Anda di halaman 1dari 30

Neonatus Kurang Bulan Sesuai Masa Kehamilan

Kelompok D1: Windy Ceicilia Vicky Virlindasari Robert christeven 102009178 Marthi Atik Coline Corryana Theresia Marsilah Binti Mohammad Kamarulzaman Muhammad Yusran bin Yusoff 102009008 102009058 102009181 102009258 102009312 102009272

Menanyakan identitas dan usia? Menanyakan tentang haid?HPHT? Menarche siklus haid, HPHT, banyaknya darah Menanyakan riwayat kehamilan?komplikasi?abortus atau prematur? (dahulu dan terakhir) berapa kali hamil, abortus,
Penyulit: Infeksi, anemia, hipertensi, perdarahan, nyeri abdomen, preeklampsia,plasenta previa, dll. Status gizi, obat-obatan

Anamnesis

Menanyakan riwayat persalinan? persalinan ke berapa, secara CS atau pervaginam Menanyakan riwayat pernikahan? Menanyakan tentang antenatal care. Menanyakan tentang gizi atau kenaikan berat badan? Menanyakan riwayat penyakit dahulu? Menanyakan riwayat penyakit keluarga?penyakit herediter

Keadaan Umum

Vital Sign
Heart Rate HR 90-180 Premature: frekuensi nadi waktu istirahat berkisar antara 140-150/menit

Respiratory Rate RR 40-60 Temperature 36.5-37.5 C

Pemeriksaan Fisik
Perinatal Manual of Southwestern Ontario A collaboration between the Regional Perinatal Outreach Program of SouthwesternOntario & the Southwestern Ontario Perinatal Partnership (SWOPP) Family-Centred Maternity & Newborn Care:National Guidelines 2000

Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum -Keaktifan -Keadaan gizi -Rupa -Posisi -Kulit

Pemeriksaan Fisik
Kepala dan leher. Toraks. Abdomen. Genitalia. Ekstremitas. Refleks primitif.

Diagnosa

Klasifikasi menurut berat lahir.


berat lahir rendah Berat lahir cukup Berat lahir lebih

Pemeriksaan Fisik
< 2500 gram 2500 gram >4000 gram

Klasifikasi menurut masa gestasi dan berat lahir.


Neonates cukup bulan sesuai untuk masa kehamilan NCB-SMK Neonates cukup bulan kecil untuk masa kehamilan NCB-KMK Neonates cukup bulan besar untuk masa kehamilan NCB-BMK

Neonates kurang bulan sesuai untuk masa kehamilan NKB-SMK


Neonates kurang bulan kecil untuk masa kehamilan NKB-KMK Neonates kurang bulan besar untuk masa kehamilan NKB-BMK Neonates lebih bulan sesuai untuk masa kehamilan NLB-SMK Neonates lebih bulan kecil untuk masa kehamilan NLB-KMK Neonates leboh bulan besar untuk masa kehamilan NLB-BMK

Faktor Resiko

1-Risk Factors
While the exact cause of preterm labor is often unknown, there is strong evidence that intrauterine infection may play a role in very early preterm labor.
ACOG NEWS RELEASE November 2002

1-Risk Factors
Bacterial Vaginosis
Bacterial vaginosis increased the risk of preterm delivery >2-fold . Risks were higher for those screened at <16 weeks (odds ratio, 7.55; 95% CI, 1.8031.65) than those at <20 weeks of gestation (odds ratio, 4.20; 95% CI, 2.118.39).
Leitich et al Am J Obstet Gynecol. 2003 Jul;189(1):139 ( Meta-Analysis)

1-Risk Factors
Other Risk Factors
Multiple pregnancy: risk >50% Previous preterm delivery: risk 20- 40% Cigarette smoking: risk 20-30% Cervical incompetence Uterine abnormalities
MOH Sing. Guideline Grade C Recommendation 2001

1-Risk Factors
Other Risk Factors
Young age of mother - less than 16 years of age. Lower socioeconomic class. Reduced body mass index (BMI) - BMI less than 19.0. Antiphosphlipid syndrome. Obstetric complications, including hypertension in pregnancy,antepartum haemorrhage, infection, polyhydramnios, foetalabnormalities.
MOH Sing. Guideline Grade C Recommendation 2001

Epidemiologi

Data diambil dari artikel Indonesia Urutan ke-5 terbanyak melahirkan bayi premature, India no. 1 Merry Wahyuningsih - detikHealth

Patogenesis

Manifestasi klinis
Berat badan <2500 gram, panjang badan 45 cm, lingkaran dada <30 cm, lingkaran kepala <33 cm. Masa gestasi <37 minggu. Kepala relatif lebih besar daripada badannya, kulitnya tipis, transparan, lanugo banyak, lemak subkutan kurang. Desensus testikulorum biasanya belum sempurna dan labia minora belum tertutup oleh labia mayora.

Manifestasi klinis
Bayi kecil, posisinya masih posisi fetal, yaitu posisi dekubitus lateral, pergerakannya kurang dan masih lemah. Otot masih hipotonik. Tonic neck reflex biasanya lemah, refleks moro dapat positif. Refleks mengisap dan menelan belum sempurna, demikian pula refleks batuk.

Tatalaksana
Perlunya pemantauan dan perawatan bayi imatur dalam incubator Perlunya pemberian oksigen Perhatian terhadap perincian minuman bayi Pencegahan infeksi Tangani Komplikasi

Tatalaksana

Nutrisi
Nutrisi enteral : BL > 1500 g, gestasi > 32 minggu minum dalam 24 jam I, nilai refleks hisap, minum tiap 3 jam BL 1000-1500 g lihat klinis, lebih baik puasa hari I NGT, minum tiap 2 jam BL < 1000 g puasa, IVFD bila klinis stabil minum tiap jam dengan continuous drip

Metode Kangguru

Komplikasi
Asfiksia neonatorum Pengaturan suhu (hipotermi) Hipoglikemia Hiperbilirubinemia Respirasi: respiratory distress syndrome, apnea of prematurity Kardiologi: patent ductus arteriosus, foramen ovale persisten

Perdarahan intraserebral dan intraventrikular Infeksi bakteri Feeding problem : refleks hisap,

gastroesophageal reflux, pengosongan


lambung lambat

Tumbuh kejar
Retinopati

Terapi komplikasi
RDSTerapi: nasal CPAP, ventilasi mekanik, antibiotik, surfaktan Apnea aminofilin, kafein, nasal CPAP, ventilasi mekanik PDATerapi : restriksi cairan, indometasin, diuretik, ligasi Perdarahan Intrakranial mengontrol TD, me peningkatan TIK, perawatan suportif GERD H2RA Infeksi antibiotik

Pencegahan
Salah satu langkah terpenting dalam mencegah prematuritas adalah Antenatal care yang adekuat. Statistik menunjukkan bahwa perawatan kehamilan yang dini dan baik bisa mengurangi angka kejadian prematuritas, kecil untuk kehamilan dan angka kesakitan akibat persalinan dan pada masa baru lahir

Prognosis
Pada saat ini harapan hidup bayi dengan berat 1501-2500 gram adalah 95% tetapi bayi berat kurang dari 1500 gram masih mempunyai angka kematian lebih tinggi. Perawatan bayi dengan berat badan yang sangat rendah di ruang gawat darurat neonatus telah dapat memperpanjang umurnya, kematiannya diduga karena asfiksia, enterokolitis nekrotikans atau infeksi sekunder.