Anda di halaman 1dari 7

Tik...tik...tik begitu suaranya turun seperti sebuah alunan musik yang terdengar begitu riuh.

Kian menemani kesendirianku hari ini. Aku duduk bersimbah menyilangkan kedua kakiku.Ku tatap hujan yang terus turun tiada hentinya. Kuputar otakkku mengingat semuanya, semua yang ku lalui hingga aku seperti ini. Seperti ini?, seperti apa??? Aku pun tak tahu seperti apa. #@$%#@$%#@$% Siang itu panasnya mentari begitu menyengat seakan merayap menggerogoti setiap kulit dan ingin membakarnya. antungku berdetak semakin ken!ang,tubuhku bergetar, hari yang begitu menakutkan kini datang juga. Seluruh pikiran merasuk diotakku. "#Apakah aku lulus$??? %Ataukah tidak$??? %&agaimana bila aku tak lulus$??? Amplop mulai dibagi,kubuka dengan hati'hati dan pikiran tak menentu. %()()S$ satu kata yang dapat kuba!a dengan jelas.Semuanya seperti mimpi bagiku. Aku lulus. sekarang semua telah terja*ab. aku bisa terta*a,terta*a bersama teman' temanku,bersama sahabatku,bersama pepohonan yang terus melambaikan dedaunannya.

@#$%+,@-$%+ Aku telah memutuskan semuanya, aku akan masuk sekolah kejuruan dan memilih S.K/ 0 sebagai tujuan dengan jurusan perhotelan untuk melanjutkan petualanganku.Aku senang akhirnya aku diterima dijurusan yang ku pilih. 1atiku ku begitu riang aku tak menyangka ternyata keberuntungan masih menghampiriku. 23 juli 0424 tanggal yang begitu kuingat. Tanggal dimana aku resmi menjadi seorang sis*i S.K/ 0 setelah melalui .5S 6.asa 5rientasi Sis*a7 tentunya. 1al yang *ajib dilakukan setiap orang yang akan menjadi murid disuatu sekolah. Aku masih merasa asing karena biarpun sudah menjadi bagian dari sekolah ini tapi aku masih memakai seragam S.8. 8agi indah dengan ki!auan sang burung yang merdu . pepohonan kian terus melambai'lambai menambah indahnya pagi ini.aku tiba di gerbang sekolah baru ku dan terus berjalan di ikuti suara derapan sepatu'sepatu ber*arna putih. %9irst day$ %*ill be a happiness day ??$ %or a bad day$ Kata'kata itu terus menggrilya dan menggerogoti hatiku.

Seperti yang telah ditetapkan aku mendiami kelas : 81 0.1mmm,aku tak mengenal siapa'siapa.mereka begitu asing dimataku.;uduk di pojok belakang bagiku tak menjadi masalah,apalagi badan ku sangat tinggi.aku duduk bersama seorang gadis yang tinggi nya tak begitu jauh dariku,anak nya manis,semanis gula.;ia baik,itu yang dapat aku tangkap dari *ajahnya. %1ai,aku ul<ita$sapaku ketika aku duduk. %Aku =idya$balas nya dengan senyum yang tersungging di bibirnya. Kelas ini begitu riuh,anak'anak yang terus terta*a,berbi!ara,berteriak seakan membuat kelas ini terkesan seperti pasar ikan. @#$%+,@-$%+ ;ra. umiatin,itu nama yang ku ba!a saat dia menuliskan nama nya di papan. &eliau orang yang baik,berbagai petuah dan nasehat terus di keluarkan dari bibir nya.&eliau adalah *ali kelas kami yang paling bijaksana,*alaupun kini dia tidak lagi menjadi *ali kelas kami,tapi beliau masih terus memperhatikan kami... @#$%+,@-$%+ Aku mendatangi dua meja tepat didepan meja guru. ;isana duduk dua orang gadis yang kurasa tak jauh berbeda tingginya. Aku kembali berkenalan dengan mereka. %jul<ita$ %nurhasanah$ =idya$ %yosalia$ .ereka,ya mereka kini dan terus kan menjadi sahabatku. @#@#@#@#@#@# Aku mengenal mereka. .ereka seperti ma*ar. .a*ar yang begitu indah namun selalu menusukkan duri'durinya pada setiap orang. >a itulah mereka. elas melekat diotak dan tak terlupakan. "Kata'kata# dapat menjadi sesuatu yang tajam yang mungkin bisa mengikis hatiku. %jangan sok alim lah jadi orang$ ?tu kata'kata yang keluar dari bibir merahnya. &ukan hanya dia ma*ar indah yang terus menusukkan durinya. ada juga mereka yang tak pernah melihat hati orang lain. 8ernah suatu kali aku memba*a bekal.

Tapi saat aku hendak memakannya ia datang. ;atang seperti singa lapar yang sip menyantap mangsanya. ?a terus dan terus memakan tanpa melihat kearahku siempunya bekal. Terkadang hatiku berbi!ara. %Apakah itu memang si<atnyaa$?? Aku ben!i bahkan begitu memben!i mereka. .ereka yang seperti singa. ?ngin hatiku memberontak tapi aku tak mampu. Sabar. 1anya itu yang harus kulakukan. Sabar dan terus berharap suatu saat mereka kan bersi<at lebih baik. #@#@#@#@#@#@ Kelas 0 itu hal yang begitu kutunggu. Aku akan 8S@ dan segera merasakannya. A*alnya hatiku begitu ingin menjajaki &atam sebagai tujuan 8S@ ku. Tapi semua itu hanya imajinaasi dan harapan belaka. elas kuingat dimalam itu saat aku mengeluarkan kata'kata itu,saat aku bertanya. Apakah aku boleh 8S@ dibatam??? /amun ja*aban yang keluar dari bibir kedua orang tuaku kata'kata yang tak begitu kusangka.$Tidak$,itu yang dikatakan. Aku bingung,berbagai pertanyaan melayang diotakku. %.engapa aku tak diiAinkan$???. Alasan yang selalu kudengar %&atam itu kota bebas,kau anak perempuan$ Tapi, menapa teman'temanku diiAinkan??. .engapa orang tua mereka tak melarangnya seperti orang tuaku melarang ku. 1u<<<tttt. /amun lambat laun amarah ku meredam,semua pertanyaan yang selalu menghantuiku kini terja*ab. Teman'teman ku sering berkta bah*a itu berarti orang tuaku begitu menyayangiku. ?tulah alasan sinkron yang kudengar dari sahabatku. Akhirnya aku akan melaksanakan 8S@ di Angsana (agoi hatiku tersenyum begitu tahu apalagi aku akan disana bersama sahabat'sahabatku. Sebelumnya aku selalu ber<ikir dan berimajinasi dengan otakku tentang semua yang kan kulakukan disana. Apakah kan selalu tersenyum dan terta*a atau malah sebliknya melihat hatiku yang terus dibanjiri air mata kesedihan???? 1ari ini hujan turun seakan n terus mengeluarkan air matanya. Air mata yang terus mengungkapkan kesedihannya. ?a terus menemaniku menelusuri setiap tapak jalan dan pepohonan yang berada dekatku. rumah itu terlihat begitu tua dan menyeramkan. Tak banyak kendaraan yang lalu lalang. Tak seorang pun tampak dipelupuk mataku melakukan aktiBitas seperti yang selalu terlihat dihari'hariku. Aku menempati kamar yang usang,penuh dengan debu, sampah yang berserakan membuat kamar ini terlihat seperti tempat gundukan sampah, tapi apalah daya ku, ini lah kamar yang kan menjadi tempatku,yang kan menjadi saksi bisu segala yang kan kuhadapi dan menjadi teman ku dikala sepi menghadang dan sedih mengunjungiku. A*alnya aku merasa tak nyaman. Aku harus tinggal disini,tanpa orang tua yang biasanya selalu ada disampingku. Aku harus mele*ati masa'masa sulit ku dan

menangisi kesedihanku karena kesepianku akan suasana itu. (ambat laut aku dapat beradaptasi dengan ini semua,aku dapat menempatkan diriku diantara mereka. .ereka yang begitu de*asa dan dapat menjadi teman dan saksi akan hidupku selama aku menjalani semua ini. .ereka baik, supel, rendah hati dan selalu menemani hidupku selama aku mele*ati semua ini. Aku juga mempunyai abang angkat. ;ia baik, dan dia menjadi pelepas sepi ku selama itu. ?a baik tidak hanya padaku tapi juga pada semua sahabat ku. Sahabat yang baik. @#@#@#@#@#@#@# .asa'masa remaja,masa yang begitu rentan yang begitu banyak godaan dan tak (uput dari masalah !inta,!inta dan !inta. Aku berdiri didepan !ermin, menatap diriku, kini aku adalah seorang gadis yang terus dan terus men!oba sede*asa mungkin namun begitu sulit rasanya. Aku ingat dimana teman'teman ku mengatakan bah*a aku tak lebih dari seorang anak ke!il. Aku tak dapat mera*at diri,aku jelek. Tapi ya sudalah buatku mereka hanyalah mengeluarkan pendapat. Toh nantinya aku pasti bisa berubah namun bukan sekarang. 1u<<<ttt. Aku sama seperti yang lainnya. aku pernah menyukai seseorang namun aku tak pernah mengungkapkannya. Aku hanya memendam perasaan itu jauh didalam hati. @#@#@#@#@#@# /aik kekelas - dengan nilai dan mendapat juara - membuat hati ku tersenyum bahagia. 1ari ini hujan turun membasahi dunia dengan air matanya yang terus menetes. ?a terus seolah membagi kesedihannya bagi setiap orang. Aku senang bila hujan turun karena ia kan mengalunkan nada yang lembut dihatiku. Tak ada hal yang begitu teristime*a bagiku semua berjalan seperti biaaa. Kelas yang berki!au seperti burung . menyeru'nyerukan setiap deruan dan kata'kata. &erjalan menapaki setiap lorong' lorong meja dan terus menjahili setiap anak yang ada. Semua ini mengingatkan ku kembali akan hari itu. Siang itu matahari menampakkan *ajahnya yang terus ber!ahaya dan menerangi dunia ini. %1ebat kalian ya$ %Tak ada otaknya$ Kata'kata yang begitu jelas terdengar. Semua bagaikan petir disiang hari yang menyambar. ?tu karena temanku yang terus dan seakan tak penah lelah membut masalah. 1anya karena 18. 18 yang seharusnya tak dapat dikenakan saat sekolah. &ukan hanya itu begitu banyak kata'kata yabg terus teru!ap dari mulut setiap guru % Kelas pembuat masalah$ % kelas yang tak dapat mengerti % % kelas yang tak pernah mendengarkan kata'kata guru %

?tu lah kata'kata yang selalu keluar dari bibir'bibir merah itu terkadang sempat mereka men!a!i dan mengeluarkan amarah mereka hingga kami terdiam. Aku bingung dengan mereka, mengapa mereka tak mau ,mengerti?? Apakah mereka tak ingin mengubah semua si<at itu. Si<at yang selalu membuat kelas ini teremehkan oleh setiap guru. .iris, ya sungguh miris kehidupan kelas ini tak ada yang bisa dibanggakan oleh kelas ini. 1anya bangku dan meja'meja ini yang kan terus menjadi saksi bisu segala kejadian di setiap *aktu dan hari yang dijalani. Setiap kata'kata dan nasihat yang keluar dari setiap bibir'bibir sang guru. Tak hanya disitu saja. &egitu banyak kejadian yang dapat disaksikan oleh sang kursi'kursi dan meja' meja ini. ;an bahkan mereka mungkin terta*a saat menyaksikan itu semua. .emiliki anak baru disetiap kelas itu hal yang *ajar di setiap sekolah bahkan mungkin kan menyenangkan seperti apa yang selalu kuliha di sinetron. /amun mengapa ini begitu berbeda dari semua itu. ;<ia,dia anak baru dikelas ku,dia laki'laki tak begitu tinggi. ?a selalu dijauhi, bahkan di !emooh atau diterta*akan asat ia berbi!ara atau membuat suatu hal kebodohan. Tak banyak yang menyukainya bahkan mungkin semuanya. 1al ini kembali mengingatkan ku akan kejadian di *aktu aku menduduki kelas 2. ;isitu kami mempunyai teman baru yang duduk dan tinggal dikelas kami. ?a sama seperti dirinya. A*alnya ia mempunyai teman,ia disukai dan mungkin seluruh anak disini ingin berkenalan dengannya. /amun lambat laun semua berubah. &anyak yang tak menyukainya. ;an ia pun mulai dijauhi. ;ijauhi oleh setiap ana'anak. Aku bingung mengapa mereka dijauhi?? % mengapa mereka tak disukai$??? % apakah mereka yang tak dapat menyesuaikan di dan bersosialisasi dengan semua ini$?? % ataukah memang mereka yang memiliki si<at kurang menyenangka %??? &erbagai kata'kata itu timbul dihatiku. Tapi aku tak ingin lelap dengan semua pertanyaan itu. Aku pernah sempat menyesal memasuki dan duduk dikelas ini. Kelas yang penuh dengan kejadian'kejadian miris yang mungkin kan terus melekat diotakku bahkan hingga putih rambutku. /amun kuubuang jauh'jauh rasa sesal ku dan semua kini terganti. (ambat laun semua begitu menyenangkan. Kejadian miris itu tergantikan oleh semua ini. Semua yang begitu menyenangkan,semua yang begitu hidup. Aku juga selalu berharap dan bermimpi bah*a semua itu kan tergantikan. Se*nyumankan selalu tergoreska dihati mereka tidak hanya dihatiku yang serting kali ditutupi kabut hitam.

Kejadian itu hanya sebagai pelengkap didalam hidupku menduduki kelas ini. Sebagai obat pahit yang kan ku telan dan tergantikan dengan rasa manis dihati setiap anak'anak ini termasuk aku tentunya. 1ingga akhirnya semua meneriaki kata'kata itu. Kata'kata yang kini selalu diharapkan oleh semuanya. Kata'kata yang nantinya kan diteriaki dan keluar dari setiap bibir'bibir itu.

LULUS
>a itulah kata'kata yang kan mengakhiri setiap kejadian dipelupuk mata ,setiap senyum yang tersungging dibibir'bibir manis itu dan gelak ta*a yang keluar dan terlepas dari hati setiap anak manusia itu. @#$%$#@##$

Datang... Sendiri.. Menjekkan kaki diantara lorong-lorong gelap.... Siapa aku ??? Siapa mereka ??? Tak pernah ada yang tahu..... Tak pernah mengenal... Namun kini... Semua itu hanya pertanyaan konyol. Yang mungkin kan terngiang dihati.. Aku , mereka kini menjadi satu.. Menjalin kehidupan bersama... Terta a bersama.. Menari bersama sang bunga... Aku , mereka dan semua... Semua mimpi indah... Yang terajut di helai-helai benang..

OLEH
JULFITA RATNA SARI XII PH2

SMK NEGERI 2 TANJUNGPINANG TAHUN 2010/2011