mimpi, gangguan kesadaran pada epilepsi psikomotor. 3) Somnolen yaitu kesadaran rendah sebelum koma seperti orang tidur, tidak acuh terhadap sekelilingnya namun masih bereaksi terhadap rangsangan yang kuat. 4) "oma $igil, yaitu pasien tertidur tetapi dapat dibangunkan, mutisme akinetik. 5) "oma yaitu penurunan derajat kesadaran berat dan sudah tidak ada reaksi terhadap rangsangan yang kuat. b. Gangguan Atensi/ er!atian #enis-jenis gangguan atensi perhatian* +) 6tensi )erhatian, yaitu usaha yangg dilakukan untuk memusatkan pada bagian tertentu dari pengalaman7 kemampuan untuk tetap memfokuskan perhatian pada0suatu aktifitas7 kemampuan untuk berkonsentrasi. ,) Distrakbilitas, yaitu ketidakmampuan mengarahkan memusatkan perhatian dirinya, perhatian mudah teralihkan pada rangsang atau stimuli yang tidak berarti. .iasanya ditemukan pada pasien 6D8D. -) 'natensi Selektif, yaitu hambatan atensi perhatian karena ada hal-hal yang menimbulkan kecemasan.

/) 8iper$igilensi "ewaspadaan berlebih, yaitu perhatian atau konsentrasi yang berlebih-lebihan, sehingga lapangan persepsi menjadi sangat sempit. Terjadi pada pasien paranoid dan cemas. 1) Trance "eadaan tidak sadarkan diri, yaitu tidak sadarkan diri karena perhatian terpusat dan kesadaran berubah7 biasanya terlihat pada hipnosis, gangguan disosiatif, & pengalaman religius yang luar biasa. c. Gangguan Sugestibilitas. "epatuhan dan respon yang tidak kritis terhadap gagasan atau pengaruh. +) 9olie a deu: (folie0a trois), yaitu penyakit emosional yang berhubungan pada dua orang atau lebih, salah satu orang paranoid yang lain akan menjadi paranoid. ,) 8ipnosis, yaitu modifikasi kesadaran yang diinduksi secara buatan yang ditandai dengan peningkatan sugestibilitas. ". #mosi Suatu komplek keadaan perasaan dengan komponen psikis, somatik dan perilaku yang berhubungan dengan afek dan mood. a. Afek ;kspresi emosi yang terlihat pemeriksa. +) 6fek yang sesuai (appropiate affect), yaitu irama emosi harmonis dengan gagasan pikiran atau pembicaraan yang menyertai7 afek yangg luas dan penuh dimana rentang emosional yang lengkap diekspresikan secara sesuai. ,) 6fek tidak sesuai (inappropiate affect), yaitu ketidakharmonisan antara irama perasaan emosional dengan gagasan, pikiran atau pembicaraan yang menyertainya. -) 6fek tumpul (blunted affect) yaitu manifestasi penururan afek yang berat pada intensitas irama perasaan yang diungkapkan keluar. 6fek emosinya datar, tumpul, atau dingin.

/) 6fek terbatas (restricted affect), yaitu penurunan intensitas irama perasaan tidak separah afek tumpul. 1) 6fek datar (flat affect), yaitu tidak ada ekspresi afek7 suara yang monoton7 wajah tidak ada mimik. 2) 6fek labil (labile affect), yaitu perubahan irama afek cepat dan tiba-tiba yang tidak berhubungan dengan stimuli eksternal. b. $ood ;mosi yang meresap dan dipertahankan, dialami secara subjektif, dilaporkan pasien dan terlihat orang lain. +) ,) -) !ood disforik, yaitu perasaan yang tidak menyenangkan, sedih, merasa bersalah dan marah. !ood eutimik, yaitu mood rentang normal atau perasaan yang wajar. !ood meluap-luap (e:pansi$e mood), yaitu ekspresi perasaan seseorang tanpa pembatasan7 sering kali dengan penilaian yang berlebih terhadap kepentingan atau makna seseorang. /) 1) 2) 3) 4) 5) !ood irritabel (irritrable mood), yaitu perasaan yang mudah dibuat marah atau diganggu dan mudah tersinggung. !ood meninggi (ele$ated mood), yaitu mood yang lebih ceria dari biasanya dengan suasana keyakinan dan senang. ;uforia, yaitu mood yang elasinya kuat disertai rasa kebesaran. ;ctasy, yaitu mood yang gembira luar biasanya disertai rasa gairah yang tinggi. !ood depresi, yaitu perasaan sedih yang psikopatologis ataupun tertekan. 6nhedonia, yaitu mood yang rendah disertai hilangnya minat dan menarik diri dari semua aktifitas rutin dan menyenagkan, biasanya disertai depresi. +<) 6leksitemia, yaitu seseorang tak mampu atau sulit menggambarkan atau menyadari mood dan emosinya.

c. #mosi %ang lain +) ,) "ecemasan, yaitu perasaan ketakutan disebabkan oleh dugaan bahaya yang mungkin berasal dari luar atau dalam dirinya. "ecemasan yang mengambang (free floating an:iety), yaitu rasa takut yang meresap dan tidak terpusatkan yang tidak berhubungan dengan gagasan. -) /) 1) 2) 3) 4) 5) "etakutan, yaitu kecemasan oleh adanya bahaya yang dikenal secara sadar dan realistik. 6gitasi, yaitu kecemasan berat yang disertai ketegangan dan kegelisahan motorik. "etegangan (Tension), yaitu peningkatan akti$itas motorik dan psikologis yang tidak menyenangkan. )anik, yaitu puncak kecemasan7 serangan kecemasan akut episodik dan kuat disertai perasaan takut0dan disertai pelepasan otonomik. 6pati, yaitu irama emosi yang tumpul disertai ketidak-acuhan terhadap lingkungannya. 6breaksional, yaitu pelepasan pelimpahan emosional setelah mengingat pengalaman yang menakuntukan. 6mbi$alensi, yaitu terdapat dua impuls gagasan datang secara bersama pada orang dan waktu yang sama. +<) =asa malu, yaitu kegagalan membangun pengharapan diri. ++) =asa bersalah, yaitu emosi sekunder karena melakukan sesuatu yang dianggap salah. d. Gangguan psikologis ber!ubungan dengan mood. Suatu tanda disfungsi somatik (biasanya otonomik) pada seseorang dan sering berhubungan dengan depresi dan juga disebut tanda $egetatif. +) ,) 6noreksia, yaitu hilangnya atau menurunnya nafsu makan. 8iperfagia, yaitu meningkatnya nafsu makan dan asupan makan.

-) /) 1) 2) 3)

'nsomnia, yaitu hilangnya atau menurunnya kemampuan untuk tidur (early, midle dan late insomia). 8iperinsomnia, yaitu tidur yang berlebihan. >ariasi diurnal, yaitu mood yang secara teratur berubah, terburuk saat bangun tidur dan membaik pada siang hari. )enururan libido, yaitu menurunnya minat, dorongan dan daya seksual (saat depresi atau meningkat saat pada manik). "onstipasi, yaitu ketidakmampuan atau kesulitan untuk defekasi.

&. Konasi/ erilaku $otorik. 6spek jiwa dimana impuls, moti$asi, harapan, dorongan, insting dan idaman diekspresikan oleh perilaku dan atau akti$itas motorik seseorang. +) ,) ;kopraksi, yaitu peniruan gerakan yang patologis oleh seseorang dari orang lain. "atatonia, yaitu kelainan motorik oleh karena faktor psikogenik. a) "atalepsi, yaitu suatu posisi tidak bergerak dan dipertahankan terusmenerus. b) 6gitasi katatonik furor katatonik, yaitu aktifitas motorik yang teragitasi, tidak bertujuan dan tidak disebabkan oleh stimuli eksternal. c) =igiditas katatonik, yaitu penerimaan posisi atau postur tubuh yang kaku, disadari, menentang usaha untuk digerakkan. d) Stupor katatonik, yaitu penurunan akti$itas motorik nyata sampai immobilitas dan tidak menyadari di sekelilingnya. e) )osturing katatonik, yaitu postur yang tidak sesuai, kaku, disadari dan dipertahankan agak lama. f) fleksibilitas serea, yaitu posisi seseorang dapat diatur seperti lilin oleh pemeriksa dan dipertahankan agak lama. -) ?egati$isme, yaitu menahan tanpa moti$asi terhadap semua usaha untuk menggerakkan atau terhadap semua instruksi perintah.

/) 1) 2) 3) 4) 5)

"atapleksi, yaitu hilangnya tonus otot dan kelemahan sementara yang dicetuskan oleh keadaan reaksi emosional. Stereotipik, yaitu pola tindakan fisik atau bicara yang terfiksasi dan berulang. !anirisme, yaitu gerakan tidak disadari yang sudah mendarah daging dan kebiasaan gerakan menyeringai pd anak. @tomatisme simbolik, yaitu tindakan-tindakan otomatis yang baiasanya mewakili suatu akti$itas simbolik dan tidak disadari. @tomatisme sugestik, yaitu tindakan-tindakan otomatis tidak disadari mengikuti sugesti kepatuhan otomatis mengikuti perintah. 8ipoakti$itas (hipokinesis), yaitu penurunan akti$itas motorik & kognitif seperti retardasi psikomotor, bicara lambat dan pergerakan yang dapat terlihat.

+<) !imikri, yaitu akti$itas motorik tiruan dan sederhana pada0anak-anak yang tanpa disadari. ++) 6gresi, yaitu tindakan yang kuat, diarahkan tujuan, bisa $erbal atau fisik7 bagian afek motorik dari kekasaran, kemarahan atau permusuhan. +,) 6cting out ( memerankan ), yaitu ekspresi langsung suatu harapan atau impuls yang tidak disadari dalam bentuk gerakan7 fantasi yang tidak disadari dihidupkan secara impulsif dalam perilaku. +-) 6bulia, yaitu penurunan impuls untuk bertindak berfikir disertai ketidak acuhan tentang akibat tindakan. +/) @$er aktifitas * a) b) c) d) e) 6gitasi psiko motor, yaitu aktifitas motorik & kognitif berlebihan tidak produktif, sebagai respon ketegangan internal. 8iperakti$itas hiperkinesis, yaitu kegelisahan, agresif, aktifitas destruktif seringkali dengan patologi otak dasar. Tik, yaitu gerakan motorik spasmodik yang tidak disadari. Somnambulisme sleep walking, yaitu tidur berjalan, aktifitas motorik saat tidur. 6taksia, yaitu kegagalan koordinasi gerakan otot.

f)

6katisia, yaitu perasaan subjektif ketegangan motorik karena obat antipsikotik yang dapat menyebabkan kegelisahan, melangkah bolakbalik, duduk dan berdiri berulang-ulang7 dapat disalah artikan sebagai agitasi psikotik.

g)

"ompulsi, yaitu impuls tidak terkontrol untuk melakukan suatu tindakan segera dan berulang* Dipsomania, yaitu kompulsif untuk minum alkohol. "leptomania, kompulsif untuk mencuri. ?imfomania, kompulsif untuk melakukan koitus pada wanita. Satiriasis, yaitu kompulsif untuk koitus pd pria. Trikotilomania, yaitu kompulsif untuk mencabuti rambut. =itual, yaitu aktifitas kompulsif otomatik dalam sifat untuk menurunkan kecemasan. .erjudi patologis.

'. Berfikir 6liran, gagasan simbol dan assosiasi yang diarahkan oleh tujuan dimulai oleh suatu masalah atau suatu tugas dan mengarah pada kesimpulan yang berorientasi pada kenyataan. a. Gangguan umum bentuk fikir. +) .erfikir psikosis, yaitu ketidakmampuan membedakan kenyataan dengan fantasi, tes realitas terganggu dengan menciptakan realitas baru. =eality test pemeriksan dan pertimbangan objektif tentang dunia diluar diri. ,) .erfikir dereistik (autistik), yaitu preokupasi dgn dunia dalam dan pribadi. -) .erfikir tidak logis, yaitu berfikir mengandung kesimpulan yang salah atau kontradiksi internal, berikir ini bersifat patologis jika nyata dan tidak disebabkan oleh nilai kultural.

/) .erfikir magis, yaitu berfikir dimana fikiran, tindakan dan kata-kata mempunyai kekuatan misalnya dapat mencegah penyebabkan suatu peristiwa. 1) )roses berfikir primer yaitu istilah umum berfikir magis, dereistik, tidak logis. ?ormal pd mimpi dan abnormal pd psikosis. b. Gangguan spesifik proses/arus fikir. +) ?eologisme, yaitu kata baru diciptakan pasien, sering kombinasi beberapa kata, tidak mengandung makna baru, menunjukkan keanehan psikologik pasien. ,) -) Aord salad gado-gado kata, yaitu campuran kata dengan frase yang membingungkan. 'nkoherensi, yaitu pembicaraan tidak logis, tidak dapat dimengerti yang berjalan bersama kata yang diucapkan tidak logis, tanpa tata bahasa sehingga terjadi disorganisasi bicara. /) 6ssosiasi longgar pengenduran assosiasi, yaitu arus fikir dimana gagasan-gagasan bergeser dari subjek satu ke subjek lainnya yang tidak berhubungan, lebih ringan dari inkoherensi. 1) 9light of ideas, yaitu $erbalisasi atau pengucapan kata-kata yang cepat dan terus menerus mengakibatkan pergeseran terus menerus dari satu ide ke ide lainnya. 2) Sirkumtansial, yaitu bicara tidak langsung yang lambat dalam mencapai tujuan (mutar-mutar)7 ditandai dengan pemasukan perincian-perincian dan tanda kutip yang berlebihan. 3) Tangensial, yaitu ketidakmampuan untuk mempunyai assosiasi pikiran yang diarahkan oleh tujuan7 pasien bicara tidak ada titik awal yang sampai pada titik akhir. 4) )erse$erasi, yaitu respon terhadap stimulus sebelumnya yang menetap setelah stimulus baru diberikan sehingga tampak pasien mengulangi kalimat jawaban7 kadang-kadang disertai gangguan kognitif.

5)

>erbigerasi, yaitu pengulangan kata-kata atau frasa-frasa spesifik yang tidak mempunyai arti.

+<) ;kolalia, yaitu menirukan kata-kata atau frasa-frasa seseorang oleh orang lain, cenderung berulang-ulang dan menetap dan bisa0intonasinya terputus-putus. ++) "ondensasi, yaitu penggabungan beberapa kata menjadi satu kata. +,) #awaban irrele$an, yaitu jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan, pasien mungkin mengabaikan atau tidak memperhatikan. +-) %lossolalia , yaitu ekspresi pesan-pesan yang rele$an melalui kata-kata yang tidak dapat dipahami. +/) 6ssosiasi bunyi, yaitu assosiasi kata-kata yang mirip bunyinya tapi berbeda artinya, kata-kata tidak mempunyai hubungan logis sering seperti sajak atau pantun. 6ssoasiasi pengertian, yaitu ada kata-kata yang diidentikkan persamaan fungsi, misalnya rajawali besi maksudnya adalah kapal terbang. .locking, yaitu terputusnya aliran berfikir secara tiba-tiba sebelum pikiran gagasan diselesaikan, setelah periode terhenti singkat pasien tidak tampak ingat apa yang telah dikatakan dan apa yang akan dikatakan. c. Gangguan spesifik isi fikiran. +) "emiskinan isi fikiran yaitu fikiran yang memberikan sedikit informasi karena tidak ada informasi pengertian, pengulangan kosong atau frase yang tidak jelas. ,) %randiositas (gagasan berlebihan gagasan mirip waham), yaitu keyakinan palsu yang dipertahankan dan tidak beralasan, dipertahankan secara kurang kuat dibandingkan dengan waham.

-) )reokupasi fikiran, yaitu pemusatan fikiran pada ide tertentu disertai irama afektif yang kuat seperti kecenderungan paranoid ingin membunuh atau bunuh diri. /) ;gomania, yaitu preokupasi pada diri sendiri yang patologis. 1) !onomania, yaitu preokupasi pada suatu objek tunggal. 2) 8ipokondria, yaitu ketakutan kecemasan yang berlebihan tentang kesehatan diri pasien didasarkan bukan pd patologi organ yang nyata tetapi pada interpretasi yang tidak realistik terhadap tanda atau suatu sensasi fisik yang sebagai abnormal. 3) @bsesi, yaitu ide yang terpaku dan patologis dari suatu fikiran atau perasaan yang tidak dapat ditentang dan dihilangkan dari kesadaran oleh logika serta disertai kecemasan. 4) 9ikiran kompulsi, yaitu kebutuhan yang patologis untuk melakukan suatu impuls dimana bila ditahan akan timbul kecemasan7 perilaku berulang sebagi respon suatu obsesi atau dilakukan menurut aturan tertentu tanpa akhir yang sebenarnya dalam diri terjadi dimasa depan. 5) "oprolali, yaitu pengungkapan secara kompulsif dari kata-kata yang cabul. +<) Aaham, yaitu keyakinan palsu didasarkan pada keyakinan yang salah tentang kenyataan eksternal, tidak sejalan dengan logika dan budaya serta tidak dapat dikoreksi dengan suatu alasan. a) Aaham yang kacau bi((ar delusion, yaitu keyakinan yang aneh, mustahil dan sangat tidak masuk akal, misalnya fikiran pasien disedot (thought withdrawl), fikirannya disisipi dimasuki (thought insertion), fikiran disiarkan disebarkan (thought broadcast) atau fikiran dipengaruhi diatur (thought control ) mahluk lain. b) Aaham tersistematisasi, yaitu keyakinan adanya peristiwa yang digabungkan oleh suatu tema peristiwa tunggal, misalnya ada yang memata-matainya mau menculik membunuh.

c) Aaham nihilistik, yaitu perasaan palsu bahwa dirinya atau orang lain dan dunianya tidak ada atau berakhir. d) Aaham somatik, yaitu merasa bahwa fungsi struktur organ tubuhnya ada kelainan perubahan yang patologis. contoh * keyakinan bahwa otak pasien adalah berakar atau mencair. e) Aaham sejalan dengan mood, yaitu waham dengan isi yang tidak punya hubungan dengan mood misalnya pasien depresi atau merupakan mood netral. f) Aaham paranoid, yaitu berisi fikiran-fikiran paranoid yaitu waham presekutorik (curiga akan dibunuh, akan disiksa, diganggu atau ditipu), waham kebesaran (gambaran kepentingan, kekuatan atau identitas seseorang yang berlebihan), waham referensi (setiap ada kejadian ataupun selalu dihubungkan dengan dirinya, contoh* percaya bahwa orang di T> atau di radio berbicara padanya atau membicarakan dirinya), waham cemburu ketidaksetiakawanan (setiap orang yang berhubungan dengannya tidak jujur), Aaham menyalahkan diri sendiri (keyakinan yang palsu tentang penyesalan yang dalam dan bersalah), Aaham pengendalian (perasaan palsu bahwa kemauan, pikiran, atau perasaan pasien dikendalikan oleh tenaga dari luar). ++) ;rotomania, yaitu keyakinan bahwa seseorang sangat mencintai dirinya, lebih sering terjadi pada wanita (juga dikenal sebagai "ompleks Blerambault-"andinsky. +,) )seudologia phantastica, yaitu suatu jenis kebohongan dimana seseorang tampak percaya terhadap kenyataan fantasinya dan bertindak atas kenyataannya disertai dengan Sindroma !unchausen, berpura-pura sakit yang berulang

+-) 9obia, yaitu rasa takut yang persisten, irrasional, berlebihan dan selalu terjadi terhadap sesuatu jenis stimulasi atau situasi tertentu7 menyebabkan keinginan menghindar stimulus atau situasi tersebut. 9obia simplek, yaitu rasa takut yang jelas pada objek atau situasi yang jelas, tunggal dan tidak berbahaya. 9obia sosial, yaitu rasa takut pada keramaian banyak orang. 6krofobia, yaitu rasa takut ditempat yang tinggi. 6gorafobia, yaitu rasa takut pada tempat yang terbuka, biasanya takut menyeberang jalan. "laustrofobia, yaitu takut pada tempat tertutup, biasanya pada lift. ;rithrofobia, yaitu takut pd warna merah, biasanya pd darah. )anfobia, yaitu rasa takut terhadap segala sesuatu. Cenofobia, yaitu rasa takut terhadap orang asing. Doofobia, yaitu rasa takut terhadap binatang. Dll. +/) ?oesis, yaitu suatu wahyu dimana terjadi pencerahan yang besar sekali disertai dengan perasaan bahwa pasien dipilih untuk memimpin dan memerintah +1) Enio mystica, yaitu suatu perasaan yang meluap, pasien secara mistik bersatu dengan kekuatan yang tidak terbatas7 tidak dianggap suatu gangguan isi pikiran jika sejalan dengan keyakinan pasien atau lingkungan kultural (. Bicara. %agasan, pikiran, perasaan yang diekspresikan melalui bahasa, komunikasi dalam penggunaan kata dan bahasa. a. Gangguan bicara. +) Tekanan .icara, yaitu bicara cepat yaitu peningkatan jumlah dan kesulitan untuk memutus pembicaraan.

,) Fogorrhhea, yaitu suka banyak bicara, kwantitas bicara berlebih, bertalian dan logis. -) !iskin bicara (po$erty of speech), yaitu pembatasan jumlah bicara yang digunakan, jawaban mungkin monosillabic. /) .icara yang tidak spontan, yaitu respon $erbal yang diberikan hanya jika ditanya atu dibicarakan langsung7 tidak ada bicara yang dimulai dari diri sendiri. 1) !iskin isi bicara, yaitu kwantitas kata adekuat, tetapi sedikit memberi informasi karena ketidak jelasan, kekosongan, atau frasa yang stereotipik. 2) Diprosodi, yaitu hilangnya irama bicara normal ( lawannya prosodi ). 3) Distartria, yaitu celat, cedal, kesulitan dalam artikulasi, bukan dalam penemuan kata atau bahasa. 4) %agap, yaitu pengulangan atau perpanjangan suara atau suku kata yang sering dan menyebabkan gangguan kefasihan bicara yang jelas. 5) "ekacauan bicara, yaitu bicara0yang aneh dan disritmik, yang mengandung semburan yang cepat dan menyentak. b. Gangguan afasia %angguan dalam mengeluarkan bahasa. +) 6fasia motorik (afasia ekspresif, afasia kortikal, afasia tidak fasih, afasia .roka), yaitu gangguan bicara disebabkan oleh gangguan kognitif dimana pengertiannya tetap tetapi kemampuan untuk bicara terganggu, bicara banyak berhenti, bicara susah, bicara tidak fasih adan ekspresif. ,) 6fasia sensorik (afasia reseptif, afasia subkorteks, afasia Aernicke, afasia fasih), yaitu kehilangan kemampuan organik untuk mencari kata, bicara lancar dan spontan, tetapi membingungkan dan tidak mengerti yang dibicarakan. -) 6fasia nominal (afasia anomia, afasia amnestik ), yaitu kesulitan untuk menemukan nama yang tepat suatu benda.

/) 6fasia sintatikal, yaitu ketidakmampuan menyusun kata-kata dalam urutan yang tepat. 1) 6fasia global, yaitu gabungan afasia motorik dan afasia sensorik. ). ersepsi Suatu proses memindahkan stimulasi fisik menjadi informasi psikologis7 suatu proses mental dimana stimulasi sensoris dibawa ke kesadaran. a. Gangguan persepsi. +) 8alusinasi )ersepsi sensoris yang palsu yang tidak disertai stimuli eksternal yang nyata, mungkin terdapat atau tidak terdapat interpretasi waham tentang pengalaman halusinasi. a) b) c) 8alusinasi hipnagogik yaitu halusinasi terjadi saat akan tertidur. 8alusinasi hipnopompik yaitu halusinasi terjadi saat bangun tidur. 8alusinasi $isual yaitu halusinasi penglihatan dapat berupa orang, benda (fisik) atau citra yang tidak berbentuk (kilatan), sering terjadi pada kerusakan otak. d) e) f) g) 8alusinasi olfaktorik (cium) yaitu halusinasi membau sesuatu, sering terjadi pada kerusakan otak. 8alusinasi akustik (auditorik) yaitu halusinasi dengar, ditemukan lebih 55 G halusinasi. 8alusinasi kecap (gustatoris), yaitu halusinasi tentang rasa kecap yang palsu7 paling sering pada gangguan organik 8alusinasi somatik, yaitu sensasi palsu tentang sesuatu hal yang terjadi di dalam atau terhadap tubuh, paling sering berasal dari $isceral (dikenal sebagai halusinasi kinestetik) h) 8alusinasi raba (taktil, haptik) yaitu halusinasi ada sesuatu rabaan pada kulit, adanya gerakan dibawah kulit.

i) j) k) l)

8alusinasi somatik (halusinasi kinestetik) yaitu halusinasi adanya kejadian disuatu alat bagian tubuhnya. 8alusinasi liliput (mikroskopik) yaitu halusinasi dimana benda yang dilihat tapak lebih kecil ukurannya. 8alusinasi yg sejalan dg mood (mood-congruent hallucination) yaitu halusinasi dimana isi halusinasi adalah konsisten dengan mood. 8alusinasi yang tidak sejalan dengan mood (mood-incongruent hallucination) yaitu halusinasi dimana isinya tidak konsisten dengan mood.

m) n) o)

8alusinosis yaitu halusinasi oleh karena pengunaan alkohol yang kronik. Sinestesia yaitu halusinasi yang muncul diadahului halusinasi yang lain, misalnya halusinasi $isual didahului halusinasi pembauan. Trailling phenomena yaitu halusinasi oleh karena pengguaan obat (at.

,) 'llusi. !ispersepsi atau misinterpretasi terhadap stimuli eksternal yang nyata. b. Gangguan persepsi %ang ber!ubungan dengan gangguan kognitif %aitu ketidakmampuan mengenali* menginterpretasikan sensorik. +) ,) -) /) 1) 6gnosognosia (ketidaktahuan tentang penyakit)* yaitu ketidakmampuan mengenali suatu defek neurologis yang terjadi pada dirinya. Somatopagnosia (autopagnosia) yaitu tidak mengenali bagian tubuhnya sendiri. 6gnosia $isual yaitu tidak mengenali benda orang yang sudah dikenalnya. 6stereognosia yaitu tidak mengenal benda melalui sentuhan rabaan. )rosopagnosia yaitu tidak mengenali wajah. kepentingan kesan

2) 3)

6praksia yaitu ketidakmampuan mengerjakan tugas tertentu. Stimultagnosia yaitu ketidakmampuan mengerti lebih satu elemen pandangan $isual pada0suatu waktu atau mengintegrasikan bagian-bagian menjadi keseluruhan.

4)

6diadokokinesia yaitu ketidakmampuan untuk melakukan pergerakan yg berubah dengan cepat

c. Gangguan persepsi %ang ber!ubungan fenomena kon+ersi dan disosiasi. +) ,) -) /) 1) 2) 3) 6nestesia histerik yaitu hilangnya modalitas sensorik disebabkan konflik emosional. !akropsia yaitu benda-benda yang dilihat tampak lebih besar dari yang sebenarnya. !ikropsia yaitu benda-benda yang dilihat tampak lebih kecil dari yang sebenarnya. Depersonalisasi yaitu perasaan subjektif dirinya berubah terhadap lingkungannya. Derealisasi yaitu perasaan subjektif lingkungannya berubah terhadap dirinya. 9ugue yaitu mengambil identitas baru pada amnesia dari identitas lama, pasien dapat bertindak dg identitas baru tersebut. "epribadian ganda (multiple personality) yaitu satu orang yang tampak pd wkt yang berbeda menjadi dua atau lebih kepribadian atau karakter yang sama sekali berbeda ( gangguan disosiasi ). ,. Da%a -ngat 9ungsi dimana informasi disimpan di otak dan selanjutnya diingat kembali ke kesadaran. a. Gangguan da%a ingat +) 6mnesia yaitu ketidakmampuan sebagian atau seluruhnya untuk mengingat pengalaman masa lalu, bisa organik atau psikogenik.

a) 6mnesia anterograde, yaitu tidak mengingat sesuatu sebelum kejadian. b) 6mnesia retrograde, yaitu tidak mengingat ssesuatu sesudah kejadian. ,) )aramnesia yaitu pemalsuan ingatan oleh distorsi pengingatan. a) 9ausse reconnaissance, yaitu pengenalan yang palsu b) )emalsuan retrospektif, yaitu ingatan secara tidak diharapkan menjadi terdistorsi pada saat disaring melalui keadaan emosional, kognitif, dan pengalaman pasien sekarang -) /) 1) 2) 3) 4) 5) "onfabulasi, yaitu cerita ada sesuatu tidak mempunyai dasar kenyataan. DHjI $u yaitu merasa sudah melihat sesuatu tetapi sebenarnya belum melihatnya. Deja etendu yaitu merasa sudah mendengar sesuatu tetapi sebenarnya belum mendengarnya. #amais $u yaitu merasa belum melihat, sebenarnya sudah melihatnya. #amais etendu ( pense ) yaitu merasa belum mendengar, sebenarnya sudah mendengarnya. 8iperamnesia yaitu peningkatan derajat penyimpanan dan pengingatan. Screen memory yaitu ingatan yang dpt ditoleransi secara sadar menutupi ingatan yang menyakitkan. +<) =epresi yaitu melupakan ingatan secara tidak sadar karena tidak dapat diterima. ++) Fetologika yaitu ketidakmampuan sementara mengingat nama suatu orang benda. b. .ingkat da%a ingat. Daya ingat segera ( immediate ) yaitu mengingat hal-hal yang dirasakan dalam beberapa detik sampai menit. +) Segera (immediate) yaitu reproduksi atau pengingatan hal-hal yang dirasakan dalam beberapa detik sampai menit ,) Daya ingat baru ( recent ) yaitu mengingat hal-hal yang dirasakan dalam waktu hitungan hari minggu bulan.

-) 6gak lama (recent past) yaitu pengingatan peristiwa yang telah lewat selama beberapa bulan. /) #auh ( remote ) yaitu mengingat peristiwa jauh ( tahun ). /. -ntelegensia "emampuan untuk mengerti mengingat menggerakkan dan menyatukan secara konstruktif pengalaman atau pelajaran sebelumnya dalam menghadapi situasi yang baru. 'ntelegensia yaitu faktor bakat. 'ntelektual yaitu faktor pendidikan. a. 0etardasi mental. "urangnya intelegensia sampai derajat dimana terjadi gangguan pada kinerja sosial dan pendidikan. .orderline yaitu dibawah rata-rata. 'J kurang 5<. +) =.! ringan yaitu 'J 11 - 35 ( debil ). ,) =.! sedang. 'J -< - 1< ( imbecil ). -) =.! berat yaitu 'J kurang -< ( idiot ). b. Demensia 1 pikun 2. )erburukan fungsi intelektual secara global tanpa pengaburan kesadaran, terjadi karena faktor kerusakan otak. +) Diskalkulia ( akalkulia ) yaitu hilangnya kemampuan berhitung. ,) Disgrafia ( agrafia ) yaitu hilangnya kemampuan menulis atau menyususn struktur kata. -) 6leksia yaitu hilangnya kemampuan membaca, penglihatan baik. c. seudo demensia. 6da gejala dan tanda seperti demensia yang tidak disebabkan oleh kerusakan otak dan sering disebabkan oleh depresi. d. Berfikir konkrit.

.erfikir harfiah, penggunaan kiasan yang terbatas tanpa pengertian nuansa arti, pikiran satu dimensi. e. Berfikir abstrak. "emampuan untuk mengerti nuansa arti, berfikir multi dimensi dgn kemampuan menggunakan kiasan dan hipotesis dgn tepat. 3. .ilikan 1 -nsig!t 2 "emampuan pasien untuk mengerti penyebab sebenarnya dan arti dari suatau situasi spt kumpulan gejala. a. Tilikan intelektual yaitu mengerti kenyataan objektif tentang suatu keadaan tanpa kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dalam cara yang berguna untuk mengatasi situasi b. Tilikan sesungguhnya yaitu mengerti kenyataan objektif tentang suatu situasi disertai dengan daya pendorong moti$asi dan emosi untuk mengatasi situasi. c. Tilikan terganggu yaitu hilangnya kemampuan untuk mengerti kenyataan objektif dari suatu situasi. 14. ertimbangan 1 5udgment 2.

"emampuan untuk menilai situasi secara benar dan untuk bertindak secara tepat di dalam situasi tersebut. a. )ertimbangan kritis yaitu kemampuan menilai, melihat, dan memilih berbagai pilihan didalam suatu situasi. b. )ertimbangan otomatis yaitu kinerja reflek didalam suatu tindakan. c. )ertimbangan terganggu yaitu hilangnya kemampuan untuk mengerti suatu situasi dengan benar dan bertindak secara tepat.