Anda di halaman 1dari 1

Pengaruh Peradaban Spanyol Islam di Eropa Spanyol merupakan tempat yang paling utama bagi Eropa dalam meneyerap

peradaban Islam, baik dalam hubungan politik, sosial, maupun perekonomian dan peradaban antar negara. Kemajuan Eropa yang terus berkembang hingga saat ini banyak berhutang budi kepada khazanah ilmu pengetahuan Islam yang berkembang di periode klasik. Memang banyak saluran bagaimana peradaban Islam mempengaruhi Eropa, seperti Sicilia dan Perang Salib, tetapi saluran yang terpenting adalah Spanyol Islam. Spanyol merupakan tempat yang paling utama bagi Eropa menyerap peradaban Islam, baik dalam bentuk hubungan politik, sosial, maupun perekonomian dan peradaban antar negara. Orang orang Eropa menyaksikan kenyataan bah!a Spanyol berada di ba!ah kekuasaan Islam jauh meninggalkan negara negara tetangganya Eropa, terutama dalam bidang pemikiran dan sains disamping bangunan "isik. #ang terpenting diantaranya adalah pemikiran Ibn $usyd %&&'( &&)* M+. Ia melepaskan belenggu taklid dan menganjurkan kebebasan berpikir. Ia mengulas pemikiran ,ristoteles dengan cara yang memikat minat semua orang yang berpikiran bebas. Ia mengedepankan sunnatullah menurut pengertian Islam terhadap pantheisme dan anthropomorphisme Kristen. -emikian besar pengaruhnya di Eropa, hingga di Eropa timbul gerakan ,.erroeisme %Ibn $usydisme+ yang menuntut kebebasan berpikir. Pihak gereja menolak pemikiran rasional yang diba!a gerakan ,.erroeisme ini. /era!al dari gerakan ,.erroeisme inilah di Eropa kemudian lahir re"ormasi pada abad ke &0 M dan rasionalisme pada abad ke &1 M. /uku buku Ibn $usyd dicetak di 2enesia tahun &3*&, &3*', &3*4, &3*), dan &5(( M. /ahkan edisi lengkapnya terbit pada tahun &554 dan &551 M. Karya karyanya juga diterbitkan pada abad ke &0 M di 6apoli, /ologna, 7yonms, dan Strasbourg, dan di a!al abad ke &1 M di 8ene!a. Pengaruh peradaban Islam, termasuk di dalamnya pemikiran Ibn $usyd, ke Eropa bera!al dari banyaknya pemuda pemuda Kristen Eropa yang belajar di uni.ersitas uni.ersitas Islam di Spanyol, seperti uni.ersitas 9ordo.a, Se.ille, Malaga, :ranada, dan Salamanca. Selama belajar di Spanyol, mereka akti" menerjemahkan buku buku karya ilmu!an ilmu!an muslim. Pusat penerjemahan itu adalah ;oledo. Setelah pulang ke negerinya, mereka mendirikan sekolah dan uni.ersitas yang sama. <ni.ersitas di Eropa adalah <ni.ersitas Paris yang didirikan pada tahun &'4& M, tiga puluh tahun setelah !a"atnya Ibn $usyd. -i akhir zaman pertengahan Eropa, baru berdiri &* buah uni.ersitas. -i dalam uni.ersitas uni.ersitas itu, ilmu yang mereka peroleh dari uni.ersitas uni.ersitas Islam diajarkan, seperti ilmu kedokteran, ilmu pasti, dan "ilsa"at. Pemikiran "ilsa"at yang paling banyak dipelajari adalah pemikiran al =arabi, Ibn Sina dan Ibn $usyd. Pengaruh ilmu pengetahuan Islam atas Eropa yang sudah berlangsung sejak abad ke &' M itu menimbulkan gerakan kebangkitan kembali %renaissance+ pusaka #unani di Eropa pada abad ke & 3 M. /erkembangnya pemikiran #unani di Eropa kali ini adalah melalui terjemahan terjemahan ,rab yang dipelajari dan kemudian diterjemahkan kembali ke dalam bahasa 7atin. >alaupun Islam akhirnya terusir dari negeri Spanyol dengan cara yang sangat kejam, tetapi ia telah membidani gerakan gerakan penting di Eropa. :erakan gerakan itu adalah? kebangkitan kembali kebudayaan #unani klasik %renaissance+ pada abad ke &3 M yang bermula di Italia, gerakan re"ormasi pada abad ke &0 M, rasionalisme pada abad ke &1 M, dan pencerahan %au"klaerung+ pada abad ke &* M.