Anda di halaman 1dari 2

Sesaat setelah penjaga gereja St.

Mark selesai membersikan salju yang menumpuk di tepi jalan, nampaklah seorang pria sedang berjalan dengan tongkatnya. Matahari nampak bersinar terang, namun angin berhembus cukup kencang; suhu udarapun terasa berhenti pada titik beku. Pria itu hanya mengenakan celana jeans, kaos, sepatu boot yang sudah usang, dan jaket tipis yang hampir mustahil mampu menahan dinginnya udara. Namun dia tetap kelihatan nyaman-nyaman saja, dan tidak kelihatan sedang terburu-buru karena cuaca dingin. Nampak dia sedang berjalan pincang dan sedikit condong ke kiri sambil berpegang pada tongkat di tingan kirinya. Dia berjalan pelan melewati tepian jalan di dekat gereja itu, kemudian dia berhenti tepat di depan sebuah pintu bertuliskan !antor" dengan huru# berwarna merah tua. Dia tidak mengetuk pintu itu, dan pintu itupun juga tidak terkunci. $alu dia melangkah masuk, tepat bersamaan dengan hembusan angin dingin yang menerpa tubuhnya dari belakang. %uangan itu tak lain adalah ruang penerimaan tamu yang nampaknya tidak tertata rapi bahkan berdebu, persis seperti yang sering dijumpai di gereja-gereja tua. Di bagian tengah terlihat sebuah meja dengan papan nama di atasnya bertuliskan &harlotte 'unger, dan seorang wanita duduk tepat dibalik meja itu. Dia menyapa dengan senyum, (Selamat pagi.) (Selamat pagi,) balas pria itu. $alu terdiam sesaat. (Dingin sekali yah di luar.) (*ya, tentu saja,) balasnya tanpa ragu setelah melihat bagaimana penampilan pria itu. +entu saja kedinginan, dia tidak memakai jaket tebal dan tidak ada yang melindungi tangan dan kepalanya dari udara dingin. (,nda pasti Nona 'unger,) kata pria itu, sembari melihat nama yang ada di meja. (-ukan, Nona 'unger tidak masuk hari ini. Dia sakit #lu. Saya Dana Schroeder, istri -apak Pendeta, hanya pengganti sementara. ,da yang bisa saya bantu.) ,da sebuah kursi kosong disitu, dan pria itu nampak ingin duduk. (-olehkah saya duduk.) (+entu saja, silakan,) katanya. $alu pria itupun duduk dengan perlahan, seolah-olah apa saja yang dia lakukan sekarang harus sangat sopan dan tidak boleh sembarangan. (,pakah Pak Pendeta ada di tempat.) +anya pria itu sembari melihat pintu besar yang tertutup, jauh di sebelah kirinya. (,da, tapi -apak sedang rapat). ,da yang bisa kami bantu.)

/anita itu berperawakan kecil dan cantik, dengan dada yang indah, dan mengenakan sweater ketat yang pas ditubuhnya. 0anya itu saja yang bisa dilihatnya, karena bagian pinggang kebawah tertutup meja. Pria itu paling suka dengan wanita berperawakan kecil. /ajah manis, mata biru dan lebar, pipi yang indah, segar dan cantik, istri -apak Pendeta ini benar-benar memiliki perawakan yang kecil dan sempurna. Sudah lama sekali dia tidak merasakan sentuhan seorang wanita. Saya ingin sekali bertemu dengan -apak Pendeta,) kata pria itu memohon sambil melipatkan kedua tangannya dengan sungguh-sungguh. (!emarin saya ke gereja, mendengarkan khotbah beliau, dan , saya merasa butuh bimbingan beliau.) (Pak Pendeta benar-benar sibuk hari ini,) balasnya dengan senyuman. 1iginya nampak begitu indah. (+api saya benar-benar butuh bantuanya,) kata pria itu lagi. Pernikahannya dengan Pendeta !eith Schroeder yang sudah sekian lama membuatnya paham betul bahwa tidak ada seorangpun selama ini yang meninggalkan tempat itu dengan sia-sia, baik mereka yang sudah membuat janji seblumnya mapun yang belum. $agi pula, hari Senin pagi waktu itu benar-benar dingin cuacanya dan Pendeta !eith pun sebenarnya tidak sibuk sekali. 0anya beberapa panggilan telepon, satu konsultasi dengan pasangan muda yang akan bercerai, saat itu konsultasinya sedang berlangsung, lalu ada kujungan ke beberapa rumah sakit seperti biasanya. *bu Pendeta itu lalu mulai mencari-cari sesuatu di mejanya, dan menemukan lembar #ormulir yang dia cari, lalu berkata, (-aiklah, saya catat dulu saja data tentang anda, selanjutnya kita lihat saja nanti bagaimana kami bisa membantu anda.) Dia sudah siap dengan penanya. (+erima kasih,) kata pria itu sambil mengangguk. (Nama.) (+ra2is -oyetter.) $alu dia sengaja mengeja nama belakangnya.)+anggal lahir, 34 5ktober 3678. +empat lahir, 'oplin, Missouri. 9mur, empat puluh empat. Single, cerai, tanpa anak. +idak punya rumah, tidak punya pekerjaan, tidak ada harapan.) Dana menangkap in#ormasi itu dan berusaha secepat mungkin menuliskannya di bagian kolom yang tepat.