Anda di halaman 1dari 6

DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KESEHATAN

Jamal Zaini
Residen, Departemen Pulmonologi & Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Pusat Respirasi Nasional RS Persahabatan, akarta !raduate Student, Dept o" Respirator# $n%olog# & &ole%ular &edi%ine, Institute Development, 'ging & (an%er, )ohoku Universit#, Sendai* +,mail - .amal*/aini0gmail*%om

1.

Pendahuluan

Polusi udara perkotaan diperkirakan memberi kontribusi bagi 122*222 kematian tiap tahun 345$/UN+P6* Saat ini ban#ak negara berkembang menghadapi masalah polusi udara #ang .auh lebih serius dibandingkan negara ma.u* (ontoh klasik pengaruh polusi udara terhadap kesehatan dapat dilihat pada kota,kota di negara ma.u seperti &euse 7alle#, 8elgia tahun 9:;2< Donora, Penns#lvania tahun 9:=1< dan >ondon, Inggris tahun 9:?@< di mana ter.adi peningkatan angka kematian 3mortalitas6 dan kesakitan 3morbiditas6 akibat polusi udara #ang berakibat pada penurunan produktivitas dan peningkatan pembia#aan kesehatan* $leh sebab itu polusi udara .uga merupakan salah satu masalah kesehatan mas#arakat #ang %ukup penting*

Di Indonesia, kendaraan bermotor merupakan sumber utama polusi udara di perkotaan* &enurut 4orld 8ank, dalam kurun Aaktu B tahun se.ak 9::? hingga @229 terdapat pertumbuhan .umlah kendaraan bermotor di Indonesia sebesar hampir 922C* Sebagian besar kendaraan bermotor itu menghasilkan emisi gas buang #ang buruk, baik akibat peraAatan #ang kurang memadai ataupun dari penggunaan bahan bakar dengan kualitas kurang baik 3misal- kadar timbal/Pb #ang tinggi6 * 4orld 8ank .uga menempatkan akarta men.adi salah satu kota dengan kadar polutan/partikulat tertinggi setelah 8ei.ing, NeA Delhi dan &eDi%o (it#* Polusi udara #ang ter.adi sangat berpotensi menggangu kesehatan* &enurut perhitungan kasar dari 4orld 8ank tahun 9::= dengan mengambil %ontoh kasus kota akarta, .ika konsentrasi partikulat 3P&6 dapat diturunkan sesuai standar 45$, diperkirakan akan ter.adi penurunan tiap tahunn#a- 9=22 kasus kematian ba#i prematur< @222 kasus raAat di RS, =:*222 kun.ungan ke gaAat darurat< B22*222 serangan asma< 9@=*222 kasus bron%hitis pada anak< ;9 .uta ge.ala pen#akit saluran pernapasan serta peningkatan e"isiensi E*B .uta hari ker.a #ang hilang akibat pen#akit saluran pernapasan , suatu .umlah #ang sangat signi"ikan dari sudut pandang kesehatan mas#arakat* Dari sisi ekonomi pembia#aan kesehatan 3health cost6 akibat polusi udara di akarta diperkirakan men%apai hampir @@2 .uta dolar pada tahun 9:::*

2.

Polu i Uda!a

Polusi udara berasal dari berbagai sumber, dengan hasil pembakaran bahan bakar "osil merupakan sumber utama* (ontoh sederhana adalah pembakaran mesin diesel #ang dapat menghasilkan partikulat 3P&6, nitrogen oksida, dan precursor o/on #ang semuan#a merupakan polutan berbaha#a* Polutan #ang ada diudara dapat berupa gas 3misal S$@, N$D, ($, Volatile Organic Compounds6 ataupun partikulat* Polutan berupa partikulat tersuspensi, disebut .uga P& 3Particulate Matter6 merupakan salah satu komponen penting terkait dengan pengaruhn#a terhadap kesehatan* P& dapat diklasi"ikasikan men.adi ;< #aitu coarse P& 3P& kasar atau P&@,?, 926 berukuran @,?,92 Fm, bersumber dari abrasi tanah, debu .alan 3debu dari ban atau kampas rem6, ataupun akibat agregasi partikel sisa pembakaran* Partikel seukuran ini dapat masuk dan terdeposit di saluran pernapasan utama pada paru 3trakheobronkial6< sedangkan fine P& 3G@,? Fm6 dan ultrafine 3G2,9 Fm6 berasal dari pembakaran bahan bakar "osil dan dapat dengan mudah terdeposit dalam unit terke%il saluran napas 3alveoli6 bahkan dapat masuk ke sirkulasi darah sistemik* Klasi"ikasi berdasar ukuran ini .uga terkait dengan akibat buruk partikel tersebut terhadap kesehatan sehingga 45$ dan .uga US +nvironmental Prote%tion 'gen%# menetapkan standar P& dan polutan lain untuk digunakan sebagai dasar re"erensi 3)abel 96*

)abel 9* Standar polutan udara menurut +P'

Pollu"an P&92 3Fg/m;6 P&@,? 3Fg/m;6 $/one 3ppm6 N$@ 3ppm6 S$@ 3ppm6

#a$"u 9?2 3/@=.am6 B? 3/@= .am6 2*9@ 3/9.am6

?2 3/tahun6 9? 3/tahun6 2*21 3/1 .am6 2*2?; 3/tahun6

2*9= 3/@= .am6

2*2; 3/tahun6

%.

Me$ani me "e!&adin'a (an((uan $e eha"an a$i)a" *olu i uda!a e+a!a umum

+"ek #ang ditimbulkan oleh polutan tergantung dari besarn#a pa.anan 3terkait dosis/kadarn#a di udara dan lama/Aaktu pa.anan6 dan .uga "aktor kerentanan host 3individu6 #ang bersangkutan 3misal- e"ek buruk lebih mudah ter.adi pada anak, individu pengidap pen#akit .antung,pembuluh darah dan pernapasan, serta penderita diabetes melitus6* Pa.anan polutan udara dapat mengenai bagian tubuh manapun, dan tidak terbatas pada inhalasi ke saluran pernapasan sa.a* Sebagai %ontoh, pengaruh polutan udara .uga dapat menimbulkan iritasi pada kulit dan mata* Namun demikian, sebagian besar penelitian polusi udara ter"okus pada e"ek akibat inhalasi/terhirup melalui saluran pernapasan mengingat saluran napas merupakan pintu utama masukn#a polutan udara kedalam tubuh* Selain "aktor /at akti" #ang dibaAa oleh polutan tersebut, ukuran polutan .uga menentukan lokasi anatomis ter.adin#a deposit polutan dan .uga e"ekn#a terhadap .aringan sekitar* Fine P& 3G9 Fm6 dapat dengan mudah terserap masuk ke pembuluh darah sistemik* Indikator akibat pa.anan .angka pendek dan .angka pan.ang polutan terhadap kesehatan dapat dilihat pada )abel @*

8erikut ini beberapa mekanisme biologis bagaimana polutan udara men%etuskan ge.ala pen#akit9* )imbuln#a reaksi radang/in"lamasi pada paru, misaln#a akibat P& atau o/on* @* )erbentukn#a radikal bebas/stres oksidati", misaln#a P'53 polyaromatic hydrocarbons6* ;* &odi"ikasi ikatan kovalen terhadap protein penting intraselular seperti en/im,en/im #ang beker.a dalam tubuh* =* Komponen biologis #ang menginduksi in"lamasi/peradangan dan gangguan s#stem imunitas tubuh, misaln#a golongan glukan dan endotoksin* ?* Stimulasi sistem sara" otonom dan nosioreseptor #ang mengatur ker.a .antung dan saluran napas* B* +"ek adjuvant 3tidak se%ara langsung mengakti"kan sistem imun6 terhadap sistem imunitas tubuh, misaln#a logam golongan transisi dan D+P/ diesel exhaust particulate. E* +"ek procoagulant #ang dapat menggangu sirkulasi darah dan memudahkan pen#ebaran polutan ke seluruh tubuh, misaln#a ultrafine P&* 1* &enurunkan sistem pertahanan tubuh normal 3misal- dengan menekan "ungsi alveolar makro"ag pada paru6*

)abel @* Pengaruh polusi udara terhadap kesehatan .angka pendek dan .angka pan.ang

Pa.anan .angka pendek , PeraAatan di rumah sakit, kun.ungan ke Unit !aAat Darurat atau kun.ungan rutin dokter, akibat pen#akit #ang terkait dengan respirasi 3pernapasan6 dan kardiovaskular* , , , 8erkurangn#a aktivitas harian akibat sakit umlah absensi 3peker.aan ataupun sekolah6 !e.ala akut 3batuk, sesak, in"eksi saluran pernapasan6

, Perubahan "isiologis 3seperti "ungsi paru dan tekanan darah6 Pa.anan .angka pan.ang

, ,

Kematian akibat pen#akit respirasi/pernapasan dan kardiovaskular &eningkatn#a Insiden dan prevalensi pen#akit paru kronik 3asma, pen#akit paru osbtrukti" kronis6 !angguan pertumbuhan dan perkembangan .anin Kanker
Sumber- 45$ dan ')S 3'meri%an )hora%i% So%iet#6 @22?

, ,

,.

Polu"an uda!a *e i-i$ 'an( )an'a$ )e!*en(a!uh "e!hada* $e eha"an

=*9* Particulate Matter 3P&6 Penelitian epidemiologis pada manusia dan model pada heAan menun.ukan P& 92 3termasuk di dalamn#a partikulat #ang berasal dari diesel/D+P6 memiliki potensi besar merusak .aringan tubuh* Data epidemiologis menun.ukan peningkatan kematian serta eksaserbasi/serangan #ang membutuhkan peraAatan rumah sakit tidak han#a pada penderita pen#akit paru 3asma, pen#akit paru obstrukti" kronis, pneumonia6, namun .uga pada pasien dengan pen#akit kardiovaskular/.antung dan diabetes* 'nak,anak dan orang tua sangat rentan terhadap pengaruh partikulat/polutan ini, sehingga pada daerah dengan kepadatan lalu lintas/polusi udara #ang tinggi biasan#a morbiditas pen#akit pernapasan 3pada anak dan lan.ut usia6 dan pen#akit .antung/kardiovaskular 3pada lansia6 meningkat signi"ikan* Penelitian lan.utan pada heAan menun.ukan bahAa P& dapat memi%u in"lamasi paru dan sistemik serta menimbulkan kerusakan pada endotel pembuluh darah 3vascular endothelial dysfunction) #ang memi%u proses atheroskelosis dan in"ark miokard/serangan .antung koroner* Pa.anan lebih besar dalam .angka pan.ang .uga dapat memi%u terbentukn#a kanker 3paru ataupun leukemia6 dan kematian pada .anin* Penelitian terbaru dengan follo up hampir 99 tahun menun.ukan bahAa pa.anan polutan 3termasuk P&926 .uga dapat mengurangi "ungsi paru bahkan pada populasi normal di mana belum ter.adi ge.ala pernapasan #ang mengganggu aktivitas*

=*@* $/on $/on merupakan oksidan "otokimia penting dalam tro"os"er* )erbentuk akibat reaksi "otokimia dengan bantuan polutan lain seperti N$D, dan Volatile organic compounds* Pa.anan .angka pendek/akut dapat menginduksi in"lamasi/peradangan pada paru dan menggangu "ungsi pertahanan paru dan kardiovaskular* Pa.anan .angka pan.ang dapat menginduksi ter.adin#a asma, bahkan "ibrosis paru* Penelitian epidemiologis pada manusia menun.ukan pa.anan o/on #ang tinggi dapat meningkatkan .umlah eksaserbasi/serangan asma*

=*;* N$D dan S$D N$D dan S$D merupakan co!pollutants #ang .uga %ukup penting* )erbentuk salah satun#a dari pembakaran #ang kurang sempurna bahan bakar "osil* Penelitian epidemologi menun.ukan

pa.anan N$@,S$@ dan ($ meningkatkan kematian/mortalitas akibat pen#akit kardio,pulmoner 3.antung dan paru6 serta meningkatkan angka peraAatan rumah sakit akibat pen#akit,pen#akit tersebut*

..

Penu"u*

Polusi udara dan dampakn#a terhadap kesehatan merupakan masalah n#ata terkait dengan urbanisasi/pembangunan* Untuk mengurangi pengaruh polusi udara tergadap kesehatan, pengurangan sumber polutan sudah pasti harus merupakan target utama .angka pan.ang baik dengan peman"aatan teknologi maupun regulasi pemerintah* Namun demikian, untuk .angka pendek, mengurangi pa.anan individual merupakan salah satu %ara #ang cost!effective* Pengurangan pa.anan se%ara makro dapat dilakukan misaln#a dengan pemberlakuan /ona khusus kendaraan bermotor ataupun penentuan lokalisasi industri* Se%ara mikro misaln#a dengan memperbaiki ventilasi/sirkulasi udara di tempat tinggal/ker.a ataupun memberikan pendidikan/in"ormasi bagi populasi #ang rentan agar mengurangi pa.anan tersebut serta meningkatkan da#a tahan tubuh*

/.

Da-"a! Pu "a$a

9*

'meri%an )hora%i% So%iet#* 4hat %onstitutes and adverse health e""e%t o" air pollutionH 'm Respir(rit (are &ed @222<9B9-BB?IE;* 'ir Pollution and (ardiovas%ular Disease- ' Statement "or 5ealth%are Pro"essionals From the +Dpert Panel on Population and Prevention S%ien%e o" 'meri%an 5eart 'sso%iation* (ir%ulation @22=<92:<@B??,@BE9 8hatnagar '* +nvironmental (ardiolog#- Stud#ing &e%hanisti% >inks 8etAeen Pollution and 5eart Disease* (ir%* Res* @22B<::-B:@,E2?* 5olguin F* )ra""i% related eDposures and lung "un%tion in adult* )horaD @22E<B@-1;E,1* errett &* Does tra""i%,related air pollution %ontribute to respirator# diseases "ormation in %hildrenH +ur Respir @22E<@:-1@?IB* >ippmann &* 5ealth +""e%ts o" 'irborne Parti%ulate &atter* N +ngl &ed @22E<;?E-@;*

@*

;*

=* ?*

B* E*

Napitupulu >, Resosudarmo 8P* 5ealth and +%onomi% Impa%t o" 'ir Pollution in akarta* +%onomi% Re%ord @22=<12-s9-sB?,E? Nel '* 'tmosphere* 'ir PollutionIRelated Illness- +""e%ts o" Parti%les* S%ien%e @22?<;21-12=,B* $stro, 8* 9::= +stimating 5ealth +""e%ts o" 'ir Pollutants- ' &ethodolog# Aith an 'ppli%ation to akarta* Poli%# Resear%h 4orking Paper 9;29* 4ashington, D*(* the 4orld 8ank

1* :*

92* 45$ Regional $""i%e "or +urope* 'ir Jualit# guidelines "or +urope, @nd ed* (openhagen, @22? 345$ Regional Publi%ations, +uropean Series6*

99* AAA*Aho*int '%%essed on Februar# 9:, @221 9@* AAA*epa*gov '%%essed on Februar# 9:, @221 9;* AAA*Aorldbank*org '%%essed on Februar# 9:, @221