Anda di halaman 1dari 2

Laporan Tugas Khusus Kerja Praktek Periode 1 September 31 Oktober 2013 PT. PE T!"#$!

%Persero& ' ( )a*ikpapan

BAB I PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Dalam prosesnya hampir semua industri melibatkan perpindahan panas, berupa proses perpindahan panas dari suatu fluida ke fluida lain melalui suatu dinding. Panas yang dipindahkan dapat berupa panas laten yang menyertai proses perubahan fase maupun panas sensible yang berkaitan dengan kenaikan atau penurunan suhu tanpa perubahan fase. Perpindahan panas adalah salah satu faktor yang sangat menentukan operasional suatu pabrik kimia. Penyelesaian soal-soal perpindahan panas secara kuantitatif biasanya didasarkan pada neraca energi dan perkiraan laju perpindahan panas. Perpindahan panas akan terjadi apabila ada perbedaan temperatur antara dua bagian benda. Panas akan berpindah dari temperatur tinggi ke temperatur yang lebih rendah. Heat exchanger adalah alat yang digunakan untuk mentransfer panas dari suatu media ke media lain atau antara dua fluida yang berbeda temperatur dan dipisahkan oleh suatu sekat pemisah. Penggunaan heat exchanger bertujuan untuk memanfaatkan energi panas dari suatu fluida agar dapat diserap oleh fluida lainnya. Hal ini bertujuan agar beban alat-alat utama seperti furnace, reaktor dan lain-lain dapat dikurangi sehingga lebih efisien baik dari segi energi maupun biaya. Crude Distillation Unit V merupakan salah satu unit dari kilang Balikpapan I P . P!" #$I%# "& V Balikpapan yang berfungsi untuk memisahkan fraksi-fraksi dalam minyak bumi berdasarkan titik didihnya pada tekanan atmosferik. Pada unit ini heat exchanger dibutuhkan sebagai preheater umpan, mendinginkan serta memanaskan produk sebelum masuk ke proses selanjutnya. Heat exchanger yang digunakan dalam unit ini adalah jenis shell and tube, terdiri dari satu shell dan banyak tube, yang dilengkapi dengan beberapa sekat. Pada kondisi aktual kinerja heat exchanger akan semakin berkurang seiring lamanya 'aktu penggunaan. Hal ini disebabkan oleh kotoran yang )ambang Saputra 1210+013, 'ni-ersitas Pembangunan $asiona* .(eteran/ 0og1akarta

Laporan Tugas Khusus Kerja Praktek Periode 1 September 31 Oktober 2013 PT. PE T!"#$! %Persero& ' ( )a*ikpapan terkandung dalam suatu fluida sehingga dapat membentuk kerak pada dinding dalam atau dinding luar tube sehingga menurunkan koefisien perpindahan panas dan memperkecil luas perpindahan panas. Proses cleaning secara periodik diperlukan untuk mengembalikan kemampuan heat exchanger dalam menukar panas. (ehubungan hal tersebut maka dilakukan e)aluasi untuk mengetahui performance of heat exchanger !-*+,-,, pada -D& V sebelum dan setelah cleaning. !)aluasi ini penting dilakukan agar pabrik dapat mengetahui kecepatan transfer panas, koefisien transfer panas overall dan dapat menentukan keefektifan tipe heat exchanger dalam hal ini adalah shell and tube dan hal-hal yang berpengaruh pada pengoperasian heat exchanger tersebut sehingga nantinya dapat dioptimalisasi dalam efisiensi energi operasi kilang. I.2 Tujuan ujuan dari penyusunan laporan tugas khusus ini adalah . ,. $enerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah terhadap aplikasi teknologi di unit kerja *. $engetahui kinerja heat exchanger !-*+,-,, sebelum cleaning dan setelah cleaning serta membandingkan dengan desain untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari cleaning tersebut. I.3 Batasan Masalah Pembahasan masalah dalam tugas khusus ini menitikberatkan pada e)aluasi kinerja heat exchanger !-*+,-,, pada -D& V. Data yang digunakan dalam menge)aluasi kinerja heat exchanger ini adalah data dari lapangan pada tanggal *,, ** dan */ (eptember *+,/ 0sebelum cleaning1 dan *2 (eptember *+,/, /+ (eptember *+,/, , 3ktober *+,/ 0setelah cleaning1. I.4 Meto e Pen ekatan !)aluasi kinerja heat exchanger !-*+,-,, ini menggunakan metode pendekatan 4ern.

)ambang Saputra 1210+013, 'ni-ersitas Pembangunan $asiona* .(eteran/ 0og1akarta