Anda di halaman 1dari 8

Tugas Praktikum Botani Farmasi

Weni Rakhmayanti Maulida/G1F011070

DESKRIPSI TUMBUHAN OBAT

1. Mirabilis jalapa, Linn

A. Klasifikasi Divisi Sub divisi Kelas Bangsa Suku Marga Jenis Nama Indonesia Nama Inggris Nama daerah : Spermatophyta : Angiospermae : Dicotyledonae : Caryophyllales : Nyctaginaceae : Mirabilis : Mirabilis jalapa L. : Bunga pukul empat : Beauty of the night : Kembang pagi sore, bunga waktu kecil (Sumatra); kederat, segerat,tegerat (Jawa); kupa oras, cako raha (Maluku); bunga-bungaparanggi, bunga-bunga parengki (Sulawesi); pukul ampa, turaga,bodoko sina, bunga tete apa (Sulawesi)s

B. Deskripsi Morfologi Herba tahunan, tegak, tinggi 20 - 80 cm, Termasuk suku kampah-kampahan, berbatang basah, daunnya berbentuk jantung, warnahijau tua, panjang 2 - 11 cm, lebar 8 mm - 7 cm, pangkal daunmembulat, ujung meruncing, tepi daun rata, letak berhadapan,mempunyai tangkai daun yang panjangnya 6 mm - 6 cm. Habitus : Semak, semusim, tinggi 50-80 cm. Batang : Tegak, bulat, permukan licin, beaias, pada buku tumbuh daun dan cabang, putih. Weni Rakhmayanti Maulida Farmasi 2011-G1F011070

Tugas Praktikum Botani Farmasi

Weni Rakhmayanti Maulida/G1F011070

Daun : Tunggal, segi tiga, panjang 5-8 cm lebar 5-10 cm, ujung meruncing, pangkal tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, hijau keputih-putihan. Bunga : Tungal, bentuk terompet, di ujung batang, benang sari enam, pipih, merah, tangkai sari melengkung ke dalam, panjang 3 cm, mahkota 5 cm, diameter 1-1,5 crn, daun pelindung bagian bawah menjadi satu, segi tiga, ujung bertaju lima,kuning. Buah : Kecil, keras, permukaan berkerut, diameter 5 mm, bagian dalam putih dan lunak, hitam. Akar : tunggang, putih

C. Kandungan kimia Daun dan bunga M. jalapa mengandung saponin dan flavonoida,disamping itu daunnya juga mengandung tanin dan bunganyamengandung politenol. Biji tanaman tersebut mengandungflavonoida dan politenol. Akar mengandung betaxanthins. Buahmengandung zat tepung, lemak (4,3%), zat asam lemak (24,4%)dan zat asam minyak (46,9%). D. Khasiat Tumbuhan banyak digunakan untuk mengatasi penyakit amandel(tonsilis), infeksi saluran kencing, kencing manis, kencing berlemak,keputihan, erosi mulut rahim, reumatik. Daun Mirabilis jalapa berkhasiat sebagai obat bisul, akarnya untuk mengobati sembelit dan bengkak. Bijinya sebagai bahan kosmetika.Untuk obat bisul dipakai 7 gram daun segar Mirabilis jalapa, dicuci,ditambah 1/2 gram garam, ditumbuk kemudian ditempelkan pada bisul.

2. Citrus aurantifolia, Swingle

A. Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae Ordo: Sapindales Famili: Rutaceae (suku jeruk-jerukan) Genus: Citrus Spesies: Citrus aurantifolia (Christm.) Swing Nama Indonesia : Jeruk nipis Weni Rakhmayanti Maulida Farmasi 2011-G1F011070

Tugas Praktikum Botani Farmasi

Weni Rakhmayanti Maulida/G1F011070

Nama Inggris : Lime Nama daerah : Tanaman Citrus aurantifolia (Cristm.) Swingle dikenal di pulau Sumatra dengan nama Kelangsa (Aceh), di pulau Jawa dikenal dengan nama jeruk nipis (Sunda) dan jeruk pecel (Jawa), di pulau Kalimantan dikenal dengan nama lemau nepi, di pulau Sulawesi dengan nama lemo ape, lemo kapasa (Bugis) dan lemo kadasa (Makasar), di Maluku dengan naman puhat em nepi (Buru), ahusi hisni, aupfisis (Seram), inta, lemonepis, ausinepsis, usinepese (Ambon) dan Wanabeudu (Halmahera) sedangkan di Nusa tenggara disebut jeruk alit, kapulungan, lemo (Bali), dangaceta (Bima), mudutelong (Flores), mudakenelo (Solor) dan delomakii (Rote).

B. Deskripsi Morfologi Jeruk nipis termasuk salah satu jenis citrus Geruk. Jeruk nipis termasuk jenis tumbuhan perdu yang banyak memiliki dahan dan ranting. Tingginya sekitar 0,5-3,5 m. Batang pohonnya berkayu ulet, berduri, dan keras. Sedang permukaan kulit luarnya berwarna tua dan kusam. Daunnya majemuk, berbentuk ellips dengan pangkal membulat, ujung tumpul, dan tepi beringgit. Panjang daunyya mencapai 2,5-9 cm dan lebarnya 2-5 cm. Sedangkan tulang daunnya menyirip dengan tangkai bersayap, hijau dan lebar 5-25 mm. Bunganya berukuran majemuk/tunggal yang tumbuh di ketiak daun atau di ujung batang dengan diameter 1,5-2,5 cm. kelopak bungan berbentuk seperti mangkok berbagi 4-5 dengan diameter 0,4-0,7 cm berwama putih kekuningan dan tangkai putik silindris putih kekuningan. Daun mahkota berjumlah 4-5, berbentuk bulat telur atau lanset dengan panjang 0,7-1,25 cm dan lebar 0,25-0,5 cm berwarna putih Tanaman jeruk nipis pada umur 2 1/2 tahun sudah mulai berbuah. Buahnya berbentuk bulat sebesar bola pingpong dengan diameter 3,5-5 cm berwarna (kulit luar) hijau atau kekuningkuningan. Tanaman jeruk nipis mempunyai akar tunggang. Buah jeruk nipis yang sudah tua rasanya asam. Tanaman jeruk umumnya menyukai tempat-tempat yang dapat memperoleh sinar matahari langsung. C. Kandungan Kimia dan efek farmakologis Jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia yang bemanfaat, misalnya: asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen, felandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali-lasetat, aktilaldehid, nonildehid), damar, glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan C. Selain itu, jeruk nipis juga mengandung senyawa saponin dan flavonoid yaitu hesperidin (hesperetin 7-rutinosida), tangeretin, naringin, eriocitrin, eriocitrocide. Hesperidin bermanfaat untuk antiinflamasi, antioksidan, dan menghambat sintesis prostaglandin. Hesperidin juga menghambat azoxymethane (AOM) yang menginduksi karsinogenesis pada colon kelinci, dan juga menghambat N-butil-N-(4-hidroksi-butil) nitrosamin yang menginduksi karsinogenesis pada kandung kemih tikus (Chang, 2001). Jeruk nipis juga mengandung 7% minyak essensial yang mengandung citral, limonen, fenchon, terpineol, bisabolene, dan terpenoid lainnya. Guo, et al. (2006) telah meneliti bahwa D-Limonene dapat menghambat proliferasi dan menginduksi apoptosis pada sel HL-60 dan sel K562. Efek farmakologis yang dimiliki oleh jeruk nipis di antaranya antidemam, mengurangi batuk, anti-inflamasi, dan anti-bakteri. D. Khasiat dan Manfaat dalam Bidang Farmasi Buah jeruk nipis berkhasiat sebagai obat batuk, obat penurun panas, dan obat pegal linu. Selain itu, buah jeruk nipis juga bermanfaat sebagai obat disentri, sembelit, ambeien, haid tidak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing/vertigo, suara serak batuk, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu/demam, menghentikan kebiasaan Weni Rakhmayanti Maulida Farmasi 2011-G1F011070

Tugas Praktikum Botani Farmasi

Weni Rakhmayanti Maulida/G1F011070

merokok, amandel, penyakit anyang-anyangan, mimisan, radang hidung (getahnya), dan lain sebagainya.

E. Info Tambahan Resep Tradisional Jeruk Nipis : 1. Menghentikan Kebiasaan Merokok. Isaplah sekerat jeruk nipis. Hal ini akan mendorong keinginan minum segelas air, dengan begitu akan turut menolong pembasuhan nikotin yang terkumpul dalam tubuh, jeruk nipis juga akan menolong memenuhi kekurangan asam lambung dalam pencernaan makanan. 2. Manghilangkan Kapalan Kaki. Kapalan (proses penebalan kulit tanduk pada kaki) dapat dihilangkan dengan menggosokan irisan jeruk nipis yang segar keseluruh bagian yang terkena kapalan. Kemudian biarakan irisan jeruk menumpuk di tempat itu semalam suntuk. Ulangi pekerjaan tersebut sampai kapalan lenyap dengan sendirinya. 3. Meredam Penyakit Panas. Jika ada anggota keluarga yang mendadak sakit panas dan sulit memanggil dokter, bisa di coba dengan mengompres. Air jeruk nipis, air kapur sirih, dan kira-kira satu sendok makan minyak kelapa setelah di aduk rata dan kental, usapkanlah pada ubun-ubun kepala. Kemudian tempelkan sapu tangan atau handuk kecil yang telah di celup dalam cairan tersebut. 4. Anti Mabuk. Peraslah jeruk nipis, tambahi dengan air dingin (jangan air panas). Supaya mudah meminumnya, tambahkan gula sedikit. Sebelum berangkat bepergian minumlah air jeruk nipis secukupnya. Ini akan membantu kita terhindar dari mabuk di perjalanan. Kalau bepergian dalam waktu lama (berhari-hari) meminum air jeruk ini bisa di ulangi setiap 6-10 jam. 5. Menghilangkan Bau Ketiak. Bau ketiak yang tidak enak benar-benar sangat menyusahkan. Lebih-lebih kalau sedang berkeringat. Untuk mengobatinya pakailah ramuan obat luar yang terdiri dari : kapur sirih 1/2 sendok makan di campur dengan air jeruk nipis sehingga menjadi cairan seperti cat. Cara memakainya ; setelah mandi gosoklah ketiak dengan ramuan tersebut. Tunggu sampai kering, baru kemudian memakai baju. Dengan memakan buah pepaya yang cukup setiap hari, sangat membantu menghilangkan bau keringat yang tidak di sukai. Bahkan menghilangkan sama sekali. 6. Menghilangkan Rasa Capai. Rasa capai bisa merugikan usaha dan pekerjaan. Agar bisa lebih bersemangat dan giat dalam bekerja rasa capai perlu di usir. Caranya bisa dengan meminum ramuan jamu yang terdiri atas : 1 sendok makan madu asli, 2 sendok makan air perasan jeruk nipis, 1 sendok teh merica halus, 1 ons jahe di parut dan diambil perasan airnya saja. Ramuan ini di minum 2x tiap satu minggu. 7. Nyeri Tenggorokan. Nyeri tenggorokan bisa di sebabkan oleh selesma yang akut. Tapi bisa juga di karenakan menghirup asap atau uap, merokok terlalu banyak, atau terkena tular suatu bakteri yang menyebabkan radang pada pangkal tenggorokan. Sehingga menyebabkan suara menjadi serak atau parau. Untuk menyembuhkan dan membuat suara menjadi lembut dan merdu bisa di pergunakan ramuan : 1 buah jeruk nipis yang telah tua ambil sari airnya aja, beri madu 1 sendok teh, gambir atau pinang sirih yang telah di haluskan 1 sendok teh, air putih 3/4 gelas. Semua bahan di aduk rata, embunkan semalam. Bangun tidur ramuan ini diminum dan di kumurkan.

Weni Rakhmayanti Maulida Farmasi 2011-G1F011070

Tugas Praktikum Botani Farmasi

Weni Rakhmayanti Maulida/G1F011070

8. Mengobati Keseleo. Untuk mengobati sakit keseleo bisa di gunakan obat ramuan dari : cabe rawit 4-9 buah, sedikit kapur sirih di giling halus, kemudian di campur air jeruk nipis. Sapukan dan uruturutkan hasil ramuan tersebut pada tempat yang sakit. 9. Membantu Ibu-ibu Dalam Mengecilkan Dan Mengeringkan Peranakan Sehabis Melahirkan. Dengan menambahkan air jeruk nipis dan sedikit kapur sirih pada parem perut (tapel), dan dilakukan setiap hari selama 40 hari, niscaya perut akan kembali langsing seperti sedia kala setlah seorang ibu mengandung itu melahirkan. Akan lebih cepat lagi apabila di bantu dengan minuman yang terdiri atas campuran air jeruk nipis, garam dan sedikit air kapur sirih yang sudah di rendam dengan air masak. 10. Menghilangkan Perasaan Tidak Enak Pada Mulut. Untuk menghilangkan, minumlah satu sendok teh air jeruk nipis yang dicampur dengan madu. Campuran ini akan membantu mengurangi rasa tidak enak pada mulut, di samping membangkitkan semangat dan menyegarkan perasaan.

3. Zingiber officinale, Rose

A. Klasifikasi Divisi : Spermatophyta Sub-divisi : Angiospermae Kelas : Monocotyledoneae Ordo : Zingiberales Famili : Zingiberaceae Genus : Zingiber Species : Zingiber officinale Nama Indonesia:Jahe Nama Inggris : Ginger Nama daerah : Halia (Aceh), beeuing (Gayo), bahing (Batak Karo), sipodeh(Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa dan Bali), jhai (Madura), melito (Gorontalo), geraka (Ternate).

B. Deskripsi Morfologi Terna berbatang semu, tinggi 30 cm sampai 1 m, rimpang bila dipotong berwarna kuning atau jingga. Daun sempit, panjang 15 23 mm, lebar 8 15 mm ; tangkai daun

Weni Rakhmayanti Maulida Farmasi 2011-G1F011070

Tugas Praktikum Botani Farmasi

Weni Rakhmayanti Maulida/G1F011070

berbulu, panjang 2 4 mm ; bentuk lidah daun memanjang, panjang 7,5 10 mm, dan tidak berbulu; seludang agak berbulu. Perbungaan berupa malai tersembul dipermukaan tanah, berbentuk tongkat atau bundar telur yang sempit, 2,75 3 kali lebarnya, sangat tajam ; panjang malai 3,5 5 cm, lebar 1,5 1,75 cm ; gagang bunga hampir tidak berbulu, panjang 25 cm, rahis berbulu jarang ; sisik pada gagang terdapat 5 7 buah, berbentuk lanset, letaknya berdekatan atau rapat, hampir tidak berbulu, panjang sisik 3 5 cm; daun pelindung berbentuk bundar telur terbalik, bundar pada ujungnya, tidak berbulu, berwarna hijau cerah, panjang 2,5 cm, lebar 1 1,75 cm ; mahkota bunga berbentuk tabung 2 2,5 cm, helainya agak sempit, berbentuk tajam, berwarna kuning kehijauan, panjang 1,5 2,5 mm, lebar 3 3,5 mm, bibir berwarna ungu, gelap, berbintik-bintik berwarna putih kekuningan, panjang 12 15 mm ; kepala sari berwarna ungu, panjang 9 mm ; tangkai putik 2

C. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologi Minyak asiri dalam jahe terdiri atas n-nonylaldehide, dcamphene, d--phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol,linalool, acetates, caprylate, citral, chavicol dan zingiberene. Selainitu juga mengandung resin dan serat. Adapun manfaat secara pharmakologi antara lain adalah sebagai karminatif (peluruh kentut), anti muntah, pereda kejang, anti pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat, anti inflamasi, anti mikroba dan parasit, anti piretik, anti rematik, serta merangsang pengeluaran getah lambung dan getah empedu.

D. Khasiat dan Manfaat dalam bidang farmasi Anti muntah, pereda kejang, anti pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat, anti inflamasi, anti mikroba dan parasit, anti piretik, anti rematik, serta merangsang pengeluaran getah lambung dan getah empedu.

Weni Rakhmayanti Maulida Farmasi 2011-G1F011070

Tugas Praktikum Botani Farmasi

Weni Rakhmayanti Maulida/G1F011070

4. Catharantus roseus

A. Klasifikasi Kerajaan : Plantae Divisi : Magnoliophyta Classis : Magnoliopsida Ordo : Gentianales Famili : Apocynaceae Genus : Catharantus Spesies : Catharantus roseus Nama Ind : Tapak Dara Nama lokal : sindapor (Sulawesi), kembang tembaga (bahasa Sunda), dan kembang tapak dr (bahasa Jawa). Orang Malaysia mengenalnya pula sebagai kemunting cina, pokok rumput jalang, pokok kembang sari cina, atau pokok ros pantai. Di Filipina ia dikenal sebagai tsitsirika, di Vietnam sebagai hoa hai dang, di Cina dikenal sebagai chang chun hua, di Inggris sebagai rose periwinkle, dan di Belanda sebagai soldaten bloem.

Weni Rakhmayanti Maulida Farmasi 2011-G1F011070

Tugas Praktikum Botani Farmasi

Weni Rakhmayanti Maulida/G1F011070

B. Deskripsi Morfologi Perdu kecil tahunan, berasal dari Amerika Tengah. Tumbuh baik mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, tapi tak menutup kemungkinan bisa tumbuh di tempat yang agak terlindung pula. Habitus perdu tumbuh menyamping, Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun). Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 - 2,5 cm, dan memiliki banyak biji. C. Kandungan kimia dan efek farmakologi Tapak dara mengandung lebih dari 70 macam alkaloid. 2 jenis alkaloid yang ditemukan pada daunnya, vinblastine dan vincristine, merupakan anti kanker aktif yang dapat digunakan pada kemoterapi. Vinblastine digunakan untuk penderita Hodgkins disease dan vincristine digunakan untuk anak-anak penderita leukemia. Dengan digunakannya vincristine, anak-anak penderita leukimia yang selamat meningkat dari 20 menjadi 80 persen.Vincristine, disamping dipakai dalam pengobatan leukemia, juga kanker payudara, dan tumor ganas lainnya. Selain itu ada juga kandungan Vindesine yang dipakai dalam pengobatan leukemia pada anak-anak, dan penderita tumor pigmen, dan Vinorelbine yang seringkali digunakan sebagai bahan pengobatan untuk mencegah pembelahan kelenjar. Selain vinblastine (VLB) dan vincristine (VCR), alkaloid anti kanker lainnya adalah leurosine (VLR), vincadioline, leurosidine, catharanthine, dan lochnerine. Sementara alkaloid berefek hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah) adalah leurosine, catharanthine, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline, dan vindolinine. D. Khasiat dan Manfaat dalam Bidang Farmasi Tanaman ini bersifat sedikit pahit, sejuk dan toksik. Khasiat tanaman sebagai antineoplastik (antikanker), sitostatiska, hipotensif (penenang), menyejukan darah, dan menghentikan pendarahan.

Weni Rakhmayanti Maulida Farmasi 2011-G1F011070