Anda di halaman 1dari 15

MAAG

Untuk memenuhi Tugas karya ilmiah bahasa indonesia

Disusun oleh : Nama : Kurnia Sari Ambari Nim : P27220011 033 Kelas : 1A

D III KEPERAWATAN REGULER POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA 2011/2012

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Banyak orang di zaman sekarang ini mempunyai aktifitas yang sangat padat dari anak-anak sampai orang dewasa dengan berbagai kegiatannya, mereka lupa bahkan menggabaikan hal satu ini yaitu makan. Mungkin bukan hal yang penting bagi mereka tetapi bisa menghambat aktifitas sebab apabila tidak menjaga pola makan akan timbul penyakit maag. Tidak ada asupan nutrisi dan vitamin yang masuk padahal aktifitas banyak, menyebabkan tidak ada keseimbangan di dalam tubuh. Penyakit maag bukanlah penyakit yang berbahaya jika dibanding penyakit yang lainnya seperti kanker. Tetapi penyakit yang bisa mengundang berbagai penyakit lain datang jika tidak ditangani dengan serius dan diobati. Jumlah penderitanya semakin hari juga bertambah tanpa pandang bulu. Sekarang ini sebagian besar remaja juga anak-anak sudah pernah menderita penyakit maag. Tidak hanya soal makan yang telat tetapi tren anak muda yang ingin langsing seperti artis idolanya atau malu jika badan gendut takut tidak punya teman bahakan dicemooh orang-orang sekitar, jadi mereka melakukan diet yang ketat dengan makan cuma satu kali mungkin tidak makan. Diet yang salah akan menimbulkan penyakit maag sebab lambung dibiarkan kosong sedangkan lambung terus bekerja walaupun tidak akan makanan membuat perut terasa perih.

B. Rumusan masalah a. Apa yang dimaksud penyakit maag? b. Apa saja jenis-jenis penyakit maag? c. Apa penyebab penyakit maag? d. Apa akibat bahaya dari penyakit maag? e. Bagaimana cara mengatasi penyakit maag?

C. Tujuan Penulisan a. Untuk mengetahui penyakit maag. b. Untuk mengetahui jenis-jenis penyakit maag c. Untuk mengetahui penyebab penyakit maag. d. Untuk mengetahui bahaya dari penyakit maag. e. Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi penyakit maag.

D. Manfaat a. Agar penulis dapat mengetahui tentang penyakit maag. b. Agar didalam dunia kesehatan dapat memajukan perkembangan penanggulangan penyakit maag dan cara pengobatan. c. Agar para pembaca dapat mengerti tentang bahaya penyakit maag dan menjaga pola hidup sehat.

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Penyakit Maag Sakit maag sering orang menyebut radang lambung atau dalam bahasa ilmiah Gastritis atau Dispepsia sering menyerang orang tanpa pandang bulu. Penyakit maag adalah kondisi medis di mana terjadi pembengkakan, peradangan atau iritasi pada lapisan lambung. Penyakit ini pada umumnya menyerang secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun ada kalanya juga merupakan bagian dari sebuah penyakit medis yang serius dan berlangsung cukup lama. Secara sederhana definisi maag atau gastritis adalah proses inflamasi pada mukosa dan submukosa lambung. Gastritis merupakan gangguan kesehatan yang paling sering dijumpai di klinik, karena diagnosisnya sering hanya berdasarkan gejala klinik bukan pemeriksaan histopalologi (Sudoyo dkk,2010:509). Lambung merupakan tempat terjadinya proses pencernaan makanan yang masuk ke tubuh kita. Di lambung tersebut terdapat banyak enzim-enzim pencernaan seperti pepsin dan asam lambung. Ada juga mucus atau lender yang berfungsi sebagai pelindung dinding lambung. Jika keseimbangan enzim yang terdapat di lambung tersebut terganggu akan menyebabkan gastritis atau sakit lambung yang biasa kita sebut dengan sakit maag.

Kelebihan asam lambung yang berlarut-larut atau berulang-ulang merupakan tanda peringatan untuk borok lambung atau usus. Borok lambung atau usus sendiri merupakan luka menahun pada lambung atau usus halus. Penyakit ini dapat diketahui dengan adanya rasa nyeri yang menahun dan kadang-kadang menusuk pada ulu hati. Sering kali rasa nyeri berkurang setelah penderita makan atau minum susu. Namun jika penderita terlambat makan 2 atau 3 jam, makan makanan berlemak dan pedas, atau meminum alkohol, serangan nyeri akan menghebat. Kerja lambung yang tidak sesuai dengan semestinya akan mengakibatkan gangguan pada lambung manusia dan bisa berakibat fatal jika dibiarkan terus menerus.

B. Jenis-Jenis Penyakit Maag

Umumnya masyarakat hanya mengetahui penyakit maag saja tetapi penyakit maag juga mempunyai jenis-jenisnya. Rasa yang tidak nyaman di daerah ulu hati biasanya dirasakan oleh penderita Maag. Dengan rasa nyeri, perih, serta keluhan lain seperti mual, kembung, cepat kenyang, merasa penuh, sampai muntah-muntah. Kadang jika rasa nyeri itu begitu hebatnya, sampai terasa sakit tembus ke tubuh bagian belakang. Umumnya kondisi ini dikenal oleh kalangan medis sebagai sindrom dengan sebutan dispepsia. Menurut dr. Ari Fahrial Syam, SpPD, MMB dari Departemen Penyakit Dalam Divisi Gastroenterologi RSUPN Cipto Mangunkusumo, dispepsia atau maag terbagi dalam tiga kelompok Yaitu :

1.

Tipe Ulkus Pada ulkus penderita akan merasa nyeri di daerah ulu hati sampai tembus ke tubuh bagian belakang. Serangannya terjadi di malam hari. Biasanya rasa nyeri ini hilang setelah makan, tapi kemudian bisa nyeri lagi.

2.

Tipe Dismotilitas Tipe dismotilitas lebih menonjol gejala kembungnya, rasa penuh pada perut, cepat kenyang, dan mual

3.

Tipe Campuran Tipe campuran ada rasa nyeri dan kembung.

4.

Tipe Gastroesofageal Reflux Disease (GERD) Gastroesofageal Reflux Disease (GERD) pasien akan merasakan panas di daerah dada seperti terbakar. Selain itu ia akan merasa ada asam naik sehingga mulut terasa pahit.(dalam Abdullah,2009)

Ternyata maag bukan penyakit yang sederhana, ada berbagai tipe dengan gejalanya masing-masing. Harus diperhatikan juga penderita dengan keluhan-keluhan sakit maag belum tentu bersumber dari lambungnya. Misalnya pada seseorang yang ada batu di empedu, ada kalanya keluhan berupa mual atau kembung.

Sehingga orang yang merasakan sakit maag belum tentu masalah sakitnya bersumber pada lambung atau organ pencernaan lain. Jadi kalau ada penderita maag kronis kemudian minum obat yang ada di pasaran lalu sembuh, mungkin suatu saat dia harus kontrol penyakitnya ke dokter.

C. Penyebab Penyakit Maag Mungkin orang beranggapan penyakit maag sebuah penyakit yang ringan saja tetapi penyakit yang yang menyerang bagian lambung ini mempunyai penyebab yang harus diketahui, Adapun penyebab penyakit maag antara lain sebagai berikut : 1. Pola makan yang tidak teratur, gaya hidup yang tidak sehat, stres dan jam tidur yang tidak baik. Selain itu Merokok, meminum kopi dalam takaran yang banyak juga berulang-ulang dan meminum minuman beralkohol. 2. Bakteri Penyebab Penyakit Maag Selain karena pola makan yang tidak teratur ternyata penyebab lain dari timbulnya penyakit Maag dikarenakan oleh bakteri. Dalam keadaan tidak aktif, makhluk ini berubah bentuk menjadi cocoid yang berlindung dalam kapsulnya. Bakteri ini memerlukan urea (hasil akhir utama dari metabolisme protein mamalia) serta hemin (pigmen merah dalam darah) untuk berkembang biak. Ternyata hanya sel-sel jaringan mukus dalam lambung yang dapat menyimpan nutrisi esensial ini. Tentunya kalau tidak dibasmi akan tumbuh subur dan bisa bertahan hidup sampai puluhan tahun dalam lambung manusia sambil menggegoroti daerah di sekitar lambung. Karena lambung tempat hidup paling nyaman baginya, bakteri tidak bermigrasi ke organ pencernaan lain seperti usus besar, esofagus.

Penyakit yang diakibatkan oleh bakteri ini tidak bedanya dengan penderita sakit maag biasa. Yakni mual kembung dan nyeri. Hanya bedanya berulang kali penyakitnya kambuh. Pada kasus terparah bisa sampai mengakibatkan muntah dan berak darah.Bakteri ini dapat berpindah melalui ludah dan masuk ke mulut. Misalnya penggunaan gelas, sendok, atau piring makan secara bersama-sama. Karena kurang higienis makanan bisa terkontaminasi fases yang mengandung bakteri itu. Penyakit maag memang merupakan penyakit umum yang biasanya dapat

disembuhkan dengan obat jenis antasid. 3. Penyebab Maag yang tertinggi adalah Stress Asam lambung akan meninggkat jika seseorang mengalami stress, sehingga jika ada luka yang dalam, tentunya peningkatan asam lambung akan memperhebat keluhannya. Maag sering dianggap penyakit biasa-biasa saja karena mudah sembuh dengan obat. Jika terkontrol dengan baik, maag dapat sembuh total. Selain penyebab penyakit maag diatas masih ada penyebab lain penyakit maag atau gastritis yaitu: ( 1. Gastritis Bakterialis Akibat dari infeksi oleh Helicobakteri Pylori (bakteri yang tumbuh di Dalam sel lender di lapisan lambung). Tidak ada bakteri lainnya yang dalam keadaan normal tumbuh di dalam lambung yang bersifat asam, tetapi jika lambung tidak menghasilkan asam, berbagai bakteri bisa

tumbuh di lambung. Bakteri ini bisa menyebabkan gastritis menetap atau gastritis sementara. 2. Gastritis karena stress akut merupakan jenis gastritis yang paling berat, yang disebabkan oleh penyakit berat atau trauma (cedera) yang terjadi secara tiba-tiba. Cederanya sendiri mungkin tidak mengenai lambung, seperti yang terjadi pada luka bakar yang luas atau cedera yang menyebabkan perdarahan hebat. 3. Gastritis Erosive Kronis Bisa merupakan akibat dari: a. Bahan iritan seperti obat-obatan terutama aspirin dan obat peradangan non steroid lainnya. b. Penyakit Crohn. c. Infeksi virus dan bakteri. Gastritis ini terjadi secara perlahan pada orang-orang yang sehat, bisa disertai dengan pendarahan atau pembentukan Ulkus ( borok luka terbuka), paling sering terjadi pada Alkoholik. 4. Gastritis virus atau jamur bisa terjadi pada penderita penyakit menahun atau penderita yang mengalami gangguan sistem kekebalan. 5. Gastritis Eosinofilik terjadi sebagai akibat dari reaksi alergi terhadap infestasi cacing gelang. Eosinofil (sel darah putih) terkumpul di dinding lambung.

6. Gastritis Atrofik Terjadi jika antibody menyerang lapisan lambung sehingga lapisan lambung menjadi sangat tipis dan kehilangan sebagian atau seluruh selnya yang menghasilkan asam dan enzim. Keadaan ini biasanya terjadi pada usia lanjut. Gastritis ini juga cenderung terjadi pada orang-orang yang sebagian lambungnya telah diangkat (menjalani pembedahan gastrektomi parsial). Gastritis atrofik bisa menyebabkan anemia pernisiosa karena mempengaruhi penyerapan vitamin B12 dari makanan. 7. Gastritis Maniere Merupakan jenis Gastritis yang penyebabnya tidak diketahui. Dinding lambung menjadi tebal, lipatannya melebar, kelenjarnya membesar, dan memiliki kista yang terisi cairan. Sekitar 10% penderita ini menderita kanker lambung. 8. Gastritis Sel Plasma Gastritis sel plasma penyebabnya tidak diketahui. Sel plasma (salah satu jenis sel darah putih) terkumpul di dalam dinding lambung dan organ lainnya.

D. Bahaya Penyakit Maag Orang sering sekali acuh dengan penyakit ini mungkin orang berfikir tidak lebih bahaya seperti penyakit kanker,diabetes dan masih banyak lagi, tapi jangan pernah menyepelekan yang namanya penyakit sekecil apapun penyakit

itu kalau tidak ditangani dengan serius bisa menjadi bencana bagi tubuh seseorang dan bisa berakibat fatal.

Di Indonesia atau luar negeri menunjukkan bahwa keluhan penyakit maag fungsional paling banyak ditemui, yaitu mencapai 70-80 persen dari seluruh kasus. Apabila seseorang menderita penyakit maag ringan tetapi tidak diobati bahkan hanya dibiarkan saja akan menjadi maag sedang. Selanjutnya bisa menjadi maag kronis yang intensitasnya sudah parah dibanding maag biasa. Hal paling buruk yaitu kanker lambung menyerang tubuh penderita maag.

Menurut Ari Fachrial Syam SpPD KGEH HMMB Sakit maag juga bisa menjadi salah satu gejala kanker lambung. Sakit maag yang berulang kali dan tidak sembuh walaupun sudah diobati, lebih baik segera diperiksakan ke dokter. Menjaga kesehatan lambung bukan saja untuk menghindari penyakit maag, tetapi merupakan investasi jangka panjang terutama menghindari kanker lambung. Pencegahan ini bisa dilakukan dengan memulai pola makan yang sehat.(dalam Novie,2010)

E. Cara Mengatasi Penyakit Maag Seseorang apabila sudah terkena penyakit maag biasanya lama sembuhnya atau tidak sembuh tak jarang hanya dibiarkan saja. Suatu penyakit harus diobati sebab suatu penyakit jika terlalu lama dibiarkan akan berbahaya bagi tubuh si penderita mungkin lambung akan membusuk bisa menjadi

kanker lambung dan bisa merenggut nyawa seseorang. Berikut ini beberapa cara menghindari penyakit Maag: a. Jangan makan yang pedas dan asam karena merangsang perut. b. Hindari makanan dan minuman yang meningkatkan asam lambung seperti kopi, papermint, susu, tomat, coklat, kacang, alkohol. c. Menghindari minuman dingin sebab minuman dingin

mengnonaktifkan enzim pencernaan. d. Makan dengan teratur, secukupnya, cuci tangan sebelum makan dan jangan jajan di sembarang tempat. e. Jangan banyak pikiran berakibat stress. Zaman yang sudah modern ini kita tidak perlu repot lagi tentang pengobatan tinggal pergi kerumah sakit dan akan diberi obat oleh dokter. Kalau takut efek samping dari obat maag sebaiknya menggunakan obat alami atau herbal yang banyak ditawarkan di masyarakat sekarang ini. Salah satu resep tradisional yang sudah manjur menyembuhkan penyakit maag, kunyit diparut dan diambil sarinya selanjutnya tuangkan satu sendok madu kemudian campur keduanya dengan kuning telur ayam kampung. Minum resep tradisional ini setiap hari sebelum tidur, minum secara teratur sampai merasa benar-benar sembuh, dari pengalaman sebelumnya dengan meminum resep ini dalam sebulan penyakit maag bisa sembuh. (dalam Fathan,2011)

Tetapi lebih baik lagi menjaga pola hidup sehat dari sekarang dengan mengatur pola makan. Seperti orang-orang bilang lebih baik mencegah daripada mengobati.

BAB III PENUTUP Penyakit maag bisa dibilang bukan penyakit yang berbahaya seperti kanker, diabetes, stroke dan masih banyak lagi tetapi penyakit yang menyerang lambung ini bisa menjadi berbahaya jika dibiarkan saja.

DAFTAR PUSTAKA Abdullah, Fahmi.2009. Maag,(online), (http://fahmi-abdullah.blogspot.com/ 2009 /05/ maag.html, diakses 26 November 2011). Fathan.2011.Obat Tradisional Sakit Maag,(online), (http://islamwiki.blogspot. com /2011/02/obat-tradisional-sakit-maag.html, diakses 26 November 2011). Novie.2010.Bahaya Sakit Maag Salah Satu Gejala Kanker Lambung,(online), (http://novie.blogspot.com/2010/07/ bahay-sakit-maag-salah-satu-gejalakanker- lambung.html, diakses 26 November 2011) Sudoyo, Aruw. Dkk.2010. Buku Ajar Penyakit Dalam, Jakarta: Internal Publising.