Anda di halaman 1dari 4

Learning Objektif 1.Mengetahui mjanajemen sapi perah 2.Mengetahui tentang farmakoepidemi 3.Mengetahui tentang analisa ekonomi Penyelesaian: 1.

Manajemen sapi perah Pembeda Peternakan perusahaan Perkandangan bentuk ganda Pemberian pakan "esehatan dan sanitasi produktifitas kandang modern perlengkapan kandang sangat memadai Jumlah sapi lebih dari1 ekor

kualitas pakan sangat memadai Pemberian pakan yang sudah sangat diperhatikan akan kandungannya Pemberian pakan sudah terjad!al "esehatan selalu dipantau Pemeriksa kesehatan selalu siap sedia #anitasi sangat terjaga "ebersihan saat pemerahan sangat diperhatikan$ dengan menggunakan peralatan pemerahan yang modern #%M dalam pemeliharaan sangat berpengalaman yang terdiri dari tenaga ahli Produktifitas sangatlah terjaga Produksi susu selalu diperhatikan #api yang produksi susunya rendah langsung diafkir "etrampilan dalam bidang reproduksi sudah sangat berpangalaman dan menggunakan tenaga ahli &e'ording sangat diperhatikan dan teliti

Pembibitan Perhitungan ekonomi

(asil pemerahan langsung diolah se'ara modern (asil limbah sudah dimanfaatkan se'ara maksimal hingga perhitungan ekonominya Mutu geneti' dari bibit sangat diprhatikan dan diseleksi #angat memperhatikan re'ording bibit dan peranakan #angat mempertimbangkan perekonomian dalam peternakan hingga seke'il mungkin Modal sangat memedai

2.)*&M*"O+P,%+M,OLO-, )armakoepidemiologi adalah suatu studi penggunaan dan efek obat dalam populasi. )armakoepidemiologi terdiri dari 2 komponen$ yaitu farmako dan epidemiologi. )armako men'akup farmakokinetik dan farmakodinamis. )armakokinetik merupakan hubungan pemberian obat dengan dosis tertentu terhadap le.el dalam serum atau darah$ dipengaruhi oleh absorbsi$ distribusi$ metabolism$ dan ekskresi. )armakodinamis merupakan hubungan pemberian obat dengan dosis tertentu terhadap efek yang ditimbulkan. +fek obat dapat dibedakan menjadi 2 tipe$ yaitu tipe *$ merupakan reaksi yang lebih sering mun'ul$ terjadi karena dosis$ dapat diprediksi$ tidak begitu serius$ dan dapat ditangani dengan pengurangan dosis yang diberikan/ dan tipe 0$ merupakan reaksi yang jarang mun'ul$ tidak ada hubungannya dengan dosis$ tidak diprediksi$ dan lebih serius$ misal rekasi hipersensiti.itas dan reaksi immunologi' 1#trom dan "immel$ 2 23. Latar belakang penggunaan studi farmakoepidemiologi: regulasi sebagai persyaratan yang diperlukan suatu obat untuk dapat dipasarkan$ pemasaran akan meningkat dengan diketahui bagaimana efek suatu obat$ legalitas dapat melegalisai suatu label$ dan klinis untuk menguji hipotesis yang ada 1#trom dan "immel$ 2 23. Manfaat penggunan studi farmakoepidemiologi +fekti.itas obat dalam kelompok "eamanan obat yang digunakan +fek tidak diinginkan 1&O4%3 yang mungkin timbul dalam populasi 14ipe * dan 4ipe 03 %apat melakukan kebijakan pengobatan dengan lebih logis dan bertanggung ja!ab 5 rasional 1didukung dengan +0M3 3.*nalisisekonomi %esign studi epidemiologi: 6ara mendapatkan subyek 7 "asus 'ontrol 7 "ohort

6ara mendapatkan data 7 &etrospektif 7 Prospektif 7 6ross se'tional +8,%+96+ 0*#+% M+%,6,9+ +.iden'e based medi'ine adalah menggunakan segaa pertimbangan bukti ilmiah 1e.iden'e3 yang sahih diketahui hingga kini untuk menentukan pengobatan pada penderita yang sedang dihadapi. +.iden'e based medi'ine merupakan 'ara yang biasa dilakukan dalam proses penilaian suatu obat baru yang akan dipasarkan$ dengan melakukan penilaian pada he!an per'obaan dan studi in .itro 1%armansjah$ 2 23 dan merupakan integrasi penelitian yang berdasarkan bukti dengan keahlian klinis dan pertimbangan pasien 1*nonim$ 2 23. Penggunaan e.iden'e based medi'ine menyebabkan tindakan medik menjadi argumentatif$ tra'eable$ dan dapat dipertanggungja!abkan. 9amun$ dikaitkan adanya aspek lokalitas 1lo'ality3$ kebiasaan penerapan teknik 1te'hni'al 'ustomary3$ .ariasi alat penunjang medik$ dan prosedur standar lintas spesialisasi:sub spesialisasi yang dilakukan dokter 1atau tim dokter3$ menyebabkan sebuah tindakan medik bukan saja tidak dipahami masyarakat biasa$ bahkan mungkin belum dikenal 1atau belum diterapkan3 kalangan dokter lain. *palagi jika tindakan medik itu bersifat baru 1no.el3 yang penyempurnaanya diperoleh dari faktor error$ yang menempatkan pasien dalam risiko kerugian dan nya!a 1Pane$ 2 1 3. Menurut *nonim 12 23$ terdapat 3 manfaat penerapan e.iden'e based medi'ine: 1. diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan standar keamanan dalam praktek medis$ 2. mengaplikasikan hasil penelitian klinis$ dan 3. berpotensi menurunkan biaya kesehatan se'ara signifikan. +.iden'e based medi'ine$ suatu istilah yang digunakan untuk merujuk pada paradigma baru untuk mengambil keputusan medis yang didasarkan pada langkah;langkah berikut: 1. Memformulasikan pertanyaan tentang masalah kedokteran yang dihadapi 2. Menelusuri bukti;bukti terbaik yang tersedia untuk mengatasi masalah tersebut 3. Mengkaji bukti$ .aliditas dan keseuaiannya dengan kondisi praktek <. Menerapkan hasil kajian =. Menge.aluasi penerapannya 1kinerjanya31Januraga$ 2 1 3

%*)4*& P>#4*"* *nonim. 2 2. +.iden'e;0ased Medi'ine. http:::!!!.h.3.!ebstat.'om: %armansjah$ ,. 2 2. +.iden'e;0ased Medi'ine$ 4untutan 0aru %alam Profesionalisme Pengobatan. %ut'h )oundation #eminar Januraga. 2 1 . +.iden'e 0ased Medi'ine;+.iden'e 0ased Publi' (ealth;+.iden'e 0ased (ealth Poli'y. http:::usph.!ordpress.'om: Pane$ *.(. 2 1 . *nalisa 4eoritis "emungkinan Penerapan ?%aubert #tandard? #ebagai #yarat *dmisibilitas 1*dmissibility3 "eterangan *hli %alam Perkara %ugaan Malpraktik Medik %i ,ndonesia. http:::!!!.hukor.depkes.go.id: Rohadi Tawaf . 2005. Industri Peternakan Sapi Perah di Indonesia . Fakultas Peternakan Unpad. Bandung #trom$ 0.L.$ "immel$ #.+. 2 #ons$ Ltd. >#*. 2. 4e@tbook of Pharma'oepidemiology. John Ailey B