Anda di halaman 1dari 7

Rahasia Jabatan dan Pekerjaan Kedokteran

Sejak zaman Hippokrates, Kewajiban memegang teguh rahasia pekerjaan kedokteran harus selalu dipenuhi, Hal ini utk menciptakan hubungan baik dgn pasien. Hal ini sesuai dgn sumpah Hippokrates yg menjadi pegangan petugas kesehatan. Sesuai dgn Lafah Sumpah Dokter, PP N0. 26 Thn 1960, menjadi pegangan dokter.

DOKTER punya kewajiban trhdp Pasiennya


Dokter harus merahasiakan segala sesuatu yang diketahui tentang pasien, krn kepercajaan yang diberikan pasiennya, walaupun pasien sdh meninggal dunia. Rahasia adalah sesuatu yg disembunyikan dan hanya diketahui oleh satu orang, oleh bbrp orang saja dalam kalangan tertentu.

Rahasia jabatan ialah rahasia dokter baik sbg pegawai negeri sipil atau tidak. Rahasia pekerjaan ialah rahasia dokter pada waktu menjalankan profesinya. Hampir tidak ada perbedaan antara Rahasia jabatan dgn Rahasia pekerjaan.

Rahasia Jabatan ditilik dari sudut hukum, Tingkah laku seorang dokter dapat dibagi dalam 2 jenis: 1).Tingkah laku yang bersangkutan dengan pekerjaannya sehari-hari: 1.a. KUHP Pasal 322, Membuka sesuatu rahasia yg wajib disimpannya karena jabatan atau pekerjaannya yang sekarang atau yang lalu, maka ianya akan dihukum.

UU ini berlaku juga utk umum, terutama utk petugas kesehatan. UU ini sbg delik aduan. 1.b. KUH Perdata Pasal 1365
Barang siapa yg berbuat salah sehingga seorang lain menderita kerugian, berkewajiban utk mengganti kerugian. Membuka rahasia ini barangkali tanpa disadari, tetapi tetap dianggap membuka rahasia.

2. Tingkah laku dlm keadaan khusus Setiap warga negara dapat dipanggil oleh pengadilan sebagai saksi.
Dokter atau Perawat dapat dipanggil sebagai saksi, sebagai ahli atau sebagai saksi ahli. Wewenang Dokter & Perawat diatur dgn Keputusan Menteri Kesehatan RI .