Anda di halaman 1dari 6

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi mobile saat ini telah mencapai taraf yang sangat pesat jika dibandingkan dengan keadaan satu dekade lalu. Sejalan dengan perkembangan tersebut, keberadaan mobile device (HP, PDA) sudah semakin menyatu dengan kehidupan personal manusia. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah kemudahan seseorang untuk memperoleh data data posisi spasial orang lain. Hal ini dimungkinkan karena secara langsung ataupun tidak langsung mobile device yang diba!a oleh seseorang dapat menjadi sebuah pemancar keberadaan orang tersebut. Data spasial ini makin membuka jalan bagi teknologi mobile untuk selangkah lebih maju menjadi teknologi yang dapat mengerti manusia. Salah satu teknologi mobile yang memanfaatkan data spasial " ruang sebagai faktor penunjang utamanya adalah Location Based Service. 1.2. Permasalahan Sistem #$S memiliki fungsionalitas utama yaitu menunjukkan lokasi keberadaan seseorang dan mengirimkan informasi sesuai dengan lokasinya tersebut. %akalah ini bermaksud untuk menjelaskan bagaimana hubungan sistem #$S dengan Angle of Arri&al dapat menentukan posisi seseorang. 1.3. Tujuan %akalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hubungan sistem #$S dengan Angle of Arri&al untuk menentukan posisi seseorang. Selain itu tujuan makalah ini dibuat adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Perangkat $ergerak di jurusan 'eknik Sistem (omputer )ni&ersitas Diponegoro.

BAB II LBS DENGAN A A


2.1. L!"at#!n Base$ Ser%#"e Definisi location based service atau disingkat #$S adalah kemampuan untuk mencari lokasi geografis dari mobile device dan menyediakan layanan berdasarkan lokasi yang diperolehnya. (onsep #$S ini menghasilkan layanan informasi yang dapat dicocokkan dengan lokasi keberadaan calon penerima informasi. Hal ini menyebabkan peningkatan nilai informasi dikarenakan penerima dapat mengasosiasikan pengetahuan atau informasi yang didapat dengan keberadaannya. Peningkatan nilai informasi ini terkait secara erat dengan potensi nilai komersial bagi penyedia (provider) layanan #$S. Provider dapat menyediakan informasi secara instan pada saat konsumen memerlukan dan rele&an terhadap lokasi konsumen. Aspek instan akan menambah tingkat kenyamanan bagi konsumen dan meningkatkan peluang untuk menjadikan pengguna sebagai pelanggan setia. Sedangkan aspek rele&an terhadap lokasi konsumen dapat digunakan provider untuk melakukan marketing produk atau jasa. Provider dapat mengirim iklan atau pesan mengenai suatu produk yang memang terkait dengan lokasi keberadaan konsumen. *ontohnya adalah jika konsumen berada di supermarket, provider dapat memberikan informasi atau iklan mengenai diskon dari sebuah produk makanan. Marketing yang dilakukan pada targeted audience akan lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan marketing yang dilakukan pada mass audience. $erdasarkan manfaat manfaat di atas, seharusnya konsep #$S ini dapat dinikmati dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas. #$S dapat diklasifikasikan menjadi + jenis, yaitu local information, traffic and tracking information dan general services. Local information memungkinkan pengguna untuk mencari layanan di sekitar mereka. Traffic and tracking information berfokus kepada pelacakan aset atau manusia. Sedangkan general services tidak menyediakan informasi ke pengguna, namun menggunakan data lokasi pengguna. *ontoh dari general services ini antara lain layanan emergency. ,alaupun kondisi pengembangan #$S di -ndonesia masih sangat rendah, namun sudah terdapat implementasi dari local information yang bekerja di dunia nyata. Satu contoh aplikasi local information yang menerapkan konsep #$S di -ndonesia adalah layanan informasi .where am i. dan .I near you. yang dimiliki oleh salah satu penyedia layanan /S% di -ndonesia. #ayanan informasi .where am I. dapat memberikan informasi kepada pengguna tentang lokasi pengguna

dan juga dapat memberikan informasi lokasi dari pengguna lain dengan mekanisme tertentu. #ayanan informasi .I near you. dapat memberikan informasi seperti 0 A'%, 1estoran, SP$) yang paling dekat dengan lokasi pengguna. $eberapa hal yang perlu disadari adalah penerapan layanan #$S yang disebutkan di atas memiliki tiga kelemahan. Pertama, semua layanan berjalan diatas infrastruktur /S% dengan dukungan Base Tranceiver Station ($'S) yang tersebar di seluruh -ndonesia. Hal ini menyebabkan pengembangan aplikasi #$S menjadi sesuatu yang bersifat kompleks dan mahal. (edua, akibat terbatasnya kepemilikan $'S maka pengembangan aplikasi #$S menjadi monopoli dari operator /S%, secara tidak langsung hal ini menghambat perkembangan #$S di -ndonesia. Dan yang ketiga, sistem #$S dengan /S% kurang baik jika digunakan dalam ruang tertutup karena terbatasnya sinyal yang dapat diterima mobile device. Sebuah solusi baru perlu dimunculkan untuk memperbaiki kelemahan kelemahan di atas. Solusi ini nantinya harus cukup murah untuk diimplementasikan, berdasarkan pada teknologi yang telah beredar luas di masyarakat serta mampu diimplementasikan pada ruang tertutup. Penelitian ini akan mencoba untuk memunculkan sebuah solusi yang mampu menja!ab masalah masalah tersebut. Solusi yang coba dimunculkan adalah sebuah sistem #$S yang dapat bekerja di dalam ruangan dan menggunakan teknologi $luetooth untuk melakukan pertukaran data dan sekaligus sebagai alat untuk memperoleh data spasial dari keberadaan seseorang. Penggunaan $luetooth akan memungkinkan sistem #$S untuk diterapkan dalam ruangan karena $luetooth memiliki dimensi fisik yang kecil. (arena bentuk fisiknya yang kecil, sensor $luetooth dapat disusun membentuk sebuah grid yang melingkupi seluruh ruangan dalam gedung tertutup. Dari sisi ketersediaan dan harganya, sebagian besar telepon seluler (ponsel) yang diluncurkan di pasaran memiliki teknologi $luetooth dengan harga yang relatif terjangkau. Dan dari perkiraan penulis, untuk masa yang akan mendatang teknologi $luetooth ini akan menjadi standar untuk seluruh ponsel yang berada di pasaran. 2.2. LBS & Angle !' Arr#%al (A!A) Sudut kedatangan (AoA 2 Angle of Ari&al) adalah suatu metode pengukuran untuk menentukan arah propagasi dari insiden gelombang frekuensi radio pada antena array. AoA menentukan arah dengan mengukur Perbedaan ,aktu (edatangan ('D3A 2 'ime Difference of Arri&al) pada elemen elemen indi&idual dari array dari penundaan ini AoA dapat dihitung. )mumnya pengukuran 'D3A dibuat dengan mengukur perbedaan fase diterima di setiap elemen dalam array antena. Hal ini dapat dianggap sebagai beamforming secara terbalik. Dalam beamforming, sinyal dari setiap elemen tertunda berat beberapa 4mengarahkan. gain dari antena array. Di AoA, keterlambatan kedatangan di setiap elemen diukur secara langsung dan dikon&ersi ke pengukuran AoA. Perhatikan, misalnya, dua elemen array ditempatkan terpisah oleh satu setengah panjang gelombang dari gelombang 15 masuk. 6ika gelombang insiden pada array di boresight, ia akan tiba di setiap antena secara bersamaan. -ni akan menghasilkan 78

fase perbedaan yang diukur antara dua elemen antena, setara dengan 78 AoA. 6ika gelombang insiden pada array disebar, maka 9:78 perbedaan fasa akan diukur antara elemen, sesuai dengan ;78 AoA. Sebuah aplikasi pemanfaatan AoA adalah geolocation dari ponsel. 'ujuannya adalah baik untuk mematuhi peraturan yang membutuhkan sistem sel untuk melaporkan lokasi ponsel dengan melakukan panggilan keadaan darurat (misalnya, ;99) atau untuk menyediakan layanan khusus untuk memberitahu lokasi dimana si pemba!a ponsel tersebut. $eberapa penerima pada base station akan menghitung AoA dari sinyal ponsel, dan informasi ini akan digabungkan untuk menentukan lokasi di bumi.

Gam*ar 1. Pengambilan lokasi dengan AoA

AoA umumnya digunakan untuk menemukan lokasi stasiun radio bajak laut atau pun militer pemancar radio. Dalam kapal selam akustik, AoA adalah metode untuk melokalisasi objek dengan aktif atau pasif mulai. Dalam optik, AoA dianggap dari perspektif interferometri. 2.3. Angle !' Arr#%al $engan +eman'aatkan GPS Dengan menggunakan antena dengan karakteristik arah, sudut kedatangan (AoA) di perangkat mobile dapat dideteksi. (arena perangkat mobile bergerak ini sangat tidak tepat, (emungkinan lain adalah bah!a $'S banyak memiliki antena segmen (biasanya < =) yang membagi circumcircle base station di segmen ;7, 9<7 atau 9:7 derajat. Saat ini teknologi posisi dengan sistem AoA sudah umum digunakan dalam pemanfaatan /PS karena posisi disebutkan dan die&aluasi dengan menggunakan cell I! dari stasiun base transcei&er terdekat, dengan menggunakan metode jaringan. Dimana /PS memberikan posisi yang sangat akurat (akurasi sampai >m) sedangkan cell I! memberikan posisi yang sangat kasar (akurasi antara 977m sampai km). 'erutama /PS sekarang menggunakan metode posisi terbuka. )ntuk mendapatkan posisi dalam ruangan dapat dilakukan dengan akurasi yang tinggi, sedangkan untuk di tempat tertutup seperti di dalam ruangan, lokalisasi berdasarkan metode teknologi ,#A? atau $luetooth harus diterapkan untuk mendapatkan akurasi yang lebih akurat.

Gam*ar 2. #okalisasi berdasarkan /PS ("etwork Positioning#

BAB III PENUTUP


3.1. ,es#m-ulan 9. #$S (Location Based Service# merupakan kemampuan untuk mencari lokasi geografis dari mobile device dan menyediakan layanan berdasarkan lokasi yang diperolehnya. (onsep #$S ini menghasilkan layanan informasi yang dapat dicocokkan dengan lokasi keberadaan calon penerima informasi. <. Sudut kedatangan (AoA 2 Angle of Ari&al) adalah suatu metode pengukuran untuk menentukan arah propagasi dari insiden gelombang frekuensi radio pada antena array. AoA menentukan arah dengan mengukur Perbedaan ,aktu (edatangan ('D3A 2 'ime Difference of Arri&al) pada elemen elemen indi&idual dari array. 3. Saat ini teknologi posisi dengan sistem AoA sudah umum digunakan dalam pemanfaatan /PS karena posisi disebutkan dan die&aluasi dengan menggunakan cell I! dari stasiun base transcei&er terdekat, dengan menggunakan metode jaringan.

DA.TA/ PUSTA,A
9. <. +. http0""en.!ikipedia.org"!iki"#ocation based@ser&ice http0""!!!.lontar.ui.ac.id"fileAfileBdigital"9<=<>< S( >C9 -mplementasi D<7location Pendahuluan.pdf http0""!!!.e cartouche.ch"content@reg"cartouche"#$Stech"en"html"#$Stech)<@poslabel9.html