Anda di halaman 1dari 12

Streptococcus grup A :

Streptococcus pyogenes

Morphologi : Bentuk Coccus,formasi seperti rantai Gram positip Anaerob fakultatip. Butuh media yg kaya akan kandungan darah. Secara asimtomatik tdpt di faring . Ditransmisikan melalui rute aerosol dan kontak Umumnya infeksi terjadi pada anak-anak, sekalipun dpt muncul pd usia berapapun.

Manifestasi klinis : Mrpk 1 dari 10 patogen teratas penyebab kematian di dunia .


Bakteri ini berhubungan dgn 3 macam penyakit : 1. Infeksi : Mrpk penyebab faringitis yg paling umum. Menyebabkan erisipelas, impetigo,sellulitis, infeksi luka,Pneumonia,. Septikemia dpt muncul dan menyebabkan infeksi metastatik(osteomyelitis). Infeksi bsf muncul dgn cpt,menghancurkan jaringan setempat,mudah menyebar Sering ditemukan toksisitas sistemik bermakna, sebagian berhub. Dgn produk toksin yg terjadi bersamaan.

Penyakit yang diperantarai oleh toksin : Berhubungan dgn infeksi. Infeksi dpt bsf sistemik atau tetap terlokalisasi, dgn penyebaran eksotoksin sistemik . Contoh : Toksin erthrogenik berhubungan dgn skarlet. Strain pirogenik yg memproduksi toksin berhubungan dgn syok akibat Streptococcus dan memiliki mortalitas yg tinggi , yg berhub. Dgn kegagalan organ multipel.

3. Penyakit yg diperantarai oleh imun pascainfeksi :


Demam reumatik, glomerulonephritis, atau eritema nodosum, diperkirakan diperantarai o/ imun krn antibodi thd struktur bakteri bereaksi silang dgn jaringan pejamu. Demam reumatik saat ini jarang terjadi dgn kondisi ekonomi pasar yg maju, mrpk penyebab utama morbiditas dan mortalitas jangka panjang, terutama pd daerah yg miskin dan mengalami malnutrisi.

Pencegahan dan pengendalian :


Streptococcus pyogenes dpt menyebar dgn cepat di ruang perawatan bedah dan obstetrik ,pasen yg terinfeksi atau terkoloni hrs diisolasi di ruang terpisah sampai 48 jam setelah inisiasi terapi antibiotik yg efektip. Pengobatan segera dpt mencegah penyakit imun sekender (demam rematik). Bensil penisilin mrpk obat pilihan, amoksisilin dpt digunakan u/ terapi oral pd infeksi berat. Makrolida mrpk alternatip u/ mengobati pasen yg alergi.

Streptococcus agalactiae (Streptococcus grup B ) :


Mrpk komensal normal pd saluran cerna, dan dpt ditemukan pd saluran genital wanita. Infeksi dini (smp 1 mgg),pd masa perinatal, me nyebabkan pneumonia atau septikemia, yg berhub. dgn mortalitas yg tinggi , infeksi sesudahnya menyebabkan meningitis. Profilaksis untuk neonatus diberikan pada wanita dlm masa bersalin yg demam,yg diketahui terkoloni, atau sblmnya memiliki anak yg terkena.

Gambaran Klinis dan Diagnosis : Neonatus yg terinfeksi awalnya tdk menunjukan gejala klinis dari sepsis, seperti demam, ubun-ubun menonjol pd meningitis. Pemeriksaan Rongent dada mgkn menunjukan pneumonia. Specimen darah,cairan cerebrospinal,cairan amnion dan aspirat lambung harus dikultur. Pemeriksaan deteksi antigen tlh tersedia dpt di terapkan pd cairan tubuh u/ diagnosis cepat.

Pengobatan dan Pencegahan : Sepsis neonatus akibat Streptococcus grup B, butuh terapi empiris termasuk penicillin dan aminoglikosida. Penicillin perinatal dpt mencegah infeksi yg invasif, tapi harus ditujukan pada bayi dengan resiko tinggi.

Stertococcus oral Abses metastatik


Kelompok organisme Streptococcus mileri(Streptococcus constellatus; Streptococcus intermedius; Streptococcus anginosis ) berkoloni pd mulut dan saluran cerna. Bakteri ini dpt menyebar secara sistemik,menyebabkaan abses di otak , paru, atau hati, sering menjadi bagian dari infeksi campuran.

Endokarditis infektif : Streptococcus alfa hemolitik merupakan penyebab umum endokarditis katup alami. Infeksi dapat bersumber dari gigi. Profilaksis direkomendasikan pd pasen berisiko yg sdg menjalani prosedur gigi yg dpt menginduksi bakteremia (ekstrasi atau deep scaling).

SEKIAN..............