Anda di halaman 1dari 2

Nama Maba: Mohammad Taufik Nama Tunas: Otolaryngology

VASOMOTOR RHINITIS Rhinitis adalah suatu kondisi yang melibatkan hidung bersin konstan, berair, dan hidung tersumbat. Ketika gejala-gejala ini tidak disebabkan oleh hay fever atau alergi, kondisi ini disebut non-alergi rhinitis. Salah satu jenis non-alergi rhinitis vasomotor disebut rhinitis. Dalam praktek sehari hari, rinitis seringkali salah anggapan bahwa penyebabnya adalah alergi. Akibatnya type rinitis yang lain (non allergic rinitis / rinitis vasomotor dan mixed rinitis) sering kali tidak terdiagnosa. Hal ini perlu menjadi perhatian karena diagnosis yang tidak tepat menyebabkan pengobatan tidak memuaskan. Tetapi Rhinitis vasomotor tidak disebabkan oleh infeksi atau alergi. Penyebab pastinya belum diketahui. Gejala yang dipicu oleh sesuatu yang mengiritasi hidung, seperti: Sebuah suasana kering, polusi udara, Alkohol, obatobatan tertentu, makanan pedas, kuat emosi Vasomotor rhinitis Gejala: hidung Hidung tersumbat berair (hidung tersumbat) Bersin drainase hidung berair (rhinorrhea).

Dokter akan bertanya tentang gejala-gejala Anda, ketika mereka terjadi, dan apa yang tampaknya memicu mereka. Anda juga akan ditanya tentang rumah Anda dan lingkungan kerja. Dokter mungkin melihat ke dalam hidung Anda dan melihat bahwa jaringan selaput hidung yang bengkak karena pembuluh darah meradang.

Alergi tes kulit dapat dilakukan untuk menyingkirkan alergi sebagai penyebab gejala Anda. Tes darah untuk menentukan kadar total IgE (antibodi alergi) dan total beredar jumlah eosinofil (sejenis sel darah putih) dapat dipesan.

Perlakuan primer hanya menghindari hal-hal yang memicu gejala Anda. Dalam beberapa kasus, dekongestan atau semprot hidung yang mengandung antihistamin dapat membantu. Semprot hidung kortikosteroid mungkin berguna untuk beberapa bentuk rhinitis vasomotor.

REFERENCE : Henochowicz, I, Stuart, MD. 2012. Vasomotor Rhinitis Associate Clinical Professor of Medicine Division of Allergy, Immunology, and Rheumatology Georgetown University Medical School. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/001648.htm. Diakses Tanggal 27 Agustus 2012. Wallace, DV., Dykewicz, MS., Bernstein, DI., Moore, Blessing J., Cox, L., Khan, DA. 2008. The Diagnosis and Management of Rhinitis. J Allergy Clin Immunol; 3: 122-128.

Ramakrishnan, R, Vijay, MD. 2009. Vasomotor Rhinitis. Department of Otolaryngology, University of Colorado School of Medicine. http://emedicine.medscape.com/article/874171-overview. Diakses Tanggal 27 Agustus 2012. Fletcher, RH. Nonallergic Rhinitis (Runny Or Stuffy Nose). 2011 http://www.uptodate.com/home/index.html. Diakses Tanggal 11 Mei, 2010. Balkissoon, RC. 2010. Mason. Murray & Nadel's Textbook of Respiratory Medicine Philadelphia, http://www.mdconsult.com/das/book/body/1000431543/727557488/1288/368.html#4-u1.0-B0-7216-0327-0..50043-4--cesec4_2479. Diakses Tanggal 13 Mei 2010.