Anda di halaman 1dari 34

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Perkembangan Peranan Pasar Derivatif Membantu Peningkatan Efisiensi Pasar Keuangan Indonesia

Oleh : Hinsa Siahaan1

Abstrak Pasar derivatif di negara-negara maju terus menerus dikembangkan karena bermanfaat di dalam peningkatan efisensi dan transparansi pasar keuangan. Negara-negara maju menyadari sepenuhnya bahwa dengan adanya pasar keuangan yang efisen dengan ukuran bahwa pasar transparan dan biaya transaksinya tidak mahal sangat berguna mengurangi ketidakpastian, dan karena itu mengurangi risiko keuangan sehingga cost of capital yang ditanggung dunia usaha akan lebih ekonomis, yang pada akhirnya akan mendorong capital inflow yang sangat berguna di dalam mendorong sektor real. Pemerintah Indonesia juga telah berusaha dalam mengembangkan pasar derivatif di Indonesia dua dekade terakhir ini. Tetapi gaungnya masih belum terdengar dimana-mana. Tulisan ini mencoba mengungkapkan eksistensi pasar derivatif di Indonesia sekarang ini secara deskriptif analisis, dan mencoba mengemukakan bagaimana transaksi kontrak berjangka indeks saham dan mata uang asing dapat dijadikan sebagai wacana mendapatkan keuntungan. Tujuan ideal tulisan ini adalah memasyarakatkan pasar derivatif guna membantu pemerintah membangun pasar derivatif Indonesia yang mungkin suatu saat diperlukan di dalam penyusunan APBN.

Peneliti Madya pada Badan Kebijakan Fiskal, Departemen Keuangan RI. (Kepala Bagian Riset Bapepam 1993-1995) Perkembangan Pasar Derivatif

73

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Kontrak berjangka dengan menggunakan indeks saham (S&P500) sebagai aktiva induk mulai diperdagangkan di Bursa Efek Amerika Serikat semenjak 1982. Volume perdagangan berkembang secara luar biasa. Pada Februari 1989 kontrak berjangka indeks saham yang paling banyak diperdagangkan adalah kontrak indeks saham S&P 500, dengan open interest (kontrak yang outstanding) pada waktu itu sekitar 140.000 kontrak senilai US$ 21 miliar dan volume penjualan 44.000 kontrak perhari senilai US $ 6,6 miliar. Bahkan pernah terjadi total perdagangan berjangka indeks S&P 500 di Chicago Mercentile Exchange (CME) melebihi total seluruh nilai perdagangan saham di New York Stock Exchange (NYSE) .2 Perdagangan kontrak berjangka indeks saham di Toronto Futures Exchange berdasarkan Toronto Stock Exchange 35 Index pertama kali dilakukan adalah pada awal 1987. Kontrak didasarkan pada 35 saham yang paling banyak di perdagangkan di Toronto Stock Exchange (TSE). Ada juga perdagangan opsi berdasarkan
John E.Hore (1989): Trading On Canadian Futures Markets, Fourth Edition, Canadian Securities Institute Perkembangan Pasar Derivatif
2

indeks yang pada saat tulisan ini dibuat jumlah volume perdagangannya berkisar 69,000 kontrak per bulan. Volume perdagangan kontrak berjangka TSE 35 memang masih relative sedikit, tetapi dengan diperkenalkannya locals (pialang khusus di lantai bursa) yang meningkatkan perdagangan dengan/atas nama rekeningnya sendiri telah membuat prospek perdagangan kontrak berjangka indeks saham semakin cepat versinar. Selain itu, dengan semakin terbiasanya lembaga-lembaga keuangan di Canada menggunakan perdagangan kontrak berjangka indeks berdasarkan pengalaman mereka di perdagangan berjangka Amerika Serikat, volume perdagangan Toronto Futures Exchange contract segera verkembang dengan pesat. Bursa Efek Surabaya pertama kali memperkenalkan perdagangan kontrak berjangka indeks saham yang didasarkan pada indeks LQ45 BEJ pada tahun 2001. Kemudian diikuti dengan Bursa Efek Jakarta yang memperdagangkan kontrak berjangka saham yang disebut KOS (Kontrak Opsi Saham) sejak 6 Oktober 2004.

1.2 Permasalahan Kontrak berjangka indeks saham sama seperti derivatif pada umumnya adalah ibarat pisau
Desember 2006

74

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

bermata dua. Jika digunakan secara tepat dapat melipatgandakan keuntungan, tetapi jika penggunaanya keliru kerugian yang ditimbulkannya juga sangat luar biasa. Barings Bank di Inggeris yang telah berusia dua ratus tahun dapat bangkrut karena transaksi derivatif. Kubu yang mengatakan bahwa kontrak berjangka indeks saham adalah judi, dan dianggap haram, masih berimbang kekuatannya dengan kubu yang beranggapan transaksi ini sifatnya neutral, syah-syah saja, asal digunakan secara tepat guna. Jadi yang pro beranggapan penggunaan derivatif adalah tidak melanggar hukum. Oleh karena itu yang menjadi permasalahan adalah kapan dan bagaimana menggunakannya untuk mengelola risiko dan kapan menggunakannya untuk menciptakan profit.

untuk menganalisa fakta yang berkembang di masya-rakat sekarang ini. Sehingga pada akhirnya dapat disimpulkan kontrak berjangka indeks saham dan valuta asing berguna bagi masyarakat dan karena itu patut dikembangkan di Indonesia, baik secara kelembagaan, produk, peraturan, dan pengawasannya.

1.4 Metodologi Penelitian

1.4.1

Kerangka Pemikiran Secara teoritis peranan pasar derivatif bagi perekonomian suatu negara adalah alat transfer of risk. Alat memindahkan risiko dari pelaku ekonomi yang ingin menghindari risiko keuangan kepada pihak yang bersedia menanggung risiko. Sebagai alat price discovery. Artinya dengan adanya pasar derivatif akan memungkinkan tersedianya informasi tentang transaksi perdagangan berbagai macam aktiva (keuangan, komoditi, indeks) di masyarakat tepat waktu, komprehensif, melalui media elektonik, media cetak, sehingga harga-harga berbagai aktiva yang terjadi di masyarakat sehari-hari adalah berdasarkan kekuatan penawaran dan permintaan. Market integrity, adanya pasar derivatif yang diselenggarakan secara
Desember 2006

1.3 Tujuan Penulisan ini adalah dimaksudkan untuk mengungkapkan konsep dasar atau teori-teori fundamental yang lazim digunakan untuk pengambilan keputusan didalam memperdagangkan kontrak berjangka indeks saham baik dari sudut pandang pembeli maupun sudut penjual produk, (dari sudut hedgers atau dari sudut speculators). Selanjutnya berdasarkan konsep dan teori-teori fundamental tersebut digunakan
Perkembangan Pasar Derivatif

75

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

baku melalui bursa (futures exchange) dan fasilitator clearinghouse membuat transaksi di pasar senantiasa terpercaya dan pasti. Selain itu adanya pasar derivatif akan meningkatkan likuiditas perdagangan aktiva induk derivatif atau to enhance liquidity dan juga meningkatkan efisiensi, enhance efficiency, karena modal yang digunakan untuk bertransakssi derivatif adalah kecil dan selalu dilakukan secara transparan.

1.4.2

Metode Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penulisan ini terdiri dari data kualitatif berupa pernyataanpernyataan, konsep, atau berbagai teori yang diperoleh dari riset kepustakaan. Selain data kualitatif yang diperoleh dari riset literatur, penelitian ini juga menggunakan data kuantitatif (angka-angka) yang diperoleh dari lapangan maupun dari literature dan berbagai website.

oleh hedgers dalam rangka melindungi dirinya dari risiko perubahan harga saham, maupun strategi yang digunakan speculators untuk mendapatkan keuntungan akibat perubahan harga aktiva yang dijadikan aktiva induk dalam kontrak. Selain itu pada bagian ini juga dikemukakan secara ringkas eksistensi bursa berjangka dalam negeri Indonesia seperti perdagangan Futures LQ-45 oleh Bursa Efek Surabaya, perdagangan KOS (Kontrak Opsi Saham) oleh Bursa Efek Jakarta, dan bursa berjangka dengan menggunakan indeks saham luar negeri dan mata uang asing (Valuta asing) seperti perdagangan Kontrak Indeks Saham Nikkei, Hang Seng, dan Indeks Saham Korea Selatan yang diselenggarakan P.T. Mahadana Asta Berjangka dan P.T. Top Growth Futures, yang beralamat di Jakarta.

2.1 Kontrak Berjangka Saham di AS

Indeks

II. LANDASAN TEORI

Aneka ragam kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa berjangka AS per Februari 1989 adalah : Kontrak berjangka S&P 500 berdasarkan aktiva induk Standard and Poors 500 stock index yang diperdagangkan di Index and Options Chicago Mercantile Exchange.

Pada bagian II ini dikemukakan kerangka teori yang berkaitan dengan kontrak berjangka indeks saham dan berbagai strategi perdagangan yang lazim digunakan
Perkembangan Pasar Derivatif

76

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Kontrak berjangka NYSE dengan aktiva induk New York Stock Exchange Compoite Index, diperdagangkan di New York Futures Exchange. Kontrak Major Market Index berdasarkan akativa induk Major Market Index, yang diperdagangkan di Chicago Board of Trade. Kontrak berdasarkan Value Line Index (dipublikasikan oleh Arnold Bernhard and Company) yang diperdagangkan di Kansas City Board of Trade.

mengkombinasikan/menseimbang kan posisi kontrak berjangka pada berbagai pasar). Speculators Adalah pihak-pihak yang berusaha mendapatkan capital gains dari pasar kontrak berjangka, biasanya tanpa membeli aktiva pada pasar secara fisik. Hampir semua perdagangan di bursa kontrak berjangka adalah dilakukan oleh speculators, tetapi hanya dilakukan yang telah memahami berbagai macam strategi perdagangan. Beberapa strategi yang lazim yang dapat dipilih 3 speculators adalah : Straight purchase and sales of single futures month with a view to liquidating contracts in due course. Intra-market spreads where the speculators buys and sells different months in the same commodity on the same market. The object of this is to wait for the basis to change and thereby hopefully make profit. Inter-market spreads where the speculators buys and sells different months in the same commodity on different markets.

Semua kontrak berjangka diatas adalah berdasarkan indeks saham. Perdagangannya adalah menggunakan a cash delivery system sesuai dengan harga setelmen dikalikan dengan jumlah kontrak. Yang membedakan satu sama lain adalah indeks saham yang digunakan sebagai aktiva induk berbeda satu sama lain.

2.2 Teori Perdagangan Kontrak Berjangka Indeks Saham Sama seperti pada semua perdagangan kontrak berjangka, selalu ada tiga macam pelaku (partisipan) di dalam perdagangan kontrak berjangka indeks saham. Mereka adalah speculators, hedgers dan arbitrageurs (yang berusaha
Perkembangan Pasar Derivatif

John E. Hore (1989): Trading on Canadian Futures Markets, Fourth ECanadian Securities Institute. Desember 2006

77

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Arbitrage where the speculators buys and sells the same month in the same commodity on different markets. Spreads based on buying or selling futures on some spread basis from cash prices, even though no position is held or intended in the actual commodity.

Hedgers Orang-orang yang melindungi dirinya dari risiko kerugian karena perubahan harga aktiva induk disebut hedgers. Mereka memiliki posisi atau potensi memiliki posisi beli komoditi actual, biasanya pembelian komoditi terebut berkaitan dengan kegiatan bisnisnya yang regular, mereka biasanya berusaha meminimalkan risiko pergerakan harga dengan mengimbangi pemilikannya atas komoditi secara fisik dengan menjual kontrak berjangka (short hedge) atau berusaha mengkunci harga sekarang sama dengan harga yang akan datang, yakni dengan cara membeli kontrak berjangka beli di masa yang akan datang sekarang juga (long hedge). Pada komoditi pertanian, kelompok hedger terdiri dari produsen hasil-hasil pertanian (para petani) misalnya petani gandum , pengolah gandum dan
Perkembangan Pasar Derivatif

para pedagang gandum. Para pabrikan produk jadi, misalnya produsen cokelat (biasanya menimbun persediaan untuk bahan produksi) juga harus melakukan lindung nilai, jadi mereka ini juga termasuk hedger. Pabrik logam, yang memproduksi berbagai macam logam yang harus melalui berbagai tahapan, juga harus melaukan lindung nilai terhadap bahan baku logam dan barang jadi dari logam yang diproduksinya. Pada semua aspek produksi hingga marketing barangbarang logam dilakukan hedging, pada mining, smelting, refining, maupun marketing. Hedgers pada perdagangan kontrak berjangka keuangan, adalah pihak-pihak atau para para manajer investasi atau konsultan keuangan, bank, perusahaan asuransi, dana pension, dan manajer reksadana. Speculators pada prinsipnya adalah pihak-pihak yang berusaha mendapatkan profit dari perdagangan kontrak berjangka yang dilakukannya. Pentingnya speculators bagi pasar adalah bahwa mereka membuat pasar menjadi likuid. Berhubung speculators menghadapi risiko yang lebih tinggi ketimbang hedger, biasanya bursa menetapkan margin requirement yang lebih tinggi untuk perdagangan yang sifatnya spekulatif. Contoh, CME
Desember 2006

78

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

menetapkan bahwa minimum margin adalah $10,000 per kontrak bagi speculators sedangkan untuk hedgers hanya $5,000 per kontrak. Jadi hedger dalam kontrak berjangka indeks saham adalah organisasi (lembaga) atau perorangan yang menggunakan kontrak berjangka indeks saham untuk mengimbangi/meredam risiko membeli, memiliki, atau menjual saham atau opsi sebagai bagian dari kegiatan ekonominya. Cara lindung nilai dengan menggunakan kontrak berjangka indeks saham menurut John E.Hore dikelompokkan atas : 1. The portfolio short hedge 2. The anticipatory long hedge 3. The underwriting safety net 4. Offset for professional traders. a. The portfolio short hedge Melindungi nilai portofolio dengan menggunakan strategi short hedge adalah cara lindung nilai yang paling banyak digunakan. Dapat diaplikasikan untuk systemic risk, atau untuk mengelola risiko sistimatis portofolio, yaitu risiko yang berkaitan dengan seluruh pasar saham. Tetapi strategi semacam ini tidak dapat digunakan untuk mengendalikan unsystematic risk atau risiko yang berkaitan
Perkembangan Pasar Derivatif

dengan prospek industri atau perusahaan tertentu. Menurut para pakar, langkah pertama melakukan short hedge guna melindungi reksadana saham adalah menaksir (mengkalkulasi) beta dari setiap perusahaan atau beta industri. Beta sendiri adalah ukuran seberapa besar derajat korelasi fluktuasi harga pada industri atau perusahaan tertentu dengan indeks saham secara menyeluruh. Dapat dikalkulasi (ditaksir) dengan menggunakan analisa regresi statistik harga saham perusahaan selama lima tahun terakhir. Beta adalah petunjuk penting tentang apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi seingkali tidak sempurna, sebab masa depan tidak pernah persis sama dengan duplikat masa lampau. Sama seperti industri harga saham perusahaan juga jatuh bangun dari tahun ke tahun, tergantung apakah posisinya sedang berada pada tahap pengenalan, pertumbuhan dan tahap dewasa atau jompo. Meskipun tidak sempurna, pada umumnya orang percaya bahwa Beta merupakan indikator yang sangat membantu di dalam melakukan hedge (lindung nilai aktiva keuangan). Dengan mengaplikasikan beta kelompok industri atau saham

79

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

dalam portofolio dan memberi prosentase bobot untuk masing-masing komponen dalam portofolio, lazimnya dapat ditentukan/dikalkulasi beta portofolio secara keseluruhan. Kadang-kadang ketika manajer portofolio merasa prospek pasar lemah tetapi dia tidak ingin menjual saham (untuk institusi atau untuk alasan lain) maka dia dapat menjual stock index contract untuk mengimbangi atau mengurangi risiko saham yang ada dalam portofolio (reksadana). Beta akan memberi arahan berapa banyak kontrak yang harus dijual. Sebagai ilustrasi dapat dilihat pada problem dan solusi berikut ini. Problem : Manajer Reksadana di AS memiliki reksadana saham dengan estimasi beta seperti terlihat pada Tabel 1. Pertanyaan berapakah kontrak berjangka hak jual yang harus dibeli untuk keperluan lindung nilai ? Solusi : Manajer reksadana dapat melindungi dirinya dari risiko sistematik reksadana yang dikelolanya dengan menggunakan rumus seperti berikut :

Nilai $ Reksadana Nilai $ Kontrak

x Bobot Beta Reksadana=

Jumlah Kontrak Yang Dijual

Sesuai dengan data yang terdapat pada Tabel 1, jumlah atau banyaknya kontrak berjangka hak juak yang harus dibeli untuk lindung nilai adalah 93 kontrak yakni :

$14,577,500 x 0.95 = 93 kontrak $148,825

Catatan: Nilai $ 1 kontrak S&P 500 Index = 297.65 x $500 = $148,82

Jadi dengan membeli kontrak hak jual, manajer reksadana dapat melindungi dirinya dari systemic risk penurunan pasar dengan asumsi beta yang digunakan adalah hasil forecast yang akurat. Adalah sangat penting mengetahui tentang cara mengestimasi beta yang akurat dan memahami arti setiap beta. Dengan menggunakan stock index futures (pembelian kontrak berjangka saham) terlihat kemampuan manajer portofolio semakin lebih baik di dalam menurunkan risiko sistimatik (risiko pasar).

Perkembangan Pasar Derivatif

80

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Tabel 1 Reksadana dan Beta Reksadana Hasil Estimasi


Banyak Saham Dalam Reksadana 100,000 100,000 50,000 60,000 115,000 30,000 Nama Saham Perusahaan Harga Terakhir Saham Dalam ($) $ 20 $ 31 $ 50 $ 54 $ 17 $ 54 Nilai Saham dalam $ 2,075,000 3,100,000 2,500,000 3,270,000 2,012,500 1,620,000 14,577,500 % Dalam Reksa dana 14.2 21.3 17.1 22.4 13.9 11.1 100.0 Beta Hasil Estimasi

Bank America Corp. Central and South West Co. Tenneco Inc. Woolworth McDermott Int. Beckton Dickinson

1.54 0.38 0.98 0.81 1.24 1.13 0.95

(Sumber : John E. Hore (1989) Trading on Canadian Futures Markets )

Meskipun terjadi penurunan nilai indeks S&P 500 sebesar 10 % , penurunan nilai portofolio mungkin lebih kecil, katakanlah hanya 7.5 %. Selisih risiko kerugian 2.5% lebih kecil tersebut, adalah karena kehebatan si manajer portofolio memilih saham yang dapat menurunkan unsystematic risk. Tetapi harus hati-hati, sebab mungkin saja kinerja portofolio aktual malah lebih buruk, karena manajer reksadana (portofolio) tidak efektif dan bijaksana di dalam menentukan tujuan investasinya dan menuruti rambu-rambu batas investasi yang harus dipatuhi.

b. The anticipatory long hedge Kadang-kadang banyak manajer portofolio yang memilih menggunaPerkembangan Pasar Derivatif

kan strategi long hedge. Seperti manajer korporasi atau manajer dana pensiun, yang mengetahui agak lebih pasti arus uang masuk dan arus uang keluar yang dikelolanya. Reksadana yang dikelola seringkali menerima uang masuk dalam jumlah yang sangat besar (secara berkala pada periodeperiode tertentu) umpamanya setiap kuartal. Katakanlah tiga bulan yang akan datang pasti diterima uang sebesar $10,000,000, - misalnya pada bulan Septemberyang dapat dibelikan pada saham, oleh karena itu terbuka kemungkinan membeli stock index futures yang jatuh temponya Desember dan menjualnya pada September ketika investasi pada saham aktual dilakukan. Sehingga setiap kenaikan harga saham yang terjadi di
Desember 2006

81

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

pasar akan mendatangkan/menghasilkan profit, walaupun pembelian saham aktual akan lebih mahal, sebaliknya jika terjadi penurunan harga pasar berarti kerugian dari kontrak berjangka beli, tetapi dapat membeli saham di pasar lebih murah. Jadi sesungguhnya harga saham dapat dikunci pada harga saat pertamakali hedge (lindung nilai) dimulai, tergantung pada basis risk dan beta risk. Jika jenis saham sesungguhnya yang dijadikan wacana investasi diketahui maka sangat mungkin melakukan penyesuaian (adjustment) terhadap berapa jumlah kontrak yang dibutuhkan untuk long hedge setelah beta risk dipertimbangkan.

Kontrak untuk keperluan hedge tersebut, nantinya, secara berangsur-angsur dilikuidasi setelah emisi terjual habis. Jadi risiko harga (price risk) yang dihadapi para penjamin emisi ditransfer (dipindahkan) kepada basis risk dan volatility risk. Perkiraan atau estimasi berapa besarnya beta dan kalkulasi yang dibutuhkan untuk menentukan banyaknya kontrak berjangka yang diperlukan, harus dilakukan secara hati-hati.

d. Offset for professional traders Sangat jelas bahwa penggunaan stock index futures sangat membantu para pedagang professional meredam price risks yang terdapat dalam systemic risk. Ini mungkin dilakukan baik dengan menjual stock index contract mengimbangi long positions dan membeli contracts untuk meng imbangi short positions. Manfa-at adanya perdagangan marketable stock index contracts bagi para pedagang (traders) sangat tinggi, menye-diakan fleksibilitas di pasar yang aktif. Para pedagang dapat memperoleh profit dari unsystemic risk aktiva yang dimilikinya, yang mencerminkan kemampuannya menghasilkan profit dari memilih saham-saham yang berkinerja tinggi. Dan pada saat yang sama sekaligus melindungi dirinya dari systematic risk.

c. The underwriting safety net Jaring pengamanan penjaminan emisi. Penjamin emisi (underwriter) setelah mengetahui kira-kira tanggal emisi dan nilai saham yang dijaminnya di masa yang akan datang dapat menggunakan the anticipatory long hedge untuk mengkunci atau memastikan harga saham tetap pada harga tertentu. Ketika saham yang akan diterbitkan atau dijual kepada publik, dibeli pelaksana penjamin emisi dan anggota sindikat penjamin, adalah sangat mungkin mereka melakukan lindung nilai (to hedge) emisi yang dilakukan dengan cara menjual kontrak berjangka sepanjang periode penawaran.
Perkembangan Pasar Derivatif

82

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Perbandingan Kinerja Berbagai Macam Index Ada berbagai macam index yang lazim digunakan sebagai aktiva induk dalam kontrak berjangka indeks, dengan pengalaman yang berbeda satu sama lain. Kinerja tiga macam inderx yang paling biasa digunakan di AS, dan Dow Jones Industrial Average selama periode 1970-1980 adalah sperti berikut : New York Stock Exchange Composite Index Up 56% Standard and Poors 500 Index Up 47% Value Line Composite Index Up 39% Dow Jone Industrial Average Up 15% Kedua indeks, NYSE Index dan S&P 500 Index adalah berdasarkan bobot rata-rata sehingga mencerminkan nilai pasar komponenkomponen yang terdapat dalam indeks. Indeks NYSE adalah mewakili 1,520 saham yang tercatat di bursa, dan S&P 500 adalah mewakili saham-saham pilihan tertentu yang tercatat di NYSE, di AMEX (American Exchange) dan di over-the-counter market. Karena berdasarkan bobot komponenkomponen yang dimasukkan dalam indeks, indeks ini lebih tepat mewakili pasar secara keseluruhan dibandingkan dua indeks lainnya (Value line composite index dan Dow Jones Industrial Average).

Ilustrasi Transaksi Kontrak Berjangka Dengan Tujuan Spekulasi (Tujuan Profit) Seorang speculator membeli satu kontrak berjangka indeks saham di NYSE dengan tujuan mendapatkan untung, bukan untuk tujuan lindung nilai seperti yang lazim dilakukan oleh seorang hedger. Faktanya seperti berikut; Peter Smith membeli satu unit kontrak jatuh tempo September pada hari Senin, 1 Agustus pada harga $167.95 dan menutup posisinya pada 5 Agustus pada harga $170.75. Margin requirement yang harus dipenuhi/ disetor oleh speculator sesuai dengan peraturan NYSE adalah $3,500. Total biaya satu kontrak yang harus dibayarnya pada tanggal 1 Agustus adalah : ( $ 167.95 x 500 ) = $83,975 Peter Smith membeli satu unit kontrak jatuh tempo September pada hari Senin, 1 Agustus pada harga $167.95 dan menutup posisinya pada 5 Agustus pada harga $170.75. Margin requirement yang harus dipenuhi/disetor oleh speculator sesuai dengan peraturan NYSE adalah $3,500. Total biaya satu kontrak yang harus dibayar pada tanggal 1 Agustus adalah : ( $ 167.95 x 500 ) = $83,975

Perkembangan Pasar Derivatif

83

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Tabel 2 Rugi Laba Pembelian Satu Kontrak Berjangka Indeks Saham NYSE 1989 Setelmen kontrak NYSE Index Perubahan dari hari sebelumnya Perubahan nilai dalam $ Equity sekarang Margin Requirement Excess Equity 1 Aug 2 Aug 3 Aug 4 Aug 5 Aug

167.95

167.80

168.10

169.90

170.75

- 0.15

+ 0.30

+ 1.80

+ 0.85

- $ 75 $3,425

+ $ 150 $3,575

+ $900 $4,475

+ $425 $4,900

$3,500 - $75

$3,500 + $75

$3,500 + $975

$3,500 + $1,400

(Sumber : John E. Hore (1989) Trading on Canadian Futures Markets )

. Dengan asumsi pergerakan index harga NYSE sepanjang 1 Agustus hingga 5 Agustus, adalah berturutturut ; 167.95, 167.80, 168.10, 169.90, dan 170.75, pencatatan keuntungan (profit) yang diperoleh speculator adalah seperti terlihat pada Tabel 2. Jika Tuan Smith menutup kontraknya pada 5 Agustus, keuntungan yang diperolehnya adalah sebesar $1,400 dikurangi dengan biaya-biaya komisi. (Sebaliknya jika dia memilih short atau membeli kontrak jual, dia akan rugi sebesar $1,400 plus komisi yang diterimanya). Total nilai kontrak berdasarkan harga $170.75 adalah :
Perkembangan Pasar Derivatif

($170.75 x 500 )

= $85,375

Dikurangi original cost = $83,975 $1,400

2.3 Kontrak Berjangka Saham di Kanada

Indeks

Toronto Futures Exchange disingkat TFE pertamakali meluncurkan kontrak berjangka indeks saham berdasarkan Toronto Exchange 35 Index adalah pada 1987. Kontrak ini menggantikan kontrak sebelumnya yang didasarkan pada TSE Composite 300 index. TSE Stock Index Contract yang diperdagangkan di TFE
Desember 2006

84

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

diselesaikan secara tunai setiap ada penyerahan aktiva, dan menggunakan standard nilai setiap satu kontrak sama dengan $500 dikalikan dengan index. Faktor pengali terhadap indeks adalah @ $500. Pada tanggal 6 Februari 1989, index ditutup pada 194.99 dan February Futures ditutup pada index value $195.00 ( = $97,500 per kontrak), mengindikasikan adanya korelasi kuat antara harga tunai dengan kontrak berjangka pada bulan yang terdekat. Kontrak berjangka yang diperdagangkan adalah harga tunai sekarang untuk dua bulan berikutnya. Fluktuasi minimum harga adalah 0.02 atau $10. Pergerakan harga setiap hari (pergerakan harian) dibatasi hanya boleh diatas atau dibawah 13.50 ($6,750) dari harga penutupan hari terdahulu dan batas posisi (pembelian) adalah 1,000 kontrak bagi speculator dan 2,200 bagi hedgers. Minimum margin mulamula (initial minimum margins) adalah diatur seperti berikut :

Berikut ini dapat dilihat dan dipelajari beberapa contoh strategi lindung : nilai dengan mengguna-kan stock index futures yang sangat mendasar, yang merupakan best practice di Kanada tetapi prinsip-prinsipnya berlaku universal oleh karena itu dapat diadopsi negara-negara lain termasuk oleh Indonesia.

Lindung Nilai Dengan Menggunakan TSE 35 Stock Index Contract Short Hedge Pada tangga 22 Oktober, reksadana saham dana pensiun ABC nilainya adalah $996,000. Adapun beta reksadana ini persis sama dengan 1.00. Si manajer reksadana dana pensiun mengantisipasi bahwa hargaharga akan cendrung menurun sejak pertengahan Nopember dan terus berlanjut hingga akhir tahun. Dari pada melikuidasi sebagian besar sahamsahamnya yang terdapat dalam reksadana, si manajer reksadana memutuskan melindungi nilai sekarang reksadananya dari risiko pasar, dengan menjual 28 March TFE 35 stock index contracts pada level 196.00 atau $98,000 per kontrak. Pada akhir tahun, memang harga pasar turun sesuai dengan yang telah prediksinya. Nilai reksadana saham ABC anjlok sekitar 10.4 persen menjadi $892,000, jadi rugi sebesar $104,000. Sepanjang periode yang sama, tingkat TSE 35 Index dan futures turun menjadi 174.00, drop
Desember 2006

Speculators Hedges Spreads

$9,000 $5,000 $1,200

Kontrak berjangka indeks saham ini , dapat dimengerti dengan mudah, sangat straightforward dalam perhitungannya, dan peraturan perdagangannya juga sederhana.
Perkembangan Pasar Derivatif

85

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

11.2 persen atau $11,000 per kontrak. Karena yakin periode ketidakpastian sudah berlalu, si manajer reksadana membeli kontrak beli untuk mengimbangi short position nya. Penurunan nilai $11,000 per kontrak menghasilkan profit $110,000 dari 10 kontrak, dapat mengimbangi penurunan nilai sahamnya yang terdapat dalam reksadana yang dikelolanya. Keuntungan bersih berasal dari hedging berdasarkan pergerakan

indeks saham sepanjang periode 22 Oktober hingga 31 Desember adalah $6,000 (belum dipotong komisi). Angka itu diperoleh dari kombinasi kerugian dari perdagangan saham secara tunai dan keuntungan dari transaksi kontrak berjangka. Penjelasan dari mana profit $6,000 yang diperoleh si manajer reksadana saham si pengelola dana pensiun dari kombinasi transaksi di pasar tunai dan di pasar berjangka tersebut, silahkan dilihat pada matrik.

Transaksi di

Bursa Efek (Stock Market)

Bursa Berjangka (Futures Market) Manajer reksadana menjual Short 10 TSE 35 stock index contract pada 196.00 Total nilai $980,00 Si manajer reksadana melikuidasi short sale dengan membeli 10 kontrak pada 174.00 dengan total nilai $870,000 Keuntungan dari kontrak berjangka : $110,000

22 Oktober 1989

Nilai pasar reksadana saham Dana Pensiun ABC $996,00 dengan beta reksadana 1.00 Nilai pasar reksadana saham Dana Pensiun ABC turun 10.4 persen menjadi $892,000 akibat penurunan harga-harga di pasar Kerugian dari saham: $104,000

31 Desember

Keuntungan bersih setelah hedging (diluar komisi): $6,000


(Sumber : diadopsi dari Toronto Futures Exchange examples, courtesy of TFE)

Perkembangan Pasar Derivatif

86

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Long Hedge

Transaksi pada\di 10 Desember 1989

Bursa Efek (Stock Market) Manajer reksadana merencanakan membeli beberapa saham biasa tetapi tidak dapat melakukannya hingga awal April. Pada saat itu dia berharap menerima $1.75 juta Manajer reksadana menerima $1.75 juta. Hasil dari kenaikan harga dari investasi $1.75 juta terjadi kenaikan 6 persen menjadi $1,855,000.

Bursa Berjangka (Futures Market) Harga kontrak berjangka February (February contracts) 187.00 (nilainya $93,000 per kontrak). Si manajer reksadana membeli 19 February TFE contracts (senilai $1,776,500) Harga kontrak February naik 4.8 persen menjadi 196.00 (senilai $98,000 per kontrak). Manajer reksadana mengkombinasikan posisinya dengan menjual 19 February TFE Contracts (Nilainya $1,862,000) Keuntungan dari kontrak berjangka : $85,500

February

Kenaikan biaya investasi: $105,000

Penambahan biaya dengan adanya hedging hanya $19,500, Artinya terdapat penghematan ($105,000 19,500) = $85,500
(Sumber : diadopsi dari Toronto Futures Exchange examples, courtesy of TFE)

Seiring dengan menurunnya harga pasar saham sepanjang bulan Desember, si manajer reksadana berhasrat membeli beberapa saham yang dianggap secara significant adalah undervalued. Reksadana sekarang ini yang seluruhnya di investasikan pada saham (equity) dan manajer berharap menerima $1.75 juta pada bulan February, pada waktu itu mungkin dilakukan investasi dengan
Perkembangan Pasar Derivatif

beta 1.00. Sesuai dengan harapannya harga saham akan naik pada bulan April, si manajer reksadana memutuskan membeli kontrak berjangka hak beli indeks saham TSE 35 futures contract pada harga berlaku sekarang. Pada 10 Desember dia membeli 19 February contracts priced at 187.00 atau $93,500 per kontrak. Hasil bersih dari long hedge

87

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

tersebut adalah matrik di atas.

seperti terlihat pada

Pada 2 February, si manajer reksadana menerima $1.75 juta, ini sesuai dengan antisipasinya, sebab harga pasar pada umumnya telah mengalami kenaikan (bullish market). Untuk investasinya semula sebesar $1.75 juta harus ditambahkan $105,000. Pada saat ini si manajer reksadana menutup posisinya dengan menjual 19 February contracts. Berhubung harga February contract telah naik 4.8 persen, posisi beli kontrak berjangka ditutup dengan menghasilkan profit. Hasil bersih yang dihasilkan long hedge adalah seperti telah dipaparkan pada matrik diatas. (Seharusnya, tanpa melakukan hedging, harus mengeluarkan biaya $105,000, tetapi dengan hedging hanya mengeluarkan biaya $19,500. Berarti menghemat biaya sebesar $105,000 - $ 19,500 = $ 85,500)

diselenggarakan oleh Bursa Efek Jakarta. Selain kedua bursa tersebut ada juga perdagangan kontrak berjangka indeks saham yang diselenggarakan perusahaan swasta (seperti PT Mahadana Asta Berjangka dan P.T. Top Growth Futures), tetapi menggunakan indeks saham luar negeri, Jepang, Hong Kong, dan Korea Selatan, dan berbagai macama mata uang asing (valas) sebagai aktiva induk.

A. Futures LQ-45, Surabaya

Bursa Efek

2.4 Kontrak Berjangka Saham di Indonesia

Indeks

Sekarang ini ada dua bursa sekuritas derivatif yang terorganisir di Indonesia. Pertama adalah Bursa kontrak berjangka LQ-45 BEJ yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Surabaya dan, kedua adalah bursa Kontrak Opsi Saham (KOS) yang perdagangannya

Salah satu bursa penyelenggara perdagangan kontrak berjangka indeks saham di Indonesia adalah P.T. Bursa Efek Surabaya (BES). Instrumen yang diperdagangkan disebut : Index LQ-45 P.T. Bursa Efek Jakarta karena aktiva yang dijadikan induk kontrak berjangka adalah kelompok 45 saham yang diperdagangkan di BEJ. Selain menggunakan LQ 45 sebagai aktiva induk, BES juga memperdagangkan kontrak berjangka dengan aktiva induk Dow Jones Industrial Average, dan Dow Jones Japan Titans 100. Spesifikasi kontrak erjangka yang diperdagangkan BES dapat dilihat pada matrik berikut ini.

Perkembangan Pasar Derivatif

88

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Spesifikasi Kontrak Berjangka Bursa Efek Surabaya


Deskripsi Kode Kontrak Variabel Pokok Multiplier Fraksi Harga Marjin Awal Jam perdagangan LQ Futures LQFSX LQ 45 Mini LQ Futures MLQSX LQ 45 Dow Futures DOWSX Dow Jones Industrial Average Rp40.000 per poin indeks 1 poin indeks JP Futures JPFSX Dow Jones Japan Titans 100 Rp50.000 per poin indeks 1 poin indeks

Rp500.000 per Rp100.000 per poin indeks poin indeks 0.01 poin indeks 0.01 poin indeks Rp3.000.000/ kontrak 4% dari nilai transaksi Senin-Kamis : Sesi I : 09.15 -12.00 WIB Sesi II :13.30 16.15 WIB Jumat : Sesi I : 09.15 -11.30 WIB Sesi II :14.00 16.55 WIB Hari Perdagangan Terakhir 09.30 12.00 WIB (Khusus JP Futures) 13.30 16.00 WIB (Khusus LQ dan Mini LQ Futures)

(Sumber : Bursa Efek Surabaya) disingkat KOS kepada masyarakat Indonesia. Karakteristik Kontrak Opsi Saham yang Diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta adalah seperti berikut:

B. Kontrak Opsi Saham (KOS) Bursa Efek Jakarta Tanggal 6 Oktober 2004, adalah tanggal pertama kali Bursa Efek Jakarta (BEJ) memperkenalkan kontrak opsi saham yang

Types Contract Size Time period Exercise Value

Call option and Put option 1 contract = 10,000 options 1, 2 and 3 months American option type, which can be exercised at any time during the contract period Cash settlement at T + 1, with the formulae: Call Option = WMA strike price Put Option = strike price - WMA

WMA (Weighted Moving Average)

It is a 30 minutes weighted average of the underlying stocks price. This WMA will be updated every 15 minutes

Perkembangan Pasar Derivatif

89

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Strike Price

Strike price is the exercise price for each series of KOS based on the closing price of its underlying stock. JSX (BEJ) will determine 7 series of both call and put options. The option will be exercised automatically: Call option, if WMA 110% of strike price Put option, if WMA 90% of strike price

Automatic Exercise

Trading Hours

Monday-Thursday: 9.30AM-12PM and1.30PM-4PM Friday : 9.30AM-11AM and 2PM 4PM

KOS Exercise Hours

Monday-Thursday: 10.01AM-00.15PM and1.30PM-4PM Friday : 9.30AM-11AM and 2PM 4PM

Premium Sumber : Bursa Efek Jakarta

Premium is traded based on continuos auction market

Sebagai aktiva induk kontrak sengaja dipilih saham-saham bluechips yang paling likuid dan paling banyak diperdagangkan di BEJ yaitu :

NAMA SAHAM SIMBOL 1.Telekomunikasi Indonesia Tbk 2. Astra International Tbk 3. Bank Central Asia Tbk 4. Indofood Sukses Makmur Tbk

TLKM ASII BBCA INDF

Statistik perdagangan kontrak berjangka saham untuk empat macam aktiva induk selama tahun 2004 dan 2005 adalah :

2004 Jumlah Order (Lot) Order (Rp) Transaksi (Lot) Transaksi (Rp) 3,062 2,832,560,000 239 190,995,000

2005 3,419 3,138,840,000 310 103,330,000

------------------------------------------------------------------------------------------------------Sumber : Bursa Efek Jakarta

Perkembangan Pasar Derivatif

90

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

C. Kontrak Berjangka Dengan Indeks Saham Luar Negeri Bagi para hedgers yang ingin melindungi nilai aktivanya dari risiko perubahan harga pasar saham maupun bagi para speculators, yang ingin menciptakan profit dari pergerakan indeks saham luar negeri (fluktuasi indeks saham Nikkei dan Hang Seng) dapat memilih tempat bertransaksi pada beberapa perusahaan yang berkantor di Jakarta. Seperti P.T. Mahadana Asta Berjangka dan P.T. Top Growth Futures.

Mekanisme Transaksi. Perdagangan kontrak berjangka indeks saham yang diselenggarakan oleh perusahaan adalah seperti pada matrik pada halaman 92. Profit/Loss: Indeks (Jual Beli) x jumlah lot x nilai poin Biaya komisi atau Indeks (Beli Jual) x jumlah lot x nilai poin Biaya komisi. Rumus perhitungan laba /rugi yang digunakan adalah tergantung pada posisi transaksi yang dipilih, apakah posisi long (beli) atau posisi short (jual). Selalu terdapat peluang keuntungan dari dua arah pergerakan harga, lihat halaman 92.

P.T. MAHADANA ASTA BERJANGKA 4 o Latar Belakang Pendirian. P.T. Mahadana Asta Berjangka beroperasi secara resmi dibawah pengawasan langsung Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Departemen Perdagangan Republik Indonesia, dengan nomor izin : 834/ BAPPEBTI/PN/2005. Bidang usahanya adalah bergerak di bidang perdagangan berjangka derivatif keuangan indeks saham Jepang, Hong Kong, dan Korea Selatan.

Ilustrasi Tanggal 6 Juni 2006 Tuan Bijaksana menanamkan modalnya pada P.T. Mahadana Asta Berjangka sebanyak Rp200.000.000. Setelah menganalisa kondisi ekonomi dan politik Jepang diputuskan untuk mengambil posisi open sell dengan harga 15185 sebanyak 2 Lot pada pagi hari. Alhamdulilah, pada siang harinya pergerakan harga ternyata melorot sesuai dengan antisipasinya, dan Tuan Bijaksana melikuidasi posisinya dengan close buy hari itu juga, pada harga 15140 sebanyak 2 lot.

Sumber : A Company Profile

Perkembangan Pasar Derivatif

91

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Indeks Saham Jepang (Nikkei)

Indeks saham Hong Kong (Hang Seng) 1 poin = Rp50.000 Gulir berkala

Indeks saham Korea Selatan 1 poin Rp35.000 Minggu kedua Maret, Juni, September, dan Desember Setiap 3 bulan =

Nilai Poin Hari perdagangan terakhir Bulan perdagangan Sesi perdagangan

1 poin = Rp50.000 Gulir berkala

Setiap bulan Sesi I : 09.15WIB Sesi II: 13.30WIB 06.4510.15-

Setiap bulan Sesi I : 11.30WIB Sesi II: 15.15WIB 08.4513.30-

07.00-13.15 WIB

( Sumber : PT Mahadana Arta Berjangka )

Perkembangan Pasar Derivatif

92

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Problem Berapa Profit/loss ? Solusi Indeks (Jual-Beli) x jumlah lot x nilai poin biaya komisi = Profit (loss) ( 15185 15140 ) x 2 x Rp50.000 (Rp250.000 x 2) = Rp 4.000.000 Profit Berapa Saldo Margin Tuan Bijaksana sekarang ? Jawabnya Rp 204.000.000 yakni Rp200.000.000 + Rp4.000.000. Berapa Return On Investment (ROI) Tuan Bijaksana ? Jawabnya 20% yaitu :

Rp4.000.000 x 100 % = 20% hanya dalam satu hari. Rp20.000.000

Persyaratan-persyaratan yang harus dipatuhi investor adalah : Margin Requirement: Day Trade Overnight : Rp 10.000.000/Lot :Rp20.000.000/Lot Rp20.000.000/pair (hedging) Margin Investment: Minimum Ideal V.I.P. : Rp 100.000.000 : Rp300.000.000 : Rp500.000.000

Biaya Komisi Transaksi One Way : Rp125.000/Lot seorang investor membuka rekening pada perusahaan berjangka dan pada bank. Kemudian bagaimana pembukuan rugi atau laba dibukukan dan dilaporkan kepada investor secara berkala.

Prosedur Investasi Untuk menjadi investor kontrak berjangka indeks saham Jepang, Hong Kong atau Indeks saham Korea Selatan prosedurnya adalah sederhana. Pada dua flow charts terlihat bagaimana pertama kali

Perkembangan Pasar Derivatif

93

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Penyerahan Dana Investasi Wajib (Initial Margin)

1. Investor menyetor uang tunai atau mengirim chek kepada PT Mahadana Asta berjangka

dan sebagai balasannya investor menerima tanda terima resmi dan nomor rekening (nomor pembukuan) pada perusahaan, dan juga nomor rekening di BCA.

Investor
Tunai Check

Official Receipt Account

PT Mahadana Asta Berjangka

Bank BCA

2. Investor memiliki rekening (pembukuan) sekaligus pada P.T. Mahadana Asta Berjangka dan Bank BCA. Semua transaksi jual beli yang mempengaruhi rugi atau laba selalu dicatat /dibukukan

secara simultan pada perusahaan dan pada bank. Ini adalah untuk keamanan dan kepastian transaksi yang dilakukan di pasar kontrak berjangka indeks saham.

Investor
Transfer Tunai Check Bukti * Official Receipt * Account

Bank BCA
Konfirmasi

P.T. Mahadana Asta Berjangka

Perkembangan Pasar Derivatif

94

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Penandatanganan Surat Perjanjian (Kontrak) Surat perjanjian atau kontrak perjanjian sebelum ditandatangani investor, adalah wajib dibaca terlebih dahulu secara seksama. Terutama harus dibaca dan disadari adanya risiko dalam transaksi berjangka indeks saham. Pengiriman Laporan Harian Laporan harian setiap transaksi yang telah dilakukan selalu diberikan kepada investor secara langsung, melalui fax yang dikirimkan kepada alamat yang diinginkan. Penarikan Dana Modal atau keuntungan investasi dapat dicairkan sebagian maupun seluruhnya setiap saat, setelah mengisi dan menandatangani formulir penarikan dana, dan diproses selambat-lambatnya dalam tiga hari kerja. Jadi, para hedgers dan speculators yang ingin bertransaksi, jual beli kontrak berjangka indeks saham; Jepang, Hong Kong, dan Korea Selatan, dapat menghubungi PT Mahadana Asta Berjangka di : Jalan Jenderal Sudirman Kav2931 Jakarta 12920, Indon esia. Phone: 021 - 5223611 www.mahadana.co.id
5

P.T. TOP GROWTH FUTURES

Beroperasi dengan izin usaha pialang berjangka dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Deperindag No. 300/BAPPEBTI/SI/III/2004. Menjadi anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dengan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) No. SPAB-059/BBJ/01/04. Melayani nasabah melalui TGP Plaza Bapindo dan TGF Mangga Dua Jakarta. Tiga Pilihan Investasi Index Futures Hang Seng 33 : berdasarkan pada pergerakan harga 33 saham blue chips di bursa Hong Kong yang kebanyakan didominasi saham-saham usaha properti. Nikkei 225 : berdasarkan pada indeks harga saham gabungan 225 perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan berbagai industri manufaktur di Jepang. Kospi 200 : berdasarkan pada pergerakan harga 200 saham unggulan di Korea Selatan.
A Company Profile Top Growth Futures Desember 2006

Perkembangan Pasar Derivatif

95

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Spesifikasi Kontrak : Masa kontrak Desember Nilai per Point : per 3 bulan Maret, Juni, September, dan

: Rp30.000 (JPY500 x Rp60/JPY)

Biaya Komisi per lot : Rp135.000 Margin Wajib : Rp10.000.000 untuk Day Trading Rp20.000.000 untuk Overnight Trading Sesi Perdagangan : Sesi I Sesi II Sesi III Cara menghitung Rugi/Laba: Net Profit/Loss = 06.45 - 09.15 10.15 13.25 14.30 18.00

{(Sell Buy) x Value per


Katakanlah : Open New Likuidasi Net loss

Point x Jumlah Lot} Commission

: BUY NIKKEI 2 lot pada harga 11000 :SELL NIKKEI 2 lot pada harga 10875 : = {(10875 11000 )xRp30.000 x 2} - 2x2xRp135.000 =

{( 125 xRp30.000 x 2)} - Rp540.000

= Rp7.500.000 Rp540.000 = (Rp8.040.000) Berarti rugi bersih Rp8.040.000

Hang Seng 33 Indeks Futures Hang Seng 33 adalah mewakili pergerakan saham yang terbaik di Hong Kong. Indeks ini adalah harga rata-rata gabungan 33 saham utama yang mewakili 75% total kapitalisasi saham di Hong Kong. Indeks ini merupakan kombinasi kelompok dari empat sektor: o o o o Property Utilities Commercial & Industrial Finance saham

Perkembangan Pasar Derivatif

96

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Spesifikasi Kontrak : Masa kontrak Nilai per Point Margin Wajib Sesi Perdagangan : Setiap bulan berjalan : Rp50.000 (HK$50x Rp1000/HK$) : Rp10.000.000 untuk Day Trading Rp20.000.000 untuk Overnight Trading : Sesi I Sesi II Cara menghitung Rugi/Laba: Net Profit/Loss 08.45 - 11.30 13.30 15.15 =

Biaya Komisi per lot : Rp100.000

{(Sell Buy) x Value per

Point x Jumlah Lot} Commission


3 lot pada harga 11410 3 lot pada harga 11575

Katakanlah : Open New Likuidasi Net Profit : BUY Hangseng :SELL Hangseng

: = {(11575 11410 )xRp50.000 x3} - 3x2xRp100.000 = {(165 xRp50.000 x3)} - Rp600.000 = Rp24.750.000 Rp600.000 = Rp 24.150.00

Berarti untung bersih Rp24.150.000 KOSPI 200 Korea Composite Stock Price Index 200 atau KOSPI 200 adalah terdiri dari 200 saham blue chips yang terdaftar dan diperdagangkan secara aktif di Bursa Efek Korea Selatan. Kelompok industri yang terdapat dalam KOSPI 200 adalah : * Fisheries * Mining * Manufacturing * Electricity & Gas Spesifikasi Kontrak : Masa kontrak Nilai per Point : per 3 bulan Maret, Juni, September, dan Desember : Rp3.500.000 (KRW500.000 x 7/KRW) Biaya Komisi per lot : Rp135.000
Perkembangan Pasar Derivatif

* Construction * Services * Post & Communication * Finance

97

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Margin Wajib Sesi Perdagangan

: Rp10.000.000 untuk Day Trading Rp20.000.000 untuk Overnight Trading : Sesi 7.00 am 1.05 pm

Cara menghitung Rugi/Laba: Net

{(Sell Buy ) x Value per

Point x Jumlah Lot} Commission


4 lot pada harga 129.25 4 lot pada harga 128.35

Profit/Loss

Katakanlah : Open New Likuidasi Net Profit : SELL Kospi : BUY Kospi

: = {(129.25 128.35)xRp3.500.000 x 4}- 4 x 2 x Rp135.000 =

{(0.90 xRp3.500.000 x 4)} - Rp1.080.000

= Rp12.600.000 Rp1.080.000 = Rp 11.520.000 Berarti untung bersih = Rp 11.520.000 Lima Pilihan Investasi Mata Uang Dunia (Forex atau Valuta asing) British Pound Sterling Australian Dollar Japanese Yen Swiss Franc Euro Peluang Investasi Investasi dalam bentuk forex margin trading memberi pelu-ang bagi investor memperoleh profit (keuntungan) dari keberhasilannya mengantisipa-si pergerakan kurs Mekanisme Perdagangan Nilai kontrak berjangka valuta asing yang diperdagangkan adalah : 1 Lot USD/JPY 1 Lot USD/CHF 1 Lot EUR/USD 1 Lot GBP/USD = USD100,000 = USD = EUR 100,000 = GBP 100,000 Indirect Exchange Indirect Exchange Direct Exchange Direct Exchange valuta asing di masa yang akan datang. Keuntungan diperoleh dengan memanfaatkan fluktasi kurs naik atau turun (two ways opportunity) dengan mengambil posisi long (buy) atau posisi short (jual).

Perkembangan Pasar Derivatif

98

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Cara Perhitungan Laba/Rugi Indirect Exchange (USD/JPY, GBP/USD, dan AUD/USD) Gross Profit/Loss =

(Harga jual Harga Beli) x Nilai Kontrak x Jumlah Lots Harga Likuidasi

Direct Exchange ( EUR/USD, GBP/USD, dan AUD/USD ) Gross Profit/Loss = (Harga jual Harga beli) x Nilai Kontrak x Jumlah Lots) Cara Perhitungan Interest Direct Exchange (EUR/USD, GBP/USD, dan AUD/USD)

Interest Rate x Julah Harix Nilai Kontrak x Jumlah Lots x OpenPrice 360
Indirect Exchange USD/JPY dan USD/CHF)

Interest Rate x Jumlah Hari x Nilai Kontrak x Jumlah Lots 360


III FAKTA DAN ANALISA berjangka (Clearinghouse). Pertama adalah bursa kontrak berjangka LQ-45 yang diselenggarakan Bursa Efek Surabaya, dan bursa kontrak opsi saham (KOS) yang penyelenggaranya Bursa Efek Jakarta. Selain itu ada juga bursa berjangka yang aktiva induknya adalah beberapa komoditi pertanian. Penyelenggaranya adalah Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dibawah pengawasan BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Ada juga perusahaan yang memperdagangkan kontrak berjangka yang menggunakan indeks saham luar negeri dan mata uang asing, P.T. Mahadana Asta Berjangka dan P.T. Top Growth Futures.

Intisari bagian III ini adalah merupakan pandangan penulis tentang kondisi pasar kontrak berjangka di Indonesia dan visi tentang prospek pasar kontrak berjangka Indonesia masa depan. Pendekatan yang digunakan adalah bersifat analisis deskriptif.

3.1 Fakta Di Indonesia sekarang ini terdapat dua bursa perdagangan kontrak berjangka aktiva keuangan yang terorganisir dalam arti dilakukan melalui bursa dan penyelesaian transaksinya marking to the market dengan bantuan perusahaan kliring
Perkembangan Pasar Derivatif

99

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Semua bursa dan perusahaan yang memperdagangkan kontrak berjangka indeks saham, baik dalam negeri maupun luar negeri, dan kontrak berjangka valuta asing sebagaimana dipaparkan diatas adalah merupakan fakta nyata di Indonesia. Pasar derivatif memang telah eksis di Indonesia tetapi belum semaju di negara lain. Sekedar membuktikan bahwa perdagangan kontrak berjangka itu benar-benar nyata adanya, pada Tabel 3 dapat dilihat buku besar (ledger) benaran dari salah seorang nasabah (investor) kontrak berjangka. Pada 14 Agustus 2006 si investor menyetor (mendepositokan Rp 100.000.000,) sebagai initial margin, dan pada saat ditutup 3 Oktober 2006 saldo margin adalah Rp123.075.000. Berarti keuntungannya dalam dua bulan saja sebesar Rp23.075.000 ini setara dengan ROI (return on investment) = 23.08 %. Semua transaksi derivatif, apakah dengan aktiva induk aktiva keuangan, indeks, maupun komoditi adalah ibarat pisau bermata dua. Oleh karena itu jangan silau dengan angka keuntungan seperti dipaparkan dalam contoh diatas. Sebab tidak mungkin keuntungan yang diharapkan malahan menjadi

buntung. Masih segar dalam ingatan Bank Barings dari Inggris yang telah berumur lebih dari dua ratus tahun, akhirnya kollaps garagara transaksi derivatif yang kurang diawasi dengan baik. Tetapi, seperti telah dijelaskan dimuka, paling tidak ada beberapa strategi di dalam perdagangan derivatif yang dapat dipilih yaitu :The portfolio short hedge; the anticipatory long hedge ;the underwriting safety net ; dan offset for professional traders. Kondisi pasar kontrak berjangka Futures LQ 45 yang diselenggarakan Bursa Efek Surabaya, dan perdagangan KOS (Kontrak Opsi Saham) yang dilaksanakan Bursa Efek Jakarta sekarang ini masih dalam tarap pengembangan, gaungnya belum banyak terdengar. Tetapi melihat fakta di lapangan, dimana banyak peruahaan berjangka, meskipun menggunakan aktiva induk indeks luar negeri seperti Nikei, Hang Seng, Kospi, dan forex (valuta asing) sebagai aktiva induk dalam kontrak, cukup berkembang seyogianyalah prospek pasar derivatif yang dikembangkan pemerintah Indonesia semakin menjanjikan di masa depan.

Perkembangan Pasar Derivatif

100

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Tabel 3 P.T. XYZ Berjangka (Account Ledger : Nasabah Tuan Sihailhail) From : August 2 to October 3, 2006
Date Description Currency Index Balance B/F 8/14/2006 8/28/2006 8/28/2006 8/28/2006 8/29/2006 9/4/2006 9/4/2006 9/6/2006 9/6/2006 9/6/2006 9/6/2006 9/6/2006 9/8/2006 9/8/2006 9/12/2006 9/12/2006 9/12/2006 9/12/2006 9/14/2006 9/14/2006 9/28/2006 9/28/2006 9/28/2006 9/28/2006 9/28/2006 9/28/2006 9/28/2006 9/28/2006 9/29/2006 9/29/2006 10/3/2006 10/3/2006 DEPOSIT HKK50 5.0 NS HKK50 5.0 NB HKK50 5.0 CB HKK50 5.0 CS HKK50 1.0 CS HKK50 1.0 CS HKK50 1.0 NS JPK50 1.0 NB JPK50 1.0 CB JPK50 1.0 NS JPK50 1.0 CB JPK50 2.0 NS JPK50 2.0 CB JPK50 1.0 NB JPK50 3.0 NS JPK50 1.0 CS JPK50 3.0 CB JPK5013.0NB JPK5013.0CB KRJ35Z5.0NB HKK50 8.0 NS KRJ35Z5.0CS HKK50 8.0 CB HKK50 1.0 NB KRJ35Z1.0NB JPK50 1.0 NB HKK50 1.0 CS KRJ35Z1.0CB JPK50 1.0 CS JPK505.0 NS JPK50 1.0 NB 16955 16975 16982 17082 16982 17525 17524 16345 16355 16355 16365 15880 15870 15805 15735 15375 15765 15875 15885 179.35 17519 179.00 17534 17537 179.25 16025 17545 179.35 16075 16235 16250 Rp Rp 100.000.000 Rp 100.000.000 625.000 625.000 625.000 625.000 125.000 125.000 125.000 125.000 125.000 125.000 125.000 250.000 250.000 125.000 375.000 125.000 375.000 1.625.000 1.625.000 625.000 1.000.000 625.000 1.000.000 125.000 125.000 125.000 125.000 125.000 125.000 625.000 125.000 13.000.000 36.075.000 400.000 350.000 2.500.000 - 6.125.000 - 6.000.000 6.500.000 - 3.500.000 - 4.500.000 1.000.000 - 1.500.000 500.000 21.750.000 -6.750.000 Adjustment Margin In/Out Fees Trade P/L Int,Storage 0.00 100.000.000 99.375.000 98.750.000 91.375.000 117.5000.000 117.375.000 139.000.000 138.875.000 138.750.000 139.125.000 139.000.000 137.375.000 141.700.000 142.450.000 142.325.000 141.950.000 138.325.000 133.450.000 131.825.000 136.700.000 136.700.000 135.075.000 128.325.000 121.325.000 121.200.000 121.075.000 120.950.000 121.225.000 121.450.000 123.200.000 123.825.000 123.075.000 123.075.000 123.075.000 Balance

Total for the Period BALANCE C/F

Sumber : P.T. Mahadana Asta Berjangka Perkembangan Pasar Derivatif Desember 2006

101

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

3.2 Analisis Pemerintah menyadari sepenuhnya pentingnya keberadaan pasar derivatif sebagai subsistem pasar keuangan Indonesia, yang memiliki peranan strategis sebagai mekanisme tranfer risiko, price discovery, market integrity yang membuat pasar keuangan semakin terpercaya, enhance effisiency, dan enhance liquidity. Dan karena itu akan terus ditumbuh kembangkan, karena kondisinya sekarang ini masih belum menggembirakan. Kemungkinan penyebab lambatnya pembangunan pasar derivatif di Indonesia dewasa ini adalah karena masih banyak anggapan perdagangan derivatif adalah judi. Sesungguhnya bukan judi tetapi spekulasi. Dan citra negatif spekulasi dari para spekulator kiranya sudah waktunya dirubah. Mengapa? Sebab hasil riset tentang kontribusi spekulator membuat pasar keuangan menjadi efektif yang dilakukan oleh Geert Bekaert, Standford University and National Bureau of Economic Research USA; Marcio G.P. Garcia, Pontifical Catholic University (PUC) dan National Council for Scientific and Technological Development (CNPq) Brazil, dan Campbell R.Harvey, Duke University and National Bureau of Economic
6

Research bahwa : 6

(1995), menyimpulkan

..... that competitive speculation is a vehicle for greater price stability. Increased rational speculative activity leads to greater incentives for information collection. More information, in turn, helps in reaching prices that are accurate, fair, and stable. A second and equally important conclusion states that speculation improves pricing efficiency and that this effect has a significant influence on capital allocation and economic welfare. In an efficient market, all information relevant for determining the value of an item is reflected in market prices, and a perfectly efficient market would be one in which insider trading could not be profitable. However, markets vary in their level of efficiency, and a high level of efficiency is a function of advance markets. The authors make clear that the more confident investors are that market prices reflect a high level of accurate information, the more willing they are to commit capital with a smaller premium for uncertainty. In other words, risk is a main determinant of the cost and allocation of capital. Hence, the report argues, where rational speculation is high, the cost of capital will be lower and the efficient of capital among competing investments more likely.

Geert Bekaert, Marcio G.P. Garcia, Campbell R.Harvey (1995) : The Contribution of Speculators to Effective Financial Markets A Catalysts Institute Research Project. Perkembangan Pasar Derivatif

102

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

An active level of speculation also contributes to market liquidity because speculation contributes to higher levels of trading and a tighter bid-ask spread. The more trading and the smaller the spread, the more market prices will migrate toward their true values. Moreover, the more a market price represents true value, the more it will induce investors to take a position with the confidence that they can exit from the position readily if necessary. Liquidity thus becomes a selfperpetuating condition that leads to growing volumes of trading and speculation. If an underlying investment is sound, capital will flow to it more readily in a liquid market than in an illiquid one. By performing the speculative function, the speculators strenghtens the opportunities for capital and derivative market participants. In turn, capital flows to projects with the highest intrinsic economic value. In brief, the reports research and analysis make it abundantly clear that creation of a sufficient mass of speculators, both domestic and foreign, increases both the liquidity and the efficiency of financial markets. Conversely, the absence of such a mass will have negative effects on economic welfare. Artinya spekulator di dalam pasar keuangan sesungguhnya bukan sesuatu yang jahat (bukan dosa). Dan, makna transparansi adalah sangat dalam untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pasar keuangan.
Perkembangan Pasar Derivatif

Sehingga adalah wajib hukumnya menumbuhkembangkan pasar derivatif. Karena itu otoritas pasar modal, bank sentral, bursa efek, bursa berjangka, semua partisipan pasar keuangan, terutama pemerintah Indonesia yang diwakili otoritas pasar modal dan BI hendaknya bahu membahu menjaga dan meningkatkan transparansi pasar keuangan Indonesia dengan membangun lembaga-lembaga, perangkat peraturan, produk, dan kode etik dikalangan pelaku pasar modal yang membantu terwujudnya pasar keuangan yang efisien. Pemerintah Indonesia harus melihat betapa pentingnya masalah tranparansi, sebagaimana negara lain melihatnya. Apakah melalui Departemen Keuangan, Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian, BPK, BPKP, Self Regulatory Organization di pasar modal, bahkan semua abdi negara yang berkarya di organisasi-organisasi pemerintah harus disadarkan pentingnya tranparansi. Sebab ini akan ampuh membasmi korupsi. Bukankah seperti dikatakan oleh Henry Kissinger (Mantan Menteri Luar Negeri AS) bahwa : information is power, and power tends to corrupt. Artinya yang memiliki informasi akan memiliki kekuasaan, dan pemilik kekuasaan akan cenderung korupsi. Jadi melalui transparansi, penguasaan informasi oleh segelintir orang yang dijadikan sumber korupsi dapat dicegah.

103

Desember 2006

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

Pemerintah Australia melalui Treasury juga menekankan sangat pentingnya transparansi seperti berikut: 7 Treasurys Mission is to improve the wellbeing of the Australian people by providing sound and timely advice to the government, based on objective and through analysis of options, , and by assisting Treasury ministers in the administration of their reponsibilities and the implementation of government decisions. Dan guna menjalankan misi tersebut Treasury betanggung jawab atas policy outcomes yang terdiri dari : sound ment; macroeconomic environ-

kesejahteraan rakyat, sehingga rakyat semakin sejahtera dalam materi dan semakin sejahtera pula dalam rohani. Pertanyaannya apakah pemerintah Indonesia sekarang ini sadar bahwa betapa pentingnya transparansi agar pasar berfungsi dengan baik, dan menyadari jika pasar berfungsi dengan baik akan membuat rakyat sejahtera ?

IV SIMPULAN DAN SARAN 4.1 Simpulan Pasar kontrak berjangka adalah sangat berguna bagi masyarakat Indonesia, sebab secara makro keberadaan pasar derivatif akan membantu terciptanya pasar keuangan yang efisien sehingga pada akhirnya juga akan mem-bantu sektor real (dunia usaha) mendapatkan modal usaha secara efisien. Dengan pasar keuangan yang efisien dalam arti transparan dan transaksi tidak tinggi biayanya, sama dengan risiko ketidak pastian berusaha di Indonesia akan semakin kecil, dan dunia luar akan melihat Indonesia sebagai pilihan berinvestasi, sehingga akan terjadi capital inflow yang sangat berguna untuk membantu pembangunan ekonomi di Indonesia. Transaksi derivatif, kontrak berjangka saham, indeks saham, mata uang, atau kontrak berjangka dengan aktiva induk lainnya, adalah ibarat pisau bermata dua. Tetapi tidak perlu khawatir dengan risiko
Desember 2006

effective government spending and taxation arrangement; well-functioning markets. Kemudian well functioning sendiri adalah diartikan sebagai berikut : Well-functioning markets contribute to the achievement of high sustainable economic and employment growth and the wellbeing of Australians, by enablings resources to flow to those parts of the economy where they can be used most productively. Well-functioning markets operate when investors and consumers have the skills, confidence and certainty to make decisions that are well-informed and free from market distorsions and impediments. Intinya tranparansi adalah salah satu kunci penting yang akan membantu pemerintah di dalam meningkatkan
Australian Government : The Treasury Annual Report 2004-05 Perkembangan Pasar Derivatif
7

104

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

negatifnya, sebab khusus mencegah risiko kerugian ada beberapa strategi yang dapat dipilih, sesuai dengan time horizon dan tujuan yang ingin dicapai partisipan yang berkepentingan. Strategi tersebut adalah meliputi ; the portfolio short hedge, the anticipatory long hedge, the underwriting safety net, dan offset for professional traders. Strategi dapat dipilih seuai dengan kondisi dan potensi pasar. Pada hakekatnya pasar derivatif dalam bentuk pasar Futures-LQ 45 yang diselenggarakan BES (Bursa Efek Surabaya) dan pasar Kontrak Opsi Saham (KOS) yang diselenggarakan BEJ (Bursa Efek Jakarta) dapat dipilih hedger sebagai wacana untuk melindungi dirinya dari risiko kerugian keuangan karena pergerakan harga, dan pada sisi lain dapat dipilih para spekulator (investor) untuk memperoleh keuntungan (profit) karena perubahan harga aktiva keuangan di pasar yang telah diantisipasi sebelumnya. Sela in menggunakan bursa kontrak b erjangka yang diselenggarakan BES dan BEJ, masyarakat di Indonesia dapat juga memilih perusahaan swasta seperti P.T. Mahadana Asta Berjangka dan P.T. Top Growth Futures Jakarta, sebagai wacana bertransaksi kontrak berjangka.

4.2 Saran Beranjak dari paparan tentang fakta keberadaan pasar derivatif di Indonesia sekarang ini, dan hasil riset para ahli luar negeri tentang peranan pasar derivatif menunjang transparansi pasar keuangan, dan sangat pentingnya masalah transparansi, yang bahkan membuat Treasury Australia menjadikannya sebagai salah satu kebijaksanaan utama (outcome policy) yang harus diperhatikan agar pasar di Australia berfungsi dengan baik. Kiranya pemerintah Indonesia melalui Departemen Keuangan, Badan Pengawas Pasar Modal, Bank Indonesia, Departemen Perindustrian dan Perdagangan, dan semua pejabat pemerintah sebagai abdi negara semakin menyadari pentingnya transparansi dalam penyelenggaraan kegiatan perekonomian, dan pasar derivatif adalah salah satu sarana efektif untuk menunjang efisiensi pasar modal. Oleh karena itu mungkin perlu dibentuk satu unit khusus di Departemen Keuangan berupa proyek pengembangan pasar derivatif Indonesia multi years (3-5 tahun) khusus membangun pasar derivatif. Misinya adalah untuk mengembangkan dan menumbuh kembangkan pasar derivatif keuangan yang telah ada selama ini, sehingga pasar keuangan Indonesia semakin terintegrasi dengan pasar keuangan global. Misi selanjutnya dari proyek adalah mengkaji penggunaan
Desember 2006

Perkembangan Pasar Derivatif

105

Jurnal Keuangan dan Moneter Volume 9 Nomor 3

Hinsa Siahaan

instrumen derivatif di dalam penyusunan APBN sehingga APBN dapat dibuat kebal (imunisasi) dari berbagai risiko keuangan, baik risiko unsystematic maupun risiko systematic.

North LaSalle Street Suite 1920 Chicago, Illinois 0602 USA. Robert J.Schwartz and Clifford The W.Smith. Jr. (1990): Handbook of Currency and Interest Rate Risk Management, New York Institute of Finance Rudi Weisweiller (1986): Arbitrage, Opportunities and techniques in the financial and commodity markets, Woodhead-Faulkner Cambridge. The Annual Report of The Treasury for the year ended 30 June 2005, Australian Government, The Treasury, 29 September 2005.

Daftar Literatur Frank J.Fabozzi, Franco Modigliani (1996): Capital Markets Institutions and Instruments, PrenticeHall International Geert Bekaert, Marcio G.P. Garcia, Campbell R.Harvey (1995): The Contribution of Speculators to Effec-tive Financial Markets, A Catalyst Institute Research Project. Chicago, Illinois, USA John C.Hull (2005): Fundamental of Futures and Options Markets, Fifth Edition, Pearson Prentice Hall. John E.Hore (1989): Trading On Canadian Futures Markets, Fourth Edition, Canadian Securities Institute

John J. Murphy (1986): Technical Analysis of the Futures Markets; A Comprehensive Guide To Trading Methods And Applications, New York Institute of Finance, A Prentice-Hall Coy. Philippe Jorion, Marcos da Silva (1995): The Importance of Derivative Securities Markets to Modern Finance, A Catalyst Institute Research Project, 33

Perkembangan Pasar Derivatif

106

Desember 2006