Anda di halaman 1dari 4

1.

Yang dimaksud perawatan propulsion : perawatan alat yg digunakan untuk menimbulkan propulsion sebagai tenaga penggerak pesawat yang disebut powerplant 2. Secara garis besar powerplant meliputi engine dan propeller Pemeliharaan powerplant 1. Pemeliharaan powerplant meliputi: a. Pemeriksaan/inspection b. Perbaikan/ repair c. Penggantian komponen d. Service e. Raging f. Pelaksanaan SI/ SB /NTO g. Modifikasi 2. Tujuan pemeliharaan: untuk mengupayakan agar setiap periode, powerplant selalu laik, handal dan aman serta memenuhi syarat untuk mendukung maneuver dalam operasi penerbangan. 3. Jenis pemeliharaan: a. Sechedule maintenance - Penggunaan jam terbang - Waktu calender - Penggunaan power (cycle) b. Unscheduled maintenance - Engine komponen/engine accecory malfunction - Setelah mengalami incident - Terkena SB/SI/NTO/modifikasi Engine inspection a. Merupakan salah satu kegiatan pemliharaan powerplant yang dilaksanakan secara visual, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi beberapa komponen yang diperiksa b. Apabila terjadi kelainan pada bagian-bagian poerplant ,dapat diketahui jenis kelainan yang timbul dan bagaimana cara mengatasinya. c. Untuk mengetahui kelainan yang tiumbul beserta beberapa kemungkinan penyebabnya, dapat do[elajari pada inspection guide. d. Inspection guide : petunjuk pemeriksaan yang diterapkan pada A/C strucuture, powerplant, dan sem,ua system yang digunakan pada pesawat, adapun pemeriksaan yang dimaksud: - Moveable part - Fluid line dan hoses - Sheet metal part - Electrical wiring - Bolt in critical area - Filter, screen dan fluid - Aircraft file - Aircraft operation

Perbaikan repair Adalah upaya mengembalikan beberapa komponen yang mengalami kerusakan/malfunction karena suatu hal, menjadi kondisi yang laik untuk digunakan kembali, terdapat 2 jenis perbaikan pada powerplant sbb: 1. Perbaikan besar (major repair) a. Perbaikan besar pada engine Yaitu perbaikan yang berpengaruh terhadap engine performance, diantaranya: perbaikan crankshaft, booring cyinder, intake/exhaust valve, carburator/FCU, turbin power, turbin vanring, reduction gear, turbin compressor, C. chamber. b. Perbaikan besar pada propeller Yaitu perbaikan yang berpengaruh terhadap performance dari thrust yang dihasilkan diantaranya: propeller hub, memendekkan blade, meluruskan blade yang bengkok, perbaikan governoer. 2. Perbaikan kecil (minor repair) a. Perbaikan kecil pada motor - Pembongkaran cylinder untuk membersihkan kerak, pemasangan piston ring, penyetelan intake/exhaust valve, penggantian FCU, penggantian fuel nozzle, penggantian beberapa blade compressor/blade turbine. - Khususnya pada piston engine, perbaikan yang berkaitan dengan pembongkaran cylinder, penyetelan exkhaust/intake valve termasuk pemasangan piston ring biasanya disebut Top overhaul atau engine internal Inspection. b. Perbaikan kecil pada propeller - Perbaikan leading edge, penggantian propeller, merubah sudut blade, rebalancing. - Untuk propeller yang terbuat darui kayu, biasanya pada setiap periode dilakukan refinishing. Penggantian komponen : penggatian komponen malfunction/rusak dan tidak dapat diperbaiki dilapangan, atau komponen sudah masuk saatnya TBO. Servicing : dilakukan pada saat periodic inspection dengan tujuan untuk memepertahankan kondisi komponen yang dimaksud, tanpa adanya kerusakan yang timbul atau penggantian bit and pieces yang diperlakukan, pekerjaan ini antara lain: penggantian oli, pengecekan instrumen, battery charging, lubrication chart. Rigging : dilakukan saat periodic inspection dengan tujuan untuk memeriksa dan menyetel ulang bagian-bagian yang bergerak untuk disesuaikan dengan ketentuan yang tercantum didalam engine maintenance manual. SB/SI/NTO: surat selebaran dari dirjen perhubungan udara/ pabrik pembuat pesawat yang ditujukan kepada semua operator. a. Waktu pelaksanaan dibatasi dalam minggu/ bulan setelah SB/SI/NTO diterima operator.

b. Waktu pelaksanaan : segera dilakukan setelah SB/SI/NTO diterima operator. c. Waktu pelaksanaan: setiap periode waktu tertentu harus dilakukan pemeriksaan setelah SB/ SB/NTO diterima operator. Modification: suatu perubahan pada powerplant atau intruksi dari dirjen hub. Terbagi menjadi 2 jenis modifikasi: a. Modifikasi besarpada engine 1. Perubahan engine model menjadi engine model yang lain. 2. Penggantian bagian utama pada engine yang bukan aslinya. 3. Pelepasan/pengurangan suatu komponen pada engine yang telah ditetapkan oleh manufacture. 4. Pemasangan/penambahan suatu komponen pada engine. b. Modifikasi besar pada propeller 1. Perubahan pada blade design 2. Perubahan pada hub design dan governoer 3. Pemasangan deicing system pada blade propeller. c. Modifikasi kecil pada engine 1. Pergantian engine brackets dengan jenis yang lain 2. Perubahan engine cowling d. Modifikasi kecil pada propeller 1. Perubahan cara pemasangan propeller spinner 2. Perubahan tempat brackets propeller control 3. Perubahan basic design dari propeller control rod atau cable. Maintenance program 1. Adalah buku pemeliharaan pesawat yang memuat tentang petunjuk pemeriksaan yang harus dilaksananakan oelh mechanic. Maintenance program tersebut disusun berdasarkan maintenance manual yang diterbitkan oelh manufacture. 2. Setiap operator baik swasta/pemerintah yang mengelola penerbangan sipil, berdasarkan CASR 43 diwajibkan menyusun M. program sesuai pesawat yang dimiliki. 3. Miantenance program tersebut dapat digunakan stelah mendapat pengesahan dari dirjen perhubungan udara. Maintenance form : memuat beberapa maintenance form atau taskcard yang digunakan sebagai petunjuk pemeriksaan pada saat pelaksanaan A/C Powerplant maintenance 1. Pemeliharaan periodik powerplant pada umumnya dilakukan bersamaan dengan periodik inspection pada pesawat. 2. Top overhaul/ Engine Internal Inspection (EII) : pekerjaan pemeriksaan yang dilakukan adalah sama. Pekerjaan yang dimaksud meliputi:pemeriksaan CC, piston, piston ring, push/pull rod, exhaust/intake valve, ignitor plug. 3. Hot section inspection/HSI: pekerjaan yang dilkakukan meliputi pemeriksaan CC, fuel nozzle, turbine vane ring, turbin compressor, turbin power, ignitor plug.

4. Engine overhaul: pekerjaan meliputi pemeriksaan, perbaikan apabila diperlukan an penggantian komponen baru baik pada engine komponen maupun pada engine accessory yang dapat dipertanggungjawabkan sampai usia TBO yang akan datang.] Proses pemeriksaan powerplant Periodic inspection pada pesawat yang diterapkan pada powerplant sebagai berikut: 1. Preflight inspection a. Propeller 1. Blade for nick/scratches dan leaking oil/grease pada hub propeller 2. Spiner for damage dan security. 3. Governoer for leak b. Engine 1. Oil filter cap for security 2. Engine compartment for fuel and oil leaks 3. Drain off fuel system filter 4. Induction air filter for cleaning and damage 5. Nose air intake for obstruction 6. Engine cowling and secure 7. Engine instrument for external damage 2. Postflight inspection a. Propeller 1. Blade for nick/scratches and suspect evidence 2. Spiner for visible damage and security b. Engine 1. Engine compartment for fuel and oil leak 2. Induction air filter for foreign material 3. Nose cowling air intake for foreign material