Anda di halaman 1dari 17

HIV (Human imunodeficiency virus)

Penyusun : Fatimah Jufria Pembimbing: dr. Vera Marietha Sitanggang

Apa itu
HIV adalah sebuah retrovirus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia yaitu sel CD4

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome, yang berarti kumpulan gejala atau sindroma akibat menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi virus HIV

Bagaimana Struktur Virus HIV?


Klasifikasi virus Familia:Retroviridae Genus:Lentivirus Spesies:Human immunodeficiency virus 1 Spesies:Human immunodeficiency virus 2

Bagaimana ukuran virus HIV


Besarnya virus HIV sekitar 120 nm dalam diameter (seper 120 milyar meter-kira-kira 60 kali lebih kecil dari sel darah merah)

EPIDEMIOLOGI
Sampai akhir Desember 2008, jumlah kasus sudah mencapai 16.110 kasus AIDS dan 6.554 kasus HIV. Sedangkan jumlah kematian akibat AIDS yang tercatat sudah mencapai 3.362 orang. Dari seluruh penderita AIDS tersebut, 12.061 penderita adalah laki-laki dengan penyebaran tertinggi melalui hubungan seks (Depkes RI, 2008).

Jumlah sel CD4


Pada sistem kekebalan yang utuh, jumlah sel CD4 berkisar antara 600-1200/mm3. Pada infeksi HIV, jumlah absolut dan persentasi sel T helper menurun dari waktu ke waktu. Pada pasien AIDS jumlah sel CD4 antara 0-250/mm3

Perjalanan Penyakit
Setelah terinfeksi HIV, 50-70% penderita akan mengalami gejala yang disebut sindrom HIV akut.

Gejala ini serupa dengan gejala infeksi virus pada umumnya yaitu berupa demam, sakit kepala, sakit tenggorok, mialgia (pegal-pegal di badan), pembesaran kelenjar dan rasa lemah.
Sindrom ini biasanya akan menghilang dalam beberapa mingggu. Dalam waktu 3 6 bulan kemudian, tes serologi baru akan positif, karena telah terbentuk antibodi. Masa 3 6 bulan ini disebut window periode, di mana penderita dapat menularkan namun secara laboratorium hasil tes HIV-nya masih negatif.

Setelah melalui infeksi primer, penderita akan masuk ke dalam masa tanpa gejala. Pada masa ini virus terus berkembang biak secara progresif di kelenjar limfe. Masa ini berlangsung cukup panjang, yaitu 5-10 tahun.
Setelah masa ini pasien akan masuk ke fase full blown AIDS.s HIV tidak dapat menembus kulit yang utuh dan tidak menyebar melalui sentuhan dengan orang yang terinfeksi HIV, atau sesuatu yang dipakai oleh Odha; saling penggunaan perabot makan atau minum; atau penggunaan toilet atau air mandi bergantian.

3 jalur penularan
Jalur seksual, Jalur darah atau produk darah,. Jalur ibu-anak,

Mitos-mitos HIV/AIDS
Banyak orang percaya bahwa HIV dan AIDS dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk, minum dari gelas yang sama dengan orang dengan AIDS, bergaul sehari-hari dengan orang dengan AIDS yang batuk, dengan memeluk atau mencium orang dengan AIDS, dan seterusnya.

Bagaimana mencegah penularan HIV/AIDS


Abstinence Be faithful Condom

Apa yang harus dilakukan oleh tenaga kesehatan apabila seseorang perempuan yang terinfeksi HIV/AIDS dinyatakan hamil?

Berikan informasi sejelas-jelasnya tentang:


Kemungkinan bayinya terinfeksi HIV, tetapi mempunyai peluang untuk mendapatkan bayi yang sehat yaitu 30%. Konseling tentang risiko persalinan yaitu kemungkinan persalinan yang lebih awal.

Tes HIV
Elisa Rapid test Western Blot

Pengobatan
Sampai saat ini belum ada obat yang dapat membasmi HIV Anti retroviral adalah obat yang dapat menekan berkembangnya HIV Prinsip Pemilihan obat ARV a) Pilihan pertama Lamivudin (3TC), ditambah b) Pilihan dari salah satu obat dari golongan nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NRTI), Zidovudin (AZT) atau Stavudin (d4T)

Terima Kasih