Anda di halaman 1dari 15

PROFESI PENYAIR DALAM PANDANGAN ISLAM

OLEH LUSIANA ULFA H. 041014121

PROGRAM STUDI S1 EKONOMI ISLAM FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA 2013

LATAR BELAKANG Penyair merupakan profesi yang sarat kemampuan berfikir, karena isi dari syair itu kebanyakan menggunakan ragam bahasa yang berbeda dengan bahasa pada umumnya. Tidak semua orang mampu menjadi penyair, dan tidak semua penyair diperbolehkan dalam Islam. Seperti disebutkan dalam Surat Asy-Syuaraa ayat 22 dan 22! sebagai berikut"

Artinya" dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. #Asy-Syuaraa ayat 22 $


Artinya" kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali. #Asy-Syuaraa ayat 22!$

Ayat 22

melarang betul segala bentuk syair karena dianggap syair itu dapat

mempengaruhi manusia untuk berbuat sesat, namun kemudian dijelaskan dalam ayat berikutnya yaitu ayat 22!, penyair itu diperbolehkan asalkan mereka #penyair-penyair$ itu adalah orang yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah. Penyair muslim pada %aman dulu sering menggunakan istilah Islam dalam syairnya, sehingga membuat kalimatnya terasa begitu indah dan islami. &abi 'uhammad sendiri yang pada a(alnya sangat tidak menyukai profesi penyair #bahkan sampai mengatakan lambung yang berisi nanah lebih baik daripada lambung yang dipenuhi kalimat syair$, namun lambat laun, setelah menemui penyair bernama Ibnu )a(ahah, dan bertanya bagaimana ia membuat syair, &abi menyukainya, dan tidak jarang mengutip kalimat syair Ibnu )a(ahah saat berbi*ara dengan orang.

&amun, bagaimanakah eksistensi dan sepak terjang penyair pada masa sekarang+ 'asihkah mereka menyebut nama Allah dalam syairnya+ ,engan melihat fakta mengenai penyair-penyair pada masa lampau, penulis tertarik mengambil tema mengenai -Profesi Penyair dalam Pandangan Islam. agar dapat mengetahui bagaimanakah kehidupan penyairpenyair dan hubungan profesi penyair dengan Islam.

A. Penger !"n Pen#"!r Penyair merupakan sebutan bagi pembuat syair dan puisi, disebut juga sebagai pujangga. Penyair Pran*is, Arthur )imbaud menyimpulkan pengertian penyair dalam tulisannya" "A poet makes himself a visionary through a long, boundless, and systematized disorganization of all the senses. All forms of love, of suffering, of madness; he searches himself, he e hausts !ithin himself all poisons, and preserves their "uintessences. #nspeakable torment, !here he !ill need the greatest faith, a superhuman strength, !here he becomes all men$ the great invalid, the great criminal, the great accursed%and the &upreme &cientist' (or he attains the unkno!n' )ecause he has cultivated his soul, already rich, more than anyone' *e attains the unkno!n, and, if demented, he finally loses the understanding of his visions, he !ill at least have seen them' &o !hat if he is destroyed in his ecstatic flight through things unheard of, unnameable$ other horrible !orkers !ill come; they !ill begin at the horizons !here the first one has fallen'"

,alam tulisan ini, intinya, Arthur )imbaud mengatakan bah(a seorang penyair adalah orang yang men*ari jati dirinya sendiri, dengan mengorbankan apapun, tidak peduli dengan apapun. Penyair memang banyak diketahui sebagai seniman yang sangat /dirinya sendiri, tidak peduli dengan situasi, meskipun di*ap gila, aneh, atau apapun. Penyair suka mengungkapkan pernyataan pikirannya yang nyleneh ke dalam syair atau puisinya. Sikap penyair yang bisa dikatakan sangat original inilah yang membuat antara penyair satu dengan penyair lainnya banyak yang tidak sama, dan memiliki keunikan sendiri. B. Penger !"n P$!%!& S#"!r Syair adalah salah satu jenis puisi lama. Syair berasal dari Persia #sekarang Iran$ dan diba(a masuk ke &usantara bersama-sama dengan kedatangan Islam. 0ata syair berasal dari bahasa Arab syuur yang berarti perasaan. 0ata syuur berkembang menjadi kata syiru yang berarti puisi dalam pengertian umum. Syair dalam kesusastraan 'elayu merujuk pada pengertian puisi se*ara umum. Akan tetapi, dalam perkembangannya syair tersebut mengalami perubahan dan modifikasi sehingga syair di desain sesuai dengan keadaan dan situasi yang terjadi.

Shahnon Ahmad #dalam Pradopo, 1223"4$, penulis serta sastra(an terkenal 'alaysia, mengumpulkan definisi puisi5 syair yang dikemukakan oleh para penyair romantik Inggris, sebagai berikut" 1. Samuel Taylor 6oleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalam susunan terindah. Penyair memilih kata-kata yang setepatnya dan disusun se*ara sebaik-baiknya, misalnya seimbang, simetris, antara satu unsur dengan unsur lain sangat erat berhubungannya, dan sebagainya. 2. 6arlyle mengatakan bah(a puisi merupakan pemikiran yang bersifat musikal. Penyair men*iptakan puisi itu memikirkan bunyi-bunyi yang merdu seperti musik dalam puisinya, kata-kata disusun begitu rupa hingga yang menonjol adalah rangkaian bunyinya yang merdu seperti musik, yaitu dengan mempergunakan orkestra bunyi. 3. 7ords(orth mempunyai gagasan bah(a puisi adalah pernyataan perasaan yang imajinatif, yaitu perasaan yang direkakan atau diangankan. Adapun Auden mengemukakan bah(a puisi itu lebih merupakan pernyataan perasaan yang ber*ampur-baur. . ,unton berpendapat bah(a sebenarnya puisi itu merupakan pemikiran manusia se*ara konkret dan artistik dalam bahasa emosional serta berirama. 'isalnya, dengan kiasan, dengan *itra-*itra, dan disusun se*ara artistik #misalnya selaras, simetris, pemilihan kata-katanya tepat, dan sebagainya$, dan bahasanya penuh perasaan, serta berirama seperti musik #pergantian bunyi kata-katanya berturu-turut se*ara teratur$. 8. Shelley mengemukakan bah(a puisi adalah rekaman detik-detik yang paling indah dalam hidup. 'isalnya saja peristi(a-peristi(a yang sangat mengesankan dan menimbulkan keharuan yang kuat seperti kebahagiaan, kegembiraan yang memun*ak, per*intaan, bahkan kesedihan karena kematian orang yang sangat di*intai. Semuanya merupakan detik-detik yang paling indah untuk direkam. ,ari definisi-definisi di atas memang seolah terdapat perbedaan pemikiran, namun tetap terdapat benang merah. Shahnon Ahmad menyimpulkan bah(a pengertian puisi di atas terdapat garis-garis besar tentang puisi itu sebenarnya. 9nsur-unsur itu berupa emosi, ima+inas, pemikiran, ide, nada, irama, kesan pancaindera, susunan kata, kata kiasan, kepadatan, dan perasaan yang bercampur-baur.

'. Pen#"!r (")"* I%)"* Imam An-&a(a(i menjelaskan, syair itu hukumnya boleh selama tidak terdapat didalamnya hal-hal yang keji dan sejenisnya. Al-'ubarak fury berkata" yang dimaksud dengan memenuhi (perutnya dengan syair) adalah ketika syair telah menguasainya dimana dia lebih disibukkan dengannya dari al-,ur-an dan ilmu-ilmu .slam lainnya, maka hal tersebut men+adi syair yang tercela apapun bentuknya. 'aka dari itu Imam al-:ukhary dalam shahihnya memberikan bab khusus tentang syair dengan nama bab diben*inya syair ketika lebih mendominasi manusia dari al-;ur<an dan d%ikir kepada Allah. =adi apabila seseorang menjadikan al-;ur<an dan Ibadah kepada Allah sebagai kesibukan utama, maka baginya boleh untuk membuat syair dan melantunkankannya selama syair tersebut, tidak bertentangan dengan aturan-aturan syari<at. Penyair dalam pandangan Islam dijelaskan dalam Al-;uran Surat Asy-Syuaraa ayat 22 dan 22!, serta Surat >aasiin ayat 42 yang berbunyi" Artinya" dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.

Artinya" kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali. =uga dijelaskan dalam Surat >aasiin ayat 42"

Artinya" dan /ami tidak menga+arkan syair kepadanya (0uhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al ,uran itu tidak lain hanyalah pela+aran dan kitab yang memberi penerangan. ,alam surat Asy-Syuaraa ayat 22 dijelaskan pertama-tama Allah mengutuk seorang penyair karena penyair pada masa itu adalah orang-orang yang terkesan membual dan berbi*ara yang tidak sebenarnya. Syair-syair yang mereka buat tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. 'aka dari itu Allah sangat tidak menyukainya. &amun kemudian dijelaskan pada ayat selanjutnya yaitu ayat 22! bah(a penyair dapat masuk surga, namun hanya penyair-penyair golongan tertentu yang bersyair jujur dan syair yang ia buat sesuai dengan apa yang ia lakukan. Syair sangatlah indah, manusia terkadang perlu mendengarkan syair sebagai renungan atau penghibur diri, namun de(asa ini, apa yang dilakukan penyair banyak yang melen*eng isi syair yang ia buat, dan dengan apa yang ia lakukan, maka dari itu, pada saat sekarang, ketika mendengarkan syair, seyogyanya kita memilah dan memilih, syair manakah yang boleh di dengar atau yang tidak boleh di dengar. ,alam hadits, pertama-tama )asulullah sangat tidak menyukai penyair, namun lambat-laun, beliau bisa menerima kehadiran penyair yang selain mengu*apkan kata-kata indah, syair-syair mereka juga merupakan syair yang dapat diterima semua orang karena sangat sesuai dengan realitas yang ada, tidak mengada-ada, serta dengan isi kalimat-kalimat Islami. 1ambung seseorang penuh dengan nanah lebih baik daripada penuh dengan syair. (*2. Al-3irmidzi) 4ari Aisyah beliau berkata$ seseorang bertanya kepadanya$ -Apakah 2asulullah 5ernah melantunkan syair, Aisyah men+a!ab$ ")eliau pernah melantunkan &yair .bnu 2a!ahah dan beliau melantunkan -4an telah datang kepadamu berita tanpa tambahan-. (*2. al-3irmidzi) D. I*+)e*en "%! Pen#"!r (")"* Ke,!($+"n Sebelum membahas mengenai penyair-penyair Islam pada masa modern, akan dijelaskan mengenai penyair Islam di %aman )asulullah yang telah hidup sebelum turunnya Surat Asy-Syuaraa ayat 22 , yaitu Ibnu )a(ahah. :erikut kisahnya"

.bnu 2a!ahah adalah seorang penulis yang tinggal di suatu lingkungan yang langka dengan kepandaian tulisannya. 4ia +uga seorang penyair yang handal, apabila baitbait syair meluncur dari lidahnya, terlihat akan kelancaran yang +itu dan indah didengari. &emen+ak dia memeluk .slam, dibaktikan kemampuan bersyairnya itu untuk mengabdi diri bagi ke+ayaan .slam. 2asullullah sa! sangat menyukai syairnya dan sering meminta beliau untuk lebih tekun lagi membuat syair. 5ada suatu hari, beliau duduk bersama para sahabatnya, tiba-tiba datanglah Abdullah bin 2a!ahah, lalu 6abi bertanya kepadanya, 7Apa yang anda lakukan +ika anda hendak mengucapkan syair89 :a!ab Abdullah, 7/urenungkan dulu, kemudian baru kuucapkan.9 1alu teruslah ia mengucapkan syairnya tanpa bertangguh, demikian kira-kira artinya secara bebas$ 7;ahai putera *asyim yang baik, &ungguh Allah telah melebihkanmu dari seluruh manusia,4an memberimu keutamaan, 4i mana orang tak usah iri.9 4an sungguh aku menaruh firasat baik yang kuyakini terhadap dirimu, &uatu firasat yang berbeda dengan pandangan hidup mereka. &eandainya anda bertanya dan meminta pertolongan mereka, 4an memecahkan persoalan , 3iadalah mereka hendak men+a!ab atau membela. /arana itu Allah mengukuhkan kebaikan dan a+aran yang anda ba!a, &ebagaimana .a telah mengukuhkan dan memberi pertolongan kepada 0usa.9 Apabila mendengar demikian 2asulullah men+adi gembira dan redha kepadanya, lalu bersabda, 74an engkau pun akan diteguhkan oleh Allah.9 4an se!aktu 2asulullah sedang tha!af di )aitullah pada <umrah "adla, .bnu 2a!ahah berada di muka beliau sambil membaca syair dari ra+aznya$ 7=h 3uhan, /alaulah tidak karana >ngkau, 6escaya tidaklah kami akan mendapat petun+uk, 3idak akan bersede"ah dan &olat'

0aka mohon diturunkan sakinah keatas kami, 4an diteguhkan pendirian kami +ika musuh datang menghadang. &esungguhnya orang-orang yang telah menganaya terhadap kami, )ila mereka membuat fitnah akan kami tolak dan kami tentang.9 0aka orang-orang .slampun sering mengulangi syairnya yang indah itu. 5enyair 2a!ahah yang produktif ini amat berduka se!aktu turunnya ayat al-,uranul /arim yang artinya, 74an para penyair, banyak pengikut mereka orang-orang sesat.9 (,& Asy-&yu?ara$ @@A). 3etapi kedukaan hatinya men+adi terlipur se!aktu turun ayat yang berikut, 7/ecuali orang-orang(penyair) yang beriman, beramal soleh, dan banyak mengingati Allah serta menuntut bela sesudah mereka dianiaya.9 (,& Asy-&yu?ara$ @@B) 4an se!aktu .slam terpaksa ter+un ke medan perang karana membela diri, tampillah Abdullah ibnu 2a!ahah memba!a pedangnya ke medan tempur )adar, #hud, /handak, *udaibiah dan /haibar, seraya men+adikan kalimat-kalimat syairnya dan "ashidahnya men+adi slogan per+uangan, 7;ahai diri' &eandainya engkau tidak te!as terbunuh, tetapi engkau pasti akan mati +uga'9 4ia +uga menyorakkan teriakan perang, 7&ingkirlah kamu, hai anak-anak kafir dari +alannya. 0enyingkir kamu setiap kebaikan akan ditemui pada 2asulnya.9 4an pabila datang !aktu perang 0uktah. Abdullah bin 2a!ahah adalah panglima yang ketiga dalam pasukan .slam. .bnu 2a!ahah berdiri dalam keadaan bersedia bersama pasukkan .slam yang berangkat meninggalkan kota 0adinah. 4ia berdiri tegak se+enak lalu mengucapkan syairnya$ 7Cang kupinta kepada Allah Cang 0aha 2ahman, /eampunan dan kemenangan di medan perang, 4an setiap ayunan pedangku memberi ketentuan, )ertekuk lututku pada angkatan perang syaitan, Akhirnya aku tersungkur memenuhi harapan, 0ati syahid di medan perang'9 )enar, itulah cita-cita kemenangan yang gilang terbilang, pukulan pedang atau tusukan tombak, yang akan memba!aku ke alam syuhada yang berbahagia'

)alatentara .slam ma+u bergerak kemedan perang 0uktah. &e!aktu orang-orang .slam dari ke+auhan telah dapat melihat musuh-musuh mereka, mereka memperkirakan besarnya balatentara 2oma!i sekitar dua ratus ribu orang' /arana menurut kenyataan barisan tentara mereka seakan tak ada u+ung akhir dan seolaholah tidak terbilang banyaknya' =rang-orang .slam yang melihat +umlah mereka yang sedikit, lalu terdiam dan sebagian yang ada menyeletuk berkata, 7)aiknya kita kirim utusan kepada 2asulullah, memberitakan +umlah musuh yang besar. 0ungkin kita dapat bantuan tambahan pasukan, atau +ika kita diperintahkan tetap ma+u maka kita patuhi.9 3etapi .bnu 2a!ahah, bagaikan datangnya siang bangun berdiri di antara barisan pasukan-pasukannya lalu berucap, 7/a!an-ka!an sekalian' 4emi Allah, sesungguhnya kita berperang mela!an musuh-musuh kita bukan berdasar bilangan, kekuatan atau banyaknya +umlah. /ita tidak memerangi mereka, melainkan karena mempertahankan Agama kita ini, yang dengan memeluknya kita telah dimuliakan Allah' Ayuhlah kita ma+u' &alah satu dari dua kebaikan pasti kita capai, kemenangan atau syahid di +alan Allah'9 4engan bersorak /aum 0uslimin yang sedikit bilangannya tetapi besar imannya itu menyatakan setu+u. 0ereka berteriak$ 7&ungguh, demi Allah, benar yang dibilang .bnu 2a!ahah'9 4emikianlah, pasukan terus ke tu+uannya, dengan bilangan yang +auh lebih sedikit menghadapi musuh yang ber+umlah @DD ribu orang 2oma!i untuk menghadapi suatu peperangan dahsyat yang belum ada taranya. /edua-dua pasukan bala tentara itu pun bertemu, lalu bermulalah pertempuran di antara keduanya. 5emimpin yang pertama Eaid bin *aritsah yang gugur sebagai syahid, disusuli pula pemimpin yang kedua gugur menemui syahid :a?far bin Abi 3halib, dan menyusul pula sesudah itu pemimpin yang ketiga yaitu, Abdullah bin 2a!ahah. 4i kala itu dia mencapai pan+i perang dari tangan kanan :a?far, sementara peperangan sudah mencapai puncaknya. *ampirlah pasukan .slam yang kecil itu, tersapu musnah di antara pasukan-pasukan 2oma!i yang datang memba+irinya laksana air bah, yang berhasil dihimpun oleh *eraklius untuk maksud ini.

/etika dia bertempur sebagai seorang pra+urit dan pemimpin, ibnu 2a!ahah telah menoleh mukanya ke belakang, ke kiri dan ke kanan tanpa rasa ragu-ragu dan gentar men+aga barisan pera+urit-pera+urit yang lain seraya berkata$ 7Aku telah bersumpah !ahai diriku agar ma+u ke medan ini, 3api kenapa kulihat engkau seolah-olah menolak syurgaF ;ahai diriku, bila kau tak terbunuh, kau kan pasti mati +ua, .nilah kematian se+ati yang se+ak lama kau nantiF 3ibalah !aktunya apa yng engkau idam-idamkan selama ini, :ika kau ikuti +e+ak keduanya, itulah satria se+ati' (0aksudnya, kedua sahabatnya Eaid dan :a?far yang telah mendahului gugur sebagai syuhada). :ika kamu berbuat seperti keduanya, itulah ksatria se+ati'9 4ia pun ma+u menyerbu orang-orang 2oma!i dengan tabahnya. /alau tidaklah ta"dir Allah yang menentukan, bah!a hari itu adalah saat +an+inya akan ke syurga, nescaya dia akan terus menebas musuh dengan pedangnya, hingga dapat mene!askan se+umlah besar dari mereka. 3etapi !aktu keberangkatannya sudah tiba, yang memberitahukan a!al per+alanannya pulang ke hadrat Allah, maka naiklah ia sebagai syahid. :asadnya +atuh terkapar, tapi rohnya yang suci dan per!ira naik menghadap Eat Cang 0aha 5engasih lagi 0aha 3inggi, dan tercapailah puncak idamannya, 7*ingga dikatakan, yaitu bila mereka meli!ati mayatku, <;ahai pra+urit perang yang dipimpin Allah, dan benar ia telah terpimpin'?9 7)enar engkau, ya .bnu 2a!ahah' Anda adalah seorang pra+urit yang telah dipimpin oleh Allah'9 Ibnu )a(ahah dilahirkan bukan pemeluk Islam, namun dia akhirnya menjadi muallaf. )asulullah sendiri menyukai syairnya. Semenjak memeluk Islam, Ibnu )a(ahah membaktikan dirinya bagi kejayaan Islam. 'eskipun penyair, dia rela menjadi panglima perang juga, dia menyemangati prajurit-prajutritnya dengan syairnya yang indah. Sempat bersedih saat (ahyu Allah Surat Asy-Syuaraa mun*ul #menyebutkan bah(a penyair-penyair itu banyak diikuti oleh orang-orang yang sesat$, namun kesedihannya sirna ketika (ahyu berikutnya, Asy-Syuaraa ayat 22! turun, yang menyebutkan penge*ualian penyair yang dapat masuk surga, yaitu" /ecuali orang-orang(penyair) yang beriman, beramal soleh, dan banyak mengingati Allah serta menuntut bela sesudah mereka dianiaya. Selain Ibnu )a(ahah, penyair Islam yang banyak dikenal diantaranya"

1. =alaludin )umi, )umi merupakan penyair Islam yang paling terkenal diantara penyair-penyair Islam lainnya. Syairnya terkenal hingga Inggris dan Amerika. 2. &uruddin Abdurrahman Al-=ami, karya-karya tulisnya menurut salah satu sumber berjumlah 4 buah, namun menurut sumber lain tak kurang dari 2? buah buku dan risalah. 0ebanyakan karya tulisnya berbi*ara mengenai tasa(uf. Al-=ami menulis komentar tafsir atas sejumlah surat dalam Al-;uran, komentar terhadap ? hadits dan hadits-hadits yang diri(ayatkan oleh Abu ,%ar Al-@hifari. 3. Arhan Pamuk, peraih &obel sastra pada tahun 2??4. Ia telah menulis B buku, dan rekor terakhirnya adalah penjualan buku yang men*apai 2??.??? kopi, yang akhirnya mengantarnya menjadi peraih &obel sastra pada tahun 2??4. Selain 3 penyair diatas, banyak pula penyair Islam yang juga terkenal, diantaranya" =ohan Ishak dan 'aliCue Ibrahim #duo Too Phat$, mereka menyebarkan syair yang syarat Islam le(at hip-hop, Abdul )ahman 'unif, Abu &u(as, >usuf Islahi, dan lain-lain. #daftar penyair Islam dapat dilihat di (ikipedia.*om dengan judul list of muslim !riters and poets$. Sedangkan penyair-penyair Islam yang berasal dari Indonesia, diantaranya adalah @oena(an 'ohammad, 'ustofa :isri, )emy Sylado, 7.S )endra, TaufiC Ismail, dll. Dalu, jika penyair %aman dulu menggunakan kalimat-kalimat indah bernuansa Islami dalam syair yang mereka buat, bagaimana dengan penyair %aman sekarang+ Setelah dilihat, penyair %aman sekarang lebih suka mengambil tema kemanusiaan dalam syair-syairnya. Entah kenapa, jarang sekali ada penyair yang menggunakan kalimat Islam dalam syairnya. Ada yang mengatakan, menggunakan kalimat Islam akan tidak mudah diterima, mengingat banyak orang yang memandang sebelah mata Islam itu sendiri #terutama orang-orang yang Islamipobhia$, menggunakan syair Islam pada orang yang bahkan tidak suka dengan Islam akan sulit, maka dari itu, penyair lebih memilih menggunakan tema kemanusiaan, supaya tema itu dapat diterima semua kalangan. Debih dari semua masalah isi syair itu, penyair pada masa sekarang sudah kurang terdengar eksistensinya, digantikan dengan eksistensi penyanyi-penyanyi. Sebenarnya lagu dan syair hampir sama, namun jika dilihat lebih mendalam, isi syair lebih dalam dan berkualitas dibandingkan dengan lagu. 'ungkin itulah sebabnya, pada %aman sekarang, jumlah penyanyi jauh lebih banyak dibandingkan dengan penyair. :anyak dugaan yang mun*ul, apakah ini akibat kebiasaan generasi muda sekarang yang kurang menyukai

segalanya yang bersifat /berfikir seperti syair. :anyak yang menolak, banyak juga yang menerima fakta tersebut, apalagi seperti banyak dilihat pada masa sekarang, dibandingkan mun*ulnya penyair, mun*ulnya penulis dan penyanyi pop jauh lebih *epat. :ahkan, penyanyi muslim pun, tetap memba(akan lagu-lagu bertemakan non-Islami dengan isi yang sangat tidak sesuai dengan ajaran Islam.

KESIMPULAN Penyair dalam Islam banyak dikenal, baik penyair pada %aman dahulu maupun %aman sekarang. Penyair =alaludin )umi sangat terkenal tulisan dan syair-syair yang ia buat, sehingga tulisan dan syair-syairnya terkenal hingga Inggris dan Amerika, yang mengenal =alaludin )umi sebagai )umi. Pada masa modern, penyair dalam Islam kebanyakn menulis dengan berlatarkan 0emanusiaan, dibandingkan dengan syair %aman dahulu yang lebih banyak membahas mengenai kehidupan seorang penyair dengan Tuhannya. Fal ini dapat diterima, karena %aman sekarang, Agama Islam telah banyak dikenal oleh masyarakat, namun, tidak semua mengamini ketika seseorang menyebutkan Islam adalah agama yang damai. 'ungkin itulah yang pada akhirnya menjadi dasar penyair di masa modern dalam membuat syair, yaitu untuk mengenalkan Islam sebagai agama yang damai. Arhan Pamuk dapat dijadikan *ontoh penyair Islam yang sukses abad 2?-an ini, dengan prestasinya meraih nobel sastra pada 2??4, *ukup membuktikan bah(a sastra dan syair Islam dapat diterima oleh manusia di seluruh dunia. 'elihat eksistensi penyair Islam yang hampir /punah, menurut penulis, ada baiknya jika di Indonesia atau dimanapun di seluruh dunia, mulai memberi perhatian lebih pada profesi penyair ini, karena penyair dapat pula menjadi salah satu agen muslim, dengan kalimat-kalimatnya, penyair ikut memberi pengaruh pada penikmat syairnya. 'ungkin bisa, di 'adrasah atau di pondok pesantren memberikan satu pelajaran yang membahas tentang penyair dan bagaimana membuat syair yang sarat dengan nilai Islam, dengan mengajarkan pada anak-anak yang masih muda, Insyaallah, penjelasan mengenai syair akan lebih mengena. Tentunya, tanpa ada usaha dari umat muslim sendiri, untuk dapat mengembangkan dan mengajarkan kembali syair Islam, akan tidak mungkin penyair-penyair Islam dapat mun*ul dan eksis kembali. Sangat sesuai dengan syair )umi" Ada orang asing bergegas mencari tempat tinggal, seorang teman memba!anya ke sebuah rumah rusak, 7+ika rumah ini beratap, kau dapat tinggal di sebelah tempatku. /eluargamu +uga akan kerasan di sini. :ika di situ ada sebuah kamar lagi..9 7ya.9 :a!ab orang asing itu, 7enak sekali tinggal di sebelah teman-teman, tapi ka!anku sayang, orang tak akan dapat tinggal di dalam <+ika?9

REFERENSI Al-;uran Denthen, Simon. G&e( and ImproHed Poem.G Accounting, Auditing G Accountability :ournal 22.8 #2??2$" B38. Print. http"55en.(ikipedia.org5(iki5Poet, diunduh pada tanggal 22 =uni 2?13 pukul ?2" B http"55ahlimasjid.*om5abdullah-ibnu-ra(ahah-penyair-dan-panglima-islam5, diunduh tanggal 3? =uni 2?13 pukul 1!"?2 http"55en.(ikipedia.org5(iki5DistIofI'uslimI(ritersIandIpoets, diunduh pada tanggal 3? juni 2?13 pukul 1B"33