Anda di halaman 1dari 2

>>Metode garis merupakan suatu metode yang menggunakan cuplikan berupa garis.

Penggunaan metode ini pada vegetasi hutan sangat bergantung pada kompleksitas hutan tersebut. Dalam hal ini, apabila vegetasi sederhana maka garis yang digunakan akan semakin pendek. Untuk hutan, biasanya panjang garis yang digunakan sekitar 50 m-100 m. sedangkan untuk vegetasi semak belukar, garis yang digunakan cukup 5 m-10 m. Apabila metode ini digunakan pada vegetasi yang lebih sederhana, maka garis yang digunakan cukup 1 m (Syafei, 1990).

Tabel nilai kelas kerapatan dan kerimbunan (dominansi) menurut Miradan Puri (1954), Braun Blaunget (1932). Kelas Kerapatan Kerimbunan, antara lain : 1.Rapat sekali/dominan, tumbuhan menutupi 100% - 76% dari luas pot. 2. Rapat/kodomian, tumbuhan menutupi 75% - 51% dari luas pot. 3.Agak jarang, tumbuhan menutupi 50% - 26% dari luas pot. 4.Sedikit, tumbuhan menutupi 25% - 5% dari luas pot. 5.Sangat jarang, tumbuhan menutupi <5% dari luas pot. (Santoso,Bhima Wibawa.2009.Analisis Vegetasi.Jambi : Universitas Jambi)

Analisis kuantitatif, memberikan data komunitas yang berkenaan dengan jumlah dan ukuran komunitas. Pada analisis kuantitatif ada 3 parameter penting yang diukir dari satu komunitas: 1. Kekerapan (frekuensi), berkenaan dengan keseragaman/keteraturan sebaran dari suatu tumpukan dalam suatu komunitas. Kekerapan digambarkan dengan persentase kehadiran jenis tersebut dalam petak-petak contoh (plot). Frekuensi = Jumlah petak contoh yang ditempati suatu jenis Jumlah semua petak yang dibuat FR = Jumlah petak contoh yang ditempati suatu jenis X 100% Total frekuensi seluruh jenis 2. Kerapatan (densitas), merupakan jumlah individu suatu jenis yang terdapat dalam suatu area contoh. Densitas = Jumlah individu suatu jenis Luas area sampel

Densitas Relatif = Jumlah individu suatu jenis X 100% Total densitas seluruh jenis

3. Dominansi, merupakan luas tutupan atau penguasaan suatu jenis tumbuhan terhadap bidang dasar pada suatu komunitas. Dominansi dapat diukur dengan:

a.

Cover (kelindungan atau tutupan tajuk)

Dominansi = luas cover suatu jenis Luas area sampel

b.

Basal area, luas area dekat permukaan tanah yang dikuasai suatu jenis tumbuhan.

Dominansi = luas basal area suatu jenis X 100% Total dominansi seluruh jenis