Anda di halaman 1dari 16

BACILLUS

BACILLUS ANTHRAXIS

Bacillus adalah :
Mikroorganisme berbentuk Batang/Bacil, susunannya seperti rantai, dapat mambentuk Spora, bersifat Aerob dan Gram Positip. Ada 3 Species yaitu Bacillus anthraxis (patogen); Bacillus cereus dan Bacillus substilis (saprofit),ada di alam bebas(tanah,air,udara dan tumbuhan ). Krn mbtk spora,maka dpt menimbulkan kontaminasi pd biakan atau bahan yg steril. Bacillus cereus dpt tmbh di makanan dan mbtk Enterotoksin(diarrhae)sep o/ Escherishia coli

Bacillus anthraxis SEJARAHNYA :


Th 1850, Rayer dan Dvainea menemukannya dari darah domba yg mati krn Bacillus anthraxis. Tiegel; Louis Pasteur dan Joubert membuktikan bahwa penyakit yg disebabkan Bacillus anthraxis krn invasi kuman anthraxis di dlm tubuh penderita,tp bukan krn hasil metabolisme atau endotoxin kuman. Th 1887 Robert Koch mengisolasi Bacillus anthraxis.

MORPHOLOGI :
Bacillus anthraxis : berbentukbatang/bacil, berujung tumpul,susunan seperti rantai,panjang 3-10 mikron dan lebar 1-3 U, membentuk spora central, Atrik, Berkapsul selama tumbuh dihewan yg terinfeksi ,tetapi tidak dpt Invitro dan Gram Positip. Spora dpt tbtk dlm biakan,tanah,jaringan dan eksudat hewan yg mati,tidak dalam darah atau jaringan hewan yg hidup.

SIFAT BIAKAN :
Tumbuh baik pd media biasa, tetapi untuk melihat sifat dn bentuk koloni sebaiknya specimen dibiakkan dalam media Plate Agar Darah 5%(darah bebas antibiotika). pH Optimum 7,0 7,4 dlm suasana Aerob , pertumbuhan jarang terjadi bila tdk ada oksigen; Suhu optimal 37 drjt C. Btk koloni bulat,besar 2-3mm,warna putih keabuan,permukaan dan tepi tdk rata,bila kena sinar menyerupai kaca yg diukir. Pada agar tegak sep. pohon cemara terbalik.

IDENTIFIKASI LAB.:
Identifikasi sifat Biokimia dari Bacillus anthraxis menggunakan tabel sep. berikut. Untuk membedakan Bacillus anthraxis yg tdk bergerak dengan Bacillus cerreus yg bergerak,karena Bacillus anthraxis yg virulen adalah mbtk koloni Rough bila dibiak tanpa penambahan CO2 dan mbtk koloni Mucoid bila dibiakkan dlm media sodium bicarbonate dlm suasana CO2 5%,fermentasi KH tdk bmnft.

PERBEDAAN SIFAT B anthraxis dan B cereus :


Bacillus anthraxis: * Koloni pd BP: Rough, rata,bentuk koma,anhemolisa. Pd media Bicarbonate(CO2): putih bulat mucoid. Tes Fluorescensi antibody : Positip. Patogen thd hewan : Positip. Litmus milk : Reduksi lambat/tidak. Biru metilein : Reduksi lambat 24 jam Gerak : Negatip

Bacillus cereus :
Koloni pd BP : Rough, plat,tdk btk koma. Hemolisa : Umumnya Beta HemolisaNegatip. Media Bicarbonate : Rata, rumput. Tes Fluoresensi antibody : Negatip. Patogen thd hewan : Negatip. Litmus Milk : direduksi dlm 2-3 hari. Biru metiline :direduksi dlm 24 jam. Gerak : Umumnya Positip.

RESISTENSI :
Btk Vegetatip cepat mati dgn bahan kimia,sedang btk spora akan mati pd suhu 121 drjt C selama 15 20 menit Beberapa Strain yg avirulen spora mati pd suhu 100 drjt C. Spora Bacillus anthraxis dlm bangkai dpt bertahan sampai 25 tahun, dan btk vegetatip hanya bertahan dlm 3 hari,kecuali bila disimpan dlm suhu 5 10 drjt C bertahan dlm bbrp minggu, dan dalam suhu -60 drjt C bertahan sampai 124 hari.

* Darah yg mengandung Bacillus anthraxis bila disimpan dlm ruangan gelap suhu kamar,hdp 9th.
Pada waktu melakukan sterilisasi alat2 yg terkontaminasi Bacillus anthraxis harus hati2, tempat u/ sterilissi harus tertutup krn spora dpt keluar bersama uap air yg keluar dari Autoklaf. Spora dapat dimatikan dgn larutan HgCL2 satu promil dlm 5 menit dan lebih baik dan cepat bila digunakan HgCL2 + HCl 5% atau Formalin 40% dalam 5 menit.

STRUKTUR ANTIGEN :
Bacillus anthraxis memiliki 3 macam antigen : 1. Kapsul Polipeptida: Kapsul antigen terdiri daripolipeptida dari D.asam Glutamid dan antigen ini berguna u/menghindarkan Bacillus anthraxis dari fagositosis dan tdk mbtk protektip kecuali pd tikus. 2. Antigen Somatik Polisakarida : Terdiri dari polisakarida yg tidak memegang peranan pd virulensi kuman.

3. Toksin Protein Komplek : atau Protektip Antigen merangsang pbtkn Antibody.


PATOGENITAS : Bacillus anthraxis patogen terutama pada sapi, kambing,domba(kecualidombaAljazair),babi ,kucing dan anjing. Patogenitas pd tiap species tdk sama, misal pd sapi,domba dan kuda :menyebabkan Septikemi yg akut/subakut disertai dgn perdarahan yg pasip. Pd Babi menyebabkan pembengkakan hemoragik ditenggorokan,pd anjing &kucing menyebabkan Gastroenteritis.

PENULARAN DARI HEWAN KE MANUSIA DPT DILIHAT DARI MANIFESTASI-KLINIK DR PENYAKIT:


1. Melalui Saluran pernapasan : Spora yg tdpt pd bulu domba dari daerah endemis menyebabkan tipe pulmonari yg bersifat fatal (Wool Solters Desease). 2. Melalui kulit yg lecet/luka :terinfeksi o/ Bacillus anthraxis hingga timbul bisul yg sulit sembuh,bahkan bertambah besar disertai pembengkakkan kelenjar limfa dan dsbt Pustula Malinant. Dari sini kuman masuk ke aliran darah dan menyebabkan Septikemi.

3. Melalui Daging yg Kurang masak : menyebabkan keracunan makanan dan Gastroenteritis.

PEMERIKSAAN LABORATORIUM : 1. Specimen berupa Pus dari luka, darah hewan yg mati, dan Sputum, dibuat sediaan Gram. Sering didapatkan Kuman bentuk Bacil/batang susunan seperti rantai dan Gram Positip(+). 2. Specimen dibiakkan dlm media BP: akan mbtk koloni yg khas,warna kelabu, anhemolitik dan tdk bergerak. Bacillus cereus (avirulen) bergerak aktip.

3.Tes Ascoli : Ekstrak Jaringan yg terinfeksi bila dicampur dgn antiserum spesifik mbtk presipitasi brp cincin.

TERAPI : Bacillus anthraxis sangat peka thd Penicillin, karena itu Penicilin dalam dosis sedang sudah cukup untuk pengobatan. Tetracyclin dapat digunakan bila tidak tahan terhadap Penicillin.s

SELESAI