Anda di halaman 1dari 10

NAMA : LULUK ARIFATUL QORIAH KELAS : IX E ABSEN : 18

MUSIK NUSANTARA DAN MANCANEGARA


A. Musik Barat dan Timur Dalam sejarah musik,terdapat dua rumpun musik yang berbeda yaitu musik barat dan musik timur. Musik barat menggunakan sistem nada-nada yang matematik,dimana nada-nadanya disusun berdasarkan frekuensi yang tetap dalam 7 nada (diatonis) yang kemudian berkembang menjadi 12 nada (kromatis).Sedangkan musik timur menggunakan sistem nada amatematik,yaitu tangga nada pentatonis yang nada-nadanya disusun dalam jarak yang tidak sama untuk satu oktafnya. Mozart Wolfgang Amadeus Mozart merupakan salah satu musisi paling terkenal sepanjang masa.Mozart lahir di Salzburg,Austria pada tahun 1756.Sejak usia 6 tahun ia sudah berkeliling bersama kakak perempuan dan ayahnya Leopold yang seorang pemain biola dan komposer.Sejak kecil ia sudah piawai memainkan alat musik.Pertemuannya dengan Johann Christian Bach,putra J. Bach, di London 1764 menghasilkanh simponi pertamanya.Pada tahun 1768,ia menulis opera ( operera komedi ) dengan judul La Flinta Semplice ( niat sederhana ) dan opera jerman Bastien und Bastiene. Pada 1769 1773 Mozart dan ayahnya pergi ke Itali dan ia diminta menulis opera seria bertema kepahlawanan.Mithridas,Raja Pontus ditampilkan pada 1770 dan menjadi terkenal.Mozartpun dianugrahi Ksatria Orde Spur Emas dari Itali ia melanjutkan perjalanan ke Mannheim dan Paris.Setelah itu ia kembali ke Salzburg dan menjadi concertmaster.Ia meninggal pada 5 Desember 1791 pada usia 35 tahun dalam kesulitan ekonomi.Opera terakhirnya,pengampuan titus dibuat pada bulan September.Sedangkan karya terakhirnya belum sempat diselesaikannya adalah Requiem Mass in D Minor ( masa kematian dalam D Minor ). Mozart melahirkan lebih dari 600 karya,yaitu 41 simfoni,23 kwartet gesek,27 konserto,17 sonata piano,7 opera besar.Dan karya opera lainya yang terkenal lainnya adalah Pernigahan Figaro (1786),Don Gifani

(1787),Cosi fan Tutte (semua wanita seperti itu,1790),sedangkan karya musiknya adalah Piano Concerto no.9 in E-flat Major (Jeunnehomme 1777) dan Eine Kleine Nachtmusik (Musik malam kecil,K.525,1787)Karya-karya Mozart kemudian dikatalogisasi oleh Lugwin von kochel pada 1862 dan penomoran kochel ini digunakan sebagai standar untuk merujuk karya Mozart.Jeunehomme concerto,misalnya disebut K. B.Sejarah Musik 1. Yunani Kuno (675 SM-Awal Masehi) Mereka menyusun 2 tetrachord (dari phytagoras)yang membentuk sebuah tangga nada diatonis dalam satu oktaf.Perkembangan musik yunani sangat pesat,baik musik voakl maupun musik instrumentalnya.Musik,puisi, dan tari,saling erat dan menyatu sebagi bentuk etis-religius.Dasar seni musik yunani diambil dari seni sastra,karena musik sastara merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.Musik bagi bangsa yunani juga berfungsi sebagai: Iringan upacara religius,penyembahan pada dewa-dewa atau setengah dewa. Iringan upacara kerajaan. Iringan drama tari,sastra,atletik,gladiator,dan hibuaran sosial. Iringan perang. Para ahli musik bangsa yunani diantaranya: Aischylos (425 SM-456 SM), Sophocles (496 SM-406 SM),Phytagoras (585 SM-505 SM),Aristoteles (384 SM-422 SM),dan Aristoxenos (sekitar 325 SM).Instrumen yang terkenal adalah lyra,Kitara (petik), dan autos (seperyi oboe) 2. Abad Pertengahan (Abad V-XVI) Abad pertengahan berada diantara zaman akhior kerajaan Roma (476)dan zaman bangkitnya ilmu pengetahuan.Musik yang dulunya terdiri dari satu suara (monofonik) bertambah menjadi beberapa suara (polifonik).Pada jenis musik Georgian,penyempurnaan dilakukan pada pemerintahan Paus Gregorius Besar (592-604).Musik Gregorian berasal dari yahudi dengan puncak penggunaanya pada missa, yaitu ibadat Pengorbana Nabi Isa.Para penyanyi keliling seperti :para Troubaours (guillaume de Poiters,1071-1127)dan Trouveres(Adam de la Halle,1240-12870di perancis,dan para Minnesanger (Wather von Der Vogel Weide,11701230)dan Meistersinger (Hans Sachs,1494-1571) di jerman. Pada bentuk musik kolosal terdapat tiga jenis,yaitu Motet,Canon,dan Madrigal.Motet merupakan bentuk nyanyian bersama-sama yang menyanyikan berbagai macam naskah dalam penampilannya.Canon seperti

motet,namun terdapat dua kelompok yang berlainan saat mulai menyanyinya.Sedangkan madrigal merupakn nyanyian bersama dalam 4 sampai 5 jenis suara.Komponis ternama abad pertengahan adlah Perluigi da Palestrina (1526-1594). 3. Renaissance (abad XVI XVII) Instrumen orgel mendapat perhatian di italia dan jerman, sedangkan di inggris lebih memperhatiakn instrumen pendahulu piano yaitu virginal.Komponis terpenting zaman Renaissance adalah Frescobaldi (15831644),Scheidt (1587-1654),Scheid Mann (1595-1663,jerman), dan Bull (1563-1628,di inggris). Opera mulai berkembang dengan menggunakan permainan solo sebuah instrumen (solistis) dan koor besar.Komponis opera yang terkenal pada zaman Renaissance adalah Galilei (1533-1591) dan Peri (1561-1633) dari Florence,Monteverdi (1563-1628,di inggris). Inti dalam perkembangan musik zaman Renaissance adalah adanya reformasi agama katolik pada tahun 1517 dengan pertumbuhan musik gereja protestan yang di pelopori oleh Dr.Martin Luther (1483-1546).Martin luther merupakan pembina koral evangelis yang mengajarkan lagu-lagu syair dan mengolah lagu-lagu khotbah gereja.Bahkan beliau juga membuat lagu-lagu baru,seperti Ein Fester Burg ist Unser Gott denagn bantuan sahabatnya Johann Walther (1496-1570) dan Heinrich Schuetz (1585-1672),seperti pencipta musik gereja evangelis yang terbesar sebelum Johan Sebastian Bach. 4. Barok dan Rokoko (Abad XVII-Awal XVIII) Istilah barok dan rakoko dipinjam dari dunia arsitektur. Komponis besar pada zaman ini adalah Johann Sebastian Bach ( 1685-1750 ) dan George Friederich Handel ( 1685-1759 ) 5. Klasik (Abad XVIII-Awal Abad XIX) Zaman klasik diawali sepeninggal Bach dan Handel,sekitar tahun 1750.Ciri utama musik klasik adalah: Pemakaian Crescendo dan Decrescendo Pemakaian Acclerando (mempercepat tempo) dan Ritardando (memperlambat tempo) dalam penyajian musik Pembatasan pemakaian nada-nada penghias (Ornament) Pemakaian akor trinada Bentuk musik sonata, simfoni, concerto, dan karya-karya lapas (pieces) mengalami pendalaman dan penyempurnaan yang ekspansif. Komponis yang terpenting pada zaman klasik adalah John Stamitz (1717-1757), Franz Joseph Haydn (1732-1809) yang dikenal sebagai Bapak Orkes Simfoni

(>100 karya) dan Bapak Kwartet (>80 karya), dan Wolfgang Amadeus Mozart (1765-1791) 6. Romantik (Abad XIX-Awal Abad XX) Dalam sajian musiknya, nada-nada penghias tidak dipergunakan kecuali Trill. Perhatian musiknya banyak, ditekankan pada masalah dinamik.Bentukbentuk musik seperti Sonata, Konser, simfoni, variasi, opera, dan karyakarya fantasi tunggal (Pieces) sebagai media ekspresi diri sangat banyak diciptakan. 7. Peralihan (Abad XX) Kebesaran Romantik telah selesai sepeninggal Wagner. Komponisnya adalah : Cesar Auguste Frank ( 1822-1890 ) Gustav Mahler ( 1860-1911 ) Peter Ilyich Tschaikovsky ( 1840-1893 ) Sergal Rachmaninoff ( 1873-1943 ) 8. Modern (Abad XX- sekarang) Janin musik adalah eksperimen komposisi di Konservtori Paris,yang dilakukan dengan gamelan,hibah dari Nederland tahun 1887 bagi HUT ke100 tahun Revolusi perancis 1889.Komposisi musik modern dimulai pada tokoh Claude Achille Debussy (1862-1918) sebagai pelopor impressionanisme.Komponis ternama zaman modern diantaranya: Richard Strauss (1864-1947), Arnold Schoenberg (1874-1951), Bela Batrok (18811945), dan Igor Stravinsky (1882-1971).Mereka merupakan komponis ekspresionis modern. Salah satu tujuan sikap modernisme adalah emansipasi dan pembebasan dari keterbelengguan, keterikatan dasar, dan pembatasan.Tahun 1940-an menandai episode baru perkembangan musik modern abad ke-20.Pierre Scaeffer,seorang teknisi Radio Diffusion Television Francise (RTF) membuat rekaman musik elektronik yang disebut musik konkrit.Musik konkrit disiarkan di Paris pada tanggal 5 oktober 1948 dalam acara Konser Bunyi.Konser ini mendapat sambutan publik secara luas yang melahirkan jenis musik baru. Tahun 1960-an,perkembangan media elektronik semakin pesat dengan lahirnya alat seperti Synthesizer,media perekam multijalur (multitrack),multemedia elektronik,dan komputer.Muncul tokoh-tokoh musik kontemporer seperti Luciano Berio, Bruno Maderna, Henri Pousseur, Luc ferrari, Philip Glass, Steve Reich, Lou Harrison, dan masih banyak lainnya. C. Penyebaran Musik Barat di Nusantara

Penyebaran musik barat di nusantara,secara selintas bermula dari daerah indonesia bagian Timur lewat para palaut Spanyol dan Portugis dalam konteks imperialisme abad XVI.Mereka datang ke indonesia bagian Timur tanpa mengenalkan musik seni Eropa,tetapi musik rakyat dengan iringan Cavaqinho (ukulele),biola ,gitar dan sebagainya sebagai sarana hiburan para pelaut dan pemukiman sekitar mereka.Berdansa quadrille, yaitu dansa atau tarian asal Spanyol (Cuadrilla yang asalnya tentang para penunggang kuda) dengan empat pasang atau lebih penari,menambah bentuk musik barat bagi kebutuhan hiburan,dansa, dan band Militer Balanda.Lahirnya kalangan elit indonesia di masa pra-pernag dunia II yang berorientasi ke Belanda serta adanya beberapa sekolah guru di jawa juga telah menyebabkan masuknya tradisi musik barat seperti pemakaian notasi balok lewat piano. Pada tahun 1930-an,studio-studio tersebut umunya memiliki orkes musik,ensambel atau combo,penyanyi dan pianis tetap untuk mengisi agenda siaran radio dengan acara-acara musik serius atau hiburan yang dilakukan oleh para pemusik profesional asing. Jenis musik yang pertama kali diproduksi secara domestik melalui cetak elektronik piringan hitam dan film tempo dulu adalah musik hiburan Belanda dan gamelan jawa,Sunda, dan Bali, terutama keraton Surakarta dan Yogyakarta (Puro Paku Alamari dan Mangkunegaran),Istana Klungkung dan peliatan Gianyar,serta gamelan degung dan gending-gending Cianjuran dari tanah priangan. Tahun 1950-an menjadi titik balik perkembangan musik di indonesia yang sesungguhnya.Tahun-tahun tersebut merupakan awal pembinaan beberapa orang muda indonesia meneruskan pelajaran musi ke luar negeri untuk memperdalam ilmu musik,diantaranya ke Roma ,Amsterdam , London , Brussel , Perancis, Berlin , New York , Tokyo , Moskow , Praha , dan beberapa kota besar lainnya di Eropa.Tahun 1950-an juga merupakan awal dibukanya berbagai pendidikan kesenian dan masuk di indonesia, antara lain Sekolah Musik Indonesia (kemudian AMI,sekarang ISI), Yayasan Pendidikan Musik (YMI) di jakarta (terutama untuk piano), B.I.Guru Musik (kemudian IKIP sekarang UP) di yogyakarta, Malang, Bandung, dan Jakarta. Generasi akademik tahun 1950-an baru memunculkan sosoknya tahun 1979, melalui Forum Pekan Komponis-Dewan Kesenian Jakarta.Sampai tahun 2001, forum pekan komponis lebih banyak diisi aktifitas para komponis dengan latar belakang musik tradisi dari budya etnik Sunda, Jawa, Bali, dan Minang. D. Aktifitas Musik 1. Komponis

Karya musi barat pada umumnya dibuat oleh seorang komponis dengan maksud tertentu yang menggunakn notasi balok yang akan dimainkan oleh pemain.Proses pembuatan karya musiknya dilakukan secara individu (personal).Berbeda dengan musik Timur (gamelan), yang secara umum dihasilkan berdasarkan permainan kelompok (kolektif) 2. Pemain Musik orkestra tidak terdapat permasalahan tingkat kesulitan dalam teknik memainkan instrumen alat musik, karena para pemainnya memiliki kemampuan yang seimbang. Permainan orkestra (barat)lebih bersifat individual untuk kemudian belajar secara kelompok. Permaian musik barat (orkestra) sangat ditentukan oleh pemimpin kelompok yaitu Konduktor. Dalam memberikan ekspresinya, seorang konduktor menggunakan isyarat tubuh (visual), seperti gerak tangan melebar, menyempit atau bahkan gerakan membungkukan tubuh.Permainan musik timur (gamelan) sangat ditentukan oleh bunyi permainan, kendang (abstrak) yang memerlukan kepekaan pendengaran/rasa setiap pemain musiknya. 3. Penimat Dalam jenis musik seni, pendengran bersifat pasif atau tidak turut serta dalam pertunjukan tersebut.Mereka berperan melalui apresiasi dan kritik seni.Di dunia musik timur,musik lebih mengarah ke wilayah ritual.Hal ini berarti bahwa musik terbatas ruang kegunaannya dalam dunia modern.Sifat riotual ini menyebabkan musik tabu untuk dikritik,sehingga muisk timur kurang dapat mengembangkan estetika musik maupun musik sebagai sarana pendidikan dalam konteks modernitas.Bidang musik memberikan pendapat mereka tentang musik, seperti A.Sorokin (sosiolog), Edmund Leach (antropologi sosial), santayana, Cassirer, Susanne K.Langer (filsuf), joseph Fourier (matematikus) ,dan sebagainya. E. Jenis Musik Nusantara-Mancanegara 1. Berdasarkan Sumber Bunyi a. Musik Vocal Vokal berasal kata voce (italia) atau voice (inggris) yang berarti suara yang dihasilkan oleh organ tubuh makhluk hidup yaitu manusia dan binatang.Musik vokal merupakan musik yang menggunakan suara manusia sebagai media/alat ekspresi yang pada umumnya dalam bentuk nyanyian.Contoh musik lokal adalah opera,pertunjukan yang hampir seluruhnya dalam bentuk nyanyian.Bentuk opera dikenal sabagai langendriyan.Bernyanyi tunggal (solo), duet, kuartet, kuintet, sektet, oktet, atau kuartet ganda.Paduan suara dinyanyikan oleh 14 orang atau lebih

biasanya dinyanyikan dalam banyak suara.Kelompok vokal atau vokal group berarti sekelompok orang yang bergabung untuk menyanyikan sebuah lagu bersama-sama,baik dalam satu suara maupun beberapa suara. b. Musik Instrumental Musik Instrumental merupakan musik yang sumber suaranya bukan berasal dari mahkluk hidup,tetapi berasal dari alat musik yang menghasilkan bunyi.Orkes meruapakn paduan musik yang dibentuk secara cermat dari berbagai alat musik seperti gesek, tiup kayu, tiup logam, dan perkusi.Karya utama musik orkes disebut simfoni dan bentuk baku orkes simfoni baru dietetapkan pada awal abad ke-20.Orles simfoni juga dapat memainkan jenis musik klasik lain,seperti musik film, televisi,dan lagu-lagu pop. 2. Berdasarkan Proses Atau Dasar Penciptaan a. Musik seni Musik seni merupakan bentuk musik yang diciptakan untuk keindahan musik itu sendiri misalnya: LApres Midi dun Faune karya Claude Achille Debussy (perancis) Uyon-uyon (dari jawa tengah) yang di antaranya memainkan lagu-lagu atau gending-gending :Langen Gito, Sri Narendro b. Musik Progamatis Musik ini memiliki rancangan yang progamatis.contohnay musik untuk tari, opera,dan musik drama.Biasanya musik progamatis ini bernajak dari cerita atau ide tertentu (tentang laut, dunia binatang, legenda, keindahan alam, dan sebagainya).Musik progamatis ini sanagt menarik karena mudah diingat serta memiliki alur cerita yang terkadang fantastik 3. Berdasarkan Fungsi a. Musik Sakral atau Musik Religi Musik sakral diciptakan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat religius atau keagamaan,termasuk juga musik upacara adat, pernikahan,dan kematian.Pada upacara keagamaan,musik mengilham orang untuk mengingat Tuhan atau Dewa.Musik dipadukan dengan lagu keagamaan dan tarian suci.terkadang komponis juga memilih tema keagamaan dalam mengubah musik .Contohnya Messiah,gubahan komponis jerman, George Friederich Handel.Syair lagu tersebut diambil dari isi alkitab. b. Musik sekuler Atau Musik duniawi Musik ini tidak memiliki unsur keagamaan.Contoh musik sekuler adalah musik untuk dansa, musik mars, dan musik-musik hiburan yang bersifat duniawi. 4. Berdasarkan Tatanan Masayarakat a. Musik Istana Musik istana adalah musik yang lahir di kalangan bangsawan kerajaan untuk memenuhi kebutuhan dalam istana

b. Musik Rakyat Musik rakyat adalah musik yang tumbuh dan hidup pada masyarakat tertentu.Musik rakyat memiliki ciri khas tersendiri dan sering dipakai untuk mengiringi tarian tradisional.Beberapa komponis, seperti Bela Bartok dari Hongaria, meneliti irama musik rakyat di negarnaya serta memasukan ciri khasnay ke dalam karya musiknya. 5. Berdasarkan Gaya / Aliran a. Musik Pop Daya tarik musik pop tidak dibatasi budaya dan bahasa.Musik pop bersifat menghibur,mengesankan,dan enak di dengar.Tiap peradaban melahirkan gaya musik pop tersendiri. b. Musik Dangdut Musik dangdut merupakan kombinasi antara musik melayu dan musik india.Kata dangdut berasal dari gendang khas yang umum digunakan dalam pertunjukan dangdut yaitu tabla.Musik dangdut cepat populer di masya rakat indonesia karena suara gendang dalam musik tersebut mrip suara gendang asli indonesia. c. Musik Gamelan Gamelan merupakan instrumen musik orkes yang dikenal di beberapa daerah indonesia, seperti pulau jawa, Bali, Sumatera dan Kalimantan.Musik gamelan menggunakan dua jenis tangga nada , pelog dan slendro.Musik ini biasanya dimainkan untuk mengiringi drama atau taritarian tradisonal. d. Musik Keroncong Orkes keroncong di prngaruhi oleh musik portugis.Sekitar abad17, masyarakat indonesia yang bermukim di sekitar perkampungan portugis, mulai mengenal musik iringan ukulele.Musik ini ternyata di gemari dan berkembang sesuai dengan improvisasi masyarakat setempat. e. Musik Jazz Ciri terpenting dari musik jazz adalah improvisasi,yaitu pengolahan sebagian atau seluruh musik sambil memainkannya.Musik jazz diciptakan noleh para pemusik kulit hitam pada awal abad-20 di New Orleans,Amerika serikat.Musik jazz indonesia muncul tahun 1902 dan meredup ketika musik rock muncul tahun 1955. f. Musik Rock Pada tahun 1950-an mulai terdengar jenis musik pop baru.Lagu rock and roll memiliki ritme yang menggebu dan lirik yang cocok untuk kaum remaja. g. Musik Blues Selama abad XVII-XIX ribuan orang Afrika dibawa ke Amerika serikat sebagai budak.Sejak saat itu penulis,artis, dan musisi kulit hitam menjadi bagian dari budaya amerika serikat.

h. Musik Mars Musik dengan ketukan keras dan mantap membantu para prajurit untuk memadukan langkah dalam baris-berbaris.Banyak sekolah,tim olahraga di indonesiasudah memiliki kelompok musik mars sendiri untuk menghibur dan mengajak penonton untuk bernyanyi pada saat istirahat paruh pertandingan atau peristiwa tertentu. F. Instrumen Musik Penggolongan dari sudut akustik ini,mula-mula dicetuskan oleh Charles Victor Mahhilon (1841-1924).kemudian disempurnakan oleh Curt Sachs (1881-1959) dan temannya C.M.von Hornbostel, sehingga bisa disebut penggolongan Menurut Mahillon-Sach-Hornbostel. Lima golongan alat musik berdasarkan sumber bunyinya: Ideofon yaitu alat instrumen musik yang sumber bunyinya bersasal dari bagian instrumen musik itu sendiri. Aerofon yaitu instrumen musik yang sumber bunyinya berasal dari udara yang bergetarbaik getaran kayu yang dijepit bibir,lidah dalam instrumen tersebut bergetar, maupun getaran dari bibir yang meniup. Membranfon yaitu instrumen musik yang sumber bunyinya berasal dari membran atau selaput tipis. Chordofon yaitu instrumen musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai atau tali baik dengan cara dipetik atau digesek. Elektrofon yaitu instrumen musik yang sumber bunyinya dari listrik. G. Komponis Nusantara 1. Penulis Lagu (Song Writer) a. Generasi Pertama penuklis lagu indonesia (1930-1960-an) yang biasa disebut sebagai generasi pertama pencipta lagu-lagu perjuangan,di antaranya: W.R.Soepratman Liberty Manik Cornel simandjoentak Ismail Marzuki c. Generasi kedua penulis lagu indonesia (1950-1960-an) yang biasa disebut generasi bintang radio diantaranya: Amir Pasaribu Binsal Sitompul R.A.J.Soedjasmin Iskandar Soebroto K.Atmodjo Soedharnoto

Syaiful Bachri Koesbini d. Generasi penulis lagu indonesia (1960-1970-an) yang biasa disebut sebagai generasi pasca bintang radio diantaranya: F.A.Warsono Mochtar Embut F.X.Soetopo Para penulis lagu hiburan,seperti A.riyatno,Zaenal Arifin,is Haryanto, dan lain-lain 2. Pencipta Musik (Komponis) Pendidikan musik barat,termasuk:Slamet Abdul Syukur,Paul Goetama,Ben Pasaribu, dan lain-lain Multemedia diantaranya:Otto Sidharta,Harry Roesli,Djagdug Ferianto,I wayan sadra,dan Sutanto Tradisi jawa diantaranya :Rahayu.S,A.L.Suwardi,B.Subono dan lain-lain. Tradisi Sunda dengan komponisnya:Nano Suratno,Dody Ekagusdigman,A.Rohdiat. Tradisi Minangkabau dengan komponisnya:Pande Made Sukerta,Kompyang Raka,Komang Astita,Wayan rai,Nyoman Windha,dan lainlain. H. Fungsi Musik 1. Sebagai Media Hiburan (Entertaiment) Masyarakat secara umum memahami musik sebagai kebutuhan hiburan.Dari belahan bumi mana pun,sebagian besar orang hanya memanfaatkannya hanya untuk sekedar pelepas lelah dalam rutinitas kehidupan sehari-hari.Radio,musik rekaman,film bioskop,televisi,dan internet memberikan ara yang mantap terhadap citra musik sebagai media hiburan. 2. Sebagai Media Pengobatan (Therapy) Kemungkinan orang tidak pernah mengira bahwa beberapa tabib Muslim pada abad ke-9 dan ke-10 telah menggunakan musik sebagai sarana penyenbuh penyakit, baik jasmani maupun rohani.Seorang filsuf,Al-Farabi (257-337) H/870-950 SM telah menulis risalah tentang pengobatan melalui musik Al-llaj fi Al Musiqa.Beethoven ,tanpa disadarinya,juga membuktikan bahwa musiknya menjadi alat penyembuhan penyakit jiwa bagi komposer yang kesepian karena ketuliaanya tersebut.