Anda di halaman 1dari 23

BAB III PENYAKIT TANAMAN

I.

DEFINISI ATAU ISTILAH Tanaman yang merupakan tumbuhan yang diusahakan dan diambil manfaatnya, dapat ditinjau dari dua sudut pandangan! " #$ %udut BI&'&(I yang berarti )rganisme yang melakukan kegiatan fisi)l)gis seperti tumbuh, berpihak dan lain*lain$ +$ %udut EK&N&MI yang berarti penghasil bahan yang berguna bagi manusia seperti buah, biji, bunga, daun, batang dan lain*lain$ %edang penyakit sendiri sebenarnya berarti pr)ses di mana bagian*bagian tertentu dari tanaman tidak dapat menjalankan fungsinya dengan sebaik*baiknya$ Pat)gen atau penyebab penyakit dapat berupa )rganisme, yang terg)l)ng dalam dunia tumbuhan, dan bukan )rganisme yang biasa disebut fisi)phat$ %edangkan )rganisme dapat dibedakan menjadi " parasit dan sapr)fit %umber in)kulum atau sumber penular adalah tempat dari mana in)kulum atau penular itu berasal dan sesuai dengan urutan penularannya dibedakan menjadi sumber penular primer, sumber penular sekunder, sumber penular tertier dan seterusnya$ %elama perkembangan penyakit dapat kita kenal beberapa peristi,a yaitu " #$ In)kulasi adalah jatuhnya in)kulum pada tanaman inangnya$ +$ Penetrasi dalah masuknya pat)gen ke dalam jaringan tanaman inangnya$ #$ +$ Infeksi adalah interaksi antara pat)gen dengan tanaman inangnya$ In-asi adalah perkembangan pat)gen di dalam jaringan tanaman inang$ Akibatnya adanya infeksi dan in-asi akan timbul gejala, yang kadang*kadang merupakan rangkaian yang disebut syndrom$ Pada gejala itu sering kita jumpai adanya tanda, misalnya tubuh buah atau k)nidi$ %ehubungan dengan peristi,a*peristi,a di atas terjadilah " Peri)de masa! inkubasi yaitu ,aktu antara permulaan infeksi dengan timbulnya gejala yang pertama$ Namun demikian di dalam praktek sering dihitung mulai dari in)kulasi sampai terbentuknya sp)rulasi pada gejala pertama tersebut hingga ,aktunya menjadi jauh lebih panjang$

.$

/$

Peri)de masa! infeksi adalah ,aktu antara permulaan infeksi sampai reaksi tanaman yang terakhir, untuk inipun biasanya dihitung mulai saat in)kulasi$

%iklus atau daur penyakit adalah rangkaian kejadian selama perkembangan penyakit$ 0i samping itu ada yang disebut siklus hidup pat)gen yaitu perkembangan pat)gen dari suatu stadium kembali ke stadium yang sama$ %iklus ini biasanya dapat dibedakan menajdi " #$ %tadium Pat)genesis adalah stadium pat)gen di mana berhubungan dengan jaringan hidup tanaman inangnya$ #$ %tadium %apr)genesis adalah stadium pat)gen di mana tidak berhubungan dengan jaringan hidup tanaman inangnya $ Berdasarkan k)ndisi sel yang dipakai sebagai sumber makanannya maka parasit atau pat)gen dapat dibedakan menjadi " #$ Pat)fit apabila parasit itu mengisap makanan dari sel inang yang masih hidup$ +$ Pert)fit apabila parasit itu mengisap makanan dari sel inang yang dibunuhnya lebih dahulu$ 1akt)r yang mempengaruhi dapat tidaknya tanaman diserang )leh pat)gen, dapat dibedakan menjadi dua ma2am yaitu " #$ Predisp)sisi apabila fakt)r yang menyebabkan kenaikan kerentanan atau penurunan ketahanan itu berupa fakt)r luar seperti suhu, kelembaban dan lain*lain$ +$ 0isp)sisi apabila fakt)r yang menyebabkan kenaikkan kerentanan itu berasal dari dalam artinya bersifat genetis atau ba,aan$ Berdasarkan ekspresinya penyakit dapat dibedakan menjadi " #$ Endemi Enfit)sis! yaitu penyakit yang selalu timbul dan menyebabkan kerugian yang 2ukup berarti$ +$ Epidemi Epifit)sis! yaitu penyakit yang timbulnya se2ara berkala dan menimbulkan kerugian yang 2ukup berarti$ .$ %p)radis yaitu penyakit yang timbulnya tidak menentu dan tidak menimbulkan kerugian yang berarti$ Tanggapan tanaman inang terhadap pat)gen dapat merupakan sifat dari tanaman inang tersebut dan dapat dibedakan menjadi " #$ Tahan apabila dalam keadaan biasa tanaman tersebut tidak dapat diserang )leh pat)gen$

+$ 3entan apabila dalam keadaan biasa tanaman tersebut dapat diserang )leh pat)gen, jadi merupakan la,an dari tahan$ .$ T)leran apabila dalam keadaan biasa dapat menyesuaikan diri dengan pat)gen yang berada dalam jaringan tubuhnya sehingga tidak mempengaruhi kemampuan pr)duksinya$ Bentuk yang ekstrem dari ketahanan tersebut disebut Kekebalan sedang bentuk ekstrem dari t)leran disebut Inapparency, artinya dalam keadaan yang bagaimanapun juga tetap memiliki sifat tersebut$ ARTI PENYAKIT TU !UHAN !A"I ASYARAKAT

Pada tahun seribuan di Er)pa timbul penyakit pada manusia yang banyak menyebabkan kematian$ Penyakit itu disebut Erg)tisme$ Penyakit ini ternyata disebabkan karena penderita memakan r)ti yang terbuat dari tepung r)gge atau rye Secale coreale!, yang terserang )leh jamur Clavicopes purpurea$ 4amur ini menghasilkan ra2un pada tepung yang tidak rusak meskipun sudah dimasak menjadi r)ti, hingga masih tetap menyebabkan kematian bagi manusia yang memakannya$ Pada tahun #5/6 timbul penyakit pada kentang yang disebut ber2ak daun late blight! yang disebabkan )leh jamur Phytophtora infestans di Er)pa dan Amerika$ Penyakit ini di Irlandia selama tahun #5/6*#578 menyebabkan bahaya kelaparan dan kematian sebanyak satu juta penduduk yang meliputi #95 dari seluruh jumlah penduduk negara tersebut sedang yang #,6 juta terpaksa mengadakan emigrasi ke negara lain$ Pada tahun #558 timbul penyakit pada k)pi yang disebut penyakit karat daun disebabkan )leh jamur Homileia vastatrix$ 4amur ini memusnahkan k)pi jenis Arabi2a yang juga dikenal sebagai k)pi 4a,a$ :ntuk mengatasi penyakit ini perkebunan k)pi di Philipina diganti menjadi kebun kelapa sedang di %rilangka diganti menjadi perkebunan teh$ 0i Ind)nesia perkebunan k)pi tetap dipertahankan, sebagai ganti jenis Arabi2a mula* mula ditanam k)pi 'iberi2a, tetapi jenis ini han2ur juga lalu diganti dengan jenis 3)busta$ 4enis yang terakhir ini meskipun mutu bijinya lebih rendah tapi pr)duksinya lebih tinggi sehingga nilai ek)n)minya hampir sama saja$ %ekarang ini jenis k)pi Arabi2a hanya terdapat di daerah yang tinggi saja seperti di Ijen dan T)raja$ %ekarang di2)ba menanam hibrida antara k)pi Arabi2a dengan 3)busta untuk menaikkan mutu biji dan mempertahankan pr)duksi, yang disebut k)pi jenis Arabusta$ Tetapi usaha ini banyak mengalami kesukaran$ Pada permulaan abad #; timbul penyakit pada tebu yang disebut penyakit sereh )leh -irus Nanus sachori$ %ebelum dapat diketahui dengan pasti pat)gen ini sempat menjadi teka*teki antara penyakit fisi)l)gis dan penyakit parasiter$ Penyakit ini pertama*tama diatasi dengan menanam bibit yang berasal dari pegunungan yang dikenal dengan tebu imp)rt$ Tetapi 2ara ini banyak mengalami kesukaran hingga perkebunan tebu hampir saja gulung tikar$ :ntuk mengatasi bahaya yang ga,at ini pemerintah mendirikan tiga kali balai penelitian tebu, yang akhirnya balai penelitian yang ada di Pasuruan menemukan jenis

tanah yang terkenal dengan nama P&4 Pr)efstati)n &st 4a-a!$ P&4 ini merupakan hasil persilangan antara tebu Sacharum offisinarum! dengan glagah Sacharum spontaneum!$ <ibrida inilah yang menyelamatkan perkebunan tebu itu$ Pada tahun #568*an timbul penyakit pada padi yang disebut penyakit men#ek yang penyebabnya belum diketahui dengan pasti$ Penyakit ini menyerang ribuan hektar sa,ah dan menimbulkan kerugian ribuan t)n, tetapi akhirnya ditemukan jenis yang tahan$ Penyakit tersebut sekarang diduga sama dengan penyakit tungr) yang disebabkan )leh -irus$ Pada abad terakhir ini timbul penyakit =>P0 =itrus >ein Phl)em 0egenerati)n! yang disebabkan )leh makhluk sema2am bakteri$ Penyakit ini sangat merugikan karena selain memperke2il ukuran buah jeruk juga mengurangi jumlahnya, bahkan akhirnya dapat mematikan tanaman jeruk$ Penyakit ini belum dapat diatasi dengan 2ara apapun$ %alah satu usaha untuk memperpanjang umur ek)n)mi adalah dengan 2ara infus menggunakan antibi)tika &?y tetra2i2line, sebab 2ara eradikasi tidak dapat dilaksanakan di Ind)nesia ini$ Beberapa tahun terakhir ini timbul penyakit 2a2ar daun 2engkeh =0=! yang disebabkan )leh jamur Phylosticta sp. 0i 'ampung meskipun baru beberapa tahun b)leh dikata hampir memusnahkan perkebunan 2engkeh di sana$ 0alam tahun #;5+9#;5. saja di pr)pinsi tersebut menghabiskan biaya pengendalian sebesar ; milyar rupiah$ Penyakit ini sudah terdapat di pr)pinsi*pr)pinsi yang lain seperti 4a,a Barat, 4a,a Tengah dan lain* lain$

3AN(K:MAN$ Ilmu Penyakit Tumbuhan adalh ilmu yang mempelajari kerusakan yang disebabkan )leh )rganisme yang terg)l)ng ke dalam dunia tumbuhan seperti Tumbuhan Tinggi Parastis, (anggang, 4amur, bakteri, Mik)plasma dan >irus$ Kerusakan ini dapat terjadi baik di lapangan maupun setelah panen$ Penyakit tumbuhan dapat ditinjau dari dua sudut yaitu sudut bi)l)gi dan sudut ek)n)mi, demikian juga penyakit tanamannya$ 0i samping itu untuk mempelajari Ilmu Penyakit Tumbuhan perlu diketahui beberapa istilah dan definisi yang penting$ Kerusakan yang ditimbulkan )leh penyakit tumbuhan dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar terhadap masyarakat$ Kerusakan ini selain disebabkan )leh karena hilangnya hasil ternyata juga dapat melalui 2ara lain yaitu menimbulkan gangguan terhadap k)nsumen dengan adanya ra2un yang dihasilkan )leh jamur dalam hasil pertanian tersebut$ $. "E%ALA PENYAKIT TU !UHAN

0i dalam mempelajari ilmu penyakit tumbuhan 1it)pat)l)gi! sebelum sese)rang melangkah lebih lanjut untuk menelaah suatu penyakit se2ara mendalam, terlebih dahulu harus bisa mengetahui tumbuhan yang dihadapi sehat ataukah sakit$ :ntuk keperluan diagn)sis, maka pengertian tentang tanda dan gejala perlu diketahui dengan baik$ (ejala dapat setempat lesi)nal!atau meluas habital, sistemik!$ (ejala dapat dibedakan yaitu gejala primer dan sekunder$ (ejala primer terjadi pada bagian yang terserang )leh penyebab penyakit$ (ejala sekunder adalah gejala yang terjadi di tempat lain dari tanaman sebagai akibat dari kerusakan pada bagian yang menunjukkan gejala primer$ Berdasarkan perubahan*perubahan yang terjadi di dalam sel, gejala dapat dibagi menjadi tiga tipe p)k)k yaitu " a. "e&ala'(e&ala Nekro#)s " meliputi gejala*gejala yang terjadinya karena adanya kerusakan pada sel atau matinya sel$ b. "e&ala'(e&ala Hypoplas#)s " meliputi gejala*gejala yang terjadinya karena terhambatnya atau terhentinya pertumbuhan sel underde-el)pment!$ c. "e&ala'(e&ala Hyperplas#)s " meliputi gejala*gejala yang terjadinya karena pertumbuhan sel yang melebihi biasa )-erde-el)pment!$ A. T)pe Nekro#)s mel)p*#) + #$ H)dros)s " sebelum sel*sel mati biasanya bagian tersebut terlebih dahulu tampak kebasah*basahan$ <al ini karena air sel keluar dari ruang sel masuk ke dalam ruang antar sel$

$. Kloros)s " rusaknya kl)r)plast menyebabkan menguningnya bagian*bagian tumbuhan yang la@imnya ber,arna hijau$ ,. Nekros)s " bila sekumpulan sel yang terbatas pada jaringan tertentu mati, sehingga terlihat adanya ber2ak*ber2ak atau n)da*n)da yang ber,arna 2)klat atau hitam$ Bentuk ber2ak ada yang bulat, memanjang, bersudut dan ada yang tidak teratur bentuknya$ -. Per.oras) /s0o#'0ole1 a#a* bercak berloban( " terbentuknya lubang*lubang karena runtuhnya sel*sel yang telah mati pada pusat ber2ak nekr)tis$ 2. !*s*k " gejala ini sebenarnya sama dengan gejala nekr)sis tetapi la@imnya istilah busuk ini digunakan untuk jaringan tumbuhan yang tebal$ Berdasarkan keadaan jaringan yang membusuk, dikenal istilah busuk basah s)ft r)t! dan busuk kering dry r)t!$ Bila pada jaringan yang membusuk menjadi berair atau mengandung 2airan disebut busuk basah, sebaliknya bila bagian tersebut menjadi kering disebut busuk kering$

3. Damp)n( o.. a#a* pa#a0 reba0 " rebahnya tumbuhan yang masih muda semai! karena pembusukan pangkal batang yang berlangsung ssangat 2epat$ 0ibedakan menjadi dua yaitu " ' * Pre Emergen 0amping )ff " bila pembusukan terjadi sebel*m semai mun2ul di atas permukaan tanah$ P)st Emergen 0amping )ff " bila pembususkan terjadi se#ela0 semai mun2ul di atas permukaan tanah$

4. Eks*das) a#a* perdara0an " terjadinya pengeluaran 2airan dari suatu tumbuhan karena penyakit$ Berdasarkan 2airan yang dikeluarkan dikenal beberapa istilah yaitu " * * * (um)sis " pengeluaran g)m blend)k! dari dalam tumbuhan$ 'ate?)sis " pengeluaran late? getah! dari dalam tumbuhan$ 3esin)sis " pengeluaran resin damar! dari dalam tumbuhan$

5. Kanker " terjadinya kematian jaringan kulit tumbuhan yang berkayu misalnya akar, batang dan 2abang$ %elanjutnya jaringan kulit yang mati tersebut mengering, berbatas tegas, mengendap dan pe2ah*pe2ah dan akhirnya bagian itu runtuh sehingga terlihat bagian kayunya$ 6. Lay* " hilangnya turg)t pada bagian daun atau tunas sehingga bagian tersebut menjadi layu$ 78$ a#) U&*n( " kematian ranting atau 2abang yang dimulai dari ujung dan meluas ke batang$

77$ Terbakar " mati dan mengeringnya bagian tumbuhan tertentu la?imnya daun, yang disebabkan )leh pat)gen abi)tik$ (ejala ini terjadi se2ara mendadak$

!. TIPE HIP9PASTIS mel)p*#) 7. E#)olas) " tumbuhan menjadi pu2at, tumbuh memanjang dan mempunyai daun*daun yang sempit karena mengalami kekurangan 2ahaya$ $. Kerd)l /a#rop0y1 " gejala habital yang disebabkan karena terhambatnya pertumbuhan sehingga ukurannya menjadi lebih ke2il daripada biasanya$ ,. Kloros)s " terjadinya penghambatan pembentukan kl)r)fil sehingga bagian yang seharusnya ber,arna hijau menjadi ber,arna kuning atau pu2at$ Bila pada daun hanya

bagian sekitar tulang daun yang ber,arna hijaumaka disebut -)in banding$ %ebaliknnya jika bagian*bagian daun di sekitar tulang daun yang menguning disebut -)in 2learing$ -. Per*ba0an s)me#r) " hambatan pertumbuhan pada bagian tertentu yang tidak disertai dengan hambatan pada bagian di depannya, sehingga menyebabkan terjadinya penyimpangan bentuk$ 2. Rose# " hambatan pertumbuhan ruas*ruas intern)dia! batang tetapi pembentukan daun* daunnya tidak terhambat, sebagai akibatnya daun*daun berdesak*desakan membentuk suatu karangan$ :. TIPE HIPERPLASTIS mel)p*#) 7. Er)nosa " terbentuknya banyak trik)m tri2h)mata! yang luar biasa sehingga pada permukaan alat itu biasanya daun! terdapat bagian yang seperti beledu$

$. Fas)as) /Fasc)as); Fasc)a#)on1 " suatu )rgan yang seharusnya bulat dan lurus berubah menjadi pipih, lebar dan membel)k, bahkan ada yang membentuk seperti spiral$ ,. In#*mesens)a /)n#*mesoens)a1 " sekumpulan sel pada daerah yang agak luas pada daun atau batang memanjang sehingga bagian itu nampak membengkak, karena itu gejala ini disebut gejala busung 2edema!$ -. K*d)s /scab1 " ber2ak atau n)da kasar, terbatas dan agak men)nj)l$ Kadang*kadang pe2ah*pe2ah$ 0i bagian tersebut terdapat sel*sel yang berubah menjadi sel*sel gabus$ (ejala ini dapat dijumpai pada daun, batang, buah atau umbi$ 2. en((*l*n( a#a* men(er)#)n( " gejala ini disebabkan karena pertumbuhan yang tidak seimbang dari bagian*bagian daun$ (ejala menggulung terjadi apabila salah satu sisi pertumbuhannya selalu lebih 2epat dari yang lain, sedang gejala mengeriting terjadi apabila sisi yang pertumbuhannya lebih 2epat bergantian$

3. Pemben#*kan ala# yan( l*ar b)asa " a$ Ant)lisis anth)lysis! " perubahan dari bunga menjadi daun*daun ke2il$ b$ Enasi " pembentukan anak daun yang sangat ke2il pada sisi ba,ah tulang daun$ 4. Per*ba0an <arna " perubahan yang dimaksud di sini adalah perubahan yang bukan kl)r)sis yang terjadi pada suatu )rgan alat tanam!$ 5. Proleps)s " berkembangnya tunas*tunas tidur atau istirahat d)rmant! yang berada dekat di ba,ah bagian yang sakit, berkembang menjadi ranting*ranting segar yang tumbuh -ertikal dengan 2epat yang juga dikenal dengan tunas air$

6. Ron#oknya ala#'ala# " r)nt)knya daun, bunga atau buah yang terjadi sebelum ,aktunya dan dalam jumlah yang lebih besar dari biasanya$ 3)nt)knya alat tersebut karena terbentuknya lapisan pemisah ab2issi)n layar! yang terdiri dari sel*sel yang berbentuk bulat dan satu sama lain terlepas$ 78. Sap* /=)#c0es broom1 " berkembangnya tunas*tunas ketiak atau samping yang biasanya tidur latent! menjadi seberkas ranting*ranting rapat$ (ejala ini umumnya disertai dengan terhambatnya perkembangan ruas*ruas intern)dia! batang, daun pada tunas baru$ Ses)d)a /cec)d)a1 a#a* #*mor " pembenkakan setempat pada jaringan tumbuhan sehingga terbentuk bintil*bintil atau bisul*bisul$ Bintil ini dapat terdiri dari jaringan tanaman dengan atau tanpa k)l)ni pat)gennya$

77.

Berdasarkan penyebabnya dibedakan menjadi " a$ 1it)sesidia phyt)2e2idia! " bila penyebabnya terg)l)ng dalam dunia tumbuhan$ b$ A))sesidia @))2e2idia! " bila penyebabnya terg)l)ng dalam dunia he,an atau binatang$

3AN(K:MAN Pada umumnya tanaman yang sakit akan menunjukkan gejala yang khusus$ (ejala adalah perubahan yang ditunjukkan )leh tumbuhan itu sendiri sebagai akibat adanya serangan suatu penyebab penyakit$ %eringkali beberapa penyebab penyakit menunjukkan gejala yang sama sehingga dengan memperhatikan gejala saja, tidak dapat ditentukan diagn)sis dengan tepat$ 0alam hal ini harus diperhatikan adanya tanda sign! dari penyebab penyakitnya$ (ejala dalam garis besarnya dapat dibedakan menjadi tiga tipe gejala p)k)k, yaitu gejala*gejala nekr)tik, hyperplastik dan hiplastik$ 0ari masing*masing tipe gejala p)k)k ini dapat dibedakan menjadi gejala*gejala yang lebih khusus lagi$

,.

PENYE!A! PENYAKIT Penyebab penyakit path)gen! tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua kel)mp)k besar, yaitu kel)mp)k bi)tik atau )rganis yang biasa disebut parasit dan kel)mp)k abi)tik atau an)rganik yang biasa disebut fisi)pat$ Parasit yang paling penting adalah tumbuhan tingkat tinggi, jamur, -irus dan nemat)da, sedang fisi)pat ada yang berasal dari dalam tumbuhan sendiri dan ada yang datangnya dari luar tanaman$

A. T*mb*0an T)n(() Paras)#)k Tumbuhan tinggi parasitik dapat dibedakan menjadi dua g)l)ngan " #$ +$ Tumbuhan %etengah Parasitik dan Tumbuhan Parasitik %ejati$

!. %am*r 4amur adalah jenis tumbuhan yang tumbuhnya berupa thallus belum ada defferensiasi menjadi akar, batang dan daun!, tidak berkl)r)fil dan mempunyai inti sejati$ Kedua sifat terakhir untuk membedakan dengan (angang dan Bakteri$ Bagian -egetatif jamur berupa benang*benang halus tumbuh memanjang ber2abang* 2abang, bersekat atau tidak disebut hifa hyphae!, kumpulan dari hifa*hifa ini disebut miselium mi2elium!$ Berdasarkan ada tidaknya sekat, hifa dibedakan menjadi 2)en)2ytis yang tidak bersekat! dan 2elluler yang bersekat!$ Miselium dapat membentuk berkas memanjang dan mempunyai lapisan luar yang liat dan keras$ Berkas sema2am ini disebut rhi@)m)rf$ Ada pula jamur yang membentuk alat untuk beristirahat atau bertahan disebut s2ler)tium, yaitu suatu massa hifa yang rapat9padat, sel*selnya memendek dan membesar serta berisi banyak 2airan$ PERKE !AN"!IAKAN 4amur dapat berkembang biak se2ara ase?ual maupun se?ual$ Pembiakan ase?ual " pada Phy2)my2etes pembiakan ase?ual dengan pembentukan sp)rangi)sp)ra, yaitu sp)ra yang dibentuk di dalam kant)ng yang disebut sp)rangium$ %p)rangi)sp)ra yang dapat bergerak disebut sp)ra kembara @))sp)ra! sedang yang tidak dapat bergerak disebut aplan)sp)ra$ Pada g)l)ngan yang lebih tinggi dengan membentuk k)nidi yaitu sp)ra yang dibentuk dengan fragmentasi dari ujung hifa$ :jung hifa disebut 2)nidi)ph)r penduduk k)nidi!$ =)nidi)ph)r ini dapat tersebar, bebas satu sama lain, tetapi ada juga yang terdapat di dalam tubuh buah tertentu$ Bentuk tubuh buah ini berma2am*ma2am, diantaranya " * * * * Py2nidium " tubuh buah yang berbentuk bulat9b)t)l, yang mempunyai lubang untuk keluarnya k)nidi, yang disebut )sti)le$ A2er-ulus " tubuh buah yang bentuknya seperti 2a,an$$ %p)r)d)2hium " tubuh buah yang bentuknya seperti a2er-ulus, tetapi str)ma dasarnya men)nj)l keluar$ =)remium " tubuh buah yang seperti sp)r)d)2hium tetapi tangkai k)nidinya membentuk suatu berkas yang panjang$

Pemb)akan se>*al " pada kelas Phy2)my2etes, pembiakan se?ual berlangsung dengan persatuan antara dua gamet yang sama baik ukuran maupun sifat m)rf)l)ginya$ Pr)ses persatuan ini disebut Is)gami, sedang gametnya disebut Is)gamet$ Pada kelas yang lebih tinggi tingkatannya terjadi persatuan antara dua gamet yang berbeda ukuran dan sifat m)rf)l)ginya$ Pr)ses perstuannya disebut Anis)gami atau <eter)gami, sedang gametnya disebut anis)gamet atau heter)gamet$ (amet yang ke2il dianggap sebagai jantan disebut antheridium, sedang yang besar dianggap sebagai gamet betina disebut ))sphere yang dibentuk di dalam ))g)nium$ Antheridium dapat melekat di samping ))g)nium disebut paragynus, atau melekat pada pangkal ))g)nium disebut amphigynus$ Pembiakan se?ual pada As2)my2etes terjadi dengan persatuan dua inti kari)gami! yang berbeda jenisnya di dalam tubuh buah yang disebut as2)ma as2)2arp!$ <asil dari persatuan ini akan terbentuk as2us dan dari as2us ini akan dibentuk as2)sp)ra yang pada umumnya berjumlah delapan$ %eperti halnya dengan k)nidi, as2us letaknya dapat tersebar tetapi dapat pula terkumpul dalam tubuh buah tertentu, misalnya$ * Ap)the2ium " tubuh buah yang berbentuk 2a,an9pinggan yang terbuka, pada permukaannya$ as2us terletak

* Perithe2ium " tubuh buah berbentuk bulat9b)t)l dan pada ujungnya mempunyai lubang )sti)le! untuk keluarnya sp)ra$ * =leist)the2ium " tubuh buah berbentuk bulat9b)t)l tapi tidak mempunyai )sti)le$

Pada kelas Basidi)my2etes pembiakan se?ual terjadi dengan pembentukan basidi)sp)ra yang berasal dari persatuan dua inti kari)gami! yang berbeda jenis, kemudian mengadakan pembelahan se2ara mei)sis$ Basidi)sp)ra dibentuk di luar basidium dan mempunyai tangkai yang disebut strigma$ Pada umumnya setiap basidium membentuk / basidi)sp)ra$ <ymenium yang membentuk basidium biasanya terdapat dalam tubuh buah yang dapat berbentuk payung, b)la, rak, gada dan lain*lain$ TA?9N9 I 4amur dibagi menjadi empat kelas yaitu " Phy2)my2etes " jamur yang hifanya tidak bersekat, berbentuk tabung yang berisi plasma dengan banyak inti$ As2)my2etes " jamur yang hifanya bersekat dan mengadakan pembiakan se?ual dengan membentuk as2us yang menghasilkan as2)sp)ra$ Basidi)my2etes " jamur yang hifanya bersekat dan mengadakan pembiakan se?ual dengan membentuk basidium yang menghasilkan basidi)sp)ra$

0euter)my2etes 1ungsi Imperfe2ti! " jamur yang hifanya bersekat dan hanya berkembang biak se2ara ase?ual saja$ Kelas P0ycomyce#es " dari kelas ini ada tiga )rd) yang penting yaitu )rd) =hytridiales, )rd) Per)n)sp)rales dan )rd) Mu2)rales$ &rd) =hytridiales adalah )rd) yang hifanya tidak berkembang sempurna$ %alah satu angg)tanya yang penting adalah %yn2hytrium end)bi)ti2um, penyebab penyakit kutil ,art! pada kentang$ &rd) Per)n)sp)rales adalah )rd) yang hifanya berkembang sempurna dan perkembangbiakan ase?ual dengan 2)sp)ra$ &rd) ini mempunyai dua familia yaitu Pythia2ae dan Per)n)sp)ra2ae$ 1amilia Pythia2ae per2abangan k)nifif)rnya aymp)dial dan tidak berbeda dengan hifa s)matisnya$ 1amili ini mempunyai dua genus yaitu Pythium, yang mempunyai sp)rangium bulat$ Pada perke2ambahan se2ara tidak langsung pr)t)plast sp)rangium keluar dan membentuk gelembung -esi2le! selanjutnya mengalami deferen2iasi membentuk @))sp)ra di luar sp)rangium$ (enus kedua adalah Phyt)pth)ra, yang sp)rangiumnya berbentuk bulat telur, pada perke2ambahan se2ara tidak langsung pr)t)plast sp)rangium mengalami deferen2iasi di dalam sp)rangium dan membentuk @))sp)ra yang keluar melalui lubang yang disebut papillum yang terdapat pada ujung sp)rangium$ (enus ini merupakan genus yang sangat penting karena angg)tanya banyak yang menjadi penyebab penyakit yang terpenting pada berbagai k)m)diti, seperti P. infestans, P. nicotianse, P. parasitica, P. palmivora dan lain*lain$ 1amilia Per)n)sp)ra menimbulkan penyakit yang dikenal dengan d),ny milde, tepung palsu!$ K)nidi)f)r mempunyai per2abangan m)n)p)dial dan jelas berbeda dengan hifa s)matis$ 1amilia ini mempunyai beberapa genus antara lain %)le)sp)ra yang angg)tanya S. maydis, S. philippinensisB Plasm)p)ra yang angg)tanya P. viticolaB Per)n)sp)ra yang angg)tanya P. tabacina penyebab penyakit jamur biru blue m)ld! pada tembakau di Amerika$ &rd) Mu2)rales mempunyai hifa yang berkembang sempurna dan perkembangbiakannya dengan @yg)sp)ra$ 1amilianya adalah Mu2)ra2ae, kurang penting bagi penyebab penyakit pada tanaman hidup di lapangan, tetapi sangat penting bagi penyebab penyakit lepas panen atau di dalam industri$ (enus yang penting, 3hi@)pus mempunyai rhi@)id pada pangkal k)nidi)f)rnya dan sangat penting dalam pembuatan tempe$ %edang Mu2)r tidak mempunyai rhi@)id pada pangkal k)nidi)f)rnya dan sangat penting dalam pembuatan tape$ Kelas Ascomyce#es " dibagi menjadi dua kelas berdasarkan ada tidaknya as2)ma, yaitu sub kelas Pr)t)as2)my2etes <emias2)my2etidae! yang tidak mempunyai as2)ma dan Euas2)my2etes yang mempunyai as2)ma$ %ub kelas Pr)t)as2)my2etes tidak penting dari segi penyakit tumbuhan, tetapi salah satu angg)tanya yaitu %a2)har)my2etes penting dalam industri pembuatan alk)h)l$

%ub kelas Euas2)my2etes dibagi menjadi tiga seri berdasarkan ma2am as2)manya yaitu seri Ple2t)my2etes yang as2)manya =leist)the2ium, seri Pyren)my2etes yang as2)manya Perithe2ium dan seri 0is2)my2etes yang as2)manya Ap)the2ium$ %eri Ple2t)my2etes dibagi menjadi tiga )rd) yaitu Erysiphales yang hifa dan k)nidinya hialin, )rd) Myriangiales yang hifa dan k)nidinya ber,arna kelam dan )rd) Aspergillales yang hifa dan k)nidinya dapat ber,arna kelam maupun hialin$ Angg)ta Erysiphales yang penting adalah &idium, misalnya O. tabaci, O. heveae dan O. citri$ Angg)ta Myriangiales misalnya Par)diella spegasinli sedang angg)ta dari Aspergillales adalah genus Aspergillus yang mempunyai 2)lumella dan genus Peni2illium yang tidak mempunyai 2)lumella gelembung!$ Kedua genus ini sangat penting untuk penyakit lepas panen dan beberapa di antaranya dapat mengeluarkan ra2un t)?in! yang berbahaya bagi k)nsumen substratnya$ %eri Pyren)my2etes mempunyai tiga )rd) yaitu %phaeriales yang angg)tanya banyak yang menjadi penyebab penyakit akar misalnya Rosellinia arcuate, Rosellinia bunodes B )rd) <yp)2reales yang sebagian besar hifanya berubah menjadi klamid)sp)ra misalnya Ustila inoidea virensB )rd) 0)thideales yang salah satu angg)tanya menjadi penyebab penyakit pada karet yang sangat membahayakan yaitu !othidella ulei. Kelas !as)d)omyce#es " dibagi menjadi dua sub kelas berdasarkan ada tidaknya sekat di dalam basidia yaitu sub kelas <)m)basidi)my2etidae atau <)l)basidi)my2etidae yang basidianya tidak bersekat dan sub kelas <eter)basidi)my2etidae atau <emibasidi)my2etidae yang basidianya bersekat$ %ub kelas <emibasid)my2etidae dibagi menjadi tiga )rd) yaitu )rd) :stilaginales atau jamur api karena menyebabkan penyakit yang gejalanya g)s)ng dengan miselium di dalam jaringan setelah tua akan berubah menjadi klamid)sp)raB )rd) :redinales atau jamur karat karena gejala penyakit yang ditimbulkannya ber,arna seperti karat merah )range!B )rd) Auri2ulales yang mempunyai basidia dan sterigma yang panjang, umumnya hidup se2ara sapr)fitis hingga kuran penting bagi segi penyakit tumbuhan$ &rd) :stilaginales berdasarkan letak sp)ridia basidi)sp)ra! pada basidia pr)miselia! dibagi menjadi dua famili, yaitu :stilagina2eae yang sp)ridianya terletak pada sisi lateral pr)miselianya misalnya Ustila o maudis, U. sacohari dan familia Tilletia2eae yang sp)ridianya terletak pada ujung terminal dari pr)miselianya misalnya "illetia horrida. &rd) :ridinales merupakan kel)mp)k jamur yang penting karena banyak menjadi penyebab penyakit terpenting pada berma2am*ma2am tanaman dengan 2iri*2iri " #$ +$ .$ Miselliumnya mengandung tetes*tetes minyak yang ber,arna kuning, dalam daur hidupnya yang lengkap mempunyai lima ma2am sp)ra, berupa parasit )bligat yang tumbuhnya inter2elluler dan mengambil makanannya dengan haust)ria,

/$

Teli)sp)ra bila berke2ambah membentuk pr)miselia$

Ma2am*ma2am sp)ra yang terdapat dalam daur hidup yang lengkap " Tanda & I II III I> Tubuh Buah Py2nia9%perm)g)nia Ae2ia9Ae2idia :redinia9:red)s)ri Telia9Teleut)s)ri Pr)m)selia %p)ra Py2ni)sp)ra9%permatina Ae2i)sp)ra9Ae2idi)sp)ra :redi)sp)ra9:red)sp)ra Teli)sp)ra9Teleut)sp)ra %p)r)dia9Basidi)sp)ra Tingkat =luster =luster 3ed rust Bla2k rust **

0ua genus dari )rd) :redinales yang sangat penting di Ind)nesia adalah Pu22inia yang menimbulkan banyak penyakit penting misalnya P. raminis, P. polysora, P. arachidis dan genus <emilela yang ured)sp)ranya menyerupai segmen jeruk, bagian yang 2ekung halus dan bagian yang 2embung kasar misalnya H. vastatrix. &rd) Auri2ularies, salah satu angg)tanya yang terkenal adalah jamur kuping atau #uricularia auriculariales yang bentuk tubuh buahnya seperti telinga ber,arna 2)klat atau kehitaman dan enak dimakan, yang di daerah %urakarta merupakan salah satu 2iri dari suatu makanan khas yaitu timl)$ %ub kelas <)l)basidi)my2etidae yang hanya mempunyai satu sari penting yaitu <umen)my2etes dengan beberapa familia pentingnya, yaitu " :or#)c)aceae yang tubuh buahnya resupinat artinya melekat pada substratnya, salah satu angg)tanya Corticium salmonicolor atau jamur upasB E>obas)d)ceae yang tubuh buahnya dibentuk di ba,ah epidermis dan bila sp)ra masak menekan epidermis hingga pe2ah, salah satu angg)tanya adalah $xobasidium vexans penyebab penyakit 2a2ar daun teh blister blight! terutama di tempat*tempat yang sangat lembabB Polyporaceas yang tubuh buahnya mempunyai banyak p)ri*p)ri dan dapat beumue sangat panjang, misalnya %anoderma pseudofereum yang menjadi penyebab penyakit akar merah anggur pada bebrapa tanaman juga Poria hypolateritia yang menjadi penyebab penyakit akar merah bata dan &omes li nosis penyakit akar putih yang banyak menimbulkan masalah pada perkebunan karetB A(ar)caceae umumnya hidup sapr)fitis meskipun ada juga yang parasitis misalnya #rmillaria mellea yang merupakan penyebab penyakit akar dan kanker belah pada batang, 'olvariella volvacea yang merupakan jamur yang enak dimakan dengan nama daerah jamur merang atau stra, mushr))m dan paling banyak diusahakan di beberapa negara tr)pikB Hydnaceae yang paling kurang penting dibanding dengan familia yang lain, salah satu angg)tanya Hericium coralloides yang banyak terdapat pada t)nggak kayu*kayuan$ Kelas 0euter)my2etes atau 1ungsi Imperfe2ti " kel)mp)k jamur ini dianggap tidak sempurna imperfe2t! karena tidak berkembang biak se2ara se?ual atau mungkin belum dijumpai perkembangbiakan se?ualnya$ Apabila kelak di kemudian hari dijumpai perkembangbiakan se?ualnya maka dipindahkan ke kelas yang sesuai, sebagai 2)nt)h =er2)sp)ra diubah menjadi My2)sphaerelia masuk ke kelas As2)my2etes juga &idium diubah menjadi Erysiphe$

Kelas ini dibagi menjadi empat )rd) berdasarkan ada tidaknya tubuh buah dan k)nidia, yaitu )rd) Ph)males yang tubuh buahnya piknidium, )rd) Melan2)niales yang tubuh buahnya a2er-ulus, )rd) M)niliales yang tidak punya tubuh buah dan )rd) My2elia %terilia yang tidak membentuk k)nidia$ Khusus untuk jamur ini pembagian dari )rd) ke ta?)n di ba,ahnya berdasarkan k)nidianya$ %ifat dari k)nidia yang digunakan untuk dasar pembagian adalah ,arna menjadi hyl)sp)rae yang ber,arna hialin dan phae)sp)rae yang ber,arna kelam9gelapB berdasarkan bentuk sel menjadi s2)le2)sp)rae yang berbentuk benang, heli2)sp)rae yang berbentuk spiral dan staur)sp)rae yang berbentuk bintangB berdasarkan jumlah sel menjadi amer)sp)rae yang bersel satu, didym)sp)rae yang bersel dua, phragm)sp)rae yang jumlah selnya lebih dari dua tetapi sekatnya hanya melintang dan di2ty)sp)rae yang jumlah selnya lebih dari dua dengan sekat melintang dan membujur$ Kadang*kadang yang digunakan tidak hanya satu misalnya dapat ,arna dan jumlah sel seperti Phae)phragmise, <yl)di2tyae$ &rd) Ph)males yang hylasp)rae misalnya Phoma sabdariffeae penyebab penyakit busuk pangkal batang pada r)sela, Phylosticta sp. penyebab penyakit 2a2ar daun 2engkehB yang phae)dymae misalnya !iplodia natalensis penyebab penyakit blend)k pada jeruk, (otryodiplodia theobromae penyebab kematian ranting 2)klatB yang s2)la2)sp)rae misalnya Septoriapli penyebab penyakit ber2ak daun pada seledri$ &rd) Melan2)niales yang hyl)sp)rae =)lle)t)tri2hum dan (l)e)sp)rim yang menyebabkan penyakit antrakn)se pada beberapa buah*buahanB yang phae)phragmiae misalnya Pestal)tia Pestal)@@ia! yang k)nidinya mempunyai satu atau dua bulu 2ambuk seperti P. palmarum penyebab penyakit ber2ak daun pada palm$ &rd) M)niliales yang hyl)sp)rae Oidium heveae penyebab penyakit embun tepung pada karet sedang pada tembakau O. tabaciB yang Phragm)sp)rae "iricularia orysea penyebab penyakit busuk leher atau hampat atau patah buku pada padi, Helminthosporium heveae penyebab penyakit ber2ak daun pada karetB yang di2ty)sp)rae #lternaria solani penyebab penyakit ber2ak daun pada tanaman yang terg)l)ng %)lana2eaeB yang %2)le2)sp)rae Cercospora nicotianae penyebab penyakit patik pada tembakau$ %elain itu ada jamur yang k)nidinya dua ma2am disebut makr) dan mikr)k)nidi, yaitu jamur 1usarium misalnya &. nonilioforme penyebab penyakit bakanas pada padi, &. moniliforme var sub lutinanas penyebab penyakit p)kah bunga pada tebu$ &rd) My2elia sterilia mempunyai dua genus yang penting, yaitu 3hi@)2t)nia yang akler)tiumnya tidak berdinding misalnya R. solani penyebab penyakit patah rebah pada persemaian beberapa tanaman dan genus %2ler)tium yang skler)tiumnya berdinding kuat misalnya S. rofsii juga penyebab penyakit patah rebah pada persemaian beberapa tanaman$

:. !AKTERI Bakteri meliputi di-isi) %2hi@)phyta dan kelas %2hi@)my2etes$ %ifat utamanya terdiri dari satu sel, berkembang biak terutama dengan membelah dan tidak mempunyai inti sejati$ Kelas %2hi@)my2etes mempunyai lima )rd) yaitu Euba2teriales, =hlamyd)ba2teriales, My?)ba2teriales, %pir)2haetales dan A2timy2etales$ &rd) yang terakhir ini karena tidak memnuhi semua sifat*sifat bakteri pada umunya sekarang disendirikan menjadi A2timy2etes 'ike Ba2terium A'B!$ 0iduga A'B ini merupakan peralihan dari baketri ke jamur karena thallusnya sudah sperti benang, tetapi intinya bukan inti sejati$ (enus*genus pada bakteri yang penting adalah ?anth)m)nas yang hanya mempunyai satu flagellum atau bulu 2ambuk atau m)n)tri2h, misalnya ). campestris penyebab penyakit busuk hitam pada k)bis, ). ccryxae penyebab penyakit kresek pada padi, ). malvacearum penyebab penyakit ber2ak daun bersudut angular leaf sp)t! pada kapas$ (enus Pseud)m)nas yang mempunyai satu atau beberapa flagellum atau bulu 2ambuk disebut l)ph)tri2h, misalnya Pseudomonas pseudo*oo loeae penyebab penyakit karat hitam pada daun tembakau$ Er,inia adalah genus yang mempunyai bulu 2ambuk banyak atau peritri2h, misalnya $. carotovora penyebab penyakit busuk basah pada beberapa sayuran, juga $. aroidea$ (enus ba2terium adalah genus yang sifatnya sementara temp)rer!, artinya bila sudah jelas semua sifatnya mungkin dipindah ke genus yang lain seperti misalnya (acterium celebence dipindah jadi )anthomonas celebensis, (asterium musae dipindah menjadi Pseudomonas musae tetapi (acterium albilinears penyebab penyakit blend)k pada tebu masih tetap tidak dipindah ke genus yang lain$ 0ari )rd) A2timy2etales salah satu angg)tanya yang penting adalah Streptomyces scabies penyebab penyakiit kudis s2ab! pada umbi kentang$ D. @IRUS >irus hanya dapat membiak di dalam sel yang hidup dan disebut parasit yang bi)tr)ph$ %e2ara kimia,i -irus terdiri dari nu2le)pr)tein, suatu persenya,aan dari asam inti dan putih telur$ Asam inti pada -irus dapat dibedakan menjadi dua ma2am yaitu 3NA atau 3ib) Nu2lei A2id yang terdapat pada -irus yang menyerang tumbuhan dan 0NA atau 0e)?y Nu2lei A2id yang terdapat pada -irus yang menyerang he,an dan bakteri$ Putih telur -irus umumnya terdiri dari Purine dan Pyrymidine$ 0eri-at dari Purine adalah Adenine dan (uanine, sedangkan deri-at dari Pyrimidine adalah =yt)sine dan Thymine yang mengikat 0NA serta =yt)sine dan :ra2il yang mengikat 3NA$ Pada -irus yang berbentuk batang ternyata di dalamnya terdapat r)ngga sebesar ;,8 nm$ Asam inti pada -irus tersebut berupa nu2le)tida yang membentuk spiral dan setiap tiga nu2leitida mengikat satu unit putih telur$

>irus sebenarnya bentuknya ma2am*ma2am$ Tetapi kita tidak dapat mengadakan determinasi hanya berdasarkan bentuk atau m)rf)l)gi saja, sebab di samping satu -irus bentuknya dapat berubah*ubah juga ada beberapa -irus yang bentuknya sama$ %e2ara garis besar bentuk -irus dibedakan atas bulat 2)22us!, batang pendek ba2illus!, batang biasa dan benang filamen!$ >irus dapat menular dari suatu tanaman ke tanaman lain dengan berbagai 2ara antara lain se2ara mekanis, melalui biji, dengan penyambungan atau penempelan dan yang paling umum melalui -ekt)rnya yang dapat berupa serangga, nemat)da, jamur, bakteri dan tumbuhan tinggi parasitis$ >irus yang ditularkan )leh -ekt)r serangga dapat dibedakan menjadi n)npersisten artinya begitu dihisap )leh serangga segera dapat ditularkan ke tanaman lain, tetapi daya infektifnya 2epat habis dan yang persisten artinya agar dapat ditularkan ke tanaman lain memerlukan ,aktu di dalam tubuh serangganya, tetapi kalau sudah ditularkan daya infektifnya lama bahkan ada yang dapat diturunkan ke anak 2u2unya$ >irus dapat di*inaktifkan dengan berbagai 2ara, antara lain dengan suhu baik rendah maupun tinggi atau pembekuan serta pemanasanB radiasi dengan sinar C, sinar :>, sinar radi)aktifB dengan getaran ultras)nikB dengan penyimpanganB dengan tekanan tinggiB dengan pengen2eranB dengan perubahan p< dan bahan atau senya,a yang berasal dari )rganisme lain$ >irus dapat diberi nama menurut %MIT< yaitu berdasarkan nama dari tanaman inangnya dan bila pada tanaman itu terdapat banyak -irus maka untuk membedakan -irus satu dengan -irus yang lain dengan menggunakan n)mer$ %edang menurut <&'ME% pemberian nama seperti pada )rganisme lain, misalnya Marm)r sa22aari sama dengan %a22jarum -irus #, (alla fijlensis sama dengan %a22harum -irus + dan seterusnya$ >irus yang dianggap sebagai suatu )rd) dibagi menjadi tiga sub )rd) berdasarkan )rganisme yang diserangnya, yaitu sub )rd) Phaginae yang menyerang bakteri, Phyt)phaginae yang menyerang tumbuhan dan A))phaginae yang menyerang he,an$ 0ari sub )rd) Phyt)phaginae ada beberapa genus yang penting misalnya Marm)r antara lain +. tabaci yang menyerang tembakau, +. theobromae yang menyerang 2)klat, +. arachidis yang menyerang ka2ang tanahB genus =)rium misalnya C. solani yang menyerang %)lana2eaeB genus Nanus misalnya N. sacchari yang menyerang tebuB genus 3uga misalnya R. tabaci yang menyerang tembakauB genus 3im)2)rtium misalnya R. psorosis penyebab penyakit ps)r)sis pada tanaman jeruk$ E. NE AT9DA Nemat)da meskipun termasuk he,an tapi biasa kiita g)l)ngkan sebagai penyebab penyakit karena gejala dan 2ara penyerangannya mirip dengan pat)gen lainnya$ Nemat)da b)leh diartikan sebagai 2a2ing silindris yang tidak bersegmen unsegmented r)und,)rm! meskipun sebenarnya nemat)da berarti menyerupai benang threadlike!$ Namun demikian nemat)da ini sangat berbeda dengan 2a2ing yang lain$ Nemat)da mempunyai sejumlah spesies yang sangat banyak$

Nemat)da ada yang bersifat sapr)fitis dan ada yang bersifat parasitis pada berbagai )rganisme lain seperti serangga, ikan, burung, manusia, tumbuhan termasuk jamur dan bakteri bahkan juga terhadap nemat)da yang lain$ 0aur hidup nemat)da pada umumnya sebagai berikut " #$ +$ .$ /$ nemat)da betina meletakkan telurnya dlam tanah atau di dalam tanaman inangnya, telur yang menetas menghasilkan lar-a, lar-a ini berkembang melalui empat tingkatan, setelah lar-a terakhir terbentuklah nemat)da de,asa yang dapat dibedakan menjadi jantan dan betina$

Namun demikian banyak nemat)da yang hermapr)dit, bahkan ada jenis yang jantannya tidak pernah dijumpai$ Nemat)da yang menyerang tanaman adalah parasit )bligat, )leh karena itu telurnya harus diletakkan di dalam atau di dekat tanaman inangnya hingga segera setelah menetas langsung mendapatkan makanannya$ 0i samping itu banyak telur nemat)da yang untuk penetasan telurnya memerlukan rangsangan dari tanaman inangnya, dengan demikian sangat membantu kelangsungan hidupnya$ 'ar-a nemat)da tidak mampu bergerak lebih dari #*+ kali dari telurnya setelah menetas$ Nemat)da parasit pada tanaman dapat dibedakan menjadi e2t)parasit dan end)parasit$ Nemat)da e2t)parasit misalnya genus Tri2h)d)rus, ')ngid)rus dan Ciphinema$ Ketiga nemat)da ini selain menjadi pat)gen pada tumbuhan juga menjadi -ekt)r -irus yang menyerang tumbuhan$ Nemat)da end)parasit ada dua g)l)ngan yaitu yang dapat berpindah tempat dan yang menetap$ Keduanya dapat dibedakan menjadi yang sebagian tubuhnya tenggelam ke dalam jaringan tanaman iang dan yang seluruh tubuhnya tenggelam ke dalam tumbuhan inangnya$ Nemat)da end)parasit yang dapat berpindah dan seluruh tubuhnya tenggelam ke dalam tanaman, misalnya genus 3ad)ph)lus, 0itylen2hus dan Aphilen2hus sedang yang hanya sebagian tubuhnya yang tenggelam dalam tanaman, misalnya genus <)pl)lainus, <elli2)tylen2hus dan 3)tylen2hus$ Nemat)da end)parasit yang menetap dan seluruh tubuhnya tenggelam ke dalam tanaman inangnya misalnya Mel)id)gyne dan <eter)dera sedang yang hanya tenggelam sebagian tubuhnya ke dalam tanaman inangnya misalnya 3)tylen2hus dan Tylen2hulus$

3AN(K:MAN

Penyebab penyakit atau pat)gen dapat dibedakan menjadi dua kel)mp)k yaitu Bi)tik parasit! dan Abi)tik fisi)pat!$ Kel)mp)k bi)tik terdiri dari Tumbuhan tinggi parasitik, yang dapat bersifat parasit sejati dan setengah parasitB 4amur yang terdiri dari jamur yang hifanya 2)en)2ystis yaitu Phy2)my2etes, dan jamur yang hifanya 2elluleer$ 4amur ini dapat dibedakan menjadi jamur yang perkembangbiakannya hanya se2ara se?ual saja yaitu 0euter)my2etes atau fungsi Imperfe2ti dan jamur yang perkembangbiakannya se2ara ase?ual dan se?ual$ 4amur ini dapat dibedakan menjadi yang perkembangbiakannya se?ual dengan as2)sp)ra yaitu As2)my2etes dan yang dengan basidi)sp)ra yaitu Basidi)my2etes$ Bakteri terdiri dari lima )rd) tetapi yang penting untuk penyakit tumbuhan hanya )rd) Euba2teriales dan A2ti)my2etales$ (enus bakteri yang penting adalah Canth)m)nas, Pseud)m)nas, Er,inia, Ba2terium dan %trept)my2es$ >irus adalah mikr))rganisme sub mikr)sk)pis yang terdiri dari senya,a nu2le)pr)tein, yang tersusun dari asam inti dan putih telur$ >irus dapat diberi nama menurut %MIT< yaitu berdasarkan tanaman inang yang diserangnya dan menurut <&'ME% yaitu sesuai dengan pemberian nama )rganisme lainnya$ >irus dapat disebarkan dan ditularkan serta di*inaktifkan dengan berbagai 2ara$ Nemat)da adalah 2a2ing silindris yang tidak bersegmen, ada yang hidupnya se2ara saapr)fitis dan ada yang parasitis$ Yang parasitik dapat dibedakan menjadi e2t) dan end)parasit$ Yang End)parasit ada yang dapat berpindah tempat dan ada yang menetap, keduanya dapat dikel)mp)kkan menjadi yang tubuhnya tenggelam ke dalam tanaman inang sebagian saja dan yang tenggelam seluruhnya$

-. PERKE !AN"AN PENYAKIT A$ K)nsep %egitiga Penyakit

Berkembangnya suatu penyaklit pada suatu tanaman terjadi dari interaksi tiga fakt)r yang terkenal dengan K)nsep %egitiga Penyakit$ Interaksi tiga fakt)r itu adalah " I I D inang P D path)gen P 1akt)r tanaman inang dipengaruhi )leh " 4enis atau -arietas tanaman yang menjadi inang suatu penyakit %tadia rentan tanaman inang tersebut serhadap suatu penyakit$ ' ' D lingkungan

1akt)r path)gen dipengaruhi )leh " 4umlah in)kulum9pr)pagul$ 3as -irulensi %tadia path)gen %edangkan lingkungan yang berpengaruh pada perkembangan penyakit meliputi " Abi)tik yaitu suhu, kelembaban, 2ahaya matahari, p< keasaman! Bi)tik misalnya adanya mikr) )rganisme antag)nis atau )rganisme yang mungkin mengeluarkan ra2un yang dapat menghambat pertumbuhan path)gen Terjadinya penyakit pada suatu tanaman apabila tiga fakt)r tersebut dalam keadaan " Inang yang rentan$ Path)gen yang -irulen$ 'ingkungan yang 2)2)k

B$ Epidemi Epidemi yaitu meningkatnya penyakit dalam suatu p)pulasi tumbuhan yang rentan$ Terjadinya epidemi apabila " Terdapat sejumlah besar inang yang rentan In)kulum dalam keadaan -irulen yang berlebihan$ K)ndisi lingkungan yang 2)2)k yang berlangsung dalam ,aktu relatif 2ukup lama$ :ntuk menghindari terjadinya epidemi di suatu daerah dapat diusahakan dengan peramalan epidemi$ Yaitu pendugaan dari kejadian yang akan datang, se2ara sederhana men2eritakan sesuatu penyakit yang akan datang$ Met)de yang digunakan dalam peramalan didasarkan pada " a$ K)ndisi 2ua2a selama bulan*bulan antar ,aktu tanam terutama yang berpengaruh terhadap ketahanan hidup dari in)kulum$

b$ K)ndisi 2ua2a selama masa tanam$ 2$ Banyaknya penyakit pada tanaman$ d$ Banyaknya in)kulum path)gen di udara, tanah dan bahan tanaman$ Pada peramalan epidemi peranan pengamatan penyakit tanaman dalam met)de pengendalian sangat penting baik pengamatan se2ara langsung dan tidak langsung maupun pengamatan dalam kaitan dengan pengendaliannya$ 0engan adanya peramalan ini dapat dilakukan usaha*usaha untuk tidak terjadinya epidemi dengan mengantisipasi fakt)r*fakt)r yang mendukung terjadinya epidemi tersebut$

2. K9NSEP PEN"ENDALIAN PENYAKIT TANA AN K)nsep pengendalian penyakit tanaman meliputi " #$ +$ .$ /$ Prinsip pengendalian yaitu ped)man atau pegangan dari suatu tindakan pengendalian$ %trategi pengendalian merupakan peren2anaan atau managemen pelaksanaan dari usaha pengendalian$ Taktik Pengendalian yaitu ilmu pengetahuan khusus yang digunakan untuk tujuan praktek pengendalian$ Aplikasi Pengendalian yaitu pr)sedur pengendalian yang dapat dilaksanakan di lapangan$

P3IN%IP PEN(EN0A'IAN Pengendalian penyakit tanaman pada prinsipnya dig)l)ngkan menjadi " #$ +$ .$ /$ EK%K':%I yaitu usaha men2egah masuknya penyakit ke daerah baru$ E3A0IKA%I yaitu menurunkan, menginaktifkan atau membasmi path)gen$ P3&TEK%I yaitu usaha memberi perlindungan pada tanaman atau menghalangi terjadinya k)ntak antara inang dengan path)gen$ 3E%I%TEN%I yaitu usaha untuk mengurangi perusakan penyakit melalui inang dengan membuat ketahanan pada inang tersebut$

P3IN%IP #$ Ekslusi men2egah!

%T3ATE(I Pr)hibisi larangan! Intersepsi menghalangi! Eliminasi menghapus!

+$ Eradikasi membasmi!

3em)-al pemindahan 9 penghapusan! Eliminasi menghapus!

0estruksi membinasakan!

Teknik9Taktik Karantina Karantina :ji kesehatan tanaman %ertifikasi 0isinfeksi Pemeriksaan perkebunan9kebun buah Membinasakan inang alternatif Pemeliharaan )rganisme antag)nis Meniadakan makanan p)k)k Kimia Api

.$ Pr)teksi perlindungan!

Men2egah infeksi Menghindarkan infeksi Mengembangkan tanaman tahan Pr)teksi silang

/$ 3esistensi ketahanan!

Pengerjaan tanah Penggunaan fungisida M)difikasi lingkungan M)difikasi 2ara ber2)2)k tanam %eleksi <ibridikasi Irradiasi Mengurangi -irulensi

Aplikasi pengendalian yang dapat diterapkan di lapangan " A$ Pada Taktik Karantina #$ 0engan pelarangan pemasukan bahan perbanyakan tanaman darai luar negeri atau luar daerah$ Misalnya " Penyakit darah pada pisang yang disebabkan Pseudomonas celebensis yang diatur dalam 'embaran Negara N) 6.+ tanggal #8 %eptember #;+# yang isinya melarang memba,a perbanyakan tanaman pisang dari daerah %ula,esi, untuk men2egah penyebaran penyakit tersebut$ Pemeriksaan di perbatasan terhadap lalu lintas tanaman$ :ntuk menghalangi masuknya penyakit ke daerah baru$

+$

B$ Taktik Pengendalian dengan :ji Kesehatan Tanaman dilakukan dengan penggunaan biji yang bebas penyakit misalnya perlakuan biji jagung dengan 3id)mil untuk membebaskan dari penyakit bulai Sclerospora maydis$

=$ Taktik Pengendalian %ertifikasi$ Aplikasinya di lapangan dilakukan dengan" #$ +$ Pemberian sertifikat tanaman sehat$ Menghilangkan tanaman berpenyakit$

0$ Taktik Pengendalian dengan 0esinfeksi$ Aplikasinya di lapangan dengan " #$ +$ E$ Perlakuan biji dengan bahan kimia misalnya biji kapas yang di2elup %ubimat untuk mematikan )anthomonas malvacearum penyebab penyakit ber2ak daun bersudut$ Perlakuan dengan air panas, misalnya biji kubis yang di2elup air panas 68 8= selama .8 menit untuk mengatasi )anthomonas campestris penyebab penyakit busuk hitam$

Taktik Pengendalian dengan Pemeriksaaan pada Kebun Pemeliharaan Tanaman maupun Kebun*kebun Buah, dengan aplikasi pengendalian " #$ +$ 0eteksi pada 2abang*2abang terinfeksi$ Membinasakan tanaman terinfeksi$

1$

Taktik Pengendalian Pembinasaan Inang Alternatif dilakukan aplikasi pengendalian dengan membinasakan gulma inang yaitu gulma*gulma yang mungkin menjadi inang dari suatu penyakit$

($ Taktik Pengendalian dengan Pemeliharaan Antag)nis$ 0ilakukan aplikasi pengendalian dengan menggunakan tanaman antag)nis sebagai tanaman sela misalnya tanaman "a etus sp. atau penggunaan )rganisme antag)nis terhadap pat)gen misalnya "richoderma sp. <$ Taktik Pengendalian dengan Meniadakan Makanan :tama$ Aplikasinya di lapangan dilakukan dengan pergiliran tanaman yaitu menanam tanaman digilir dengan tanaman yang bukan menjadi inang dari penyakit utama$ Taktik Pengendalian %e2ara Kimia$ Aplikasinya dilakukan dengan " #$ +$ 4$ 1umigasi tanah dengan bahan kimia misalnya untuk nemat)da puru akar$ Eradikasi dengan bahan kimia$

I$

Taktik Pengendalian dengan Api$ Aplikasi pengendaliannya dilakukan dengan " #$ +$ Membinasakan tanaman terinfeksi dengan dibakar$ Misalnya penyakit kanker pada tanaman jeruk$ Membinasakan tanaman alternatif$

.$ K$ '$

Membinasakan tanaman residu$

Taktik Pengandalian dengan Pengerjaan Tanah$ Aplikasinya dengan menghilangkan tanaman terinfeksi$ Taktik Pengendalian dengan Pengembangan 1ungisida$ Aplikasinya dilakukan dengan " #$ +$ Penyempr)tan tanaman dengan fungisida$ Penghembusan tanaman dengan fungisida$

M$ Taktik Pengendalian dengan M)difikasi 'ingkungan$ Aplikasi pengendaliannya dengan " #$ +$ .$ Pem)t)ngan dahan p)h)n pelindung untuk mengurangi kelembaban misalnya penyakit 2a2ar daun teh$ Mengurangi tajuk tanaman agar sinar matahari 2ukup$ Mengubah p< tanah agar tidak sesuai dengan kebutuhan path)gen, misalnya penyakit kudis pada kentang dengan pemberian belerang untuk menurunkan p<, menaikkan p< dengan pengapuran untuk mengatasi penyakit akar gada pada kubis$

N$ Taktik Pengendalian dengan M)difikasi =ara Ber2)2)k Tanam$ Aplikasinya dilakukan dengan " Tanggal penanaman yang diatur$ Misalnya penanaman jagung dimajukan untuk menghindari Sclerospora maydis penyebab penyakit bulai sehingga pada ,aktu musim penghujan datang saat penyakit bulai berkembang, tanaman jagung sudah 2ukup tahan terhadap penyakit$ &$ Taktik Pengendalian %eleksi$ Aplikasinya dilakukan dengan pemuliaan selektif$ P$ Taktik Pengendalian <ibridisasi$ Aplikasinya dilakukan dengan pemuliaan silang$ E$ Taktik Pengendalian Irradiasi$ Aplikasinya dilakukan dengan mutasi terinduksi$ 3$ Taktik Pengendalian dengan Pengurangan >irulensi$ Aplikasinya dilakukan dengan ketahanan terinduksi$ Misalnya tanaman tembakau terhadap penyakit layu Pseudomonas solanacearum. Tanamn tembakau diperlakukan9diin)kulasi dengan Psudomonas solacearum dari strain yang lemah a -irulen! sehingga tanaman akan terlindungi bila Psudomonas solacearum dari strain yang kuat -irulen! menyerang$