Anda di halaman 1dari 19

Tugas kasus

Penguji

Dr.sulistyowati Sp.An

IDENTITAS PASIEN Nama : Rauna Umur : 41 tahun Jenis Kelamin : Perempuan Pekerjaan : Tani Alamat : Sarolangun Berat badan : 53 kg Dianosis : post op ORIF Tindakan : remove pen

Keluhan Utama :
os mengeluh sering ngilu di kaki kanan sejak 1 bulan

ini
Riwayat Penyakit Sekarang : Os mengeluh nyeri di bagian kaki kanan, os masih

bisa berjalan dan os sering merasa ngilu saat kaki di gerakkan, os pernah di pasang pen 1 tahun yang lalu di kaki kanan. Kepala pusing (-), mual muntah (-)

Vital Sign: TD: 140/90 mmHg

Nadi: 85 x/i RR: 20 x/m T: 36,5C

PF
Kepala
Mata THT

Mulut

: normocephali, : CA -/-, SI -/-, Pupil Isokhor : discharge (-), MALAMPATI I : Mukosa tidak anemis, lidah kotor (-)

Laboratorium
WBC: 14,3 103/mm3 RBC : 5,53106/mm3 HGB : 15,7 g/dl

HCT : 48,6 %
PLT : 312 103/mm3 PCT : .221 %

(3,5-10,0 103/mm3) (3,80-5,80 106/mm3) (11,0-16,5 g/dl) (35,0-50%) (150-390 103/mm3) (0,100-0,500 %)

Status Fisik
ASA I dengan Malampati I

Rencana Tindakan Anestesi


Diagnose Pra bedah

: post op ORIF Tindakan bedah : remove pen Status ASA : ASA I dengan Malampati I

BAB III
TINDAKAN ANESTESI Metode : Anestesi Umum (Intubasi) Premedikasi : Ondansentron 4mg, Ranitidin 50 mg, Sulfas Atropin 0,30 mg, Phentanyl 50 g Induksi : Recofol (Propofol) 110 mg Intubasi : Insersi ETT no.7 difasilitasi dengan Rocuronium 30 mg

Maintenance
ETT dicabut

: Sevoflurans + N2O: O2

Pemulihan diberikan O2

Medikasi : diberikan Ketorolac 30mg, tramadol 100mg

KEADAAN SELAMA OPERASI


Posisi Penderita : Supine Penyulit waktu anestesi : tidak ada

Lama Anestesi
Jumlah Cairan Input Out put Perdarahan

: 2 jam
: RL 3Kolf 1500 ml : 150 cc : 50 cc

Kebutuhan cairan selama operasi:


Jam I : (636) + 106 + 318 = 742cc Total cairan yang dibutuhkan 742+ 150 = 892 cc

Kristaloid

Instruksi Post Op

: Monitoring KU dan TV tiap 15 Tidur jangan pakai bantal 1x24 jam Puasa hingga psien sadar penuh Ikuti intruksi sesuai perintah dr. Budi Justitia Sp.OT

BAB IV
Kebutuhan total cairan pada pasien ini, yaitu 892 cc

selama operasi, terdiri dari jumlah cairan pengganti puasa 636cc, maintenance 106cc, stress operasi 318cc dan perdarahan 50cc. pada jam I dibutuhkan 742cc. Kebutuhan cairan pada pasien ini telah tercukupi, namun tetap harus dipantau dalam pengawasan ketat.

Ekstubasi dilakukan pada pasien ini ketika efek

anestesi sudah ringan dan pasien sudah mulai bernafas spontan. Pada pasien ini tidak ditemukan kesulitan

Setelah operasi selesai pasien dibawa ke Recovery

Room (RR). Di ruang inilah pemulihan dari anestesi umum atau anestesi regional dilakukan

KLASIFIKASI CORNACK DAN LEHANE


Kelas I: plika vokalis tampak seluruhnya
Kelas II: plika vokalis hanya tampak sebagian Kelas III: hanya tampak epiglotis

Kelas IV: epiglotis tidak tampak

Pedoman koreksinya Hitung kebutuhan perhari Hitung deficit puasa Pada jam pertama operasi 50% deficit + cairan pemeliharaan /jam Pada jam pertama operasi 25% deficit + cairan pemeliharaan /jam Pada jam pertama operasi 25% deficit + cairan pemeliharaan /jam

Cairan yang hilang berdasarkan operasi Operasi besar : 6-8 ml/kgBB/jam Operasi sedang : 4-6 ml/kgBB/jam Operasi kecil : 2-4 ml/kgBB/jam

Kesimpulan
Selama proses premiedikasi dan induksi pada pasien

ini berlangsung baik. Kesulitan pada saat dilakukan intubasi tidak ada karena ibu ini malampati I. dosis yang diberikan pada ibu ini sesui dengan BB dan dosis obat yang digunakan. keadaan post op selama di ruangan Recovery room pasien dinilai dengan Aldrete score lebih dari 8.