Anda di halaman 1dari 3

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2009 TENTANG LEMBAGA PEMBIAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka upaya meningkatkan peran Lembaga Pembiayaan dalam proses pembangunan nasional, perlu didukung oleh ketentuan mengenai Lembaga Pembiayaan yang memadai; b. bahwa untuk dapat meningkatkan peran sebagaimana dimaksud dalam huruf a, Keputusan Presiden Nomor 61 ahun 1!"" tentang Lembaga Pembiayaan perlu disempurnakan dengan mengganti Keputusan Presiden dimaksud dengan Peraturan Presiden yang baru; #.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Presiden tentang Lembaga Pembiayaan; Pasal $ ayat %1& 'ndang('ndang )asar Negara *epublik +ndonesia ahun 1!$,; Kitab 'ndang('ndang .ukum Perdata %Staatsblad 1"$/ Nomor -0&; 'ndang('ndang Nomor -, ahun 1!!- tentang Perkoperasian %Lembaran Negara *epublik +ndonesia ahun 1!!- Nomor 116, ambahan Lembaga Negara *epublik +ndonesia Nomor 0,1-&; 'ndang('ndang Nomor $1 ahun -11/ tentang Perseroan erbatas %Lembaran Negara *epublik +ndonesia ahun -11/ Nomor 116, ambahan Lembaga Negara *epublik +ndonesia Nomor $/,6&; MEMUTUSKAN Meneta!"an P2*3 '*3N P*24+)2N *2P'5L+K +N)6N24+3 P285+3933N. BAB I KETENTUAN UMUM Pa#a$ % )alam Peraturan Presiden ini yang dimaksud dengan: 1. Lembaga Pembiayaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal. -. Perusahaan Pembiayaan adalah badan usaha yang khusus didirikan untuk melakukan 4ewa 7una 'saha, 3n:ak Piutang, Pembiayaan Konsumen, dan;atau usaha Kartu Kredit. 0. Perusahaan 8odal <entura %Venture Capital Company& adalah badan usaha yang melakukan usaha pembiayaan;penyertaan modal ke dalam suatu Perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan %investee Company& untuk :angka waktu tertentu dalam bentuk penyertaan saham, penyertaan melalui pembelian obligasi kon=ersi, dan;atau pembiayaan berdasarkan pembagian atas hasil usaha. $. Perusahaan Pembiayaan +nfrastruktur adalah badan usaha yang didirikan khusus untuk melakukan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana pada proyek infrastruktur. ,. 4ewa 7una 'saha %Leasing& adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik se#ara 4ewa 7una 'saha dengan hak opsi %Finance Lease& maupun 4ewa 7una 'saha tanpa hak opsi %Operating Lease& untuk digunakan oleh Penyewa 7una 'saha %Lessee& selama :angka waktu tertentu berdasarkan pembayaran se#ara angsuran. 6. 3n:ak Piutang %Factoring& adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian piutang dagang :angka pendek suatu Perusahaan berikut pengurusan atas piutang tersebut. 2N 3N7 L285373

Mengingat

: 1. -. 0. $.

- 2 -

/. ". !.

11.

Pembiayaan Konsumen %Consumer Finance& adalah kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen dengan pembayaran se#ara angsuran. 'saha Kartu Kredit %Credit Card& adalah kegiatan pembiayaan untuk pembelian barang dan;atau :asa dengan menggunakan kartu kredit. 4urat 4anggup 5ayar %Promissory Note& adalah surat pernyataan kesanggupan tanpa syarat untuk membayar se:umlah uang tertentu kepada pihak yang ter#antum dalam surat tersebut atau kepada penggantinya. 8enteri adalah 8enteri Keuangan.

BAB II &ENIS, KEGIATAN USAHA, DAN PENDIRIAN LEMBAGA PEMBIAYAAN Pa#a$ 2 Lembaga Pembiayaan meliputi: a. Perusahaan Pembiayaan; b. Perusahaan 8odal <entura; dan #. Perusahaan Pembiayaan +nfrastruktur. Pa#a$ ' Kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan meliputi: a. 4ewa 7una 'saha; b. 3n:ak Piutang; #. 'saha Kartu Kredit; dan;atau d. Pembiayaan Konsumen. Pa#a$ ( Kegiatan usaha Perusahaan 8odal <entura meliputi: a. Penyertaan saham %equity participation&; b. Penyertaan melalui pembelian obligasi kon=ersi %quasi equity participation&; dan;atau #. Pembiayaan berdasarkan pembagian atas hasil usaha %profit/ revenue sharing&. %1& Pa#a$ ) Kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan +nfrastruktur meliputi: a. Pemberian pin:aman langsung %direct lending& untuk Pembiayaan +nfrastruktur; b. efinancing atas infrastruktur yang telah dibiayai pihak lain; dan;atau #. Pemberian pin:aman subordinasi %subordinated loans& yang berkaitan dengan Pembiayaan +nfrastruktur; 'ntuk mendukung kegiatan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat %1&, Perusahaan Pembiayaan +nfrastruktur dapat pula melakukan: a. Pemberian dukungan kredit %credit enhancement&, termasuk pen:aminan untuk Pembiayaan +nfrastruktur; b. Pemberian :asa konsultasi %advisory services&; #. Penyertaan modal %equity investment&; d. 'paya men#arikan s!ap mar"et yang berkaitan dengan Pembiayaan +nfrastruktur; dan;atau e. Kegiatan atau pemberian fasilitas lain yang terkait dengan Pembiayaan +nfrastruktur setelah memperoleh persetu:uan dari 8enteri.

%-&

Pa#a$ * Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan 8odal <entura, dan Perusahaan Pembiayaan +nfrastruktur berbentuk Perseroan erbatas atau Koperasi. %1& Pa#a$ + 4aham Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan 8odal <entura, dan Perusahaan Pembiayaan +nfrastruktur yang berbentuk Perseroan erbatas dapat dimiliki oleh : a. >arga Negara +ndonesia dan;atau 5adan .ukum +ndonesia; b. 5adan 'saha 3sing dan >arga Negara +ndonesia atau 5adan .ukum +ndonesia %usaha patungan&.

- 3 -

%-&

Pemilikan saham oleh 5adan 'saha 3sing sebagaimana dimaksud pada ayat %1& huruf b ditentukan paling besar ",? %delapan puluh lima per seratus& dari 8odal )isetor.

Pa#a$ , Ketentuan lebih lan:ut tentang persyaratan, tata #ara pendirian perusahaan dan pelaksanaan kegiatan usaha diatur oleh 8enteri. BAB III PEMBATASAN Pa#a$ 9 Lembaga Pembiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal - dilarang menarik dana se#ara langsung dari masyarakat dalam bentuk: a. 7iro; b. )eposito; #. abungan. %1& %-& Pa#a$ %0 Lembaga Pembiayaan dapat menerbitkan 4urat 4anggup 5ayar %Promissory Note& dengan memenuhi prinsip kehati(hatian %prudential principles&. Penerbitan 4urat 4anggup 5ayar %Promissory Note& sebagaimana dimaksud pada ayat %1& diatur lebih lan:ut oleh 8enteri. BAB IPENGA.ASAN Pa#a$ %% 8enteri melakukan pengawasan dan pembinaan atas Lembaga Pembiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal -. BAB KETENTUAN PERALIHAN Pa#a$ %2 )engan ditetapkannya Peraturan Presiden ini, Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan 8odal <entura yang telah memperoleh i@in usaha dari 8enteri tetap dapat melan:utkan kegiatannya dengan melakukan penyesuaian terhadap Peraturan Presiden ini paling lambat - %dua& tahun se:ak Peraturan Presiden ini ditetapkan. BAB -I KETENTUAN PENUTUP Pa#a$ %' )engan ditetapkannya Peraturan Presiden ini: a. Keputusan Presiden Nomor 61 ahun 1!"" tentang Lembaga Pembiayaan %Lembaran Negara *epublik +ndonesia ahun 1!"" Nomor ,0& di#abut dan dinyatakan tidak berlaku lagi. b. 4emua peraturan perundangan(undangan yang merupakan peraturan pelaksanaan dari Keputusan Presiden Nomor 61 ahun 1!"" tentang Lembaga Pembiayaan %Lembaran Negara *epublik +ndonesia ahun 1!"" Nomor ,0& dinyatakan masih tetap berlaku sepan:ang tidak bertentangan dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden ini. Pa#a$ %( Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. )itetapkan di Aakarta pada tanggal 1" 8aret -11! PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, tt/0 DR0 H0 SUSILO BAMBANG YUDHOYONO